All Posts - INFONEWS.CO.ID

Kamis, 09 Mei 2019

Ibu Mufidah Jusuf Kalla Buka Gelar Batik Nusantara 2019 di JCC


INFONEWS.CO.ID ■ Ketua Umum (Ketum) Dharma Pertiwi Ibu Nanny Hadi Tjahjanto  menghadiri acara Opening Ceremony Gelar Batik Nusantara 2019 yang dibuka oleh Ibu Wakil Presiden RI Mufidah Jusuf Kalla selaku Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional, bertempat di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Rabu (8/5/2019).

Penyelenggaraan Gelar Batik Nusantara (GBN) telah  dilaksanakan sejak 1996 oleh Yayasan Batik Indonesia.  Tahun 2019 ini merupakan penyelenggaran GBN ke-11 yang dilaksanakan mulai tanggal 8 s.d. 12 Mei 2019, dengan mengambil tema “Lestari Tak Berbatas”.

Pada acara GBN tahun 2019, diperkenalkan beragam batik yang memperkaya khasanah motif batik nusantara yang memiliki sejarah panjang perjalanan mulai awal kelahiran hingga proses penyebarannya di Indonesia. Batik memiliki corak dan motif batik yang mempunyai ciri khas daerah masing-masing.

Tak hanya pameran Batik, dilaksanakan juga berbagai kegiatan seperti Fashion Show, Fashion Designer, Music Performance yaitu Kolintang dan Angklung Mitra Seni Indonesia, Launching buku “Kreatifitas Dalam Desain Batik” karya DR. H. Komarudin Kudiya, S.IP., Demo Tengkuluk Jambi oleh Rumah Batik Azmiah Jambi,  Talk Show Perawatan Kain Batik oleh Museum Seni Jakarta, Batik dan Generasi Kini dan pembelajaran kerajinan Batik oleh Balai Besar Kerajinan Batik Yogyakarta.

Acara ini dihadiri pula oleh Menteri Perindustrian RI Airlangga Hartarto, Gubernur DKI Jakarta H. Anies Rasyid Baswedan, S.E., M.P.P., Ph.D. dan anggota Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE KK).

■ Rasyid/Puspen TNI

Majelis Alit Desa Pekraman Kecamatan Semadeg Apresiasi Sidang Pleno


INFONEWS.CO.ID ■ Rapat Pleno dalam rangka Rekapitulasi hasil penghitungan suara Presiden dan wakil Presiden DPR RI, DPD RI, DPR Propinsi, DPR Kabupaten ,  di  Kecamatan, Selemadeg timur , yang diselengarakan pada hari jumat  19 April  s/d Senin  22 April 2019 bertempat di Ruang Rapat Camat Selemadeg Timur,  telah berjalan dengan Transparan Jujur , adil dan Demokratis

Rapat Pleno yang dipimpin oleh Ketua PPK I Wayan Wisnem,  dengan dihadiri oleh Muspika Selemadeg Timur , Panwascam, saksi Parpol Peserta Pemilu,  saksi paslon Presiden dan wakil.Presidan Nomor urut 1 dan 2, saksi dari partai peserta Pemilu dan   saksi perwakilan dari DPD.

Majelis Alit Desa Pekraman  Kecamatan Semadeg Timur Drs. I Gede Made Budiadnya sangat mengapresiasi terhadap pelaksanaan sidang pleno yang telah diselenggarakan oleh PPK Selemadeg Timur,  bertempat diruang rapat kantor Camat Selemadeg timur,  tidak ada kendala dan telah berjalan Dengan transparan, jujur , adil dan Demokrasi,  sesuai dengan mekanisma yang ada,

Serta Majelis Alit mengucapkan terimakasi kepada semua lapisan  masyarakat Kecamatan Selemadeg Timur ,  yang telah menggunakan hak pilihnya dengan baik sehingga pemilu dapat terlaksana  dengan ,Jujur adil, Demokratis dan berkwalitas

Dalam hal ini juga majelis alit mengucapkan terimakasi kepada aparat keamanan jajaran  Kepolisian  dan TNI   yang telah melaksanakan pengamanan dengan baik terhadap  pelaksanaan pileg dan pilpres 2019 ,  dapat  terlaksana dengan aman dan lancar.

■ Made Asnawa

Rabu, 08 Mei 2019

Tim Advokasi PP Pemuda Muhammadiyah Siap Kawal Kasus Ustadz Bachtiar Nasir


INFONEWS.CO.ID ■ Tim Advokasi Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah mengaku siap memberikan bantuan pengacara terbaik untuk mengawal kasus yang menjerat Ketua GNPF MUI, Ustadz Bachtiar Nasir (UBN) atas dugaan tindak pidana pencucian uang.

"(Kami) Menyatakan siap mendukung dan mengawal UBN dalam menghadapi perkara ini serta siap memfasilitasi pengacara-pengacara terbaik dari kader Pemuda Muhammadiyah untuk mengawal kasus UBN. Misalnya dibutuhkan 10 sampai 20 (pengacara) ya kami bisa," ucap Wasekjen Hukum HAM dan Advokasi PP Pemuda Muhammadiyah, Nasrullah kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (8/5).

Menurutnya, UBN telah memberikan klarifikasi bahwa pendanaan aksi umat telah disalurkan secara benar. UBN juga mengaku penggunaan rekening YKUS hanya dipinjamnya untuk menggalang dana aksi 414 maupun aksi 212.

"UBN telah memberikan klarifikasi bahwa rekening YKUS hanyalah dipinjam untuk pendanaan aksi umat dan telah disalurkan kepada yang seharusnya, serta sama sekali tidak terdapat niat dari yang bersangkutan untuk melakukan penipuan, penggelapan dan pencucian uang sabagaimana yang disangkakan," tegasnya.

Sehingga, Nasrullah menilai pihak kepolisian hanyalah melihat perspektif hukum yang dampaknya dapat membuat kegaduhan di tengah masyarakat saat Pemilu 2019 belum usai.

"Hal ini tentu mengecewakan publik, khususnya umat Islam karena UBN adalah sosok yang dihormati dan ulama yang disegani. Penetapan tersangka tersebut berpotensi memunculkan kegaduhan baru terlebih saat ini tahapan Pemilu 2019 belum sepenuhnya selesai," pungkasnya.

Diketahui, UBN telah ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan pencucian uang. UBN rencananya akan dilakukan pemeriksaan oleh polisi di Mabes Polri pada Selasa mendatang.

Wagub Jabar: Safari Ramadhan Meneruskan Tradisi Kebaikan

Wagub Jabar: Safari Ramadhan Meneruskan Tradisi Kebaikan

INFONEWS.CO.ID ■ Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum melakukan Safari Ramadan 1440 Hijriah ke Masjid As-Shiddiq di Komplek Perkantoran Pemkab Bandung Barat, Ngamprah, Rabu (8/5/2019). Kegiatan tersebut menjadi tradisi yang selalui dilalsanakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat setiap bulan suci Ramadan.

Pada Safari Ramadan tersebut, Uu yang didampingi Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna mengawalinya dengan melaksanakan salat berjamaah bersama para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bandung Barat serta masyarakat dari kalangan yatim piatu dan kaum dhuafa.

Setelah salat berjamaah, digelar tausiyah dan kemudian dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada puluhan anak yatim piatu dan kaum dhuafa.

"Ini sebenarnya tradisi Pemprov Jabar setiap bulan suci Ramadan. Jadi ini program dari Gubernur Jabar sebelumnya Kang Aher. Saya dan Kang Emil meneruskan. Karena meneruskan kebiasaan yang baik akan menambah seribu barokah dan kebaikan," ujar Uu usai kegiatan.

Uu mengatakan, Safari Ramadan Pemprov Jabar ini dilakukan olehnya dan Gubernur Ridwan Kamil dengan jadwal dan daerah yang berbeda, mengingat di Jabar ini ada 27 Kabupaten/Kota dengan jumlah penduduk kurang lebih 50 juta orang.

"Jadi kegiatannya dibagi dua, supaya efektif. Bukan berarti saya dan Kang Emil berpisah. Agendanya saja yang berpisah untuk menyapa dan silaturahmi dengan masyarakat," katanya.

Dalam setiap kegiatan Safari Ramadan ini, lanjut Uu, intinya menjalin silaturahmi antara pemerintah dengan masyarakat, kemudian menyampaikan program-program kepada masyarakat dan mendengar apa yang diinginkan masyarakat.

"Intinya silaturahmi yang diharuskan oleh agama. Mudah-mudahan ada hikmah dari setiap silaturahmi. Selain itu membangun komunikasi yang baik antara Pemprov Jabar dengan Pemkab dan masyarakat," terangnya.

Termasuk, kata dia, Bupati Bandung Barat pun menyampaikan kepadanya terkait permintaan bantuan untuk pembangunan jalan di Kabupaten Bandung Barat. "Karena jalan itu sangat dibutuhkan masyarakat untuk mobilisasi. Dan ini sama dengan program kami jamu (jalan mulus). Yang diminta pak Bupati perbaikan di daerah Cikalong Wetan dan Cisarua," katanya.

Dalam program jalan mulus, menurutnya tidak ada daerah yang menjadi prioritas. Namun ada dua unsur yang diutamakan, yakni unsur keadilan dan pemerataan. "Unsur keadilan artinya semua Kabupaten/Kota di Jabar mendapatkan program jamu ini. Dan unsur pemerataan, tidak semua Kabupaten/Kota memiliki jalan Kabupaten yang sama dan jalan Provinsi yang sama. Ada yang banyak jalan provinsinya ada yang banyak jalan kabupatennya," ungkapnya. (Humas Jabar)

Satgas Indobatt Buktikan Kemampuan Menjadi Duta Bangsa Indonesia di Lebanon


INFONEWS.CO.ID ■ Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI, Brigjen TNI Victor Simatupang, M.Bus, mengunjungi Pasukan Garuda Satgas Batalyon Mekanis TNI Konga XXIII- M/UNIFIL (United Nations Interm Force In Lebabon) atau Satgas Indobatt yang sedang bertugas menjaga perdamaian di Lebanon Selatan.

Kunjungan kerja yang direncanakan akan berlangsung selama tiga hari tersebut (2 s.d 4 Mei  2019), bertujuan untuk bertatap muka dan melihat secara langsung kegiatan seluruh personel Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-M, serta untuk mengecek kesiapan Satgas dalam melaksanakan tugas pokok sebagai pasukan perdamaian di daerah misi.

Kehadiran Komandan PMPP TNI Brigjen TNI Victor Hasudungan Simatupang, M. Bus, beserta rombongan di markas Indobatt UNP 7-1 Adchit Al Qusayr disambut langsung oleh Dansatgas Indobatt Letkol Inf Arfa Yudha Prasetya yang dilanjutkan dengan acara tradisi penyambutan dimulai dari jajar kehormatan, sambutan Drumband Ujwala Yudha dan naik kendaraan tempur menuju ruang rapat Indobatt, yang diakhiri dengan pengalungan selendang khas Lebanon dan tari tor-tor dari Sumatera Utara untuk menutup acara tradisi penyambutan.

Selanjutnya Komandan PMPP TNI beserta rombongan menerima paparan Dansatgas Indobatt yang menyampaikan tentang seluruh kegiatan Satgas Indobatt selama berada di daerah misi, perkembangan situasi terakhir dan kondisi pasukan baik personel maupun materil.

Masih dalam rangka menyambut Komandan PMPP TNI beserta rombongan di markas Indobatt, dilaksanakan kegiatan pentas kebudayaan dimana dalam kesempatan tersebut, seluruh pasukan garuda yang tergabung dalam UNIFIL menampilkan beberapa tarian tradisional seperti Tari Perang Papua, Tari Ondel-Ondel Jakarta, Tari Kecak Bali, Tari Condromowo Jawa Timur, Tari Indang Sumatera Barat, Tari Jaipong Jawa Barat dan Tari Evalia Maluku yang membuat suasana semakin bergembira dimana seluruh prajurit berjoget bersama Komandan PMPP TNI.

Dalam kesempatan tersebut Komandan PMPP TNI Brigjen TNI Victor Hasudungan Simatupang, M. Bus menyampaikan terima kasih atas penyambutan yang diberikan serta berkenan memberikan bingkisan kepada prajurit Satgas Indobatt yang berulang tahun di bulan Mei.

Disisi lain Dansatgas Indobatt menyampaikan acara malam kebudayaan ini disamping untuk menyambut kunjungan Komandan PMPP TNI bersama rombongan juga sebagai pembuktian bahwa Satgas Indobatt sudah menjadi duta bangsa yang mampu memperkenalkan keanekaragaman budaya bangsa Indonesia di kancah Internasional disamping menjalankan tugas pokoknya sebagai penjaga perdamaian.

Turut hadir dalam acara tersebut Waasrena Kasau Marsekal Pertama TNI DR. IR Purwoko Aji Prabowo, M. M, MDS, Dirrah Ditken Strahan Kemhan Brigjen TNI Haryadi, S. IP didampingi Staf PMPP TNI dan Staf Kemhan, Komandan Kontingen Garuda UNIFIL Kolonel Inf Aji Mimbarno, Wakil Komandan Sektor Timur Kolonel Inf Hadi Al Jufri beserta seluruh Dansatgas Pasukan Garuda UNIFIL.

■ Red/Penkostrad

Sandi: Saya Yakin UBN Tidak Bersalah, Beliau Orang Baik dan Taat


INFONEWS.CO.ID ■ Ustadz Bachtiar Nasir (UBN) ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi. Cawapres Nomor Urut 02 Sandiaga Uno pun angkat bicara.

"Saya yakin UBN tidak bersalah, beliau orang yang baik, orang yang taat dan patuh. Saya melihat, kegiatan-kegiatan dia sangat positif," katanya, Selasa (7/5/2019).

Menurutnya, UBN terlihat aktif untuk berdakwah Sandi mengaku beberapa kali terlibat dalam kegiatan yang dilaksanakan mantan Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNFP) tersebut. Salah satunya memberikan pemahaman Al Qur'an secara menyeluruh.

Meski demikian, dia memberikan catatan bahwa ucapannya harus dicatat bahwa semuanya demi kebaikan Indonesia.

"Saya khawatir, karena ada pemantau ucapan para tokoh, saya disclaimer dulu lah. Ucapan saya ini dalam bingkai NKRI, memastikan bahwa semuanya demi kebaikan bangsa dan negara, sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945," jelasnya.

Menurut Sandi, hukum yang ada saat ini harus ditegakkan seadil-adilnya, jangan digunakan untuk mencari kesalahan.

BACA JUGA: Jasa Pembuatan Web Murah, Tapi Tidak Murahan 

Dia meminta semua pihak berbaik sangka [husnudzon] dan menegakkan hukum seadil mungkin.

"Jangan tajam ke pengkritik tapi tumpul ke penjilat. Bagaimana hukum digunakan untuk, di Pilkada DKI kemarin kalian bisa lihat, itu juga tidak ditegakkan seadil-adilnya. Janganlah ulama kita kriminalisasi," jelasnya.

Tersangka Bachtiar Nasir dijerat dengan Pasal 70 juncto Pasal 5 ayat (1) UU Nomor 16/2001 tentang Yayasan sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 28/2004 atau Pasal 374 KUHP juncto Pasal 372 KUHP atau Pasal 378 KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP atau Pasal 56 KUHP atau Pasal 49 ayat (2) huruf b UU Nomor 10/1998 tentang Perbankan atau Pasal 63 ayat (2) UU Nomor 21/2008 tentang Perbankan Syariah dan Pasal 3 dan Pasal 5 dan Pasal 6 UU Nomor 8/2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan TPPU.

Sumber : bisnis.com

Selama Ramadhan, Israel Izinkan 150 Ribu Muslim Palestine Masuk ke Aqsha

Selama Ramadhan, Israel Izinkan 150 Ribu Muslim Palestine Masuk ke Aqsha

INFONEWS.CO.ID ■ Kegembiraan umat Islam di Palestina tak bisa terbendung, mana kala mengetahui saudara-saudaranya dari Indonesia mengajak berbuka puasa bersama di Komplek Masjid al-Aqsha, kemarin.

Mereka menyambut dengan suka cita meski keadaan negara itu serba sulit dan terjajah dari bangsa Israel. Namun bagi masyarakat Palestina, kondisi saat ini tak lantas menjadi kendala untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadhan yang penuh rahmat dan keberkahan.

Demikian gambaran itu disampaikan Drs H Edy Hamdi SA, selaku pemilik sekaligus pimpinan rombongan dari Satriani Tour & Travel. Ia bersama 25 jamaah Wisata Religi Jalur Agsha kini sudah tiba di Palestina, dan bertepatan dengan masuknya bulan suci Ramadhan.

“Kami memang telah menyiapkan program ini jauh-jauh hari. Itu kan sudah reguler menjadi program Satriani Tour & Travel, namun khusus di bulan suci Ramadhan sangat spesial. Bahkan harus mendatangi saudara-saudara umat Muslim di Palestina, khususnya di Aqsha ini,” kata H Edy Hamdi.

Dia menceritakan, saat tiba di Ibukota Yerusalem, terdengar dentuman meriam sebanyak 5 kali. Itu sebagai pertanda masuknya bulan suci Ramadhan 1440 H.

“Ya ini sudah menjadi ciri khas dimulai bulan suci Ramadhan di Palestina,” katanya, Senin (6/5) kemarin.

BACA JUGA: Punya Web, Tapi Tidak Punya Akun AdSense? Ini Solusinya 

Sekitar areal Masjid Al-Aqsha saat itu, kisah eddy, sudah dipasang tenda-tenda untuk persiapan pelaksanaan sholat Taraweh dan lain-lain. Sedangkan pihaknya, kata H Edy Hamdi, akan ada penyelenggaraan Festival Iftar menjelang buka puasa selama sebulan penuh. Berbeda untuk sahur itu sendiri, baru akan dilakukan pada 20 Ramadhan.

Situasi di Komplek Al-Aqsha, terlihat banyak lampu penerangan jalan dan khusus diperuntukkan setiap datangnya bulan suci Ramadhan saja. Lokasinya bisa untuk menampung antusiasme warga yang bisa mencapai antara 500 – 600 jemaah.

Gencatan senjata di wilayah perbatasan Gaza antara kelompok Hamas dan tentara Israel, setidaknya bikin warga Palestina tak khawatir.

H Edy Hamdi menjelaskan, karena Israel selama bulan suci Ramadhan ini telah mengeluarkan izin masuk warga Palestina yang tinggal di luar kota Yerusalem untuk datang ke Komplek Al-Aqsha. Bahkan izin itu dikeluarkan untuk 150 ribu orang yang diperbolehkan masuk ke Aqsha.

“Jadi, kebahagian di bulan Ramadhan tahun ini, jauh lebih baik. Apalagi sudah tak ada lagi pembatasan, semua usia boleh mendatangi Agsha,” imbuhnya. (Rasyid)

Selasa, 07 Mei 2019

Guntur Geni Band Yonarmed 11 Kostrad Hibur Warga Magelang


INFONEWS.CO.ID ■ Magelang Fair 2019 merupakan salah satu pagelaran akbar dan bazar untuk memperingati hari jadi Kota Magelang yang ke-1.113 Tahun. Pagelaran ini merupakan wujud  rasa terima kasih Pemerintah Kota Magelang terhadap masyarakat Magelang yang dimana telah menjadikan Kota Magelang menjadi Kota yang rapi, indah dan bersih.

Dalam pagelaran itu sendiri, Guntur Geni Band dari satuan Yonarmed 11 Kostrad berpartisipasi untuk memeriahkan acara Magelang Fair Tahun 2019 yang digelar di Alun-alun Kota, Magelang.

Selain Guntur Geni Band banyak juga band dari Kota Magelang yang tampil pada acara itu, serta ditampilkan pentas seni.

Masyarakat yang datang di Magelang Fair Tahun 2019 semula hanya berjalan santai dan melihat stand-stand yang ada terkejut dan langsung berkumpul di tempat duduk depan panggung  untuk melihat aksi band dari Yonarmed 11 Kostrad yang membawakan lagu-lagu khas dengan keromantisan.

Sementara itu, Komandan Batalyon Armed 11 Kostrad, Letkol Arm Asep Ridwan,S.H., M.Han. menyampaikan aspirasinya dalam keikut sertaan Guntur Geni Band dalam Magelang Fair Tahun 2019.

BACA JUGA: Layanan Pembuatan Situs Web Profesional 

"Ini merupakan wujud partisipasi kami dalam acara Magelang Fair Tahun 2019 ini, dimana kami juga ikut merayakan peringatan HUT ke-1.113 Kota Magelang yang juga merupakan salah satu cara kami untuk lebih mengenalkan Satuan kami ke masyarakat luas Kota Magelang bahwa di Magelang terdapat Satuan elit yakni Satuan Kostrad," ungkap Danyon.

"Guntur Geni Band yang tampil di Magelang Fair ini juga bertujuan menimbulkan rasa cinta rakyat Indonesia khususnya kota Magelang terhadap TNI sebab TNI akan kuat apabila rakyat cinta terhadap TNI serta mewujudkan slogan dari Komando Atas yakni Manunggal dengan Rakyat," tambahnya.

Salah satu pengunjung Magelang Fair yang namanya tidak mau disebutkan mengungkapkan rasa kagumnya terhadap bapak-bapak dari Yonarmed 11 Kostrad.

“Saya sangat kagum dengan bapak-bapak tentara dari Yonarmed 11 Kostrad, selain bisa menjaga keamanan negara juga pandai menghibur kami dan membuat kami lebih cinta dengan TNI khususnya dari Yonarmed 11 Kostrad," ungkapnya.

Guntur Geni Band sendiri terdiri dari 7 personel, tidak hanya dalam acara Magelang Fair namun juga sering menghibur masyarakat Kota Magelang disetiap minggunya dalam acara Car Free Day di Lapangan Rindam IV Diponegoro Kota Magelang.

■ Red/Penkostrad

Senin, 06 Mei 2019

Ratusan Personel Gabungan Amankan Pleno KPU Lanny Jaya


INFONEWS.CO.ID ■ Sebanyak 150 personel gabungan Polri dan TNI mengamankan jalannya rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara KPU Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal, mengatakan personel gabungan itu telah melaksanakan tugasnya sejak Kamis pekan kemarin.

“Personel gabungan Polri dan TNI masih tetap melaksanakan pengamanan di seputaran Kantor DPRD Kabupaten Lanny Jaya, tempat rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara,” katanya di Kota Jayapura, Minggu (5/5/2019).

Pengamanan tersebut dipimpin oleh Waka Polres Lanny Jaya Kompol Arung Ranteupa didampingi Kabag Ops AKP Samuel D Tatiratu bersama Danramil Tiom Kapten Inf Restu.

“Dari hari pertama pembukaan rapat pleno sampai dengan hari ketiga Sabtu kemarin, pelaksanaan rekapitulasi masih berjalan aman dan lancar tanpa kendala yang berarti di lapangan walau ada sedikit kesalahpahaman antara massa pendukung caleg namun semua dapat diselesaikan,” katanya.

Personel Polri dan TNI, kata dia, akan terus melakukan pengamanan secara maksimal hingga rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara tingkat Kabupaten Lanny Jaya pada pemilu 2019 selesai.

“Karena hal tersebut merupakan kewajiban Polri dan TNI untuk turut serta mensukseskan Pileg dan Pilpres 2019 dalam menjaga Kamtibmas tetap Kondusif,” katanya.

Sementara untuk pelaksanaan rekapitulasi, kata dia, info dari KPU Kabupaten Lanny Jaya hingga Sabtu (4/5) sudah 22 distrik dari total 39 distrik yang telah selesai.

“Direncanakan Senin (6/5) pleno tingkat Kabupaten Lanny Jaya dapat diakhiri dan dilanjutkan ke tingkat selanjutnya,” katanya. (Antara)

Minggu, 05 Mei 2019

KPU Tak Menduga Reaksi Keras Rakyat

KPU Tak Menduga Reaksi Keras Rakyat

Kalau mau disebut ada aspek yang tak terduga oleh KPU dalam rencana mereka untuk mencurangi kemenangan Prabowo, maka aspek itu adalah reaksi keras rakyat.

Sungguh di luar kalkulasi mereka. Inilah yang membuat eksekusi pencurangan menjadi berantakan. KPU tidak mengira "resolve" (tekad) masyarakat begitu keras dan tak kenal lelah dalam melawan kecurangan.

Tidak hanya tekad yang keras. Reaksi rakyat terhadap kejahatan KPU diperkuat pula oleh para relawan IT dari segela penjuru untuk membongkar dan memergoki penggelembungan suara Jokowi ketika dilakukan "input" data C1. KPU dibuat kucar-kacir. Puluhan ribu "salah ketik" (yang sebenarnya adalah "salah niat"), ditemukan satu per satu oleh para pakar IT yang berhasil masuk ke Situng KPU.

KPU hanya bisa bolak-balik mengatakan "tak sengaja". Alasan mereka selalu "human error". Padahal, yang terjadi adalah "moral error". Moral yang bejat.

Pencurangan yang terstruktur, sistematis, dan masif  (TSM) oleh KPU dalam proses penghitungan nyata (real count) pilpres 2019 ini, gagal total. Semua "trick" (muslihat) yang diterapkan oleh lembaga pelaksana pemilu ini, tertangkap basah oleh para relawan IT. Jadi, bukan hanya kejahatan pemilu saja yang bisa dilakukan secara sistematis, tetapi kejahatan besar itu juga bisa pula dibongkar secara sistematis oleh para pakar IT yang menggunakan ilmunya untuk tujuan baik.

Sangat mengherankan, KPU tetap saja keras kepala melanjutkan kejahatan pemilu itu. Mereka tidak peduli dengan sorakan mengejek dari masyarakat. Misalnya, KPU tetap melanjutkan taktik mendahulukan input C1 yang menguntungkan persentase perolehan suara Jokowi. Mereka, sebaliknya, menunda atau melambatkan input C1 yang berisi kemenangan Prabowo. Sehingga, persentase "real count" yang dipajang di Situng KPU tetap sama dengan "quick count" tipuan yang ditayangkan oleh stasiun-stasiun TV pro-kejahatan.

Salah satu musuh berat KPU dalam upaya merampas kemenangan Prabowo adalah aktivitas "real count" (RC) yang sangat rapi oleh situs Jurdil2019.com. Website ciptaan para relawan alumni berbagai perguruan tinggi seluruh Indonesia itu, akhirnya diblokir oleh Kemenkominfo dengan alasan ada konten negatif. Tindakan zalim Menkominfo itu tak akan pernah dilupakan dan tidak akan dimaafkan oleh rakyat.

Padahal, Jurdil2019 hanya ingin menyajikan kejujuran. Website ini menampilkan persentase perolehan suara yang berbanding terbalik dengan persentase hasil kejahatan KPU. Mereka resah melihat RC Jurdil2019.com yang dilakukan secara cermat, tanpa ada pihak yang dicurangi.

Pencurangan pilpres 2014 bisa lancar, tanpa hambatan, karena KPU waktu itu diuntungkan oleh popularitas Jokowi. Sekarang, pilpres 2019 jauh berbeda. Tiba-tiba saja KPU terkepung oleh massa rakyat yang cerdas dan tak punya urat takut lagi.

KPU sama sekali tak menyangka reaksi keras dan rapi yang ditunjukkan oleh rakyat.

Oleh: Asyari Usman 
Wartawan Senior

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan Jatuh Tanggal 6 Mei 2019

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan Jatuh Tanggal 6 Mei 2019

INFONEWS.CO.ID ■ Pemerintah menetapkan awal Ramadan 1440H jatuh pada Senin, 6 Mei 2019. Keputusan ini disampaikan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dalam konferensi pers usai Sidang Isbat Awal Ramadan 1440H, yang dilaksanakan di Auditorium HM Rasjidi, Kantor Kementerian Agama Jln. MH Thamrin, Jakarta.

“Menetapkan 1 Ramadhan 1440 Hijriah jatuh pada esok hari, Senin tanggal 6 Mei 2019,” kata Menteri Lukman saat jumpa pers mengenai sidang Isbat di Kementerian Agama, Minggu (5/5).

Sidang Isbat digelar secara tertutup dan dihadiri sejumlah tokoh di antaranya dari PBNU, PP Muhammadiyah, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ketua Komisi VIII DPR Ali Taher dan Imam Besar Istiqlal Nasaruddin Umar. Hadir pula Duta Besar negara-negara sahabat, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Pejabat Eselon I dan II Kementerian Agama dan Tim Hisab dan Rukyat Kementerian Agama.

Sebelum sidang Isbat, Menteri Agama Lukman telah mendengarkan pemaparan posisi hilal dari 34 provinsi terlebih dahulu.

Sebelumnya, ormas PBNU dan Muhammadiyah juga telah menetapkan 1 Ramadhan 1440 H jatuh pada Senin, 6 Mei 2019.

■ Syukri Fadoli / Indah

Kodam IX Udayana Gelar Tirtayatra di Pura Lempuyang


INFONEWS.CO.ID ■ Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P., turut hadir dan menyaksikan prosesi kegiatan Tirtayatra di Pura Lempuyang, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, yang digelar Kodam IX/Udayana dalam rangka meperingati HUT ke-62 Kodam IX/Udayana, Sabtu (04/05/2019).

Kegiatan Tirtayatra yang dilaksanakan dalam rangka peringatan HUT ke-62 Kodam IX/Udayana ini dimaksudkan, bahwa di usia ke 62 tahun Kodam IX/Udayana dapat lebih matang dan kokoh untuk mengawal tetap tegaknya NKRI dengan selalu dilandasi rasa keimanan dan ketaqwaan yang tinggi di setiap pelaksanaan tugasnya.

Disamping itu juga, Provinsi Bali yang berada di wilayah teritorial Kodam IX/Udayana dan dikenal dengan seribu pura. Diharapkan, melalui kegiatan Tirtayatra (Perjalanan Suci menurut Agama Hindu) yang digelar Kodam IX/Udayana dapat dijadikan sebagai motivasi bagi umat Hindu khususnya untuk terus dan selalu meningkatkan baktinya kepada Tuhan sebagai Sang Pencipta dunia ini dengan segala isinya.

Acara Tirtayatra yang prosesi acaranya disaksikan langsung oleh Pangdam IX/Udayana bersama rombongan Pejabat Teras Kodam IX/Udayana tersebut diawali dengan melaksanakan persembahyangan di Pura Penataran Lempuyang selanjutnya menuju Pura Telaga Mas, Pura Pasar Agung dan berakhir di Pura Puncak Lempuyang Luhur.

Turut hadir mendampingi Pangdam dalam kegiatan Tirtayatra diantaranya Kasdam IX/Udayana, Kapok Sahli Pangdam IX/Udy, Sahli Pangdam IX/Udy Bidang OMSP dan Bidang Hukum Humaniter, Danrem 163/WSA,  Aster Kasdam IX/Udy, LO AL, Kakesdam IX/Udy, Dandim 1623/Karangasem, Para Perwira dan anggota Kodam IX/Udy. (Pendam IX/Udy)

Sambut Ramadhan, Diaspora Indonesia Kerja Bakti Bersihkan Masjid IMAAM Center


Memasuki bulan suci Ramadan, jemaah masjid indonesia, IMAAM Center, yang berlokasi tak jauh dari ibu kota Washington, DC, tepatnya di Silver Spring, Maryland, melakukan kerja bakti di musim semi atau spring cleaning untuk membersihkan dan memperbaiki masjid.

INFONEWS.CO.ID ■ Seperti umumnya tradisi di Indonesia dalam menyambut bulan Ramadan, umat Islam asal Indonesia di kawasan Washington, DC membersihkan masjid Imaam Center, bertepatan program bersih-bersih tahunan setiap awal musim semi.

Kegiatan tahunan ini diikuti sekitar 30 jemaah asal Indonesia, juga beberapa warga lokal Amerika, baik yang muslim atau beragama lain. Beberapa hal yang dilakukan saat kerja bakti antara lain, mengecat dinding pintu masuk dan kamar mandi, mengelap pilar-pilar dinding masjid, memasang rak-rak untuk barang dan perkakas keperluan kegiatan masjid, merapikan perpustakaan masjid, serta membersihkan kebun.

Pembersihan mencakup bagian luar dan sekitar masjid diaspora Indonesia tersebut. Di sela-sela program bersih-bersih, President Imaam Center Bagus Adiyanto mengatakan, “"Spring cleaning ini kegiatan kita regular tiap tahun, di spring. Khususnya tahun ini spesial karena spring cleaning ini datangnya ketika bukan Ramadan mau datang. Kita sekalian (mengumpulkan) jemaah, teman-teman kita untuk kerja bakti di masjid, untuk bersih-bersih mesjid, kemudian prepare segala fasilitas yang ada untuk persiapan di bulan Ramadan juga."

Kerja bakti membersihkan masjid ini juga dilakukan sebagai persiapan untuk mengantisipasi beragam kegiatan bulan Ramadan yang biasa diadakan di masjid, yang tidak hanya dihadiri oleh jemaah asal Indonesia, tetapi juga jemaah dari berbagai negara.

"Supaya masjid lebih bersih. Jadi ini nanti kan mau menjelang bulan suci ramadan, banyak juga jemaah yang datang untuk solat Tarawih. Jadi biar merasa nyaman karena yang datang ke sini bukan orang indonesia (saja). Pokoknya orang-orang muslim yang dekat-dekat sini, terkadang orang jauh pun datang ke sini," ujar jemaah Indonesia, Siti Suwarti yang tinggal tak jauh dari masjid.

Pada bagian dalam masjid, tangga, kamar kecil, tempat wudhu, ruang serba guna, tempat sepatu, dibersihkan. Pengisap debu hilir mudik, membersihkan karpet area sholat.

Pada bagian lain, buku-buku panduan mengaji dan kitab-kitab Al Qur'an, ditata rapi. Ruang perpustakaan dibersihkan. Buku-buku di sana juga dirapikan.

Seorang jemaah menuturkan, ia membantu menyingkirkan debu dan menyapu. Ia mengaku dengan senang hati melakukannya dan dengan bangga mengatakan, “Supaya masjid lebih bersih. Ini kan menjelang bulan suci Ramadan ya. Jemaah untuk sholat tarawih biar merasa nyaman karena yang datang di sini bukan orang Indonesia saja… Pokoknya orang Muslim yang dekat-dekat sini terkadang orang jauh pun datang ke sini.”

Membersihkan masjid yang sudah berdiri sejak tahun 2014 ini merupakan kegiatan tahunan yang selalu diikuti oleh jemaah Indonesia, Vero Iskandar bersama keluarganya.

"Saya dan keluarga ikut juga sudah beberapa kali dan mudah-mudahan ini juga sebagai upaya kami menjaga rumah Allah ini, menjadi tempat sejuk untuk kami dan keluarga, beserta seluruh jemaah, kaum muslimin dan muslimah, bukan hanya (dari) Indonesia saja, tetapi juga meliputi kaum muslimin dari negara-negara lain yang kebetulan berdomisili di sekitar masjid IMAAM Center ini," jelas Vero yang tengah menyapu lingkungan masjid saat ditemui oleh VOA.

Para jemaah juga banyak yang mengajak anak-anak mereka untuk berpartisipasi di kerja bakti ini. Mereka pun terlihat ikut semangat mengelap dinding dan memperbaiki masjid yang kerap mereka datangi ini.

"Saya mau memasang stiker anti licin di tangga supaya orang-orang yang naik ke atas tidak jatuh," kata Malik, salah satu anak dari jemaah Indonesia yang ikut kerja bakti.

Seorang muslimah lain mengungkapkan, selain ikut kerja bakti, ia kebagian tugas membersihkan seluruh perlengkapan sholat. Ia membawa pulang tumpukan besar mukena, sarung dan beberapa lembar kerudung, untuk dicuci, lalu akan membawanya segera ke masjid supaya jemaah bisa menggunakannya.

Selain membersihkan masjid, sebagian besar Muslim Indonesia berkumpul untuk saling meminta maaf dan mengucapkan selamat menjalankan puasa Ramadan. Sebagian lain menyiapkan kegiatan selama Ramadan sambil makan bersama dengan hidangan utama kambing guling dan baso.

Di luar itu, dibentuk panitia khusus Ramadan yang menyiapkan berbagai program bagi seluruh anggota keluarga, dengan harapan menarik jemaah ke Imaam Center dan bersama-sama meramaikan masjid, mengisi Ramadan.

Ketua panitia Ramadan 1440 Hijriah Imaam Center Eko Iswanto mengatakan Imaam Center menyediakan makanan berbuka puasa dan makan malam. “Setiap hari akan berbeda-beda menunya, sudah kita siapkan.”

Sejak didirikan hampir lima tahun lalu, Imaam Center spontan menarik jemaah. Selama Ramadan, jumlah yang datang berkali lipat untuk berbuka puasa bersama dan tarawih.

“Ciri khas masjid kita yang terkenal yaitu makanan, beragam-ragam, dan jemaah di luar Indonesia suka sekali dengan makanan kita,” jelasnya.

Selain dikenal dengan makanannya yang melimpah dan nikmat, kualitas imam tarawih menjadi faktor utama yang mengundang jemaah. Memenuhi permintaan jemaah, panitia mempercayakan Ifdal Yusuf menjadi imam tarawih Ramadan tahun ini.

“Jemaah di luar Indonesia suka dengan suara beliau yang merdu dan powerful,” imbuh Eko.

Walaupun masih muda, usia 26 tahun, Ifdal sudah berpengalaman menjadi imam dan memimpin tarawih. Pemuda Indonesia ini lulusan Bayyinah Institute, perguruan tinggi ilmu al quran di Dalas, Texas, tempat tinggalnya. Ia menjadi hafiz atau penghapal al quran pada usia 14 tahun.

Setiap hari selama Ramadan, Imaam Center hampir tidak tutup. Masjid akan buka untuk sholat rutin, berbuka puasa, dan tarawih yang baru akan selesai tepat tengah malam.

Panitia menyiapkan pengisi ceramah singkat di sela-sela tarawih setiap hari, membuat acara khusus bagi anak-anak dan remaja setiap Sabtu, dua jam menjelang berbuka puasa, mengadakan acara berbuka puasa khusus dengan penduduk yang tinggal di sekitar masjid dan umat agama lain, serta memfasilitasi mereka yang ber-Itikaf selama 10 hari terakhir Ramadan.

Mendasarkan pada metode hisab atau kalkulasi ilmiah, Dewan Fiqh Amerika Utara - Fiqh Council of North America (FCNA) memutuskan hari pertama Ramadan pada 6 Mei.

Walaupun ada organisasi Muslim lain berpatokan pada hilal, baik lokal maupun global, untuk menentukan dimulainya Ramadan, Imaam Center bersama sekitar 60 persen masjid dan organisasi keislaman di Amerika, mengikuti keputusan dewan fiqih Amerika tersebut. Itu berarti, sholat tarawih pertama tahun ini dilakukan pada Minggu malam ini, 5 Mei. (VOA)

Saksikan tayangan Vidionya:


Sabtu, 04 Mei 2019

Amien Rais: Jangan Paksa Rakyat Untuk Menerima Hasil Kecurangan


INFONEWS.CO.ID ■ Ketua Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Amien Rais menilai kecurangan yang terjadi di Pilpres 2019 sudah terstruktur, sistematis, masif, dan brutal.

Berbekal alasan tersebut, ketua Dewan Kehormatan PAN itu akan menolak hasil keputusan KPU pada 22 Mei mendatang.

Menurutnya, sebagai pemilik akal sehat, maka rakyat tidak boleh dipaksa untuk menerima hasil pemilu yang berlangsung secara curang.

"Jadi tidak ada gunanya, sebagai akal yang berpikir sehat, akalnya akal waras, itu dipaksa untuk menerima hasil pemilu pada 22 Mei,” tegasnya dalam diskusi bertajuk ‘Diduga Terlibat Manipulasi Suara Rakyat: KPU Tidak Layak Dipercaya?’ di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (4/5).

Mantan Ketua MPR itu menilai bahwa penolakan dilakukan lantaran dia mengakomodir aspirasi mayoritas masyarakat Indonesia.

"Ini yang penting kita mengakomodir sebagian rakyat yang masih punya harapan ke depan, yang masih percaya bahwa yang hak itu yang menang. Kita tidak akan percaya sama sekali hasil perhitungan KPU," pungkasnya. (rmol)

Betawi Tempo Doeloe, Kalo Mo Ngadepin Puase


Dulu orang kampung kita kalo mo ngadepin bulan Ramadhan alias bulan puasa, sebulannya udah mulai sibuk ada yang pada jiarah sambil ngored kuburan, rowahan, penutupan pengajian, baca yassin malam nisfu, wah pokoknya pada giat dan penuh semangat.

Apalagi dah menjelang yang namanya munggahan ntuh orang pada bererod digalengan pada mo ke pasar, yang namanya saur pertama bocah di rumah kudu pada makan enak, biasanya searinya makan lauknya ikan tembang garang kalo pas saur ari pertama minimal sayur bandeng mah kudu ada.

Siangnya mo malem Ramadhan ntuh nyeng namanya selebar gang dipasangin colen dan pelita biar kaga gelap, apalagi sumur senggot yang dulu mah letaknya jauh dibelakang rumah kudu dikasih pelita, biar kaga jumbleng pan buat ajag-ijig dimalem ari, ambil wudhu, nyuci beras, ambil aer dan keperluan laennya, biar kiatan dan kaga pada nyemplung ke sumur.

Aroma bakaran merang begitu berasa di idung, ntuh merang dibakar biar item dan abunya dimasukin ketengkat atau bokor kecil atasnya ditutupin kaen tipis buat nyaring abu merang, tengkat dikasih aer ntuh abu merang nyeng berwarna item siap buat dikeramasin di kepala.

Orang dulu kalo mo puasa kudu keramas biar bersih, badan nyeng bedaki dibersiin pake bite atau batu, kuku kaki ama tangan dikerik pake beling semprong biar putih dan gigi digosokin pake bite atau bata merah biar kinclong dan kalo nyeng pengen wangi itu awak mandinya pake kembang yang boleh metik dikebon, dulu mah kembang pan masing pada belatak, kembang ape aja ada.

Begitu dah kegembiraan orang dulu nyambut bulan puasa, bener-bener bersih luar dan dalem, suasana  kampung begitu berasa hawa surganye, ntuh suara bedug seabis maghrib kaga ade berentinye bocah pada cetom berebut nakol bedug, suara ntuh bedug bikin kita semangat buat buru- buru ngelepit sajadah, sarungan dan bergegas segera ke langgar, ntuh Isya masing jauh ntuh orang udeh penuh di langgar.

Pokoknya aroma Ramadhan begitu berasa  puasa tinggal tinggal ngitung ari doang.
Umpame sale sale kate maapin aje.

Jalin Silahturahmi, Brigif PR 18 Kostrad Gelar Komsos di Jabung

Jalin Silahturahmi, Brigif PR 18 Kostrad Gelar Komsos di Jabung

INFONEWS.CO.ID ■ Brigif Para Raider 18 Kostrad melaksanakan kegiatan Program Penyelenggaraan Komsos dengan Kommas Kecamatan Jabung bertempat di GOR Matrodji, Jabung. Kamis (02/05).

Kegiatan ini mengangkat tema "melalui silaturahmi dengan komponen masyarakat, kita tingkatkan rasa cinta tanah air, wawasan kebangsaan dan kesadaran berbangsa dan bernegara dalam rangka membantu kesulitan rakyat serta menjaga dan mempertahankan kedaulatan NKRI”.

Pasi Intelijen Brigif Para Raider 18 Kostrad, Kapten Inf Rizal Fadly menyampaikan bahwa Komsos dengan Kommas dilaksanakan dengan tujuan untuk memelihara dan mempererat silaturahmi antara TNI khususnya anggota Brigif Para Raider 18 Kostrad dengan Komponen masyarakat yang ada di wilayah Kecamatan Jabung.

Tanggapan dari Kepala Kecamatan yang sekaligus merupakan tokoh masyarakat Kecamatan Jabung menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pasi Intelijen dan jajaran atas kerjasama selama ini dan bersinergi untuk bersama-sama menjaga kondisi yang kondusif di wilayah Kecamatan Jabung.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Pasi Intelijen Brigif Para Raider 18 Kostrad, Kapten Inf Rizal Fadly, Muspika Kecamatan Jabung, Kommas se-Kecamatan Jabung dan para undangan lain sekitar 50 orang.

■ RED/Penkostrad

Jumat, 03 Mei 2019

Meski Mendadak, Prabowo Disambut Antusias Rakyat Aceh


INFONEWS.CO.ID ■ Kunjungan Prabowo Subianto dalam aksi #KedaulatanRakyat untuk memenuhi undangan masyarakat Aceh terbilang mendadak.

Meski demikian, masyarakat tetap menyambut Prabowo dengan antusias.

“Kunjungan kali ini agaknya mendadak. Walau mendadak, alhamdulillah masyarakat Aceh menyambut dengan antusias.” kata Ustadz Bachtiar Nasir yang mendampingi Prabowo, Jumat (3/5/19) siang.

Kunjungan Prabowo, lanjut Ustadz Bachtiar merupakan upaya memenuhi undangan dan harapan masyarakat Aceh. Di Aceh, Prabowo-Sandi menang telak di atas 90%.

“Pak Prabowo Subianto menyambut undangan saudara-saudara dari Aceh dan kunjungan ucapan terimakasih, termasuk menyapa saudara-saudara dan rakyat di Aceh yang telah memenangkan Prabowo dalam pilpres kali ini.” lanjut Ustadz Bachtiar.

Prabowo dan Sandi hadir bersama di Aceh dan memulai kegiatan #KedaulatanRakyat. Hadir bersama rombongan Mantan Ketua MPR RI Amien Rais, Jubir BPN Dahnil Anzar Simanjuntak, Ketua GNPF Ulama Ustadz Yusuf Martak, Mantan Ketua GNPF MUI Ustadz Bachtiar Nasir (UBN) dan tokoh nasional lainnya.

Sumber: Tarbawia

Gubernur Koster Berharap Layanan Trans Sarbagita di Bandara Ngurah Rai Jadi Pilihan Wisatawan


INFONEWS.CO.ID ■ Layanan transportasi massal menjadi salah satu keharusan yang harus disiapkan dalam menunjang moda transportasi di Bandara Internasional I Gst Ngurah Rai.

Dengan menghadirkan transportasi umum berupa armada bus, masyarakat khususnya wisatawan yang datang ke Bali memiliki pilihan dalam menentukan transportasi yang akan digunakan.

Demikian hal ini terungkap saat Gubernur Bali Wayan Koster meresmikan Layanan Transportasi Massal Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan "Trans Sarbagita" di Bandara Internasional I Gst Ngurah Rai, Tuban, Badung, Kamis (2/5) siang.

"Sebagai bandara kelas dunia, menghadirkan transportasi umum berupa armada bus memang keharusan," ujar Gubernur Koster.

Meski demikian, pengoperasian layanan transportasi ini menurutnya masih akan dilihat perkembangannya lebih lanjut mengingat beberapa tahun yang lalu sudah sempat dioperasikan juga namun sepi peminat sehingga akhirnya berhenti ditengah jalan.

"Saat ini kita uji coba dulu, kita evaluasi nanti apakah epektif atau tidak. Terus terang, selama ini Saya nilai trans Sarbagita ini belum berjalan dengan baik sehingga beberapa rute Saya berhentikan karena menghabiskan anggaran. Namun saat ini karena kebutuhan bandara, transportasi ini Saya uji coba dulu. Semoga transportasi ini bisa menjawab kebutuhan dasar di bandara Ngurah Rai, sehingga memenuhi kebutuhan konsumen yang dari atau menuju bandara sehingga tidak lagi menghadapi lalulintas yang krodit," ungkap Gubernur Koster.

Gubernur Koster yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali ini berharap hadirnya kembali layanan transportasi massal trans Sarbagita ini dapat memberikan dampak positif bagi kunjungan wisatawan ke Bali dan pada akhirnya akan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Bali.

Hal senada juga dikatakan General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Internasional I Gst Ngurah Rai Haruman Sulaksono yang mengatakan dengan dioperasikannya kembali Trans Sarbagita dengan melewati bandara, diharapkan dapat menjawab pertanyaan masyarakat luas akan ketersediaan sarana transportasi massal yang melayani penumpang dari dan menuju bandar udara.

"Kehadiran armada bus akan menambah pilihan penumpang dalam mencari alternatif transportasi di Bandara Ngurah Rai. Bahkan, dipastikan tidak akan merugikan pebisnis lain yang menawarkan jasa serupa di Bandara," ungkapnya.

Sebagai informasi, layanan transportasi massal ini akan beroperasi dengan rute bandar udara – Nusa Dua, dan bandar udara – Batu Bulan, dengan jumlah 6 bus yang akan melayani penumpang dan untuk masing-masing rute, bus beroperasi dengan tiga jam keberangkatan.

Untuk rute bandar udara – Nusa Dua, bus akan berangkat pada pukul 09.15 Wita, 13.15 Wita, dan 17.15 Wita. Sementara untuk rute bandar udara – Batu Bulan, jam keberangkatan bus Trans Sarbagita adalah pukul 11.00 Wita, 15.00 Wita, dan 19.00 Wita. Jam keberangkatan bus untuk kedua rute arah sebaliknya juga berlaku sama.*

Pemprov Bali Minta Maaf Terkait Aksi Oknum Guide Pelaku Pelecehan Seksual

Pemprov Bali Minta Maaf Terkait Aksi Oknum Guide Pelaku Pelecehan Seksual

INFONEWS.CO.ID ■ Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) mengutuk keras aksi oknum guide yang melakukan pelecehan seksual terhadap turis Tiongkok di Tanjung Benoa beberapa waktu lalu.

Penegasan ini disampaikan Cok Ace pada acara pertemuan di Bali Tourism Board yang dihadiri pihak BMR Dive dan Water Sport dan Konsulat Jenderal RRT di Denpasar, Kamis (5/4).

Wagub yang akrab disapa Cok Ace ini mengecam kejadian yang menimpa turis Tiongkok dan meminta oknum pelaku diproses secara hukum.

Dalam kesempatan tersebut, Cok Ace meminta maaf atas kejadian ini dan berharap bisa menjadi pelajaran penting bagi seluruh pemangku kepentingan pariwisata di Bali.
Wagub yang juga Ketua PHRI Bali ini meminta agar perusahaan yang terkait dengan pariwisata melakukan seleksi secara ketat terhadap para pegawainya misalnya melalui psikotes.

Ia meyakini perusahaan pariwisata di Bali tidak memberi ruang untuk perilaku yang tidak senonoh, kejadian ini merupakan murni kelakuan oknum yang mencoreng nama perusahaan dan pemerintah.

“Sekali lagi atas nama Pemprov Bali saya memohon maaf atas kejadian ini,” kata tokoh Puri Ubud ini.

Konsul Jenderal RRT di Bali, Gou Hao Dong memberi apresiasi respon cepat pemerintah terhadap kasus ini. Ia juga sudah mengetahui bahwa tersangka sudah ditangkap dan meyakini pelaku akan dihukum sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia.

Konjen Gou mengaku kejadian ini memang mengejutkan karena masyarakat Tiongkok menganggap Bali sebagai tempat pariwisata yang aman.

Menurutnya, setelah adanya penolakan terhadap pariwisata murah, sudah ada kemajuan besar terhadap kualitas wisatawan Tiongkok yang datang ke Bali. OIeh karena itu Konjen Gou berharap ke depan agar rekrutmen karyawan pariwisata dicek riwayatnya dengan baik.

Selain itu pemandu wisata/guide diharapkan bisa dididik tentang adat atau budaya masing-masing wisatawan. Ia berharap kejadian ini bisa segera diungkap oleh kepolisian.

“Saya berharap hasil penyelidikan agar diumumkan sehingga diketahui oleh masyarakat,” ujarnya.

Seperti diketahui seorang oknum pemandu wisata air di Tanjung Benoa melakukan pelecehan seksual terhadap seorang turis asal Tiongkok. Polisi langsung menangkap oknum tersangka pelaku pada Selasa (23/4) lalu. [pr/r7]

© Copyright 2018 INFONEWS.CO.ID | All Right Reserved