All Posts - INFONEWS.CO.ID

Senin, 08 Juli 2019

Lomba UDG di Lutra Semarak, Bupati Luwu Utara Ajak Warga Sebarkan Benih Kebaikan

 https://www.paranormal.web.id/2018/12/rahasia-tahi-lalat-menurut-primbon.html

INFONEWS.CO.ID ■ Sebanyak 4 (empat) kontingen kecamatan di Kabupaten Luwu Utara mengikuti perlombaan Utsawa Dharma Ghita (UDG) atau yang lebih dikenal nyanyian suci keagamaan Hindu.

Kegiatan yang di laksanakan di dusun kembang makmur desa tamuku, Senin 08/07 itu di buka langsung oleh Bupati Luwu Utara, Indah Putri indriani.

Berbagai kegiatan yang digelar pada kegiatan tersebut seperti Lomba Utsawa Pembaca Sloka, Utsawa penghafal Sloka, Utsawa Phalawakya, Utsawa Kekawin, Utsawa Dharma Wacana dan debat keagamaan.

Kegiatan diawali dengan defile masing- masing kontingen kecamatan, yaitu kecamatan tanalili, Kecamatan Bone-Bone, Kecamatan Sukamaju dan kecamatan mappedeceng. Dari keseluruhan peserta yang ikut pada kegiatan kali ini tercatat ada 170 orang.

Dalam laporannya, Ketua Panitia Pelaksana UDG Made Sudana memaparkan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan yang rutin di laksanakan 2 tahun sekali.

BACA JUGA : Rahasia Tahi Lalat Menurut Primbon Kejawen 

"kegiatan ini rutin di laksanakan Tujuannya untuk meningkatkan keterampilan dan wawasan dalam membaca kitab suci Weda dan kidung kidung keagamaan, sebagaimna tema kita pada tahun ini  "melalui utsama dharma githa kita tingkatkan pemahaman, penghayatan dan pengamalan kitab suci weda ," ungkapnya.

Ketua LPDG Kabupaten Luwu Utara I Gusti made jandem menambahkan bahwa pelaksanaan ‎UDG dilaksanakan 2 tahun sekali, nantinya para pemenang dari lomba ini akan mewakili Kabupaten Luwu Utara di Tingkat Provinsi.

Oleh karena itu melalui kesempatan ini, kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah terkhusus ibu Indah Putri Indriani atas  perhatiannya di setiap kegiatan-kegiatan keagamaan sehingga keamanan dan ketertiban terjalin dengan baik dan menjadikan Luwu Utara sebagai daerah yang menjunjung tingga nilai harmonisasi antar ummat beragama.

Sementara Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani  mengatakan Setiap pelaksanaan kegiatan Utsawa Dharma Ghita tingkat nasional selalunya itu luwu utara pasti mempunyai perwakilan yang tergabung dalam kontingen sulawesi selatan.

"Ini tantangan bagi panitia dan peserta agar jangan sampai kita tidak punya keterwakilan pada kontingen, Karena saya Tahu Persis Kita ini orang-orang pejuang yang tidak kenal kata menyerah dan penuh kebersamaan," Ajak Indah Putri.

Kegiatan membaca, imbuh Bupati, menyanyikan dan menelaah isi teks teks suci keagamaan itu tentulah harus lebih banyak digiatkan dan menjadi rutinitas sehingga, selalu tersebar benih-benih kebaikan di daerah kita ini.

Pembukaan UDG ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani, Tampak mendampingi pada kegiatan ini Pjs. Sekretaris daerah Luwu Utara (Tafsil saleh), Kabag Ops Polres Lutra, Wakil ketua PHDI Prov Sulsel (Drs made jana., M.Pd), Ketua LPDG Kabupaten Luwu Utara (I Gusti made jandem), Sekretaris camat Bone-Bone (Nasruddin) dan kepala desa Tamuku.

■ Redaksi Sulsel: Putri 

Warga Lumajang Banjiri Wisata Edukasi Paket Merah Putih

 Warga Lumajang Banjiri Wisata Edukasi Paket Merah Putih

INFONEWS.CO.ID ■  Berbagai upaya terus dilakukan oleh Yonarmed 12 Kostrad untuk bersinergi bersama  masyarakat. Tidak hanya masyarakat yang ada di sekitar wilayah teritorialnya saja. Bahkan kali ini, bertepatan dengan pelaksanaan latihan menembak senjata berat teknis (Latbakjatratnis), satuan dibawah kendali Mayor Arm Ronald F Siwabessy tersebut, merangkul masyarakat yang ada di sekitar Pasirian, Kabupaten Lumajang dengan sentuhan wisata edukasi dadakan yang dikemas dengan nama “Paket Merah Putih Bagi Negeri”.

Seperti yang terlihat siang ini, Alun-alun Pasirian, Kabupaten Lumajang dibanjiri oleh warga masyarakat. Tidak hanya orang dewasa saja namun anak-anak serta remaja juga tidak mau ketinggalan, untuk berbondong-bondong mendatangi lokasi tersebut. Antusias warga masyarakat itu dipicu dengan kegiatan yang digelar Yonarmed 12 yaitu Penyuluhan Army Green (Waste Management), pameran Alutsista dan sosialisasi Rekrutmen TNI AD. Sabtu (6/7).

Camat Pasirian, Bapak Dodik Suharto mengapresiasi kegiatan yang digelar Yonarmed 12 Kostrad. Ia mengatakan dengan digelarnya pameran ini, masyarakat akan semakin tahu tentang Alutsista yang dimiliki TNI. Hal ini menjadi suatu kebanggaan dalam menumbuhkan rasa nasionalisme, rasa cinta tanah air dan kebanggaan terhadap TNI.

Sementara itu dilokasi yang sama, Danramil 0821/08 Pasirian Kapten Inf Hasanudin, saat ditemui menambahkan, suatu kehormatan Pasirian menjadi lokasi pelaksanaan pameran salah satu Alutsista tercanggih yang dimiliki oleh TNI AD khususnya Artileri Medan. Kegiatan ini merupakan hadiah “Merah Putih” yang luar biasa berkesan bagi masyarakat Pasirian. Pasalnya, kegiatan yang digelar Yonarmed 12 Kostrad ini adalah yang pertama kali di Pasirian ini," terangnya.

Danyonarmed 12 Kostrad Mayor Arm Ronald F Siwabessy mengatakan, kegiatan yang kita gelar ini bukan hanya sebagai tontonan maupun hiburan semata. Namun, ajang ini adalah sebagai wahana edukasi dan meningkatkan rasa kecintaan masyarakat kepada TNI AD.

Tidak hanya Alutsista yang di gelar, masyarakat juga diberikan sosialisasi program Army Green tentang bagaimana menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan termasuk manajemen sampah di daerah latihan. Disamping itu, momen ini juga dimanfaatkan untuk berbagi perlengkapan sekolah sekaligus mensosialisasikan rekrutmen untuk menjadi TNI AD.

“Kita selaku generasi saat ini wajib memberi mimpi bagi generasi berikutnya untuk diraih dan diwujudkan demi masa depan Indonesia,” ungkap Danyon.

Lebih lanjut, Almamater Akademi Militer Tahun 2002 ini menambahkan pengembangan dan modernisasi Alutsista TNI AD tidak terlepas dari peran seluruh rakyat, oleh karena itu masyarakat harus diberi tahu agar cinta dengan Alutsista kita dan cinta terhadap tanah air.

“Persenjataan canggih untuk mengatasi spektrum ancaman masa kini adalah suatu keharusan, namun cinta tanah air sejatinya adalah Alutsista tercanggih bangsa Indonesia untuk survive ditengah segala macam jenis ancaman.” Pungkasnya.

■ Albert / Penkostrad

Bawa Paket Sabu, 2 Pria Ini Diamankan Satgas Kostrad

  Bawa Paket Sabu, 2 Pria Ini Diamankan Satgas Kostrad

INFONEWS.CO.ID ■ Seakan tak pernah lelah dalam berkomitmen mencegah peredaran barang terlarang, Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif PR 328/Dgh Kostrad terus melaksanakan sweeping. Kegiatan Ini pun berhasil setelah mengamankan 2 orang pemuda yang membawa sabu didalam bungkus rokok.

Disampaikan oleh Dansatgas Pamtas Yonif PR 328/DGH Kostrad, Mayor Inf Erwin Iswari, S.Sos., M.Tr (Han) kejadian bermula saat Pos Nafri yang dipimpin oleh Letda Inf Ahmad Mukti melakukan sweeping pada (06/07/2019). Sabtu malam pukul 21.30 Wit.

“Pada saat melaksanakan sweeping, Praka Doni memeriksa sebuah kendaraan bermotor yang dikendarai oleh Amiruddin (35 Th) dan Apriadi (35 Th) Warga Arso 2. Pada saat dilakukan pemeriksaan pada Amiruddin terlihat panik dan seakan menyembunyikan sesuatu dari kantongnya, personel satgas pun mendapatkan 1 paket sabu siap pakai yang ditaruh didalam bungkus rokok,” jelas Mayor Inf Erwin.

Dilanjutkan Mayor Inf Erwin, personel Satgas juga mengamankan 3 alat hisap sabu.

“Alat hisap sabu diamankan dari kantong celana milik Apriadi. Untuk sabu yang diamankan seberat 2 gram yang rencananya akan digunakan dirumah Amiruddin,” ucap Dansatgas.

Modus yang digunakan untuk transaksi sabu yang dilakukan oleh pelaku menggunakan modus sistem tempel, “Modus sistem tempel, dimana pembeli menunggu di suatu tempat dan bertemu dengan pembawa barang, kemudian sipembawa barang menghampiri dan memberikan barang tersebut kepada pemberi tanpa ada komunikasi,” jelasnya.

Kedua pelaku merupakan pengguna yang sudah 7 bulan menggunakan sabu-sabu.

“Untuk saat ini keduanya telah kami serahkan kepada yang berwajib untuk diproses lebih lanjut,” tuturnya.

■ Albert / Penkostrad

Satgas Pamtas RI - Malaysia Yonif Raider 303 Kostrad Resmi Diterima Masyarakat Mahakam Ulu

Satgas Pamtas RI - Malaysia Yonif Raider 303 Kostrad Resmi Diterima Masyarakat Mahakam Ulu

INFONEWS.CO.ID ■ Kepala Adat Besar Mahakam Ulu memimpin acara lepas sambut Pasukan Pengaman Perbatasan (Pamtas) RI-Malaysia dari Batalyon Infanteri (Yonif) 144/JY yang digantikan oleh Yonif Raider 303 Kostrad, di Balai Adat Amin Adet Lepoq Batu Majang, Minggu (7/7).

Dalam acara lepas sambut tersebut Kepala Kampung Batu Majang, Yosep Merang mengucapkan selamat datang  Yonif Raider 303/SSM Kostrad yang akan melaksanakan tugas pengabdian di Kampung Batu Majang,  Kec. Long Bagun menggantikan Yonif 144/ JY yang akan purna tugas.

Kepala adat besar Mahakam Ulu,  Bapak Balantingai berpesan kepada prajurit Yonif Raieder 303/SSM Kostrad selama bertugas di Mahakam Ulu apabila ada sikap dan tingkah laku pemuda yang kurang baik supaya mereka di tegur dan dididik secara baik. Hal tersebut guna menjaga dan membina pemuda dan pemudi Kampung Batu Majang. 

"Prajurit Yonif Raider 303/SSM Kostrad juga senantiasa berkenan untuk berkunjung ke rumah-rumah warga guna menciptakan kerukunan dan keakrapan antar prajurit Satgas dengan masyarakat sekitar," ujar Bapak Balantingai.

Acara yang di hadiri oleh Danyonif Raider 303 Kostrad, Danyonif 144/JY, Kepala Adat Besar Mahakam Ulu, Kepala Adat Kenyah Mahakam Ulu, Kepala Adat Kampung Batu Majang, Danramil Ujoh Bilang, Pabung Kodim 0912/KBR, Kepala BPK Mahakam Ulu tersebut disambut dengan tari gerak Sama khas suku Dayak Kenyah.

Dalam prosesi adat, Danyonif Raider 303 Kostrad di kenakan topi khas Dayak Kenyah secara simbolis, para prajurit Yonif Raider 303/SSM Kostrad juga diikatkan tali ikatan khas Dayak Kenyah sebagai tanda persaudaraan berupa gelang di pergelangan tangan kanan.

■ Albert / Penkostrad

Prajurit Yonzipur 9 Kostrad Sabet Juara “Lari BNI UI Half Maraton 2019”

Prajurit Yonzipur 9 Kostrad Sabet Juara “Lari BNI UI Half Maraton 2019”

INFONEWS.CO.ID ■ Dua orang prajurit Yonzipur 9 Kostrad berhasil meraih juara pertama pada dua nomor lari Kejuaraan lari BNI UI Half Marathon 2019. Dua nomor tersebut antara lain nomor 10 Km yang berhasil diraih oleh Pratu Marthin Luther Simbolon dan nomor 5 Km yang diraih oleh Prada Zega.

Kejuaraan lari BNI UI Half Marathon merupakan event tahunan yang merupakan lomba lari maraton kategori umum yang diselenggarakan oleh BNI UI. Kejuaraan ini diikuti oleh para prajurit dari berbagai satuan militer baik Kostrad, Kopassus, maupun satuan-satuan tempur di bawah Kodam.

Pratu M.L. Simbolon dan Prada Zega merupakan atlet lari Yonzipur 9 Kostrad yang memiliki potensi tinggi untuk selalu berprestasi pada setiap event kejuaraan lari baik di tingkat regional maupun nasional.

Awal pembinaan terhadap dua orang prajurit tersebut adalah pada saat melaksanakan tradisi prajurit baru Yonzipur 9 Kostrad dimana pembinaan fisik menjadi titik pembinaan utama dalam rangka menyiapkan prajurit yang siap pakai.

Potensi kedua prajurit Yonzipur 9 Kostrad tersebut terus berkembang hingga mampu unjuk gigi dalam setiap event kejuaraan di tingkat nasional. Pratu M.L. Simbolong dan Prada Sega terus mengembangkan potensi diri di bidang kemampuan lari dengan harapan bisa terus mengharumkan nama satuan, bangsa, dan negara dengan menjadi seorang atlet nasional.

■ Albert / Penkostrad

Tanamkan Hidup Sehat, Satgas Kostrad Ajarkan Anak-anak Sikat Gigi di Perbatasan


INFONEWS.CO.ID ■ Guna menjaga kesehatan tubuh agar tidak rentan sakit kepada anak-anak yang berada di wilayah perbatasan RI-PNG, Personel Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif PR 328/DGH Kostrad mengajarkan pola hidup sehat dengan mencuci tangan dan merawat gigi di Kampung Mosso, Distrik Muara Tami, Jayapura (06/07).

Disampaikan oleh Dansatgas Pamtas Yonif PR 328/DGH Kostrad, Mayor Inf Erwin Iswari, S.Sos., M.Tr (Han) Hal ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Satgas terhadap kesehatan anak-anak di ujung timur Indonesia.

“Kegiatan sosialisasi ini sangat penting untuk mengajarkan anak-anak agar menjadi kebiasaan dalam menerapkan pola hidup sehat, dengan begitu kesehatan anak-anak ini pun akan terjaga dan tidak mudah sakit,” ujarnya.

Kegiatan yang dilakukan oleh dokter Satgas Lettu Ckm dr. Rizky bersama tim kesehatan Satgas memperagakan tata cara mencuci tangan dan menggosok gigi yang benar.

"Jadi kami mengajarkan caranya dengan menyanyikan lagu sehingga anak-anak mudah menangkap urutan dari mencuci tangan dan menggosok gigi yang benar,” pungkasnya.

“Tentu saja kita tidak ingin di usia yang masih muda anak-anak ini mempunyai masalah dengan giginya apalagi sampai berlubang ataupun karies yang diakibatkan jarang menggosok gigi setelah makan,” tambahnya.

Dengan adanya kegiatan ini, harapannya anak-anak dapat merawat diri mereka terutama gigi.

"Mereka adalah penerus generasi bangsa, banyak yang bercita-cita ingin menjadi TNI karena melihat personel Satgas tentunya harus memiliki kesehatan gigi yang baik,” ucap Mayor Inf Erwin.

■ Albert / Penkostrad

Minggu, 07 Juli 2019

4 Jam Lalui Medan Sulit, Satgas Pamtas 301 Berhasil Evakuasi Warga

4 Jam Lalui Medan Sulit, Satgas Pamtas 301 Berhasil Evakuasi Warga

INFONEWS.CO.ID ■ Satuan Penugasan Pengaman Perbatasan Batalyon Infanteri Raider 301/Prabu Kian Santang selalu memberikan bantuan yang tulus dan ikhlas kepada masyarakat. Hal itu terbukti saat anggota Pos Sei Kelik melaksanakan evakuasi warga yang sakit di rumah gubuk Dusun Sei Kelik, Desa Senaning, Kecamatan Ketungau Hulu, Kabupaten Sintang.

Komamdan Satgas Yonif Raider 301/PKS, Letkol Inf Andi Hasbulah mengatakan, proses evakuasi tersebut bermula laporan dari Lubis (60) yang merupakan saudara dari Idris datang ke Pos untuk meminta bantuan kepada anggota kesehatan Pos Sei Kelik, Pratu Alan untuk diberi pengobatan lantaran penyakit strokenya kambuh.

Lanjutnya, Pratu Alan laporan kepada Danpos Sei Kelik, Letda Arm Tri Ardian untuk melakukan pemeriksaan terhadap Bapak Idris, setelah selesai diperiksa dan dinyatakan bahwa yang bersangkutan harus segera dievakuasi ke Puskesmas terdekat.

"Empat orang anggota Pos Sei Kelik dipimpin, Letda Arm Tri Ardian berangkat menuju rumahnya untuk membantu membuat tandu yang akan digunakan untuk membawa Bapak Idris turun ke Desa Sei Kelik dengan jarak 4 jam perjalanan darat dan melewati medan yang sangat terjal serta harus menyeberangi sungai Ketungau untuk sampai ditujuan. Selain itu juga, evakuasi ini dibantu oleh warga sekitar.

Setelah sampai tujuan di Desa Sei Kelik. Selanjutnya, Bapak Idris akan dibawa menuju Puskesmas Senaning untuk mendapatkan penangan lebih lanjut," ucapnya di Sintang, Minggu (07/7/19).

Selain itu juga, kegiatan ini merupakan perwujudan dari 8 wajib TNI Yaitu menjadi contoh dan mempelopori usaha usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya. Anggota Satgas Yonif Raider 301/PKS selalu siap sedia apabila masyarakat membutuhkan bantuan.

"Semoga Bapak Idris diberi kesembuhan, sehingga bisa melakukan aktivitas seperti sedia kala," pungkasnya

Sementara itu, Bapak Lubis (60) sebagai perwakilan dari keluarga Bapak Idris menyampaiakan ucapan terima kasih yang sebesar besarnya kepada Anggota Pos Sei Kelik Yonif R 301/PKS, karena senantiasa siap sedia membantu warga sekitar yang mengalami kesulitan.

■ sumber : Pendam XII/Tpr 

Penuhi Kebutuhan Es Pelaku Usaha di Luwu Raya, Kini Es Kristal Diproduksi di Lutra

 Penuhi Kebutuhan Es Pelaku Usaha di Luwu Raya, Kini Es Kristal Diproduksi di Lutra

INFONEWS.CO.ID ■ Guna memenuhi kebutuhan pangsa pasar terkait kebutuhan es batu semakin besar di Luwu Utara, pelaku usaha menyuguhkan kebutuhan tersebut, salah satunya adalah es kristal, karena es kristal lebih praktis di banding es balok.

Suplai es kristal sangat dibutuhkan oleh berbagai pelaku usaha, utamanya untuk keperluan seperti toko, restoran, cafe hingga kebutuhan medis di rumah sakit.

Oleh karena itu es kristal akan hadir di Depan Bandara Andi Djemma Masamba, Kelurahan Kappuna, Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara.

"Para pelaku usaha tidak perlu lagi memecahkan es balok, cukup mengambil beberapa es kristal," ujar Ichwan pada awak media di Celebes Bone-Bone, Minggu (7/7/2019).

Ichwan salah satu anggota polri yang bertugas di Polres Luwu Utara melanjutkan, es kristal ini akan kami pasarkan mulai bulan depan, bagi yang ingin memesan bisa menghubungi kontak kami di 082351418658/085299679675.

"Kami menjual es kristal dengan harga yang sangat murah yaitu Rp.2500 (Dua Ribu Rupiah) perkilo," tuturnya.

Ia menambahkan, kalau ada pelanggan yang membeli di atas 20 kg akan kami antarkan dan harganya cuma Rp.2000 perkilo.

Redaksi Sulsel : Putri

Minimalisir Musibah Kebakaran, Babinsa Kemlayan Beri Materi Penggunaan APAR

Minimalisir Musibah Kebakaran, Babinsa Kemlayan Beri Materi Penggunaan APAR

INFONEWS.CO.ID ■ Musibah kebakaran bisa terjadi di mana saja dan kapan pun yang mungkin kita tidak tau, kapan akan terjadi namun kita dapat meminimalisir musibah kebakaran tersebut, yaitu dengan cara masing-masing orang harus peduli terhadap lingkungan kita.

Terkait hal tersebut maka Babinsa Kelurahan Kemlayan Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta, Serka M Nur Hakib dan Serda Harnawan, bekerjasama dengan Staf Matahari Singosaren mengadakan sosialisasi tentang penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang benar dan aman, di Mall Matahari Singosaren, lelurahan Kemlayan, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta. Minggu (7/6/2019).

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan terkait dengan cara memadamkan api dengan Alat Pemadam Api Ringan dan mengetahui sebab-sebab terjadinya kebakaran serta memperkenalkan instrument-instrument pemadam kebakaran untuk api kecil dan bagaimana penggunannya.

Serka Hakib selaku Babinsa mengharapkan dengan kegiatan sosialisasi ini dapat mengidentifikasi sumber-sumber kebakaran, tanggap darurat dan penangannya, melaksanakan pemadaman kebakaran dengan menggunakan prinsip pemadaman api, mengidentifikasi alat pemadam berdasarkan sumber kebakaran, dan mampu menggunakan alat-alat pemadam kebakaran khususnya Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

Ucapan Trimakasih dari Adi Nugroho (Wakil Manejer Matahari) kepada Babinsa yang sudah meluangkan waktu untuk memberikan materi tersebut, sehingga seluruh kariawan begitu antusias untuk mengikutinya, dengan harapan materi yang di berikan oleh Babinsa bisa di pedomani dan di laksanakan dengan baik dan benar.

■ Agus/ Darmawan Jr

Sutopo Purwo Nugroho, Pahlawan Kemanusiaan Telah Berpulang

 Sutopo Purwo Nugroho

INFONEWS.CO.ID ■ Kepala Pusat Data Informasi dan Hubungan Masyarakat (Pusdatinmas) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho berpulang ke Rahmatullah setelah sempat berjuang melawan penyakit kanker paru-paru stadium 4B yang dideritanya sejak akhir 2017. Kabar duka tersebut disampaikan oleh istri Sutopo, Retno Utami Yulianingsih dari Rumah Sakit St. Stamford Modern Cancer Hospital, Guangzhou, Tiongkok, Minggu (7/7).

Putra dari pasangan Suharsono Harsosaputro dan Sri Roosmandari ini berpulang sekitar pukul 02.20 waktu Guangzhou atau sekitar pukul 01.20 WIB. Selain meninggalkan seorang istri, Sutopo juga meninggalkan dua orang putra, yakni; Muhammad Ivanka Rizaldy Nugroho dan Muhammad Aufa Wikantyasa Nugroho.

Sesuai rencana, jenazah akan dipulangkan ke Tanah Air dan dijadwalkan tiba pada hari Minggu 7 Juli pukul 20.30 WIB di Bandara Soekarno Hatta untuk disemayamkan di rumah duka di Raffles Hill I-6 No 15 Cibubur. Kemudian jenazah akan diterbangkan ke Solo melalui Bandara Soetta pada hari Senin 8 Juli pukul 05.20 WIB untuk selanjutnya dimakamkan di tempat kelahirannya di Boyolali.

BACA JUGA: 11 Villages in Sukoharjo Potential for Clean Water Crisis 

Kepala BNPB, Doni Monardo memerintahkan kepada seluruh staf untuk menyiapkan segala sesuatunya terkait pemakaman. Doni juga meminta secara khusus agar penerimaan jenazah sang Pahlawan Kemanusiaan itu dapat diproses dengan pemakaman menggunakan tradisi kedinasan BNPB dan juga melibatkan unsur BPBD Boyolali dan Jawa Tengah.

"Pak Topo adalah Pahlawan Kemanusiaan yang telah ikut membesarkan nama BNPB sejak dibentuk tahun 2008. Pak Topo juga telah mengharumkan nama Indonesia dalam sejumlah karyanya antara lain Penghargaan tertinggi yang diterima Pemerintah RI di Baku Azerbaijan dari PBB di Bidang Inovasi Kebencanaan melaui "Petabencana", ungkap Doni.

Sutopo meninggalkan Tanah Air menuju Guangzhou, Tiongkok untuk menjalani pengobatan sejak 15 Juni 2019 lalu. Menurut dokter, waktu pengobatannya yang dijalani Sutopo akan memakan waktu selama 30 hari. Akan tetap Sutopo telah dipanggil terlebih dahulu sebelum menyelesaikan pengobatannya tersebut. Informasi terakhir, kanker yang dideritanya telah menyebar ke otak, tulang dan beberapa organ vital tubuh lainnya.

Dalam menjalankan tugas sebagai Pahlawan Kemanusiaan dan informan andalan BNPB, Sutopo selalu tampil dengan penuh totalitas dalam memberikan informasi kebencanaan. Sebagai contoh ketika Indonesia dilanda bencana bertubi-tubi pada tahun 2018 seperti gempabumi beruntun di NTB, gempabumi disusul tsunami dan likuifaksi yang dahsyat di Sulawesi Tengah, dan tsunami senyap di Selat Sunda.

Bencana tersebut menimbulkan banyak jatuh korban jiwa dan dampak kerugian mencapai puluhan trilyun rupiah. Pada saat yang bersamaan sesungguhnya, pada tahun 2018 Sutopo juga sedang berjuang untuk tetap hidup di tengah sakit kanker paru-paru yang menggerogoti tubuhnya.

Selain berjuang melawan penyakit kanker stadium 4B, ia juga tidak menyerah melawan berbagai berita yang simpang siur dan informasi bohong alias hoaks terkait bencana melalui media sosial yang ia kelola secara pribadi dan tentunya melalui siaran pers bersama para awak media semasa hidup.

Selama proses pengobatan kemoterapi di Indonesia, Sutopo selalu langsung kembali ke kantor untuk memberikan konferensi pers. Di rumah sakit ia membuat siaran pers dan menyebarkan ke ribuan wartawan yang dikelolanya dalam grup WhatsApp bernama Wapena dan Medkom BNPB 1-7.

Sutopo juga sering menyelenggarakan konferensi pers di kediamannya ketika bencana terjadi pada akhir pekan. Di manapun dan kapanpun, Sutopo selalu hadir untuk mengabarkan informasi bencana di Tanah Air. Selain pernah melakukan wawancara dengan media di rumah, ia juga melayani awak media di halaman rumah sakit, di mall, atau bahkan pernah di TPU Pondok Rangon saat dirinya melayat, dan sebagainya

Media dan masyarakat selalu menunggu penjelasan Sutopo setiap saat terjadi bencana. Banyak media dan masyarakat yang membutuhkan informasi secepat mungkin. Apa yang dilakukan Sutopo selama ini dengan memberikan pernyataan resmi dan menjelaskan kejadian dan penanganan bencana menjadi wujud bahwa negara hadir di tengah masyarakat dalam kondisi apapun.

Pria kelahiran Boyolali, 7 Oktober 1969 itu selalu mencintai pekerjaaannya sebagai juru bicara BNPB. Ia juga selalu bekerja dengan passion sehingga karirnya selalu meningkat dalam waktu yang singkat. Sutopo selalu berpesan dalam setiap kesempatan bahwa, "Kita jangan besar karena jabatan tapi dimana pun kita ditempatkan besarkan jabatan itu".

Dedikasi Sutopo sebagai Aparatur Sipil Negara yang berprestasi telah dibuktikan dengan beberapa penghargaan yang ia raih sejak tahun 2012, baik untuk individu maupun untuk unit kerja yang dipimpinnya yaitu Pusat Data Informasi dan Humas BNPB. Meski hampir semua penghargaan itu atas nama pribadinnya, namun bagi Sutopo semua penghargaan itu ia didedikasikan untuk BNPB.

Beberapa penghargaan yang dicapai tahun 2018 dan 2019 adalah:

Tahun 2018:

1. The First Responder Asia, dari The Straith Times, Singapura
2. The Most Inspirational Aparat Sipil Negara (ASN), dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN RB)
3. Communicator of the Year 2018, dari Kementerian Komunikasi dan Informasi
4. Pegawai Sipil Negara (PNS) Inspiratif  Terfavorit 2018, dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
(Kemen PAN RB
5. Outstanding Spokeperson of the Year 2018, dari dari Jakarta Foreign Correspondents Club (JFCC)
6. Pejabat Tinggi Pratama Teladan, dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN RB)
7. Tokoh Komunikasi Kemanusiaan, dari Kementerian Komunikasi dan Informasi
8. Human Initiative Award 2018, dari PKPU
9. Tokoh Teladan Anti Hoax, dari Mafindo
10. Humas Pemerintah Terbaik, dari Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia (Perhumas Indonesia)
11. Inspirator Terbaik Penyintas Kanker Paru, dari Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI)
12. IAGI Award 2018, dari Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
13. PNS Inspiratif 2018, dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN RB).

Tahun 2019:

1. Obsesion Award 2019 Kategori Best Bureaucrats, dari Obsession Media Group (OMG)
2. Tokoh Perubahan Republika 2018, dari Republika
3. Public Relation Berkinerja Cemerlang, dari Majalah PR Indonesia
4. Liputan6 Awards 2019 Kategori Pengabdian Masyarakat, dari SCTV

Kini, Sang informan andalan BNPB telah berpulang. Pahlawan Kemanusiaan itu akan selalu dikenang. Selamat jalan, Pak Topo. Beristirahatlah dengan tenang di SisiNya. Doa kami menyertaimu.

Rita Rosita. S
Kepala Bidang Humas BNPB


Jaga Kamtibmas, Piket Koramil 03/Serengan Laksanakan Patroli Malam

 https://www.solodaily.id/2019/07/why-must-be-special-in-shalat.html

INFONEWS.CO.ID ■ Patroli malam adalah suatu kegiatan yang rutinitas atau sangat efektif, untuk meminimalisir tindak kejahatan,kriminalitas, dimana pada malam hari Sebagian besar warga masyarakat melaksanakan istirahat (6/7/2019)

Terkait hal tersebut, maka Piket Koramil 03/Serengan Kodim 0735 Surakarta Serda Rohmad beserta anggota limas Kecamatan Serengan Kota Surakarta melaksanakan Patroli malam bersama.

Seperti tampak pada malam tadi, Tim berkunjung di Pos pos ronda tempat berkumpulnya warga serta ke tempat obyek-obyek vital yang ada di wilayah kecamatan Serengan.

BACA JUGA:  Why Must Be Special in Shalat? 

Dalam kesempatan itu Serda Rohmad menyampaikan Tujuan dari patroli ini untuk menjaga Kamtibmas di wilayah Kecamatan Serengan dan memberi himbauan kepada Warga untuk selalu menjaga keamanan lingkungan.

"Karena keamanan wilayah atau lingkungan adalah tanggung jawab kita semua," katanya.

■ Agus/ Darmawan Jr

Stagnasi Pembangunan Sumatera Barat, Adalah Sebuah Kegagalan


Membaca Sumatera Barat ibarat membaca lembaran-lembaran dalam buku. Kita membaca lembaran demi lembaran sampai tuntas, tapi mendapatkan kesimpulan yang sama dari setiap paragraf yang ada pada lembaran. Begitulah kiranya saya melihat perkembangan Sumatera Barat beberapa tahun terakhir. Perjalanan Sumatera Barat beberapa tahun terakhir bisa dikatakan stagnan. Bahkan cenderung gagal dalam melihat dan mengembangkan potensi yang ada. Pemerintah Sumatera Barat tidak mampu mengemas “produk lokal” menjadi sebuah peluang yang bisa dikembangkan.

Kita mesti menyadari, wilayah Sumatera Barat di dominasi oleh kawasan pertanian dan wisata. Pertanian adalah basis utama dari masyarakat Sumatera Barat. Sebagai contoh, Kabupaten Solok adalah kawasan pertanian dengan simbol “Bareh Solok”. Sebuah simbol filosofis yang mengambarkan kondisi dari masyarakat Solok. Simbol tidak dibuat dengan pandangan dangkal. Melainkan sebuah kajian yang mendalam akan gambaran kehidupan masyarakat solok itu sendiri. Pertanyaannya, “majukah pertanian di Solok? “. Itu sampel kecil dari sebuah potensi pertanian.

Kedua perihal pariwisata, menilik wacana wisata halal yang sudah menuju kepada perda. Draft yang sudah dimulai dari tahun 2017, sampai hari belum juga rampung. Ada beberapa poin yang menarik dari isi draft tersebut yang di bahas. Antara lain pertama prinsip-prinsip pembangunan wisata halal seperti pembangunan masjid dan mushola. Kedua pengawasan industri yang merujuk kepada pengawasan makanan halal. Dan ketiga prinsip yang tidak melupakan local wisdom.

Pertanyaannya, mampukah regulasi dari wisata halal menyentuh kepada pokok persoalannya. Sebuah konsep yang tidak hanya berhenti pada wacana dan simbol-simbol. Apakah wisata halal yang disamakan dengan wisata religi itu sebuah konsep yang diterapkan hanya untuk masyarakat yang dalam artian penyedia prasarana dan produk saja? Dan bagaimana sikap bagi orang yang datang dalam berwisata halal atau religi.

Sampai hari ini, belum siapnya perda akan menambah perjalanan panjang dari percobaan pembangunan wisata Sumater Barat. Setelah perda selesai, barang tentu mempunyai waktu untuk menyosialisasikan kepada masyarakat agar paham dengan prinsip-prinsip yang ada dari wisata halal itu sendiri.

Lantas, bagaimana dengan tempat-tempat pariwisata yang belum memiliki penunjang. Bukankah ini masih pekerjaan lama yang belum tuntas dan dihadapkan dengan tantangan baru. Semoga saja “satu dua dayung tiga kali pulau terlampau”

Kesimpulan kecil yang bisa saya baca dari kondisi hari ini ialah, tenyata pemimpin sumatera hari ini tidak memiliki visi yang progresif. Hanya sebuah kemampuan menjalankan tanggung jawab birokrasi tapi belum visi perubahan.

Sumatera Barat adalah wilayah yang potensial. Pertanian dan pariwisata terbentang sepanjang wilayah kota dan kabupaten. Inilah potensi utama dari wajah Sumatera Barat.

Membaca Sumatera Barat mesti dari pikiran yang progresif. Potensi Sumatera Barat harus mampu menjadi solusi kemajuan pembangunan.

Oleh: Ferdy Andika,

Penulis adalah Sekretaris Jenderal Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Rantau Asal Sumatera Barat (AMPERA SUMBAR).


Almarhum Sutopo Akan Dimakamkan di Boyolali

 Almarhum Sutopo Akan Dimakamkan di Boyolali

INFONEWS.CO.ID ■ Jenazah Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho pada Minggu (7/7/2019) sore akan dipulangkan dari Guangzhou, China, dan selanjutnya akan dimakamkan di Boyolali, Jawa Tengah, tempat kelahirannya.

Kepala Bidang Humas BNPB Rita Rosita. S seperti dilansirkan Antara mengatakan, jenazah Sutopo akan dibawa dari China menuju Jakarta menggunakan pesawat Garuda Indonesia dan selanjutnya akan dibawa ke Boyolali.

Sementara itu, Konsulat Jenderal RI di Guangzhou mengatakan tengah mengupayakan pemulangan jenazah Sutopo Purwo Nugroho secepatnya.

Sutopo meninggal dunia pada Minggu pukul 02.20 waktu Guangzhou, saat menjalani perawatan untuk mengobati penyakit kankernya di Guangzhou St. Stamford Modern Cancer Hospital.

Ia berpulang meninggalkan istri, Retno Utami Yulianingsih, serta dua anak, Muhammad Ivanka Rizaldy Nugroho dan Muhammad Aufa Wikantyasa Nugroho. (Antara)

Sabtu, 06 Juli 2019

Ada Yang Minta Pendidikan Agama Di Sekolah Dihapus, MUI: Waspada Pendukung Paham Komunisme!

 Ada Yang Minta Pendidikan Agama Di Sekolah Dihapuskan, MUI: Waspada Pendukung Paham Komunisme!

INFONEWS.CO.ID ■ Pihak yang meminta agar pendidikan agama di sekolah dihapuskan karena memandang pendidikan agama sebagai akar dari radikalisme dan perusak peradaban perlu diwaspadai sebagai pendukung paham komunisme.

Pihak yang mengusulkan hal ini jelas tidak memahami bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara yang berdasarkan pada Ketuhanan Yang Maha Esa seperti yang tercantum dalam Pasal 29 UUD 1945, dan bukan negara sekuler.

Demikian antara lain disampaikan Wakil Ketua Komisi Hukum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Anton Tabah Digdoyo dalam perbincangan beberapa saat lalu (Sabtu, 6/7).

“Orang tak paham NKRI, bahkan kini berani mengatakan LGBT (lesbian, gay, biseksual, transgender) adaah bagian dari HAM dan mengusulkan agar PKI (Partai Komunis Indonesia) dihidupkan lagi, serta pelajaran agama dihapus dari semua lembaga pendidikan. Katanya pelajaran agama sumber radikalisme dan merusak peradaban,” urai purnawirawan jenderal polisi berbintang dua itu.

“Ini jelas pola pikir berpaham komunis sekuler liberalis sehingga permisif dengan paham-paham yang jelas bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945,” tegas dia.

Mantan petinggi Polri ini kembali menegaskan bahwa Indonesia akan terus konsisten dengan Pancasila dan UUD 1945 yang teruji telah mengokohkan negara dan bangsa berdasarkan Tuhan Yang Maha Esa.

BACA JUGA: This Issue Is Discussed in the JK Meeting with Prabowo 

Karena itulah, pendidikan agama menjadi mata pelajaran dan mata kuliah wajib di setiap jenjang pendidikan dari Sekolah Dasar hingga Perguruan Tinggi juga di lembaga pendidikan kedinasam termasuk bagi kadet prajurit TNI dan Polri.

“Hanya orang berfaham atheis yang mengatakan agama perusak peradaban dan melahirkan radikalisme. Justru agama pencipta peradabn paling sempurna. Manusia dungu yang mengkambinghitamkan agama,” kata Anton Tabah lagi. (RMOL)



Besok Pagi Terbang ke Tanah Suci, Calhaj Asal Sukoharjo Ketahuan Bawa Powerbank

  Besok Pagi Terbang ke Tanah Suci, Calhaj Asal Sukoharjo Ketahuan Bawa Powerbank

INFONEWS.CO.ID ■ Jamaah calon haji (Calhaj) asal Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) lewat embarkasi Adi Soemarmo, akan diberangkatkan pada Minggu (7/7/2019) pagi.

Sebanyak 358 orang rombongan Calhaj kelompok terbang (Kloter) I dari Kabupaten Sukoharjo dan Kabupaten Karanganyar mulai masuk Asrama Haji Donohudan, Kabupaten Boyolali, pada Sabtu (6/7/2019).

Sehari sebelumnya, barang - barang bawaan jamaah Calhaj yang dikemas dalam koper tertutup sudah tiba lebih dulu untuk pemeriksaan pabean dengan x-ray.

Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Adi Soemarmo Solo, menjelaskan kepada wartawan, pemeriksaan tersebut berdasarkan Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor 15 Tahun 2018, tentang barang-barang yang dilarang dalam penerbangan.
Sesuai aturan, barang yang dilarang adalah bahan peledak, cairan dengan volume tertentu, makanan dengan bau menusuk, serta barang lain sesuai dengan aturan penerbangan.

Dalam pemeriksaan tersebut, petugas pemeriksa mendapati sejumlah koper yang berisi powerbank untuk telepon seluler.

Kepala Seksi Koper PPIH Embarkasi Adi Soemarmo Solo, Sukamdi, mengatakan powerbank merupakan salah satu benda yang dilarang dibawa dalam penerbangan.

"Seluruh koper yang kami terima harus diperiksa sebelum kami serahkan ke pihak Garuda Indonesia. Dalam pemeriksaan melalui X-ray, petugas mendapati barang yang dilarang berupa powerbank di dalam delapan koper,” katanya.

Petugas PPIH memanggil ke-8 pemilik koper tersebut agar membuka koper masing-masing dan mengeluarkan barang bawaannya yang terlarang.

Calhaj yang kedapatan membawa powerbank sempat kebingungan mencarinya, dengan alasan yang menata barang bawaan tersebut termasuk powerbank adalah keluarganya.

"Sebenarnya saya sudah diberitahu larangan membawa powerbank di pesawat. Tetapi saya khilaf karena mengikuti saran teman untuk memasukkan powerbank dalam koper," tutur Calhaj asal Sukoharjo, Dewi Setyowati.

Berdasarkan jadwal pemberangkatan jemaah Calhaj lewat embarkasi Adi Soemarmo Solo, sebanyak 358 Calhaj Kloter I dari Kabupaten Sukoharjo akan bertolak ke Tanah Suci pada Minggu pukul 05.35.

Para tamu Allah tersebut akan dilepas Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, di Bandara Adi Internasional Soemarmo Solo.

Pada musim haji 2019 ini, sebanyak 34.171 Calhaj asal Jawa Tengah dan DI Yogyakarta, akan diberangkatkan dari embarkasi Adi Soemarmo Solo dalam 97 Kloter.

Terkait dengan kabar tentang wabah hepatitis A yang muncul di Jawa Timur, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Surakarta, Tenny Setyoharini, yang dihubungi wartawan memastikan di Kota Solo tidak terjangkit wabah hepatitis A.

Dia berpesan khususnya kepada para jemaah Calhaj agar menjaga kesehatan melalui perilaku pola hidup bersih sehat atau PHBS, misalnya cuci tangan sebelum makan dan semacamnya.

■ sumber: PR/rls

Usai Bersalin, Ibu Ini Harus Ditandu Sejauh 4 Km Oleh Satgas Yonmek 643


INFONEWS.CO.ID ■ Anggota Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wanara Sakti Pos Panga membantu membawa pulang salah satu warga atas nama Yuliana Titin (37) setelah melahirkan anak ketiga di Puskemas Entikong untuk kembali ke rumahnya di Dusun Panga, Desa Semanget, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau.

Komandan Satgas Pamtas Yonmek 643/Wns, Mayor Inf Dwi Agung Prihanto mengatakan, bahwa proses pertolongan tersebut merupakan inisiatif dari Danpos Panga, Sersan Satu Dedek Sumantri setelah mendapat laporan dari warga Dusun Panga, bahwa kondisi Ibu Yuliana Titin membutuhkan penanganan yang cepat, karena kondisi lemah setelah melahirkan.

Lanjutnya, Danpos Panga memberikan bantuan tenaga untuk membawa pulang dengan cara ditandu, karena Ibu Yuliana Titin dalam kondisi lemah. Sehingga tidak memungkinkan dibawa dengan kendaraan roda dua, sedangkan kendaraan roda empat dan transfortasi lainnya sangat terbatas. Sedangkan Jarak yang ditempuh 4 km dari Puskesmas ke Dusun Panga dengan medan naik turun," tambahnya.

Dansatgas Pamtas Yonmek 643/Wns menyampaikan apa yang dilakukan personelnya tidak lebih adalah untuk membantu kesulitan rakyat. Sehingga keberadaan Satgas Pamtas di wilayah Perbatasan harus bisa menjadi solusi dalam mengatasi permasalahan masyarakat.

"Semoga warga yang setelah melahirkan cepat diberi kesembuhan dan kembali beraktivitas seperti sedia kala," pungkas Dansatgas 643/Wns.

■ Tohir /Pendam XII

Begini Cara AKBP Boy FS Samola Promosikan Objek Wisata di Luwu Utara

 Begini Cara AKBP Boy FS Samola Promosikan Objek Wisata di Luwu Utara

INFONEWS.CO.ID ■ Masih dalam rangkaian peringatan HUT Bhayangkara ke-73, Polres Luwu Utara menggelar Gowes Wisata, Sabtu (06/07/2019).

Kapolres AKBP Boy FS Samola melepas sekitar 300 peserta yang turut ambil bagian dengan start di Mapolres Luwu Utara menuju finish di objek wisata air terjun Bantimurung, kecamatan Bone-bone.

Total rute yang dilalui sekitar 37 Km dengan track aspal 33 Km dan sisanya dengan track terjal berbatu dan licin.

"Selain berolahraga dan mempererat silaturahmi dengan warga, kegiatan ini juga bertujuan untuk membantu mempromosikan objek wisata di Luwu Utara," ujar AKBP Boy FS Samola.

AKBP Boy melanjutkan, "saya ucapkan terima kasih kepada semua yang ikut berolahraga sepeda,".

Read Also: This Issue Is Discussed in the JK Meeting with Prabowo 

Sebenarnya, ada kiat lain yang akan digulirkan AKBP Boy FS Samola guna memantapkan program promosi objek wisata di Luwu Utara. Namun semua itu tak lepas dari bagaimana mengemasnya agar sinkron dengan program Kamtibmas dan pariwisata.

Terkait acara ini, Polres Luwu Utara menyiapkan door prize 10 buah sepeda dan puluhan hadiah menarik lainnya yang diundi di Permandian Air Terjun Bantimurung.

Redaksi Sulsel : Putri

Jumat, 05 Juli 2019

Pesona Wisata Mangrove Bhayangkara 99, Membidik Milenial Luwu Raya

Luwu Raya

INFONEWS.CO.ID ■ Destinasi wisata bertema mangrove saat ini menjadi trend. Hal itu dikarenakan pemandangan atau lokasi yang berada di pinggiran laut.

Berbagai hal unik di munculkan oleh perancang kreatifitas ditambah keunikan tersendiri dari hutan bakau membuat kolaborasi yang mampu mengait minat para pengunjung.

Selain itu, wisata dengan tema mangrove memiliki keunikan tersendiri kerena ekosistem flora dan fauna masih terawat.

Bagi kaum milenial yang suka mengabadikan foto di tempat unik destinasi wisata mangrove mungkin bisa sebagai rekomendet.

Bagi yang berada di Luwu Raya, terkhusus di Kabupaten Luwu Utara tak usah jauh-jauh untuk menemukan wisata bertema mangrove,  anda bisa menemukannya di Desa Munte, Kecamatan Tanalili, Kabupaten Luwu Utara.

"Wisata Mangrove Bhayangkara 99" sesuai namanya wisata  ini dirancang oleh Kapolres Luwu utara,  AKBP Boy Samola.

Di tempat ini anda bisa berswafoto sepuasnya dengan latar laut atau pun pohon-pohon mangrove.

Destinasi wisata yang baru diresmikan oleh pria nomor satu di Mako Polres Luwu Utara itu, kini menjadi salah satu icon wisata mangrove.

Saat peresmiannya pun Boy Simola menyampaikan bertekad  mengembangkan destinasi wisata bertema mangrove yang masih baru tersebut.

"Harapan kami semoga wisata ini bisa kita kembangkan, karena ini baru langkah awal. Saya juga ucapkan terima kasih banyak kepada karang taruna serta pemerintah setempat yang telah membantu," ungkap Kapolres Luwu Utara AKBP saat meresmikan wisata Mangrove Bhayangkara 99, pada Jumat 5 Juli 2019.

Redaksi Sulsel: Putri

Kapolres Luwu Utara Resmikan Taman Wisata Mangrove Bhayangkara 99

Taman Wisata Mangrove Bhayangkara 99

INFONEWS.CO.ID ■ Dalam rangka memperingati Hari Mangrove Internasional, Kapolres Luwu Utara AKBP Boy FS Samola melakukan penanaman 1000 bibit tanaman mangrove di Desa Munte Kecamatan Tanalili Luwu Utara, Jumat (5/6/2019).

Penanaman 1000 bibit tanaman mangrove ini kata Kapolres masih rangkaian giat peringatan HUT Bhayangkara yang ke-73 serta sebagai bentuk ajakan ke masyarakat guna meningkatkan perbaikan lingkungan di kawasan pesisir pantai dan mendukung kelestarian alam.

“Jadi kami anggap bahwa ini merupakan tugas bersama, jadi tidak hanya dibebankan kepada pemerintah daerah tapi juga oleh warga. kami harap dengan adanya penanaman mangrove ini, selanjutnya kita jaga dan rawat bersama karena sangat penting demi menjaga lingkungan pantai,” terang Kapolres.

Selain melakukan penanaman bibit mangrove, Kapolres Luwu Utara juga meresmikan Taman Wisata Mangrove Bhayangkara 99 sebagai salah satu destinasi wisata yang ada di Kabupaten Luwu Utara. Ia berharap taman wisata mangrove ini bisa dikembangkan.

"Saya ucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak yang mendukung untuk membangun lokasi wisata ini, meski masih terbilang sederhana, saya harap pemerintah setempat maupun pemerintah daerah bisa mengembangkan objek wisata ini kedepan," harap mantan Wakapolres Sanggau Pontianak ini.

Sesuai pantauan media ini, dalam penanaman 1000 bibit tanaman mangrove serta peresmian wisata mangrove tersebut, Kapolres Luwu Utara didampingi Ketua Bhayangkari, Camat Tanalili, Komandan Pos TNI-AL Munte, Kapolsek Bone-bone, Kepala Desa Munte, Sekdes, pemuda Karang Taruna beserta tokoh masyarakat Munte.

Redaksi Sulsel: Putri

MUI: Memberi Selamat Pada Kecurangan Itu Dilarang Allah

  MUI: Memberi Selamat Pada Kecurangan Itu Dilarang Allah

INFONEWS.CO.ID ■ Jika diyakini Pemilu 2019 curang maka hak siapapun, termasuk Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno tidak memberi ucapan selamat kepada presiden dan wakil presiden terpilih, Joko Widodo-Maruf Amin.

"Allah melarang ucapkan selamat pada kecurangan. Apalagi membantu mendukung koalisi dengan kecurangan karena kecurangan itu dosa, munkar, menjadi sumber perpecahan dan  permusuhan," kata pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Anton Tabah Digdoyo kepada redaksi, Jumat (5/7).

"Baca Al Quran V/2 dan XI/113. Al Quran lengkap bahas hal ini," imbuh Anton.

Menurut Anton, Komisi Pemilihan Umum (KPU) sendiri di media mengakui Pemilu 2019 banyak terjadi kecurangan. Sehingga mengherankan pernyataan majelis hakim Mahkamah Konstitusi dalam pembacaan naskah putusan bahwa kecurangan terstruktur, sistematis, dan masif (TSM) seperti didalilkan Tim Hukum Prabowo-Sandi adalah ranah lembaga lain, yakni Bawaslu RI.

BACA JUGA: Bahasa Apa yang Digunakan Bangsa Jin? 

MK menegaskan, hanya bisa mengadili kecurangan angka-angka.

"Lah curang itu dari angka-angka. Kita sepakat dengan Prof Rocky Gerung harusnya MK teliti alat bukti dengan cermat bukan langsung buat kesimpulan," ujarnya.

BACA JUGA: Ma’ruf Amin Membenarkan Akan Ada Menteri Dari PBNU 

Kembali masalah ucapan selamat pada sesuatu yang terindikasi curang. Anton mengingatkan, jangankan curang, di dalam ajaran Islam itu diatur tidak boleh sembarangan memberi salam.

"Islam memang sangat detail maka ilmuwan-ilmuwan Barat akui Islam bukan sekadar agama terakhir tapi juga peradaban baru yang komplit," pungkas mantan petinggi Polri ini. (Sumber: rmol)


© Copyright 2018 INFONEWS.CO.ID | All Right Reserved