Kisah dan Sejarah "Supreme", Brand Fashion Ternama Dunia Asal Amerika - INFONEWS.CO.ID

Sabtu, 23 November 2019

Kisah dan Sejarah "Supreme", Brand Fashion Ternama Dunia Asal Amerika

Kisah dan Sejarah "Supreme", Brand Fashion Ternama Dunia Asal Amerika


Siapa yang tidak mengenal Supreme? brand streetwear ternama dari Amerika Serikat (AS) ini, digilai para pecinta hypebeast di seluruh dunia, lo. Alasan utama mengapa brand Supreme digilai para pecinta hypebeast di seluruh dunia yaitu karena desainnya yang simpel dan gaul, serta sering digunakan oleh para selebriti dunia, mulai dari selebriti hollywood hingga Idol KPop, seperti Seulgi Red Velvet dan J-Hope BTS. Tentu bangga dong pastinya jika memakai barang yang masih satu brand dengan yang dipakai para selebriti dunia? 
Brand streetwear yang sedang berada dalam puncak masa keemasannya ini, memiliki beberapa fakta menarik, yang sangat sayang untuk dilewatkan. Berikut ulasan 7 fakta menarik Supreme, brand streetwear yang mendunia.

1. Official store pertama Supreme berdiri pada tahun 1994
2. Sebagian besar toko Supreme berada di Jepang
3. Berkolaborasi dengan brand-brand ternama dunia
4. Selain menjual produk fashion dan skateboard, Supreme juga menjual batu bata, lo!
5. Supreme meluncurkan produk terbarunya pada hari Kamis, serta hari Sabtu untuk official store yang berlokasi di Jepang
6. Koleksi terbaru Supreme diproduksi dalam jumlah yang sedikit atau limited edition
7. Mendapatkan perhargaan sebagai 'Menswear Designer of the Year' di Council of Fashion Designers of America Awards pada tahun 2018 lalu
x






Supreme merupakan brand streetwear yang didirikan oleh James Jebbia pada tahun 1994, di Lavayette Street, New York City. Pengusaha dan desainer kelahiran Amerika Serikat ini, mendirikan Supreme dengan budget sebesar $ 12.000 atau sekitar 160 juta. official store pertama Supreme ini, memiliki tata ruang yang cukup unik, lo.
Ruang tengah toko dibuat menjadi luas dengan produk Supreme di sekelilingnya agar para skater dapat dengan mudah memilih barang sambil meluncur dengan menggunakan skateboardnya. Supreme merupakan usaha ritel kedua yang didirikan oleh James Jebbia. Usaha ritel pertama yang didirikan oleh James Jebbia adalah Union NYC, yang didirikannya pada tahun 1989. 
Pembukaan toko pertama Supreme di tahun 1994 lalu, mendapat respon positif dari para pecinta hypebeast di seluruh dunia, sehingga official store mulai didirikan di berbagai tempat untuk memenuhi permintaan pasar.Terhitung hingga bulan Oktober 2019 lalu, Supreme memiliki 12 toko yang tersebar di 4 negara yaitu meliputi Amerika Serikat, Paris, London, dan Jepang.
Sebagian besar toko Supreme berada di Jepang, dengan total 6 toko yang berada di berbagai daerah yaitu meliputi  Daikanyama (berdiri tahun 1998), Osaka (berdiri tahun 1998), Fukuoka (berdiri tahun 1998), Harajuku (berdiri tahun 2006), Nagoya (berdiri tahun 2008), dan Shibuya (berdiri tahun 2012). Supreme juga merupakan salah satu brand streetwear terlaris di Jepang, lo. 
Untuk meningkatkan popularitas dan daya jualnya, Supreme juga berkolaborasi dengan berbagai brand ternama lainnya. Supreme pernah bekerja sama dengan Louis Vuitton (LV), Nike /Air Jordan, Vans, Clarks, hingga Lacoste.
Selain menjual produk fashion dan skateboard, Supreme juga menjual produk lain yang terbilang cukup unik yaitu batu bata. Meski terbilang cukup unik karena di jual di toko fashion dan skateboard, namun produk yang diluncurkan pertengahan tahun 2016 lalu tersebut, diburu banyak orang lo.
Bahkan, orang-orang rela mengantre panjang di official store Supreme yang berada di London, hanya untuk bisa mendapatkan satu buah batu bata dengan kisaran harga sekitar 90 poundsterling atau sekitar 1,6 juta. Koleksi yang cukup unik dari Supreme tersebut, juga dijual secara online. Tertarik untuk memilikinya? 
Brand streetwear yang terinspirasi dari gaya fashion pemuda urban di Amerika ini, meluncurkan produk terbarunya setiap hari Kamis melalui web, dan official store yang berlokasi di Amerika Serikat dan Eropa. Nah, untuk official store yang berlokasi di Jepang, produk terbaru Supreme baru diluncurkan pada hari Sabtu. 
Nah, ini dia salah satu alasan terbesar mengapa harga koleksi Supreme sangat mahal hingga jutaan rupiah yaitu karena diproduksi dalam jumlah yang sedikit atau limited edition. Pihak Supreme membatasi jumlah produksi setiap koleksi terbarunya agar bisa menghindari risiko penumpukan stok di kemudian hari.
Selain itu, pembatasan jumlah stok juga dilakukan sebagai salah satu strategi bisnis agar brand Supreme berkesan eksklusif. Dengan status sebagai brand eksklusif, tentu harga yang ditawarkan juga akan tinggi. Namun, itu semua sebanding dengan kualitas koleksi Supreme yang menggunakan bahan yang terbaik. 

Pada tahun 2018 lalu, Supreme berhasil mendapatkan perhargaan sebagai 'Menswear Designer of the Year'  di Council of Fashion Designers of America Awards (CFDA). Piala kemenangan Supreme di ajang penghargaan fashion paling bergengsi di dunia tersebut, diterima secara langsung oleh pendiri Supreme, James Jebbia. Dengan mendapatkan perhargaan prestisius tersebut, secara tak langsung akan semakin meningkatkan popularitas Supreme di dunia fashion. (*/IN-001)

BERITA TERKAIT

BERITA TERBARU

Loading...
© Copyright 2018 INFONEWS.CO.ID | All Right Reserved