Israel Serang Infrastruktur Bawah Tanah Milisi Hamas - INFONEWS.CO.ID

Jumat, 14 Juni 2019

Israel Serang Infrastruktur Bawah Tanah Milisi Hamas

 Israel Serang Infrastruktur Bawah Tanah Milisi Hamas


 Israel Serang Infrastruktur Bawah Tanah Milisi Hamas

INFONEWS.CO.ID ■ Pesawat-pesawat tempur Israel telah menyerang sasaran Hamas di Gaza setelah serangan roket Palestina, kata militer Israel, dalam eskalasi lintas-perbatasan pasca serangan kemarin.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Kamis, militer Israel mengatakan pesawat tempur menyerang "infrastruktur bawah tanah" di kompleks milik kelompok Hamas yang memerintah Jalur Gaza setelah pertahanan udara Israel mencegat roket yang diluncurkan dari wilayah yang dikepung. Namun belum ada laporan cedera atau korban.

Pertempuran terbaru itu terjadi setelah penutupan perairan lepas pantai Israel oleh nelayan Israel pada hari Rabu dalam apa yang dikatakannya sebagai respons terhadap balon yang diluncurkan di perbatasan yang menyebabkan kebakaran di ladang di Israel selatan minggu ini.

"Karena peluncuran terus-menerus balon dan layang-layang dari Jalur Gaza ke Israel, telah diputuskan malam ini [Rabu] untuk tidak mengizinkan akses ke ruang maritim Gaza sampai pemberitahuan lebih lanjut," kata rilis COGAT, departemen kementerian pertahanan Israel yang bertanggung jawab untuk sipil Palestina urusan.

Seorang juru bicara dinas pemadam kebakaran Israel mengatakan, balon pembakar dari Gaza menyebabkan tujuh kebakaran pada hari Selasa saja. Pada tahun lalu, Palestina telah berhasil membakar lahan pertanian yang luas di Israel selatan.

Dalam dua hari pertempuran sengit pada awal Mei, proyektil dari Gaza menewaskan empat warga sipil di Israel, kata pejabat kesehatan setempat.

Pada periode yang sama, serangan Israel menewaskan 21 warga Palestina, lebih dari setengahnya warga sipil, menurut otoritas kesehatan Gaza.

Gencatan senjata yang dimediasi oleh Mesir, Qatar dan PBB mengakhiri putaran kekerasan itu.

Sekitar dua juta warga Palestina tinggal di Gaza, yang ekonominya telah menderita bertahun-tahun akibat blokade Israel dan Mesir serta pemotongan bantuan asing baru-baru ini dan sanksi oleh Otoritas Palestina, saingan Hamas di Tepi Barat yang diduduki Israel.

Israel mengatakan pemblokirannya diperlukan untuk menghentikan senjata mencapai Hamas, yang mana mereka telah berperang tiga kali sejak kelompok itu menguasai Gaza pada 2007, dua tahun setelah Israel menarik para pemukim dan pasukannya dari daerah kantong pantai kecil.

SOURCE: AL JAZEERA AND NEWS AGENCIES

BERITA TERKAIT

BERITA TERBARU

Loading...
© Copyright 2018 INFONEWS.CO.ID | All Right Reserved