Sejak Program OKE OCE Diluncurkan, BPS DKI Sebut Tingkat Pengangguran di Jakarta Turun 0,90 poin


INFONEWS.CO.ID ■ Wakil Ketua OK OCE Indonesia RH Victor Aritonang menegaskan bahwa gerakan kewirausahaan One Kabupaten/Kota One Centre for Enterpreneurship (OK OCE) Prasasti akan terus berjalan meski Pemilu 2019 telah dilaksanakan.

Gerakan tersebut tidak terkait langsung dalam politik praktis. Namun sebagai upaya melahirkan generasi baru wirausahawan dalam rangka mensejahterakan masyarakat luas.

Hal itu disampaikan Kornas OK OCE Prasasti Victor Aritonang kepada wartawan di Jakarta, Minggu (6/1). “Hal itu sudah disampaikan langsung oleh Cawapres nomor urut 2 Bapak Sandiaga Uno selaku pemrakarsa berdirinya OK OCE yang bukan hanya di Jakarta tetapi di seluruh Indonesia,” jelas Victor.

Sebagaimana berulang-ulang ditegaskan oleh Sandiaga selaku pendamping Capres Prabowo di sejumlah tempat. Ia mengatakan, gerakan kewirausahan ini tidak terkait langsung dengan politik praktis, meski dirinya sebagai Cawapres.

“Saya ingin gerakan kewirausahaan ini dikembangkan, ditingkatkan secara terus menerus melalui OK OCE Indonesia dan OK OCE Prasasti sehingga ke depan semakin banyak pengusaha UMKM di Jakarta dan seluruh wilayah Indonesia,” kata Sandiaga.

Ia menambahkan pihaknya menyambut baik perkembangan pelaksanaan gerakan kewirausahaan OK OCE di DKI dan daerah -daerah baik dalam konteks membuka lapangan kerja, mencetak praktisi usaha/pelaku wirausaha, maupun mengatasi pengangguran.

Berdasarkan data BPS DKI Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Jakarta menurun 0,90 poin dibandingkan tahun sebelumnya, yakni Agustus 2017-Agustus 2018. Pada Agustus 2018, TPT DKI mencapai angka 6,24 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta, Ir Thoman Pardosi, menyebutkan data tersebut menunjukkan bahwa lapangan kerja di Ibukota semakin banyak menyerap tenaga kerja. Hal ini juga dibuktikan dengan tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) Jakarta yang mengalami peningkatan 1,98 poin ke angka 63,95 persen.

Kepala DPMPTSP (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu) Provinsi DKI Edy Junaedi mengemukakan, bahwa sampai dengan awal September 2018, DPMPTSP Provinsi DKI melalui Unit Pelaksana Pelayanan Terpadu Satu Pintu (UP PTSP) Kelurahan telah menerbitkan 1.161 IUMK dengan total nilai investasi yang tercatat sebesar Rp 25,8 miliar dan jumlah lapangan kerja yang diciptakan sebanyak 2.337 tenaga kerja.

Disebutkan bahwa dari total 1.161 IUMK yang telah diterbitkan tersebut, sebanyak 52,4 persen atau 608 IUMK merupakan Usaha Mikro dan Kecil yang tergabung dalam Perkumpulan Gerakan OK OCE. ■ JOKO / GOES


loading...

Belum ada Komentar untuk "Sejak Program OKE OCE Diluncurkan, BPS DKI Sebut Tingkat Pengangguran di Jakarta Turun 0,90 poin"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel