Prabowo Janji Akan Bereskan Defisit BPJS 20 Triliun, Jika Menang Pilpres - INFONEWS.CO.ID

Kamis, 28 Februari 2019

Prabowo Janji Akan Bereskan Defisit BPJS 20 Triliun, Jika Menang Pilpres

    Prabowo Janji Akan Bereskan Defisit BPJS 20 Triliun, Jika Menang Pilpres


INFONEWS.CO.ID ■ Untuk kali kedua, Prabowo Subianto menegaskan kembali akan mengatasi persoalan defisit Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan bila dipercaya memimpin Indonesia dalam Pilpres 2019.

Pegasan tersebut disampaikan Prabowo dalam acara Dialog Silaturahmi Paslon Presiden dan Wapres bersama Komunitas Kesehatan, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (28/2/2019).

Prabowo mengaku sering mendapatkan masukan dan laporan terkait sejumlah persoalan di bidang kesehatan, termasuk defisit BPJS Kesehatan, pelayanan kesehatan berkualitas yang tidak dirasakan oleh masyarakat miskin dan beban hidup para dokter serta perawat pada saat ini.

Prabowo Subianto menyebut setelah dirinya menerima mandat sebagai Presiden periode 2019-2024, Ia bersama bersama wakilnya, Sandiaga Uno bakal menyiapkan kabinet pemerintahan yang bebas dari korupsi. Prabowo bertekad menyetop kebocoran kekayaan negara yang disebutnya mencapai Rp 1.000 triliun.

"Kekayaan kita mengalir keluar, jadi kita inshaAllah, saya dan saudara Sandiaga Uno, dan Koalisi Indonesia Adil Makmur, menerima mandat dari rakyat tanggal 17 April yang akan datang, tekad kami adalah segera bekerja menyiapkan pemerintah yang bersih dan bebas dari korupsi," kata Prabowo.

Menurutnya, persoalan BPJS muncul lantaran negara tidak mengelola dengan baik. "Kalau saudara-saudara mengatakan defisit BPJS, kalau tidak salah Rp20 triliun. Kalau saya mengatakan Rp20 triliun, kalau saya memimpin pemerintahan saya anggap itu masalah kecil," katanya.

Prabowo menilai, kebocoran anggaran tersebut akibat praktik korupsi juga menjadi salah satu penyebab defisit BPJS Kesehatan.

"Saya perhitungkan kebocoran (anggaran) bangsa Indonesia setiap tahun adalah Rp1000 triliun lebih. Saya ada datanya. Ini fakta," imbuhnya.

Untuk mengatasi defisit BPJS Kesehatan itu, Prabowo akan membenahi sektor investasi agar hasil pengelolaan kekayaan alam nasional diinvestasikan di dalam negeri.

"Uang Indonesia banyak mengalir keluar, sehingga kita harus kelola ekonomi kita dengan baik agar kita bisa perbaiki (BPJS) kesehatan, rumah sakit, sekolah, gaji-gaji semua harus diperbaiki," tuturnya .

Sedangkan, untuk mengatasi kebocoran anggaran karena praktik korupsi, dirinya akan memperbaiki gaji para birokrat, pejabat negara dan kepala daerah.

"Kalau kita mau korupsi hilang, gaji semua pejabat, semua birokrasi harus diperbaiki. Kita harus perjuangkan itu," kata Prabowo.

Kegiatan itu diprakarsai oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), serta Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI).




BERITA TERKAIT

BERITA TERBARU

Loading...
© Copyright 2018 INFONEWS.CO.ID | All Right Reserved