Musibah Longsor dan Banjir di Bantul, #PrayForBantul Mendadak Trending - INFONEWS | PORTAL BERITA TERKINI

Senin, 18 Maret 2019

Musibah Longsor dan Banjir di Bantul, #PrayForBantul Mendadak Trending

 Musibah Longsor dan Banjir di Bantul, #PrayForBantul Mendadak Trending


INFONEWS.CO.ID ■ Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Bantul pada minggu pagi hingga malam hari kemarin (18/03) mengakibatkan rumah warga di Kecamatan Imogiri terendam luapan air Sungai Celeng. Warga harus dievakuasi karena luapan sungai belum surut hingga malam tadi.

Untuk siswa-siswi kelas XII SMA N 1 PUNDONG, dihimbau agar tetap menjaga kondisi kesehatan mengingat hari ini masih dilaksanakan USBN hingga Senin 25 Maret 2019.

Sementara itu dari TKP dilaporkan, akses jalan alternatif Dlingo - Imogiri dan plered via lingseng lumpuh. Tanah longsor dan jalan putus akibat hujan. Seorang anggota polisi bahkan memposting foto didalam Polsek Imogiri Bantul yang tergenang banjir.

Atas musibah ini, mantan Ketua MPR Hidayat Nur Wahid melalui akun pribadinya @hnurwahid menyampaikan ikut berduka.

"Ikut berduka atas musibah banjir di Bantul, Kulonprogo dllnya. Smoga Allah jaga dan selamatkan Sdr2 kita. Dan ada hikmah positif dibalik ini semuanya. Yuk bantu mrk dg dana, tenaga, doa atau apa saja yg kita bisa, dan bisa ringankan beban mereka. Monggo...," tulisnya.

Sementara jagad maya diramaikan dengan taggar #PrayForBantul yang langsung mendadak Trending.

Seperti diketahui, hujan deras yang mengguyur Kabupaten Bantul mengakibatkan rumah warga di Kecamatan Imogiri terendam luapan air Sungai Celeng. Warga harus dievakuasi karena luapan sungai belum surut.

Manajer Pusdalops BPBD Kabupaten Bantul, Aka Lukluk Firmansyah mengatakan, bahwa intensitas hujan yang tinggi sejak sore hari Minggu (17/3/2019) membuat aliran Sungai Celeng di Imogiri meluap. Ketinggian luapan air mencapai satu meter.

"Untuk ketinggian air variatif, ada yang 50 cm, ada yang 1 meter. Kondisinya sekarang ada rumah yang terendam setengahnya, ada warga yang mengungsi di atap-atap rumah, sekarang masih proses evakuasi," kata Aka.

Aka mengatakan untuk proses evakuasi sendiri BPBD dibantu sejumlah pihak terkait. Menurutnya proses evakuasi menyasar beberapa titik di Kecamatan Imogiri.

"Kalau yang terkena banjir luapan itu Desa Wukirsari, Imogiri, Karangtengah, Girirejo sama Triharjo, semuanya berada di Kecamatan Imogiri. Tapi yang agak susah (dievakuasi) itu di Desa Girirejo karena arusnya (luapan air Sungai Celeng) kuat," imbuhnya.

Humas Basarnas Yogyakarta, Pipit Eriyanto mengatakan, bahwa Basarnas Yogyakarta telah mengirimkan satu tim untuk membantu evakuasi di Kecamatan Imogiri. Hal itu karena ketinggian luapan air di Kecamatan tersebut terbilang tinggi.

Selain Bantul, akibat hujan deras di Gunungkidul beberapa titik tergenang air. Genangan air itu berasal dari luapan aliran sungai dan terhambatnya drainase saluran air.

"Yang terkena genangan air itu seperti di Kecamatan Purwosari, Semanu dan Wonosari. Dari data sementara, SMP 1 Purwosari dan satu UPT sudah tergenang (air), ada juga rumah di (Desa) Giriasih (tergenang)," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Gunungkidul, Edy Basuki.

■ Sri Wigati

BERITA TERKAIT

BERITA TERBARU

© Copyright 2017 INFONEWS | PORTAL BERITA TERKINI | All Right Reserved