Bantu TNI Polri, 10 Ribu Kokam Jawa Barat Ikut Amankan Coblosan Pemilu - INFONEWS | PORTAL BERITA TERKINI

Selasa, 16 April 2019

Bantu TNI Polri, 10 Ribu Kokam Jawa Barat Ikut Amankan Coblosan Pemilu

Bantu TNI Polri, 10 Ribu Kokam Jawa Barat Ikut Amankan Coblosan Pemilu

Bantu TNI Polri, 10 Ribu Kokam Jawa Barat Ikut Amankan Coblosan Pemilu

INFONEWS.CO.ID ■ Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) Jawa barat akan ikut membantu menjaga kondusifitas masa pemilu. Sedikitnya 10 ribu pemuda Muhammadiyah akan beraktivitas di masing-masing wilayah yang tersebar di 26 kota/kabupaten.

Kepada awak media, Ketua Pemuda Muhammadiyah Jawa Barat Iu Rusliana mengatakan bahwa upaya tersebut berangkat dari kegelisahaan dan kekhawatiran pelaksanaan pemilu 2019. Terlebih dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Jabar yang mencapai angka 33 juta orang.

"Ini merupakan murni inisiatif dari kawan-kawan pemuda Muhammadiyah, dalam menjaga kondusifitas di lingkungannya masing-masing," katanya di Bandung, pada Selasa (16/4/2019).

Menurutnya pada masa tenang pemilu, jangan sampai diwarnai oleh hal-hal yang mengganggu pesta demokrasi tersebut. Terlebih adanya konvoi atau gerakan-gerakan yang dapat mempengaruhi opini publik.

Iu Rusliana menambahkan kondusifitas bukan hanya pada masa tenang, tapi juga ketika masa pencoblosan dan sesudahnya. Sehingga berharap ketika menemukan kecurangan atau intimidasi untuk melaporkan kepada pihak berwenang, dan bukan malah menimbulkan kericuhan dan keributan.

"Kalau ada yang merasa dicurangi atau diintimidasi, maka laporkan kepada kepolisian atau pihak berwenang. Dalam rangka mewujudkan pemilu yang aman dan nyaman," katanya.

Terkait hasil pemilu, Pemuda Muhammadiyah Jabar meminta kepada semua pihak untuk bersikap dewasa dan tidak melakukan provokasi di lapangan. Dengan demikian, pesta demokrasi yang dilaksanakan setiap lima tahun sekali ini dapat berjalan kondusif dan lancar.

Iu menjelaskan bahwa dalam membantu menjaga kondusfitas pemilu, pihaknya bekerjasama dengan pihak berwajib seperti kepolisian dan TNI.

"Dalam momentum ini, pihak penyelenggaran pemilu harus bersikap profesional baik KPU dan Bawaslu," katanya.

BERITA TERKAIT

BERITA TERBARU

© Copyright 2017 INFONEWS | PORTAL BERITA TERKINI | All Right Reserved