Jumlah Wisatawan Anjlok, Puluhan Hotel di Cianjur Puncak Terancam Bangkrut - INFO NEWS

Sabtu, 12 Januari 2019

Jumlah Wisatawan Anjlok, Puluhan Hotel di Cianjur Puncak Terancam Bangkrut

   Jumlah Wisatawan Anjlok, Puluhan Hotel di Cianjur Puncak Terancam Bangkrut


INFONEWS.CO.ID ■ Selama tahun 2018 lalu, tingkat kunjungan wisatawan ke Puncak-Cianjur, Jawa Barat, terus menurun sehingga sejumlah hotel di kawasan Cipanas terancam gulung tikar.

Akibat penurunan jumlah wisatawan ini, berdampak pada Pendapatan Asli Daerah dari sektor pajak berkurang, meskipun target Badan Pengelola Pendapatan Daerah (BPPD) melampaui target.

Demikian hal itu disampaikan Kepala Bidang Penagihan BPPD Cianjur, Hendra Wira Wiharja di Cianjur Jumat. Kepada awak media, Hendra menjelaskan gulung tikarnya sejumlah hotel berbintang dan kelas melati itu akibat beberapa faktor seperti sepinya wisatawan yang datang diperparah dengan kemacetan jalur Puncak setiap akhir pekan dan perbaikan jalur akibat longsor beberapa waktu lalu, sehingga angka kunjungan menurun drastis.

"Dampak luasnya, banyak wajib pajak yang tidak dapat membayar pajaknya karena berbagai alasan termasuk penagihan tidak dapat dilakukan karena hotel atau tempat usahanya tutup sejak satu tahun terakhir," katanya.

Meski demikian, Hendra tidak dapat menyebutkan berapa jumlah hotel atau penginapan yang sudah tidak beroperasi tersebut secara detail, namun diperkirakan jumlahnya mencapai puluhan dan tersebar di wilayah Puncak, Cipanas dan Pacet.

"Harapan kami ke depan, berbagai bidang usaha di kawasan tersebut dapat bangkit kembali seiring dengan program yang akan dipercepat pemerintah daerah, propinsi dan pusat untuk menunjang percepatan ekonomi salah satunya membangun jalan bebas hambatan," katanya.

Sementara pelaku usaha di kawasan Utara Cianjur, berharap pemerintah daerah dapat meningkatkan kembali angka kunjungan ke kawasan Puncak-Cipanas, dengan berbagai cara termasuk promosi di tingkat nasional agar roda perekonomian kembali hidup dan maju.

"Tidak hanya hotel, rumah makan dan restoran besar dan kecil sejak beberapa tahun terakhir menutup usahanya karena sepi pengunjung. Semoga ke depan ada solusi dari pemerintah untuk menghidupkan kembali perekonomian yang semakin terpuruk di wilayah utara," kata Peno pengusaha di Kecamatan Cipanas.

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2017 INFO NEWS | All Right Reserved