INFO DAERAH

Sabtu, 20 Juli 2019

Pangdivif 2 Kostrad Kunjungi Markas Yonzipur 10 Kostrad di Pasuruan


INFONEWS.CO.ID ■ Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Tri Yuniarto, S.AP., M.Si., M.Tr (Han) didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Divif 2 PG Kostrad, Ibu Ria Tri Yuniarto  melaksanakan kunjungan kerja di Yonzipur 10 Kostrad, Pasuruan, Jum’at (19/7/2019).

Sesaat tiba di Yonzipur 10 Kostrad, Pangdivif 2 Kostrad beserta rombongan menerima laporan dari Danyonzipur Mayor Czi Dendi Rahmat Subekti, S.Sos., penghormatan dari Dinas Jaga Keamanan, pengalungan bunga dan menyaksikan tari selamat datang dari ibu-ibu Persit Yonzipur 10 Kostrad serta disambut juga dengan penampilan antraksi Drum Band dari para Prajurit Yonzipur 10 Kostrad lalu melewati lorong prajurit dengan yel-yel prajurit dengan penuh semangat serta dilaksanakan foto bersama.

Pangdivif 2 Kostrad beserta rombongan langsung menuju ke ruang transit usai melaksanakan foto bersama dengan seluruh Perwira Yonzipur 10 Kostrad, selanjutnya Pangdivif 2 Kostrad menerima paparan laporan satuan yang disampaikan oleh Danyonzipur 10 Kostrad.

Di tempat yang berbeda  Ibu Ketua Persit KCK Koorcab Divif 2 PG Kostrad beserta rombongan melaksanakan peninjauan Posyandu dan TK Kartika IX-40 Yonzipur 10 Kostrad serta melihat secara langsung keterampikan dari Ibu-Ibu Persit KCK Cabang XXV Yonzipur 10 Kostrad.

Pangdivif 2 Kostrad yang didampingi Danyonzipur 10 Kostrad juga meninjau pangkalan serta meninjau kesiapan prajurit dengan melihat secara langsung seluruh Alutsista yang dimiliki oleh Yonzipur 10 Kostrad kemudian dilanjutkan dengan pengarahan kepada prajurit serta Persit Yonzipur 10 Kostrad.

Mengawali arahannya, Pangdivif 2 Kostrad menyampaikan tujuan kunjungannya tersebut untuk mengetahui permasalahan yang dialami satuan, prajurit maupun Persit serta mengapresiasi kebersihan pangkalan dan kedisiplinan prajurit yang di miliki satuan Yonzipur 10 Kostrad ini.

Pangdivif 2 Kostrad juga menekankan beberapa hal untuk prajurit maupun Persit Yonzipur 10 Kostrad diantaranya jaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa, tingkatkan kesadaran penggunaan medsos dengan tidak menanggapi berita hoax, laksanakan latihan guna menunjang tugas, pelihara dan tingkatkan kualitas Binsat, bina fisik untuk memelihara kesehatan dan kebugaran tubuh serta jaga keharmonisan dalam keluarga.

Usai memberikan pengarahan, Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad beserta rombongan berkenan menerima cinderamata dari segenap prajurit Yonzipur 10 Kostrad dan memberikan pesan dan kesan kepada seluruh prajurit.

Kegiatan kunjungan kerja Pangdivif 2 Kostrad dihadiri juga oleh Asren Divif 2 Kostrad, Para Asisten Kasdivif 2 Kostrad serta Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Divif 2 PG Kostrad, Ibu Ria Tri Yuniarto beserta pengurus. (Pendiv2)

Jumat, 19 Juli 2019

Bhakti Sosial TNI Peduli Tuna Daksa, Koramil 05/Sail Berikan Bantuan Kursi Roda


INFONEWS.CO.ID ■ Jajaran Koramil 05/Sail melalui swadayanya memberikan bantuan berupa kursi roda kepada penyandang tuna daksa di wilayah RT. 03 RW. 08 Kelurahan Rejosari Kecamatan Tenayan Raya.

Kegiatan yang bertemakan Bhakti Sosial TNI AD "Peduli Tuna Daksa" Koramil 05/Sail Kodim 0301/Pbr memberikan bantuan kursi roda kepada penyandang tuna daksa dilakukan pada Jum'at (19/07/19) Pagi.

Hadir dalam pemberian bantuan tersebut Danramil 05/Sail Kapt Arh Sugeng Santoso, Lurah Rejosari Edi Fadilah S.IP, Ketua RW. 08 H.M Haris S.Pd, Ketua RT. 03 Asner Hasibuan seluruh babinsa Koramil 05/Sail, dan Adven Manalu dan keluarga besar selaku penerima bantuan.

Dalam hal ini, Danramil 05/Sail Kapt Arh Sugeng Santoso mengatakan bahwasanya kegiatan kemanusiaan ini merupakan sumbangsih dari seluruh jajaran sebagai wujud kepedulian antar sesama.

"Program kemanusiaan yang kita lakukan selama ini memang sudah menjadi kewajiban bagi kita bersama dalam memperhatikan masyarakat di wilayah teritorial khususnya Koramil 05/Sail ini. Selama ini kita juga telah memberikan bantuan kepada masyarakat berupa pemasangan Jamban bagi rumah - rumah yang belum memilikinya.

Menurut Danramil, program pemberian kursi roda akan terus dilaksanakan selama masih ada warga yang membutuhkan.

"Kita masih memiliki sekitar lebih kurang 10 unit kursi, untuk itu kami dari jajaran Koramil 05/Sail meminta kerjasama dari pemerintah setempat agar diinformasikan segera kepada kami warga sekitarnya yang membutuhkan kursi roda bagi penyandang tuna daksa yang kurang mampu," Ujar Danramil 05/Sail seraya mengatakan program ini akan dilakukan secara berkala atau berkelanjutan.

Sementara itu, Lurah Rejosari Edi Fadilah S.IP mengapresiasikan sikap respon jajaran Koramil 05/Sail dalam memperhatikan masyarakat yang membutuhkan bantuan.

"Saya selaku Lurah Rejosari sangat berterimakasih kepada segenap jajaran Koramil 05/Sail. Memang kita sebagai pemerintah mengakui perhatian kepada masyarakat tidak semuanya terpenuhi, dengan aksi kemanusiaan bhakti sosial TNI tentunya warga sangat terbantu," ujar Lurah Rejosari.

Ia pun sangat kagum dengan kesigapan peran  babinsa Koramil 05/Sail dalam memperhatikan kebutuhan serta memberikan kebahagiaan kepada warga sekitar yang kurang mampu.

"Peran babinsa Koramil 05/Sail ini sangatlah mulia, hal ini ditunjukkan dengan keaktifannya dalam bekerjasama dengan pemerintah. Peluang warga dalam mendapatkan bantuan bhakti sosial TNI ini didapat dari pendataan dari babinsa melalui rekomendasi RT/RW setempat." tutup Lurah sembari mengharapkan melalui program ini akan terus terjalin komunikasi yang baik dalam menjaga lingkungan sekitar.

Setelah mendapatkan bantuan kursi roda, Adven Manalu beserta keluarga besar tidak menduga sangat terharu, karena kurang lebih sekitar 6 tahun penyakit komplikasi berupa syaraf terjepit, asam urat, dan penyakit lainnya membuatnya duduk terus tanpa bisa berjalan.

"Syukur puji tuhan atas pemberian bantuan yang saya terima ini, terimakasih banyak kepada pihak TNI serta pemerintah yang berkenan memperhatikan kondisi saya saat ini. Semoga TNI melalui Koramil 05/Sail Kodim 0301/Pbr semakin maju dan terus bersemangat untuk terus memperhatikan rakyatnya yang membutuhkan bantuan kedepannya." tutup pria yang berusia 56 tahun ini.

Diakhir kegiatan Danramil 05/Sail berfoto bersama sekaligus memberikan bantuan kepada Adven Manalu yang disaksikan langsung oleh Lurah dan perangkatnya serta warga sekitar.

Untuk diketahui kegiatan Bhakti Sosial TNI Peduli Tuna Daksa pada hari ini juga dilaksanakan secara serentak di dua lokasi yaitu penerima atas nama Adven Manalu yang beralamatkan di Jalan Segar I No. 57 RT. 03 RW. 08 Kelurahan Rejosari Kecamatan Tenayan Raya dan penerima atas nama Didik Jalan Binjai Raya RT. 01 RW. 03 Kelurahan Kulim Kecamatan Tenayan Raya. (rls)


Selasa, 16 Juli 2019

Dansatgas TMMD ke-105 Harap Warga Suku Anak Dalam Bisa Mendapat Pendidikan


INFONEWS.CO.ID ■ Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-105 Kodim 0415/Batanghari, Letkol Inf Widi Rahman, S.H., M.Si. berharap agar Suku Anak Dalam mempunyai wawasan luas dan berpendidikan layaknya seperti masyarakat lain yang berada di Desa Ladang Peris dan sekitarnya.

“Saya berharap warga Suku Anak Dalam bisa berpendidikan, minimal bisa menulis dan membaca,” kata Letkol Inf Widi Rahman di Jambi, Senin (15/7/2019).

Lebih lanjut dikatakan bahwa pada saat upacara pembukaan TMMD ke-105 tahun 2019 beberapa waktu lalu, sekitar 35 warga Suku Anak Dalam di undang menghadiri kegiatan tersebut. “Warga Suku Anak Dalam bisa membaur dan mudah bersosialisasi dengan masyarakat,” ungkapnya.

Letkol Inf Widi Rahman juga mengatakan bahwa Kodim 1405/Batanghari telah menunjuk Sertu Giman selaku Babinsa wilayah pemukiman warga Suku Anak Dalam untuk dapat mengajari mereka melalui sekolah alam, minimal bisa menulis dan membaca.

Dansatgas TMMD ke-105, Letkol Inf Widi Rahman berpesan agar Sertu Giman melaksanakan tugas mengajari warga Suku Anak Dalam dengan baik tanpa pamrih.  “Intinya berbuat tulus dan ikhlas tanpa pamrih,” ucapnya.

Minggu, 14 Juli 2019

TNI Bekali Wawasan Kebangsaan Kepada Ratusan Guru di UMP Purwokerto

  TNI Bekali Wawasan Kebangsaan Kepada Ratusan Guru di UMP Purwokerto

INFONEWS.CO.ID ■ Ratusan sarjana pendidikan yang sedang menempuh Pendidikan Profesi Guru di Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) mendapat pembekalan wawasan kebangsaan, pendidikan katarakter dan bela negara, dalam acara Penguatan Karakter, Wawasan Kebangsaan dan Pengembangan Guru Profesional bagi mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan gelombang 2 tahun 2019, hari Minggu (14/7).

Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Drs. Pudiyono, M.Hum  mengatakan, "Universitas Muhammadiyah Purwokerto,  merupakan salah satu dari 54 perguruan tinggi yang dipercaya menyelenggarakan Pendidikan  Profesi Guru dari 421 perguruan tinggi di Indonesia. Lulusan PPG ini nantinya akan mengajar sesuai dengan mata pelajaran yang diampunya dan pendidikan ini merupakan salah satu syarat untuk mendapatkan sertifikasi profesi guru. Selain itu,  PPG ini juga membekali kepada para sarjana pendidikan agar menjadi lebih profesional menjalani profesinya sebagai pendidik anak bangsa." Acara sendiri dibuka oleh Rektor UMP DR. Anjar Nugroho, M.S.I,  M.H.I.

 BACA JUGA : Wanita Itu Istimewa 

Salah satu narasumber Mayor Amir Ma'ruf dari Korem 071 Wijayukusuma yang membawakan materi Memperkokoh Wawasan Kebangsaan dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara mengatakan, "Guru sebagai agen perubahan sangat vital perannya dalam menanamkan rasa cinta tanah air dan wawasan kebangsaan kepada generasi muda terutama anak didiknya di sekolah."

Amir juga menambahkan,"Dua aspek penting dalam pendidikan, yaitu aspek kognitif yang berkaitan dengan kecerdasan inteluaktual otak dan aspek afektif yang berkaitan dengan kecerdasan emosional yang implementasinya mengolah perilaku anak didik menjadi santun, menghormati orang tua dan cinta tanah air harus berjalan beriringan."

Niken Septirisa, salah satu peserta yang berasal dari Banyumas mengatakan, "Saya merasa menjadi lebih percaya diri, menghargai para pendiri bangsa, menambah kebanggaan akan cinta tanah air yang mana harus saya tularkan kepada anak didik saya nantinya. Saya juga mengucapkan terima kasih karena mendapat buku dari narasumber yang TNI, Mayor Amir Ma'ruf."


Jumat, 12 Juli 2019

Dandim Aceh Utara Panen Raya Buah Semangka di Lahan Tidur


INFONEWS.CO.ID ■ Dandim 0103/Aut Letkol Inf Agung Sukoco S.H. tadi siang bersama Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cab XX Dim 0103 Ny Mutia Dewi Agung Sukoco, melaksanakan panen raya buah semangka, (Jumat 12/07/2019).

Penanaman semangka yang dilakukan oleh Danramil 02/ Kuta Makmur Kapten Inf Misdiono bersama anggotanya ini memanfaatkan lahan tidur Koramil setempat seluas 2 ha dari jumlah seluruhnya 5 ha sekarang ini sedang dikelolah sebagai kebun percontohan  dengan ditanam berbagai macam tanaman buah diantaranya Buah semangka, Cabe, Pepaya dan kacang tanah. Jenis semangka yang dipanen kali ini jenis semangka inul yang berwarna merah isi dalamnya berumur 80 hari jadi sudah waktunya untuk dipanen.

“Saat penanaman awal sebanyak 2000 batang dan yang hidup kurang lebih ada  1.500 batang dan setiap batang ada 1buah dan 2 buah semangka dengan bobot 4 kg jadi diasumsikan hasil akhir kurang lebih mendapatkan 3 ton” papar Danramil“.

Kebun buah ini merupakan  pilot  project dari Kodim 0103/Aceh Utara untuk mendukung ketahanan pangan di Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe, mengingat sebagian besar kebutuhan makanan buah dan sayur sayuran sampai sekarang masih didatangkan dari luar Aceh”.   

“Harapan kita bersama dengan adanya kebun percontohan yang berada di daerah Kecamatan Kuta Makmur Kab Aceh Utara ini dapat menggairahkan  kembali sektor pertanian oleh masyarakat sekitar dan menjadi penghasilan tambahan," tegas Dandim.

Diduga Intervensi Wartawan SuaraKPK, Dua Oknum Polsek Semin Dilaporkan ke Propam


INFONEWS.CO.ID ■  oknum Polisi Polsek Semin, Polres Gunungkidul, Yogyakarta diduga telah mengintervensi kerja wartawan atas permintaan DS, seorang oknum Kepala Desa Bendung, Kabupaten Gunungkidul.

Diduga DS telah merekayasa peristiwa hukum, seolah-olah telah terjadi tindak pidana pemerasan yang dilakukan oleh AN, yang berprofesi sebagai wartawan SuaraKPK, terhadap DS.

Atas kasus dugaan rekayasa DS bersama oknum polisi tersebut Pimpinan Redaksi Surat Kabar Investigasi SuaraKPK dan harian online suarakpk.com, Imam Supaat, melaporkan kedua oknum anggota Polsek Semin ke Propam Polres Gunungkidul.

Pasalnya, walaupun saat penggeledahan pada diri AN bersama istrinya tidak ditemukan bukti seperti yang dituduhkan, yakni ter tangkap tangan wartawan atas dugaan melakukan pemerasan terhadap DS, kedua oknum polisi tersebut tetap melakukan penahanan kepada AN selama kurang lebih 30 jam di Mapolsek Semin. Parahnya lagi, selama penahanan tersebut AN tidak diperbolehkan dijenguk oleh teman kerjanya atau siapa pun.

“Setelah beberapa bukti dan saksi dirasa cukup dengan adanya dugaan melakukan pelanggaran disiplin sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2003 Tentang Peraturan Disiplin Anggota Polri, saya bersama tim dari Redaksi SuaraKPK melaporkan tindakan kedua oknum Polsek Semin ke Propam Polres Gunungkidul,” tutur Imam usai memberikan keterangan di Ruang Gakum Polres Gunungkidul Rabu, 10 Juli 2019.

Selain telah melanggar aturan disiplin Polri, lanjut Imam, keduanya juga diduga telah dengan sengaja melakukan tindak pidana sebagaimana yang diatur dalam pasal 18 ayat (1) UU Pers, yaitu tindakan menghambat dan menghalang-halangi pers dalam mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan gagasan dan informasi.

“Sebenarnya, dalam hal pengumpulan informasi, tugas pers dan polisi itu bersinergi. Pers juga melakukan investigasi seperti halnya polisi," imbuh tokoh pers Jawa Tengah itu.

Imam menjelaskan bahwa laporannya telah diterima oleh Kasi Propam Polres Gunungkidul melalui piket Yanduan. Bukti Surat Tanda Penerimaan Laporan dengan Nomor: STPL/04/ VII/2019/ Yanduan, secara singkat menyatakan bahwa pelapor (Imam Supaat - red) telah melaporkan tentang pelanggaran disiplin sebagaimana pasal 3 huruf (g) dan pasal 5 huruf (a) PPRI Nomor 2 tahun 2003 sesuai dengan laporan LP/04/VII/2019/Yanduan tanggal 10 Juli 2019.

“Menurut kami, setelah mendapatkan berbagai informasi dan hasil investigasi di lapangan, kami menduga bahwa proses penangkapan dan pemeriksaan AN pada hari Senin (8/7) yang lalu penuh rekayasa, mengada-ada dan terkesan dipaksakan,” kata Imam.

Lebih lanjut ia mengatakan dirinya bersama Tim Redaksi dan perwakilan jurnalis Daerah Istimewa Yogyakarta berada di ruang Propam dan Paminal Polres Gunungkidul memberikan penjelasan dan kronologis selama kurang lebih 6 jam.

“Setelah kami mendapat informasi dari saksi bahwa setelah ditangkap di sebuah warung angkringan yang masuk wilayah Desa Bendung, AN dan istrinya langsung dibawa ke Mapolsek Semin untuk dilakukan penggeledahan, namun hasil penggeledahan AN dan istrinya tidak ditemukan barang bukti apapun,” jelas Imam.

Kronologi kejadian selanjutnya, menurut Imam, bahwa setelah tidak ditemukan bukti adanya pemerasan yang dimaksud, kedua oknum itu membawa AN dan istrinya kembali ke angkringan. Di angkringan sudah ada sebuah amplop di atas meja angkringan yang diselipkan di bawah tempat makanan dan kedua oknum polisi itu menunjukkan amplop tersebut kepada AN dan memaksa AN untuk mengakui bahwa barang itu sudah diterimanya. Namun AN tetap menolak, hingga akhirnya AN dinaikkan ke dalam mobil oleh kedua oknum polisi, dibawa lagi ke Mapolsek Semin untuk diintrogasi.

Imam menilai dari keterangan saksi tersebut, tuduhan polisi terhadap wartawan penuh kejanggalan.

“Melihat dari keterangan di lapangan dan informasi saksi tersebut, kami menilai beberapa hal yang dilakukan oleh kedua oknum polisi ini terasa janggal, diantaranya adalah penahanan AN pada hari Senin (8/7) sekitar pukul 16.00 WIB sampai hari selasa (9/7) pukul 20.15 WIB tersebut jelas tidak memenuhi prosedur hukum. Apalagi saat penggeledahan dan pemeriksaan di Mapolsek Semin, polisi tidak mendapatkan bukti, namun AN masih tetap ditahan hingga melebihi batas waktu 1 X 24 jam,” tegas Imam.

Selain itu, Imam juga menyayangkan perilaku oknum polisi tersebut seolah menghakimi AN telah bersalah dan tidak boleh menjadi wartawan lagi. Sehingga kartu Pers AN beserta HP tidak segera dikembalikan kepada AN saat yang bersangkutan diijinkan pulang ke rumahnya, Selasa (8/7) lalu sekitar pukul 20.20 WIB.

“Dengan diijinkan pulangnya AN, kami berpikir bahwa Polisi tidak menemukan cukup alat bukti untuk menahan AN, semestinya oknum Polisi ini mengembalikan barang miliknya, khususnya Kartu Pers AN. Jika polisi menahan Kartu Pers AN, bagaimana AN bisa bekerja menjalankan profesinya sebagai pers. Kita juga menyayangkan proses penggeledahan terhadap istri AN, yang semestinya dilakukan oleh seorang Polwan, namun itu dilakukan langsung oleh kedua oknum polisi tersebut,” tambah Imam menyesalkan.

Sebelum AN diijinkan pulang, kedua oknum polisi tersebut meminta kepada AN, jika tidak ingin persolannya dilanjutkan, agar AN tidak memberitakan persoalan-persoalan terkait Kepala Desa Bendung, DS. Menurut Imam, permintaan kedua oknum tersebut merupakan penekanan dan intimidasi serta pengancaman kepada pers.

“Kami menilai apa yang dilakukan oknum polisi tersebut jelas-jelas tidak menghormati dan mengindahkan UU Pers. Pasalnya, oknum polisi itu mengancam, jika AN memberitakan lagi tentang kasus Kades DS, maka persoalan pemerasan itu akan dilanjutkan sampai ke pengadilan, dan kedua oknum itu akan melakukan penahanan lebih lama lagi,” ungkap Ketua Dewan Pengurus Daerah Persatuan Pewarta Warga Indonesia (DPD PPWI) Provinsi Jawa Tengah ini.

Namun demikian, Imam mengaku semua prosesnya diserahkan kepada Propam Polri, dan dirinya mempercayakan kepada Propam Polres Gunungkidul.

“Kami yakin bahwa tidak semua polisi itu buruk perilakunya dan masih ada anggota polisi yang baik dan melindungi masyarakat dengan payung hukum dan keadilannya. Hal ini mengingatkan saya tentang statement Kapolda Jateng, Irjen Rycko yang menegaskan bahwa Polisi itu tidak untuk ditakuti karena polisi itu milik masyarakat,” pungkas Imam.

Sementara itu dari Jakarta, Ketua Umum PPWI Wilson Lalengke menyatakan keprihatinannya atas kejadian yang melibatkan oknum polisi yang diduga menggadaikan posisinya sebagai polisi untuk memback-up oknum pejabat desa yang bermoral bobrok di wilayah tugasnya. "Oknum polisi itu harus sadar diri, mereka digaji rakyat, bukan oknum kades yang mereka lindungi dengan cara illegal seperti itu. Jangan gadaikan posisi Anda sebagai aparat negara untuk memback-up oknum pejabat bermental bobrok," ujar Alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 itu.

Menurut Wilson, ia sangat menyayangkan jika pada moment Hari Bhayangkara saat ini dicederai oleh perilaku oknum polisi sendiri yang tidak mencerminkan sosok sebagai Bhayangkara Negara yang baik.

"Sayang sekali yàa, di saat institusi Polri sedang memperingati 73 tahun Bhayangkara Negara, tapi ada saja oknum polisi yang menunjukkan perilaku tidak layak sebagai anggota Bhayangkara Negara yang bisa dibanggakan. Mabes Polri harus membersihkan institusinya dari parasit seperti mereka itu, hanya memperburuk citra Polri saja," tutup lulusan Pascasarjana Global Ethics dari Birmingham University Inggris ini.

Hingga berita ini diturunkan, Propam Polres Gunung Kidul Daerah Istimewa Yogyakarta mengatakan masih melakukan proses atas laporan terhadap kedua oknum polisi Polsek Semin yang diduga telah melakukan pelanggaran disiplin sebagai anggota Polri dan pelanggaran UU Pers. (MRS/wl/Red).

Kamis, 11 Juli 2019

Soal Pembangunan PLTU, Aksi Bela Rakyat Gorontalo Utara akan Berlanjut


INFONEWS.CO.ID ■ Brigade GPI ( Brigade Gerakan Pemuda Islam) didukung Forum Umat Islam Bersatu, Gerakan Pemuda Jakarta, Forum Adat Buru Jakarta, Forum Mahasiswa Adat, siap bela rakyat Gorontalo Utara.

Dalam aksi ini mereka mendesak agar hak rakyat yang dipakai pembangunan PLTU agar segera dibayarkan.

Aksi Bela Rakyat Gorontalo Utara ini berangkat dari markas GPI Menteng 58 Jakarta Pusat, (11/7/2019) sekitar pukul 13.00 WIB . Massa aksi ini menuju perkantoran daerah SCBD Jakarta Selatan, tempat kantor pusat PT Toba Bara Sejahtera Tbk.

Massa aksi lokasi peserta aksi langsung disambut oleh pihak keamanan dan kepolisian. Sempat terjadi ketegangan antara koordinator lapangan massa aksi M Frans dengan kepala keamanan, Ali Pance.

Dalam orasinya, Frans meminta agar perusahaan yang sahamnya dimiliki oleh Luhut Binsar Panjaitan ini segera menyelesaikan pembayaran tanah rakyat Gorontalo Utara.

Menurutnya, Tanah rakyat yang dimaksud adalah kini sedang dibangun PLTU Sulbagut-1 di desa Tanjung Karang, Kecamatan Tomilito, Gorontalo Utara, provinsi Gorontalo. PT Gorontalo Listrik Perdana (GLP) yang merupakan anak perusahaan PT Toba Bara Sejahtera Tbk adalah pengelola PLTU tersebut.

“Kembalikan hak-hak kami dan saudara-saudara kami di Gorontaro Utara. Kalau tidak kami akan membawa massa yang lebih banyak lagi. Pak Luhut kembalikan hak kami,” kata Frans.

Aksi Bela Rakyat Gorontalo Utara juga menyatakan bahwa rakyat Gorontalo Utara merasa didzalimi dengan dirampasnya tanah mereka. Hal ini sangat memalukan karena Luhut Binsar Penjaitan adalah salah satu pemegang saham PT Toba Bara. Sedangkan LBP sendiri adalah Menteri Bidang Kemaritiman di kabinet kerja Presiden Jokowi.

“Ini memalukan, rakyat Gorontalo Utara dirampas haknya oleh perusahaan yang sahamnya dimiliki oleh salah satu menteri. Mau jadi apa negara ini? Mau jadi apa rakyat ini? Kemana rakyat harus mencari keadilan? Kembalikan hak kami, saudara kami. Pulangkan TKA China, kembalikan hak pribumi,” ujar Frans.

Massa Aksi Bela Rakyat Gorontalo Utara ini mereda setelah pihak keamanan yang diwakili Ali Pance mempersilahkan 4 perwakilannya untuk beraudiensi dengan perwakilan dari PT Toba.

Usai audiensi, massa aksi kemudian membubarkan diri. Rencana untuk long march ke kantor Kementerian Bidang Kemaritiman dan Istana Negara dibatalkan.

“Dari hasil audiensi tadi, pihak PT Toba Bara menyatakan siap bertanggungjawab dan siap untuk duduk bersama dengan tim pengacara para ahli waris, ahli waris marga Tolinggi dan Lasoma serta GPI. Untuk menyelesaikan permasalahan yang ada sampai tuntas,” jelas salah satu perwakilan dari Brigade GPI.

Meski demikian, jika nanti pihak PT Toba Bara tidak menepati janji, para peserta aksi memastikan akan melanjutkan aksi dengan massa yang lebih besar. 

Selasa, 09 Juli 2019

Ada 4 Desa Masuk Kategori Paling Rendah Akses Sanitasi

 Ada 4 Desa Masuk Kategori Paling Rendah Akses Sanitasi

INFONEWS.CO.ID ■ Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Smart merilis 4  Desa paling rendah akses Sanitasi yang layak di Sulsel.

Hal  yang di maksud yakni STBM dengan jumlah presentasi kurang dari 35 dari jumlah akumatif.

Salah satu desa yang masuk daftar tersebut yakni Desa Malimbu, Kecamatan Sabbang, Kabupaten Luwu Utara.

Bahkan memiliki nilai presentatif hanya pada angka  29,48 persen pling rendah di antara 3 Desa  lainya yang terdaftar dengan nilai terendah.

Hal itu harusnya menjadi PR bagi masyarakat dan semua stokholder untuk membenahi hal tersebut.

Desa malimbu, sendiri merupakan salah satu dari beberapa Desa yang secara geografis terletak di bantaran sungai Rongkong.

Desa Malimbu mendadak terkenal dan dikenal para pemerhati Sanitasi dan penyelnggara Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), bukan karena sebuah prestasi  positif yang di capai namun di karenakan berada pada angka terendah.

"Terkenal bukan karena prestasi gemilang yang diraih namun karena Desa Malimbu peringkat terakhir Desa yang terendah akses Sanitasinya yang masih dibawa 30%," ungkap Pemerhati Sanitasi, kabupaten Luwu Utara, Ogi pasolang.

Ogi berharap,  kepada semua pihak untuk terlibat dalam penerepan perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

"Butuh perhatian dan sinergitas semua pihak dalam mengintervensi/mengedukasi agar Masyarakat dapat menerapkan pola Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bagi warga Desa Malimbu," harapnya, hari ini.

Sekedar di ketahui pada web resmi STBM Smart  4 desa yang dengan presentasi terendah yakni :

1.Desa Malimbu 
     kec  Sabbang
    Lutra 29,48%.

2. Desa Rewataya 
     Kec.Mappakasunggu
     Takalar 30,20 %.

3. Desa Siteba
     Kec .Walenrang
     Luwu 30,88 %.

4.  Desa Ledan ,kec
      Basseang Lempe
      Luwu 32,12 %

Sebelumnya, Kepala Dinkes Luwu, dr Suharkimin mengatakan pola hidup sehat kini mulai dijalankan masyarakat Kabupaten Luwu, terkhususnya jajaran dan masyarakat. Perilaku itu sebagai salah satu upaya mewujudkan dengan desa universal akses sanitasi terbaik secara nasional.

Hal itu sesuai dengan maktub deklarasi ODF tingkat kabupaten yang bertujuan untuk mencapai universal akses sanitasi 100% pada 2019 se Kabupaten Luwu. Hal itu sesuai amanah Permenkes dan Perbup tentang sanitasi total berbasis masyarakat.

Sejauh ini, dari 1.363 desa di Sulsel, Kecamatan Bajo telah mampu menyelenggarakan program lima pilar sanitasi menyeluruh di tiga desa secara serentak.

■ Redaksi Sulsel: Putri

Gandeng ICN Peduli Ngawi, Prajurit Kostrad Berikan Kado Spesial Untuk Mbah Munandar


INFONEWS.CO.ID ■ Seakan menjadi kebahagiaan tersendiri bagi Mbah Munandar, warga Desa Plangkidul, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi. Pasalnya, impian untuk memiliki rumah layak huni pasca kebakaran yang telah menghanguskan tempat  tinggalnya akhirnya terwujud.

Senyum bahagia terlihat di wajah tua Mbah Munandar, saat ratusan relawan dari komunitas ICN peduli yang dibantu prajurit Yonarmed 12 Kostrad serta warga setempat bergotong royong memperbaiki rumahnya yang telah porak poranda.

Boby Duta, Ketua ICN peduli menuturkan, bedah rumah merupakan program yang sudah menjadi agenda rutin dari ICN peduli, melalui program Berbagi Itu Indah, komunitasnya berupaya meringankan beban warga yang membutuhkan.

Danyonarmed 12 Kostrad, Mayor Arm Ronald F Siwabessy sangat mengapresiasi kegiatan yang digelar oleh ICN peduli. Ia mengatakan, progam bedah rumah tidak layak huni ini  murni inisiatif  komunitas ICN peduli dan Yonarmed 12 Kostrad yang merasa terpanggil untuk membantu.

Untuk itu, Perwira Menengah kelahiran Kota Ambon ini menerjukan puluhan prajuritnya ke lokasi rumah yang berada di Desa Plangkidul, Kec. Kedunggalar, Kab. Ngawi.

“Disana, prajurit bersama para relawan dan masyarakat akan membantu meringankan kerja sosial tersebut,” tandasnya.
 
Sementara itu, mbah Munandar mengucapkan terima kasih atas bantuan bedah rumah dari Komunitas ICN Peduli beserta anggota  TNI. “Alhamdulilah, sekarang sudah bisa tidur dirumah sendiri,” ungkapnya.

 Lebih lanjut, kegiatan bedah rumah ini menurut Mayor Arm Ronald  merupakan salah satu wujud kemanunggalan TNI, khususnya Yonarmed 12 Kostrad dengan berbagai elemen masyarakat di Kabupaten Ngawi.

Disamping dapat meringankan kesusahan masyarakat, tentunya momen ini juga sebagai wahana dalam memperluas ruang komunikasi sosial. Hal ini menjadi sangat penting, dalam membangun silaturahmi serta soliditas antara TNI dengan rakyat. “Rakyat adalah Roh nya TNI. Rakyat kuat maka TNI kuat,” Tegas Mayor Arm Ronald .

■ R-05/Penkostrad

Senin, 08 Juli 2019

Bhayangkari Peduli Du'afa, 18 Warga Lutra Dapat Bantuan Sembako


INFONEWS.CO.ID ■ Lagi, Bhayangkari peduli du'afa. Niat iklas itu ditunjukkan Bhayangkari Cabang Luwu Utara yang kembali berbagi sembako untuk masyarakat kurang mampu.

Kali ini rombongan Bhayangkari memberikan bantuan kepada 18 warga di tiga kecamatan yaitu di kecamatan Malangke, Mappideceng dan Sukamaju.

Ketua Bhayangkari Cabang Luwu Utara, Hana Boy kepada Infonews.co.id mengatakan, ini merupakan bentuk perhatian Pengurus Bhayangkari Cabang Luwu Utara kepada warga Luwu Utara yang membutuhkan.

"Adapun sembako yang diberikan berupa Mie Instan, Beras, Minyak Goreng dan Telur. Bantuan sembako ini diberikan kepada 18  warga tidak mampu," beber Istri Kapolres tersebut, pada Senin (18/7/2019)

BACA JUGA: Arti Mimpi BercintA dengan Istri atau Suami 

Lanjut Hana Boy, Bhayangkari merasa perlu ikut memberikan perhatian, khususnya kepada warga yang tidak mampu, sehingga beban kehidupan yang mereka alami selama ini sedikit dapat teratasi.

Setelah menyerahkan langsung bantuan tersebut, Ketua Bhayangkari Cabang Luwu Utara berdialog dengan warga penerima bantuan serta menanyakan kondisi dan keadaan keluarga mereka.

"Saya juga sempatkan untuk berdialog dengan mereka dan mereka sangat senang dengan kehadiran kami semua," ujarnya.

Redaksi Sulsel: Putri

Dukung Kinerja Linmas, Babinsa Kelurahan Tipes Beri Materi Penyegaran

 Dukung Kinerja Linmas, Babinsa Kelurahan Tipes Beri Materi Penyegaran

INFONEWS.CO.ID ■ Bintara Pembina Desa (BABINSA) kelurahan Tipes Koramil 03/Serengan, Kodim 0735/ Surakarta Serka Sugiyono dan Sertu Sarmin yang bersinergi dengan Satpol PP (Heri S) serta Bhabinkamtibmas (Brigadir Anton) memberikan Pembekalan dan penyegaran terhadap Anggota Linmas kelurahan Tipes, di pendopo Kelurahan Tipes Jl.Cokrobaskoro III No.13 Rt 02  Rw V. Serengan Kota Surakarta, har ini. (8 Juli 2019).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas, skill dan Kemampuan para anggota Linmas dalam melaksanakan tugas dan agar mengerti apa tugas pokok dan fungsinya sebagai anggota Linmas.

Linmas merupakan salah satu pelindung dan pengayom masyarakat yang melekat 24 jam. Mereka bukan hanya kelompok berseragam yang hanya menjaga orang hajatan, tapi adalah sosok yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.

"Untuk itu, mereka perlu adanya bekal latihan peningkatan kapasitas, ungkap Hari S (Kasi Bina Potensi Masyarakat pol PP).

Tehnik kegitan latihan penyegaran peran Linmas  ini dilaksanakan secara berkala para anggota Linmas dilatih berupa latihan dasar baris berbaris, latihan tentang kepedulian terhadap segala sesuatu yang ada di Desa dan pembekalan materi UU Linmas, Ungkap Serka Sugiyono.

Sertu Sarmin menyampaikan Linmas juga bertugas melaksanakan perlindungan masyarakat dalam rangka penanggulangan dan penanganan pengungsi, membantu aparat pemerintah dalam pemeliharaan keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat, serta membantu kegiatan sosial kemasyarakatan dikelurahan, di masyarakat akan terasa ringan bila dilaksanakan bersama dan bersinergi dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas serta dengan Lurah.

"Dengan adanya latihan penyegaran ini diharapkan seluruh anggota Linmas Kelurahan Tipes dapat bekerja dengan ikhlas tanpa pandang bulu dengan mengayomi masyarakat yang ada di wilayah binaan," pungkas Sertu Sarmin.

- Agus/ Darmawan Jr

BKAD Lutra Gelar Sosialisasi Permendagri No. 3, Ini Harapan Baharuddin Nurdin

https://www.indonesiaone.id/2019/07/imigrasi-saudi-arabia-buka-layanan-haji.html

INFONEWS.CO.ID ■ Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Luwu Utara menggelar Sosialisasi Permendagri No. 33 Tahun 2019 Tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) T.A 2020 di Ruang Rapat Wakil Bupati Luwu Utara (Senin,08/07/19).

Sosialisasi permendagri no. 3 tahun 2019 ini diikuti oleh sekretaris dinas, para kasubag perencanaan, para kasubag keuangan masing-masing SKPD dan sekretaris camat se-Kabupaten Luwu Utara.

Asisten Pemerintahan dan Kesra Jumal Jayair Lussa saat membuka sosialisasi mengatakan pedoman penyusunan APBD harus terkorelasi dan terintegrasi sesuai mekanisme pada tim anggaran pemerintah daerah (TPAD) kabupaten luwu utara.

BACA JUGA: Imigrasi Saudi Arabia Buka Layanan Haji di Bandara Soekarno Hatta 

"Semoga pertemuan kita pada kegiatan sosialisasi ini menghasilkan hasil yang maksimal pada penyusunan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun 2020 nanti," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Baharuddin Nurdin saat memberikan sosialisasi mengungkapkan ada beberapa hal yang mengatur uraian pedoman penyusunan APBD tahun 2020 yaitu sinkronisasi kebijakan pemerintah daerah dengan kebijakan pemerintah pusat, prinsip penyusunan APBD, kebijakan penyusunan APBD, teknis penyusunan APBD dan hal khusus lainnya.

"Dengan adanya penyusunan APBD tahun anggaran 2020 ini pokok kebijakan yang ditetapkan oleh kementerian dalam negeri setiap tahun adalah sebagai petunjuk dan arah bagi pemerintah daerah dalam penyusunan, pembahasan, dan penetapan APBD," tuturnya.

Beliau juga menambahkan sinkronisasi kebijakan pemerintah daerah dengan kebijakan pemerintah disesuaikan dengan 5 prioritas pembangunan nasional tahun 2020 yang meliputi pembangunan manusia dan pengentaskan kemiskinan, infrastruktur dan pemetaan wilayah, nilai tambah sektor rill industrialisasi dan kesempatan kerja, ketahanan pangan, air energi dan lingkungan hidup serta stabilitas pertahanan dan keamanan.

■ Redaksi Sulsel: Putri

Lomba UDG di Lutra Semarak, Bupati Luwu Utara Ajak Warga Sebarkan Benih Kebaikan

 https://www.paranormal.web.id/2018/12/rahasia-tahi-lalat-menurut-primbon.html

INFONEWS.CO.ID ■ Sebanyak 4 (empat) kontingen kecamatan di Kabupaten Luwu Utara mengikuti perlombaan Utsawa Dharma Ghita (UDG) atau yang lebih dikenal nyanyian suci keagamaan Hindu.

Kegiatan yang di laksanakan di dusun kembang makmur desa tamuku, Senin 08/07 itu di buka langsung oleh Bupati Luwu Utara, Indah Putri indriani.

Berbagai kegiatan yang digelar pada kegiatan tersebut seperti Lomba Utsawa Pembaca Sloka, Utsawa penghafal Sloka, Utsawa Phalawakya, Utsawa Kekawin, Utsawa Dharma Wacana dan debat keagamaan.

Kegiatan diawali dengan defile masing- masing kontingen kecamatan, yaitu kecamatan tanalili, Kecamatan Bone-Bone, Kecamatan Sukamaju dan kecamatan mappedeceng. Dari keseluruhan peserta yang ikut pada kegiatan kali ini tercatat ada 170 orang.

Dalam laporannya, Ketua Panitia Pelaksana UDG Made Sudana memaparkan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan yang rutin di laksanakan 2 tahun sekali.

BACA JUGA : Rahasia Tahi Lalat Menurut Primbon Kejawen 

"kegiatan ini rutin di laksanakan Tujuannya untuk meningkatkan keterampilan dan wawasan dalam membaca kitab suci Weda dan kidung kidung keagamaan, sebagaimna tema kita pada tahun ini  "melalui utsama dharma githa kita tingkatkan pemahaman, penghayatan dan pengamalan kitab suci weda ," ungkapnya.

Ketua LPDG Kabupaten Luwu Utara I Gusti made jandem menambahkan bahwa pelaksanaan ‎UDG dilaksanakan 2 tahun sekali, nantinya para pemenang dari lomba ini akan mewakili Kabupaten Luwu Utara di Tingkat Provinsi.

Oleh karena itu melalui kesempatan ini, kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah terkhusus ibu Indah Putri Indriani atas  perhatiannya di setiap kegiatan-kegiatan keagamaan sehingga keamanan dan ketertiban terjalin dengan baik dan menjadikan Luwu Utara sebagai daerah yang menjunjung tingga nilai harmonisasi antar ummat beragama.

Sementara Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani  mengatakan Setiap pelaksanaan kegiatan Utsawa Dharma Ghita tingkat nasional selalunya itu luwu utara pasti mempunyai perwakilan yang tergabung dalam kontingen sulawesi selatan.

"Ini tantangan bagi panitia dan peserta agar jangan sampai kita tidak punya keterwakilan pada kontingen, Karena saya Tahu Persis Kita ini orang-orang pejuang yang tidak kenal kata menyerah dan penuh kebersamaan," Ajak Indah Putri.

Kegiatan membaca, imbuh Bupati, menyanyikan dan menelaah isi teks teks suci keagamaan itu tentulah harus lebih banyak digiatkan dan menjadi rutinitas sehingga, selalu tersebar benih-benih kebaikan di daerah kita ini.

Pembukaan UDG ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani, Tampak mendampingi pada kegiatan ini Pjs. Sekretaris daerah Luwu Utara (Tafsil saleh), Kabag Ops Polres Lutra, Wakil ketua PHDI Prov Sulsel (Drs made jana., M.Pd), Ketua LPDG Kabupaten Luwu Utara (I Gusti made jandem), Sekretaris camat Bone-Bone (Nasruddin) dan kepala desa Tamuku.

■ Redaksi Sulsel: Putri 

Warga Lumajang Banjiri Wisata Edukasi Paket Merah Putih

 Warga Lumajang Banjiri Wisata Edukasi Paket Merah Putih

INFONEWS.CO.ID ■  Berbagai upaya terus dilakukan oleh Yonarmed 12 Kostrad untuk bersinergi bersama  masyarakat. Tidak hanya masyarakat yang ada di sekitar wilayah teritorialnya saja. Bahkan kali ini, bertepatan dengan pelaksanaan latihan menembak senjata berat teknis (Latbakjatratnis), satuan dibawah kendali Mayor Arm Ronald F Siwabessy tersebut, merangkul masyarakat yang ada di sekitar Pasirian, Kabupaten Lumajang dengan sentuhan wisata edukasi dadakan yang dikemas dengan nama “Paket Merah Putih Bagi Negeri”.

Seperti yang terlihat siang ini, Alun-alun Pasirian, Kabupaten Lumajang dibanjiri oleh warga masyarakat. Tidak hanya orang dewasa saja namun anak-anak serta remaja juga tidak mau ketinggalan, untuk berbondong-bondong mendatangi lokasi tersebut. Antusias warga masyarakat itu dipicu dengan kegiatan yang digelar Yonarmed 12 yaitu Penyuluhan Army Green (Waste Management), pameran Alutsista dan sosialisasi Rekrutmen TNI AD. Sabtu (6/7).

Camat Pasirian, Bapak Dodik Suharto mengapresiasi kegiatan yang digelar Yonarmed 12 Kostrad. Ia mengatakan dengan digelarnya pameran ini, masyarakat akan semakin tahu tentang Alutsista yang dimiliki TNI. Hal ini menjadi suatu kebanggaan dalam menumbuhkan rasa nasionalisme, rasa cinta tanah air dan kebanggaan terhadap TNI.

Sementara itu dilokasi yang sama, Danramil 0821/08 Pasirian Kapten Inf Hasanudin, saat ditemui menambahkan, suatu kehormatan Pasirian menjadi lokasi pelaksanaan pameran salah satu Alutsista tercanggih yang dimiliki oleh TNI AD khususnya Artileri Medan. Kegiatan ini merupakan hadiah “Merah Putih” yang luar biasa berkesan bagi masyarakat Pasirian. Pasalnya, kegiatan yang digelar Yonarmed 12 Kostrad ini adalah yang pertama kali di Pasirian ini," terangnya.

Danyonarmed 12 Kostrad Mayor Arm Ronald F Siwabessy mengatakan, kegiatan yang kita gelar ini bukan hanya sebagai tontonan maupun hiburan semata. Namun, ajang ini adalah sebagai wahana edukasi dan meningkatkan rasa kecintaan masyarakat kepada TNI AD.

Tidak hanya Alutsista yang di gelar, masyarakat juga diberikan sosialisasi program Army Green tentang bagaimana menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan termasuk manajemen sampah di daerah latihan. Disamping itu, momen ini juga dimanfaatkan untuk berbagi perlengkapan sekolah sekaligus mensosialisasikan rekrutmen untuk menjadi TNI AD.

“Kita selaku generasi saat ini wajib memberi mimpi bagi generasi berikutnya untuk diraih dan diwujudkan demi masa depan Indonesia,” ungkap Danyon.

Lebih lanjut, Almamater Akademi Militer Tahun 2002 ini menambahkan pengembangan dan modernisasi Alutsista TNI AD tidak terlepas dari peran seluruh rakyat, oleh karena itu masyarakat harus diberi tahu agar cinta dengan Alutsista kita dan cinta terhadap tanah air.

“Persenjataan canggih untuk mengatasi spektrum ancaman masa kini adalah suatu keharusan, namun cinta tanah air sejatinya adalah Alutsista tercanggih bangsa Indonesia untuk survive ditengah segala macam jenis ancaman.” Pungkasnya.

■ Albert / Penkostrad

Satgas Pamtas RI - Malaysia Yonif Raider 303 Kostrad Resmi Diterima Masyarakat Mahakam Ulu

Satgas Pamtas RI - Malaysia Yonif Raider 303 Kostrad Resmi Diterima Masyarakat Mahakam Ulu

INFONEWS.CO.ID ■ Kepala Adat Besar Mahakam Ulu memimpin acara lepas sambut Pasukan Pengaman Perbatasan (Pamtas) RI-Malaysia dari Batalyon Infanteri (Yonif) 144/JY yang digantikan oleh Yonif Raider 303 Kostrad, di Balai Adat Amin Adet Lepoq Batu Majang, Minggu (7/7).

Dalam acara lepas sambut tersebut Kepala Kampung Batu Majang, Yosep Merang mengucapkan selamat datang  Yonif Raider 303/SSM Kostrad yang akan melaksanakan tugas pengabdian di Kampung Batu Majang,  Kec. Long Bagun menggantikan Yonif 144/ JY yang akan purna tugas.

Kepala adat besar Mahakam Ulu,  Bapak Balantingai berpesan kepada prajurit Yonif Raieder 303/SSM Kostrad selama bertugas di Mahakam Ulu apabila ada sikap dan tingkah laku pemuda yang kurang baik supaya mereka di tegur dan dididik secara baik. Hal tersebut guna menjaga dan membina pemuda dan pemudi Kampung Batu Majang. 

"Prajurit Yonif Raider 303/SSM Kostrad juga senantiasa berkenan untuk berkunjung ke rumah-rumah warga guna menciptakan kerukunan dan keakrapan antar prajurit Satgas dengan masyarakat sekitar," ujar Bapak Balantingai.

Acara yang di hadiri oleh Danyonif Raider 303 Kostrad, Danyonif 144/JY, Kepala Adat Besar Mahakam Ulu, Kepala Adat Kenyah Mahakam Ulu, Kepala Adat Kampung Batu Majang, Danramil Ujoh Bilang, Pabung Kodim 0912/KBR, Kepala BPK Mahakam Ulu tersebut disambut dengan tari gerak Sama khas suku Dayak Kenyah.

Dalam prosesi adat, Danyonif Raider 303 Kostrad di kenakan topi khas Dayak Kenyah secara simbolis, para prajurit Yonif Raider 303/SSM Kostrad juga diikatkan tali ikatan khas Dayak Kenyah sebagai tanda persaudaraan berupa gelang di pergelangan tangan kanan.

■ Albert / Penkostrad

Minggu, 07 Juli 2019

Penuhi Kebutuhan Es Pelaku Usaha di Luwu Raya, Kini Es Kristal Diproduksi di Lutra

 Penuhi Kebutuhan Es Pelaku Usaha di Luwu Raya, Kini Es Kristal Diproduksi di Lutra

INFONEWS.CO.ID ■ Guna memenuhi kebutuhan pangsa pasar terkait kebutuhan es batu semakin besar di Luwu Utara, pelaku usaha menyuguhkan kebutuhan tersebut, salah satunya adalah es kristal, karena es kristal lebih praktis di banding es balok.

Suplai es kristal sangat dibutuhkan oleh berbagai pelaku usaha, utamanya untuk keperluan seperti toko, restoran, cafe hingga kebutuhan medis di rumah sakit.

Oleh karena itu es kristal akan hadir di Depan Bandara Andi Djemma Masamba, Kelurahan Kappuna, Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara.

"Para pelaku usaha tidak perlu lagi memecahkan es balok, cukup mengambil beberapa es kristal," ujar Ichwan pada awak media di Celebes Bone-Bone, Minggu (7/7/2019).

Ichwan salah satu anggota polri yang bertugas di Polres Luwu Utara melanjutkan, es kristal ini akan kami pasarkan mulai bulan depan, bagi yang ingin memesan bisa menghubungi kontak kami di 082351418658/085299679675.

"Kami menjual es kristal dengan harga yang sangat murah yaitu Rp.2500 (Dua Ribu Rupiah) perkilo," tuturnya.

Ia menambahkan, kalau ada pelanggan yang membeli di atas 20 kg akan kami antarkan dan harganya cuma Rp.2000 perkilo.

Redaksi Sulsel : Putri

Minimalisir Musibah Kebakaran, Babinsa Kemlayan Beri Materi Penggunaan APAR

Minimalisir Musibah Kebakaran, Babinsa Kemlayan Beri Materi Penggunaan APAR

INFONEWS.CO.ID ■ Musibah kebakaran bisa terjadi di mana saja dan kapan pun yang mungkin kita tidak tau, kapan akan terjadi namun kita dapat meminimalisir musibah kebakaran tersebut, yaitu dengan cara masing-masing orang harus peduli terhadap lingkungan kita.

Terkait hal tersebut maka Babinsa Kelurahan Kemlayan Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta, Serka M Nur Hakib dan Serda Harnawan, bekerjasama dengan Staf Matahari Singosaren mengadakan sosialisasi tentang penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang benar dan aman, di Mall Matahari Singosaren, lelurahan Kemlayan, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta. Minggu (7/6/2019).

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan terkait dengan cara memadamkan api dengan Alat Pemadam Api Ringan dan mengetahui sebab-sebab terjadinya kebakaran serta memperkenalkan instrument-instrument pemadam kebakaran untuk api kecil dan bagaimana penggunannya.

Serka Hakib selaku Babinsa mengharapkan dengan kegiatan sosialisasi ini dapat mengidentifikasi sumber-sumber kebakaran, tanggap darurat dan penangannya, melaksanakan pemadaman kebakaran dengan menggunakan prinsip pemadaman api, mengidentifikasi alat pemadam berdasarkan sumber kebakaran, dan mampu menggunakan alat-alat pemadam kebakaran khususnya Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

Ucapan Trimakasih dari Adi Nugroho (Wakil Manejer Matahari) kepada Babinsa yang sudah meluangkan waktu untuk memberikan materi tersebut, sehingga seluruh kariawan begitu antusias untuk mengikutinya, dengan harapan materi yang di berikan oleh Babinsa bisa di pedomani dan di laksanakan dengan baik dan benar.

■ Agus/ Darmawan Jr

Sabtu, 06 Juli 2019

Begini Cara AKBP Boy FS Samola Promosikan Objek Wisata di Luwu Utara

 Begini Cara AKBP Boy FS Samola Promosikan Objek Wisata di Luwu Utara

INFONEWS.CO.ID ■ Masih dalam rangkaian peringatan HUT Bhayangkara ke-73, Polres Luwu Utara menggelar Gowes Wisata, Sabtu (06/07/2019).

Kapolres AKBP Boy FS Samola melepas sekitar 300 peserta yang turut ambil bagian dengan start di Mapolres Luwu Utara menuju finish di objek wisata air terjun Bantimurung, kecamatan Bone-bone.

Total rute yang dilalui sekitar 37 Km dengan track aspal 33 Km dan sisanya dengan track terjal berbatu dan licin.

"Selain berolahraga dan mempererat silaturahmi dengan warga, kegiatan ini juga bertujuan untuk membantu mempromosikan objek wisata di Luwu Utara," ujar AKBP Boy FS Samola.

AKBP Boy melanjutkan, "saya ucapkan terima kasih kepada semua yang ikut berolahraga sepeda,".

Read Also: This Issue Is Discussed in the JK Meeting with Prabowo 

Sebenarnya, ada kiat lain yang akan digulirkan AKBP Boy FS Samola guna memantapkan program promosi objek wisata di Luwu Utara. Namun semua itu tak lepas dari bagaimana mengemasnya agar sinkron dengan program Kamtibmas dan pariwisata.

Terkait acara ini, Polres Luwu Utara menyiapkan door prize 10 buah sepeda dan puluhan hadiah menarik lainnya yang diundi di Permandian Air Terjun Bantimurung.

Redaksi Sulsel : Putri

Jumat, 05 Juli 2019

Kapolres Luwu Utara Resmikan Taman Wisata Mangrove Bhayangkara 99

Taman Wisata Mangrove Bhayangkara 99

INFONEWS.CO.ID ■ Dalam rangka memperingati Hari Mangrove Internasional, Kapolres Luwu Utara AKBP Boy FS Samola melakukan penanaman 1000 bibit tanaman mangrove di Desa Munte Kecamatan Tanalili Luwu Utara, Jumat (5/6/2019).

Penanaman 1000 bibit tanaman mangrove ini kata Kapolres masih rangkaian giat peringatan HUT Bhayangkara yang ke-73 serta sebagai bentuk ajakan ke masyarakat guna meningkatkan perbaikan lingkungan di kawasan pesisir pantai dan mendukung kelestarian alam.

“Jadi kami anggap bahwa ini merupakan tugas bersama, jadi tidak hanya dibebankan kepada pemerintah daerah tapi juga oleh warga. kami harap dengan adanya penanaman mangrove ini, selanjutnya kita jaga dan rawat bersama karena sangat penting demi menjaga lingkungan pantai,” terang Kapolres.

Selain melakukan penanaman bibit mangrove, Kapolres Luwu Utara juga meresmikan Taman Wisata Mangrove Bhayangkara 99 sebagai salah satu destinasi wisata yang ada di Kabupaten Luwu Utara. Ia berharap taman wisata mangrove ini bisa dikembangkan.

"Saya ucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak yang mendukung untuk membangun lokasi wisata ini, meski masih terbilang sederhana, saya harap pemerintah setempat maupun pemerintah daerah bisa mengembangkan objek wisata ini kedepan," harap mantan Wakapolres Sanggau Pontianak ini.

Sesuai pantauan media ini, dalam penanaman 1000 bibit tanaman mangrove serta peresmian wisata mangrove tersebut, Kapolres Luwu Utara didampingi Ketua Bhayangkari, Camat Tanalili, Komandan Pos TNI-AL Munte, Kapolsek Bone-bone, Kepala Desa Munte, Sekdes, pemuda Karang Taruna beserta tokoh masyarakat Munte.

Redaksi Sulsel: Putri

Bukti Cinta Satgas Pamtas Yonif PR 328 Kostrad Terhadap Pendidikan

Satgas Pamtas Yonif PR 328 Kostrad

INFONEWS.CO.ID ■ Terbatasnya tenaga pendidik (Gadik) di wilayah perbatasan menjadi hambatan bagi anak-anak untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Untuk mengatasi permasalahan tersebut Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif PR 328 Kostrad membuat Pondok Alam Dirgahayu yang dapat digunakan sebagai sarana belajar bagi anak-anak di Kampung Mosso, Distrik Muara Tami, Jayapura, Kamis (04/07).

Disampaikan oleh Dansatgas Pamtas Yonif PR 328 Kostrad, Mayor Inf Erwin Iswari, S.Sos., M.Tr (Han) saat peresmian Pondok Alam Dirgahayu bahwa tenaga pendidik yang ada di Kampung Mosso sangat terbatas. Di Kampung Mosso hanya ada Sekolah Dasar (SD) saja sementara untuk tenaga pendidik/guru sangat terbatas dan terhambat dengan lokasi tempat tinggal yang jauh dan proses belajar mengajar pun terganggu.

“Untuk mengatasi hal tersebut, Satgas membangun sebuah pondok belajar yang dapat digunakan anak-anak dan personel kami juga dapat berperan sebagai Gadik, di Pondok ini anak-anak dapat belajar sambil bermain,” ujar Mayor Inf Erwin.

“Anggota kami juga sebelumnya sudah kami latihkan untuk dapat menjadi Gadik sebelum kami berangkat penugasan sehingga sudah mempunyai kualifikasi untuk mengajar anak-anak di Kampung Mosso,” tambahnya.

Generasi muda anak-anak Kampung Mosso harus diisi dengan pendidikan yang layak karena pada dasarnya mereka semua pintar hanya saja sarana dan fasilitas serta dukungan yang ada sangat terbatas.

“Melalui Pondok Alam Dirgahayu anak-anak dapat belajar sambil bermain diluar jam sekolah mulai pukul 15.00 hingga 17.00 WIT disini. Kami juga mengajak anak-anak ini untuk bermimpi dengan menambahkan foto-foto pahlawan Papua yang dapat dilihat oleh anak-anak ini bahwa tidak ada yang mustahil walaupun mereka berada di perbatasan tapi mereka dapat menggapai cita-cita mereka untuk menjadi dokter, TNI, Polisi, dan bahkan pimpinan daerah Papua kelak dimasa depan,” jelasnya.

Kepala Dinas Pendidikan Jayapura, Bapak Fahruddin Passolo mengucapkan terima kasih atas kepedulian yang dilakukan oleh Satgas, “Kami dari Dinas Pendidikan Kota Jayapura sangat mengapresiasi apa yang sudah dilakukan oleh Satgas Pamtas Yonif PR 328 Kostrad untuk memajukan pendidikan di wilayah perbatasan.” Pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan peresmian ini Cabang BRI Jayapura Bapak Eko Yulianto, Danramil Muara Tami, Wakapolsek Muara Tami, Kapospol Skouw Batas, Tokoh Masyarakat Kampung Mosso dan anak-anak sekolah serta warga Kampung Mosso.

■ Herry Sutanto/Penkostrad 
© Copyright 2018 INFONEWS.CO.ID | All Right Reserved