INFO DAERAH

Sabtu, 25 Mei 2019

Penyakit Kulit Banyak Serang Warga Kampung Hobong

Penyakit Kulit Banyak Serang Warga Kampung Hobong

INFONEWS.CO.ID ■ Dalam rangka membantu Warga Sentani yang menjadi korban dampak banjir bandang Sentani beberapa bulan silam, Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif PR 328 Kostrad ikut mendukung kegiatan baksos dan pengobatan massal yang dilakukan oleh Korem 172/PWY di Kampung Hobong, Distrik Sentani Atas, Jayapura, Rabu (22/05).

Dansatgas Pamtas Yonif PR 328 Kostrad Mayor Inf Erwin Iswari, S.Sos., M.Tr (Han) mengatakan bahwa dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Korem 172/PWY Satgas Yonif PR 328 Kostrad juga ikut terlibat.

“Kami juga mendukung kegiatan pengobatan massal dengan melibatkan dokter Satgas yaitu Lettu Ckm dr. Rizky beserta tim kesehatan Satgas,” Ujarnya.

Kegiatan yang dibuka oleh Danrem 172/PWY Kol. Inf J. Binsar Parluhutan Sianipar beserta Ketua Persit KCK Koorcab Rem 172/PWY Ny. Dewi Binsar Sianipar dihadiri kurang lebih 300 orang Warga.

“Sangat banyak sekali warga yang membutuhkan pelayanan kesehatan disini, karena faktor ekonomi dan kondisi pelayanan kesehatan menjadi kendala masyarakat disini untuk mendapatkan fasilitas kesehatan,” Ucap Mayor Inf Erwin.

Ditambahkan Dansatgas bahwa dalam kegiatan pengobatan massal yang dilakukan dokter Satgas banyak mengeluhkan penyakit kulit dan penyakit dalam.

“Rata-rata karena faktor cuaca dan kebersihan lingkungan sehingga sebagian ada yang demam batuk, gatal-gatal serta diare, namun ada juga pasien yang mengalami Katarak (a.n. Bapak Kalrlos Sueba 73 Th) dan sudah kami obati serta kami arahkan untuk mendapat pengobatan yang lebih baik ke rumah sakit terdekat,” pungkasnya.

■ Rasyid/Penkostrad

Senin, 13 Mei 2019

Bidik Turis Timur Tengah, KBB Kembangkan Wisata Halal


INFONEWS.CO.ID ■ Pemerintah Kabupaten Bandung Barat berkomitmen untuk mendorong pengembangan konsep wisata halal untuk menjamin kenyamanan, keamanan serta keyakinan bagi setiap pengunjung dari wisatawan mancanegara dari kalangan muslim seperti negara Malaysia, Brunei Darussalam, Turki, Arab Saudi, dan beberapa negara timur tengah lainnya yang kerap datang mengunjungi objek wisata di Bandung Barat.

Kepala Seksi Pengelolaan Destinasi Parwisata pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan KBB, David mengungkapkan, konsep wisata halal ini didasarkan pada tingginya kunjungan dari populasi muslim baik di dalam negeri maupun mencanegara.

Sehingga dengan konsep ini akan memberikan rasa nyaman saat mereka berkunjung ke Bandung Barat.

“Konsep wisata alam ini seperti menyediakan makanan dan minuman yang halal (bebas dari daging babi dan alkohol). Menyediakan toilet secara terpisah untuk laki-laki dan perempuan dengan fasilitas yang layak saat bersuci dengan air. Tersedia fasilitas untuk beribadah dengan menyediakan musola dan memastikan produk serta jasa pelayanan pada usaha-usaha yang ada di objek wisata,” kata David, kemarin.

Menurutnya, dengan menerapkan konsep wisata halal maka bisa menopang industri pariwisata. Mulai dari target capaian peningkatan devisa pariwisata, peningkatan PDB serta peningkatan tenaga kerja.

“Dengan konsep ini juga bisa meningkatkan kunjungan wisatawan muslim, peningkatan daya saing destinasi pariwisata halal serta pengembangan industri pariwisata halal. Karena potensi di Bandung Barat sangat besar untuk menerapkan konsep wisata halal ini,” ungkapnya.

Pembahasan Wisata Halal, Pemkab Bandung Barat. (Foto courtesy: Rls/Humas KBB)

Kamis, 09 Mei 2019

Ngabuburit Balap Liar di Sumedang Dibubarkan Polisi, 2 Motor Ilegal Disita

Ngabuburit Balap Liar di Sumedang Dibubarkan Polisi, 2 Motor Ilegal Disita

INFONEWS.CO.ID ■ Polisi di Sumedang geram dengan maraknya acara ngabuburit yang disertai arena adu balap. Karena selain membahayakan pengguna jalan raya, diduga pelaku balap liar ini juga menggunakan motor ilegal.

Dugaan adanya motor ilegal hasil curanmor sangat kuat. Pasalnya, beberapa indikasi seperti body motor yang sudah di modif, juga engine mesin yang sudah di rekayasa agar lebih bertenaga saat adu balap.

Guna mengantisipasi hal hal yang tidak diinginkan, jajaran petugas dari Polsek Cibugel Kabupaten Sumedang turun ke jalan. Selain mengantisipasi balapan liar di wilayah hukumnya, yang marak sejak awal Ramadhan hingga saat ini, Kamis (9/5/2019).

"Alhamdulillah, kami berhasil mengamankan 2 unit motor ilegal,"  kata Kapolsek Cibugel AKP Asep Dedi.

Selain sudah mengamakan 2 unit kendaraan roda dua yang tidak dilengkapi surat-surat lengkap, polisi juga mendalami dugaan motor ilegal itu.

AKP Asep Dedi menyebutkan bahwa dua unit kendaraan roda dua itu hasil dari patroli di jalur Jalan Lingkar Dusun Parakan Panjang Desa Cipasang Kecamatan Cibugel Kabupaten Sumedang.

Sebelumnya, polisi juga berhasil membubarkan arena balapan liar, setelah mendapat informasi dari masyarakat yang menyebutkan ada balapan liar di Jalan Lingkar. Adanya balapan liar itu mengakibatkan kemacetan terhadap  pengguna jalan yang melintas.

Diperoleh informasi, acara adu balap liar ini bubar setelah Bhabinkamtibmas Desa Cipasang Brigadir Asep Arif RH bersama Kanit Shabara Aiptu Asep Sulaeman langsung turun ke lapangan.

■ Dadang Iskandar

Rabu, 01 Mei 2019

Tingkatkan Panen Babinsa Desa Pelem Bantu Penyemprotan Hama

Tingkatkan Panen Babinsa Desa Pelem Bantu Penyemprotan Hama

INFONEWS.CO.ID ■ Babinsa Desa Pelem, Kecamatan Simo Boyolali, Pelda Sajadi dari Koramil 12 Simo melaksanakan pendampingan upsus pada anggota kelompok tani Desa Pelem dengan membantu penyemprotan hama tanaman padi, terutama hama wereng yang masih menjadi hama yang sering menyerang pertanian di Desa Canden selain dari hama tikus, kemarin.

Kegiatan ini semata mata bertujuan agar tanaman padi dapat tumbuh dengan subur serta pada saat panen dapat meningkatkan hasil pertaniannya.

Dalam kegiatan tersebut Babinsa Desa Pelem Simo mengungkapkan, membantu petani menanggulangi ancaman hama adalah kegiatan yang sangat positif dan membantu petani di wilayah binaan.

Selain itu, Babinsa, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan  kelompok tani juga sering melakukan sosialisasi untuk mengajak para petani proaktif menanggulangi serangan hama wereng dan hama tanaman yang lainnya seperti tikus, walang sangit dan lain lain, sebagai antisipasi pengendalian hama yang menyerang tanaman padi.

Dengan hal tersebut, Babinsa juga menghimbau kepada para petani untuk melakukan penyemprotan secara serentak guna mengendalikan serangan hama tersebut. Semoga dengan selalu bekerja sama dan berkoordinasi dengan instansi terkait Kecamatan Simo dapat mengalami kemajuan yang membanggakan di sektor pertanian.

■ R/Rasyid Munandar

Selasa, 30 April 2019

Lagi, Warga Keerom Serahkan Satu Pucuk Senjata Api Rakitan dan 4 Butir Amunisi


INFONEWS.CO.ID ■ Dalam melaksanakan tugasnya sebagai Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) selalu berpegang teguh kepada doktrin-doktrin TNI yang selalu menjadi pedoman dalam melaksanakan tugas dimanapun. Dengan kerendahan hati dari Personel Satgas Pamtas Yonif PR 328 Kostrad, membuat seorang Warga bersimpati dengan sukarela menyerahkan sebuah senjata api rakitan dan 4 butir amunisi kaliber 5,56 mm miliknya yang sudah lama disimpan, Jum’at (26/04).

Dijelaskan oleh Dansatgas Yonif PR 328 Kostrad, Mayor Inf Erwin Iswari, S.Sos., M. Tr (Han) bahwa pada saat Pos Skamto melaksanakan sweeping malam sekitar pukul 21.30 Wit, Warga atas nama NW (28 Th) yang mengendarai sepeda motor dari arah Jayapura menuju rumahnya di Keerom beristirahat dan meminta air minum kepada Personel Satgas.

“Namun melihat kondisi NW ini seperti kurang sehat, Danpos Lettu Inf Ferly memerintahkan tim kesehatan Pos untuk memeriksa NW dan memberinya vitamin dan obat-obatan,” ujarnya.

“Saat keluarga NW terkena musibah banjir bandang di wilayah Sentani Personel Satgas juga mengunjungi rumah NW yang berada di Keerom dan memberikan bantuan untuk meringankan beban dari keluarga NW dengan memberikan bahan makanan, baju-baju layak pakai serta beberapa ikan lele yang merupakan hasil ternak Pos Skamto,” tambahnya.

Atas kerendahan hati Pos Skamto, NW pun mengunjungi Pos Skamto dengan membawakan daging rusa yang merupakan hasil buruan NW di wilayah Waris dan mengatakan bahwa dirinya memang memiliki senjata api rakitan warisan dari orang tuanya yang sudah meninggal.

“Sontak setelah mendengar perkataan NW, Personel Satgas pun memberikan penjelasan mengenai adanya larangan dan sanksi apabila menyimpan senjata api illegal,” imbuhnya.

Setelah mendengar penjelasan dari Personel Satgas dan juga bersimpati dengan kerendahan hati Personel Satgas kepada keluarganya, NW pun menyerahkan satu pucuk senjata api rakitan dan 4 butir munisi kaliber 5,56 mm yang dimilikinya secara sukarela.

■ Red/Penkostrad

Sabtu, 27 April 2019

On The Job Training Taruna Akmil di Yonkav 8 Kostrad Pasuruan


INFONEWS.CO.ID ■  Taruna Akademi Militer (Akmil) Tingkat IV mengikuti On The Job Training (OJT) di Batalyon Kavaleri 8 Kostrad, Pasuruan, Jawa Timur. Jumat (26/4).

Walaupun waktu On The Job Training (OJT) ini relatif sangat singkat, tetapi banyak pelajaran yang bisa didapat dari berbagai kegiatan yang dilaksanakan dalam kegiatan OJT, tidak hanya sebatas menerapkan berbagai teori ilmu kecabangan maupun kemiliteran di lapangan, Tetapi lebih dari itu dituntut mampu beradaptasi dan berkomunikasi dengan lingkungan tugas di satuan jajaran Kostrad.

Komandan Batalyon Kavaleri 8 Kostrad, Letkol Kav Wisnu  Budi Hidayanta, S.H, saat menerima kunjungan OJT Taruna Akmil Tingkat IV TA. 2019 mengatakan semua pengalaman dan pengetahuan tersebut sudah barang tentu akan bermanfaat dalam penyelesaian studi di Akmil maupun dalam menjalankan tugas dan jabatan nanti, kemampuan untuk menyerap semua pengetahuan ini dapat dikuasai dengan baik, apabila para Taruna pandai memanfaatkannya.

“Situasi di lembaga pendidikan sangatlah berbeda dengan situasi di satuan. Hal ini disebabkan berbagai permasalahan dan tantangan yang dihadapi memang sungguh berbeda. Oleh sebab itu, para Taruna tidak perlu merasa heran manakala nanti menjumpai atau dihadapkan dengan keadaan yang sebelumnya tidak pernah dibayangkan dan bahkan belum pernah diketahui selama di lembaga pendidikan,” tambah Danyon Kavaleri 8 Kostrad.

Kunjungan ini bertujuan sebagai gambaran bagaimana kegiatan yang akan dihadapi ketika lulus dari Akademi Militer dan masuk ke Satuan sehingga dalam pelaksanaannya semua kegiatan berjalan dengan baik, disamping itu para taruna tingkat IV Sermatutar ini, harus mengetahui secara langsung di lapangan tentang satuan, baik bersifat operasional atupun administrasi yang nantinya dapat menjadi bekal saat bertugas nantinya.

Kegiatan yang diikuti oleh Taruna kecabangan Armed dan Chb ini dititik beratkan pada pengenalan Alutsista dan teknologi komunikasi yang dimiliki oleh Yonkav 8 Kostrad. Pada kesempatan tersebut Taruna dijelaskan tentang berbagai jenis Ranpur dan ICCS.

■ Red/Penkostrad
© Copyright 2018 INFONEWS.CO.ID | All Right Reserved