Aksi Eksibisionis Pamer "Burung" Membuat Resah Para Siswi di Karawang - INFONEWS.CO.ID

Jumat, 22 Februari 2019

Aksi Eksibisionis Pamer "Burung" Membuat Resah Para Siswi di Karawang

  Aksi Eksibisionis Pamer "Burung" Membuat Resah Para Siswi di Karawang

Foto: ilustrasi

INFONEWS.CO.ID ■ Akhir-akhir ini, kota Karawang digegerkan oleh aksi mesum para pelaku pengindap penyakit eksibisionis yang ditujukan kepada para sejumlah siswi. Hal itu diutarakan oleh beberapa siswi dari sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Karawang yang mengalami trauma terhadap perilaku sekelompok pria mesum tersebut yang berkeliaran di Jalan Ahmad Yani, Kabupaten Karawang.

Wakil Kepala Bagian Humas SMPN 1 Karawang Barat Nia Kurniasih menyebutkan, sejak tiga tahun lalu, lebih dari 50 siswinya menjadi korban sekelompok pria mesum tersebut.

“Mereka di dalam mobil, memanggil siswi kami, saat murid mendekat, pria – pria itu memperlihatkan alat vital mereka,” kata Nia Kurniasih, Wakil Kepala Sekolah bagian Humas SMPN 1 Karawang Barat kepada rekan media di kantornya, Kamis (21/2/2019) seperti dirilis jabarkabardaerah .com.

Menurut Nia, pria-pria tersebut biasa beraksi dengan modus menanyakan alamat kepada para siswi, yang sedang menunggu jemputan di halte depan sekolah. Akan tetapi, ada juga yang pura – pura sebagai teman orang tua korban.

“Ada yang beraksi sendiri ada yang berkelompok,” imbuhnya.

Setelah berhasil berkomunikasi dengan siswi, tak jarang para pelaku nekat memasukkan siswi ke dalam mobil. Di dalam mobil tersebut, pelaku memaksa siswi melihat pria tersebut memainkan alat vital mereka.

“Di dalam mobil ada dua sampai tiga orang. Setelah mobil keliling kota, baru siswi tersebut dilepas,” terang Nia.

Masih menurut Nia, dua hari lalu seorang siswi kelas 8 SMPN 1 Karawang hampir diseret ke dalam mobil oleh dua pria tak dikenal.

“Beruntung siswi kami bisa melarikan diri, setelah menendang perut pria tersebut,” tuturnya.

Atas kejadian tersebut, para anak didik perempuan itu trauma dan ketakutan. Untuk mengantisipasi hal itu, pihak sekolah menginstruksikan siswi selalu bergerombol setiap pulang sekolah.

“Bahkan saya menyuruh siswi mengabaikan orang yang tanya alamat,” kata Nia.

Hingga saat ini, imbuhnya, para pria tersebut tidak pernah tertangkap. Sebab, begitu para siswi berteriak, pelaku langsung kabur. Oleh karena itu, Nia berharap pihak berwajib menangkap pelaku.

“Kami harap pelakunya segera ketemu dan ditangkap,” katanya.

Nia mengakui, pernah membahas perihal teror tersebut dengan beberapa pendidik dan forum di sekolah lain.

“Seperti di SMP 6, SMP 5 hingga SMK 2 Karawang. Enam hari lalu ada kejadian serupa di SMK 2,” katanya.

Tanggapan Komnas PA

Sementara itu, Ketua Komnas Perlindungan Anak (PA) Kabupaten Karawang Indriyani mengaku tak habis pikir, atas aksi tak bermoral semacam itu terjadi di Jalan Ahmad Yani yang dikenal sebagai zona ramah anak. Apalagi, rata-rata korbannya masih di bawah umur.

Mengingat kasus tersebut belum pernah terungkap, Indri menilai perlu ada peningkatan infrastruktur keamanan di Jalan Ahmad Yani, misalnya pemasangan CCTV. Tujuannya, agar pelaku cepat tertangkap.

“Kami juga akan melakukan koordinasi dengan pihak satpol pp untuk bisa mengawasi daerah sepanjang jalan Ahmad Yani,” kata Indri.

Tidak Memperkosa

Menurut psikiater Dadang Hawari, orang yang gemar memamerkan alat kelaminnya kepada lawan jenisnya (eksibisionis) tentu membuat risih.

Lalu apa yang membuat seseorang mengalami kelainan semacam itu? "Ada bermacam sebab. Misalnya saja tidak bisa berinteraksi dengan lawan jenisnya. Saat diinterview, akan jelas apa yang bisa membuatnya begitu," ujar psikiater Dadang Hawari.

Orang eksibisionis, kata Dadang, biasanya mengalami perasaan rendah diri, tidak aman, serta memiliki ibu yang dominan dan sangat protektif. Karena itu, dia tidak bisa berinteraksi dengan lawan jenisnya.

"Biasanya terjadi waktu puber. Keluarganya bisa tahu adanya kelainan itu, tetapi bisa juga tidak tahu. Kalaupun tahu biasanya malah ditutup-tutupi dan tidak dianjurkan berobat karena malu," jelas Dadang.

Saat memamerkan alat kelamin di hadapan perempuan, bisa terjadi masturbasi pada pria yang memiliki kelainan perkembangan psikoseksual ini.

Hubungan seksual yang lebih jauh hampir tidak pernah terjadi pada penderita ini. Karena itu, seorang eksibisionis jarang melakukan pemerkosaan. ■ R/08




BERITA TERKAIT

BERITA TERBARU

Loading...
© Copyright 2018 INFONEWS.CO.ID | All Right Reserved