Pondok Pesantren Dea Malela Bentuk Santri Tangguh - INFONEWS.CO.ID

Sabtu, 03 Agustus 2019

Pondok Pesantren Dea Malela Bentuk Santri Tangguh

Pondok Pesantren Dea Malela Bentuk Santri Tangguh

Pondok Pesantren Dea Malela Bentuk Santri Tangguh


INFONEWS.CO.ID ■ Sekali lagi, Indonesia menghadirkan dunia pesantren kembali dengan asupan kewirausahaan. Salah satunya adalah Pondok Pesantren Dea Malela, yang kini menjadi pilihan orang tua sehingga anak-anak mereka memiliki kemampuan internasional.

Hal ini dikemukakan oleh Ketua Lajnah Tanfidziyah atau Ketua Umum Syarikat Islam (SI), Dr. Hamdan Zoelva saat upacara peletakan batu pertama pembangunan gedung pelatihan wirausaha di JK Building Pondok Pesantren Internasional Dea Malela, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat , Sabtu (3/8).

"Pondok pesantren internasional modern Dea Malela di Sumbawa dapat menjadi pilihan bagi orang tua yang ingin anak-anak mereka kuat dalam pengetahuan agama, sains, kewirausahaan dan kepemimpinan dengan kemampuan internasional," katanya, menanggapi keberadaan pondok pesantren tersebut.

Memang, kata Hamdan, sekolah asrama internasional modern Dea Malela Sumbawa masih relatif baru dan belum akrab bagi kita.

"Pesantren ini baru dibangun selama 4 tahun dengan bangunan dan ruang kelas, asrama pria dan wanita, rumah ustadz, masjid, lapangan sepak bola dan berbagai fasilitas lainnya," katanya.

Santri di sini, jelas Hamdan, selain dari Sumbawa, juga dari daerah di seluruh Indonesia, bahkan manca negara.

Seperti diketahui, pesantren ini didirikan oleh Mantan Ketua Umum Muhammadiyah yang kini menjadi Ketua Dewan Penasihat MUI Pusat, Din Syamsuddin.

Yang menarik dari pondok pesantren ini, tambah Hamdan, dengan lokasinya yang jauh dari kebisingan ibukota, adalah di antara pegunungan di Desa Lanangguar, Kabupaten Sumbawa, provinsi NTB.

Inilah yang membuat tempat ini unik. Selain itu, sekolah asrama berfokus pada pembentukan karakter santri unggul.

"Bersedia menghasilkan Santri unggul dari berbagai aspek untuk membangun peradaban. Ini adalah ide yang sangat luar biasa dari pendirinya Prof. Din Syamsuddin," tambah Hamdan saat mendampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla, hari ini.

Upacara peletakan batu pertama untuk pembangunan gedung pelatihan kewirausahaan ini juga dihadiri oleh Gubernur NTB, Zulkiflimansyah, Komandan Militer Udayana, Mayjen Benny Susianto, Menteri Perindustrian, Saleh Husin, Din Syamsuddin, dan lainnya.

■ Rimba/rls

BERITA TERKAIT

BERITA TERBARU

Loading...
© Copyright 2018 INFONEWS.CO.ID | All Right Reserved