INFO BEKASI
-->

Sabtu, 15 Januari 2022

Bejat, Can Bibie Rudapaksa Dua Anak Tirinya yang Masih Pelajar SD di Kota Solok

SOLOK - Prediket Darurat Kejahatan Seksual yang disematkan ke Ranah Minang (Sumbar) oleh sejumlah pihak, turut terjadi di Kota Solok. Di daerah yang memiliki jargon Kota Serambi Madinah tersebut, Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Polres Solok Kota menangkap Rahmad Priyandra alias Can Bibie (49 tahun) di Ampang Kualo Kota Solok, Rabu (12/1/2022). Warga asal kelurahan Kampung Jawa, Kecamatan Tanjung Harapan, Kota Solok, tersebut diringkus atas dugaan pencabulan terhadap dua anak tirinya yang masih berstatus pelajar SD sejak tahun 2018 lalu.

Kejadian itu semakin miris, karena dua pelajar SD tersebut adalah anak kandung dari Almarhum Pariyatin, korban pembunuhan yang jasadnya ditemukan membusuk dalam septic tank, di Jalan Destamar IV, RT 03, RW 06, Kawasan Transad, Kelurahan Kampung Jawa, Kecamatan Tanjung Harapan, Kota Solok, Minggu (11/3/2018). Saat itu, pengungkapan kasus yang dipimpin langsung Kapolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan, S.IK, MH, bersama Wakapolres Kompol Sumintak, SH, Kasat Reskrim AKP Zamri Elfino, S.IK, jasad jasad pariatin ditemukan kondisi kepala remuk dan berlumuran darah. 

Kapolres Solok Kota, AKBP Ferry Suwandi, S.IK, melalui Kasat Reskrim, AKP Evi Wansri, menyatakan pelaku diringkus di kawasan Ampang Kualo, Kota Solok, Rabu (12/1/2022) lalu. Menurut Evi Wansri, terungkapnya kasus itu berawal dari kecurigaan dari guru korban yang melihat perubahan tingkah laku pada anak didiknya. Korban sering terlihat murung dan berbeda dibanding anak lainnya. Kecurigaan itu terjawab, saat ditanyai oleh gurunya, akhirnya korban mengaku. Hal itu kemudian dilaporkan kepada ibu korban. Awalnya ibu korban Susilawati (44) tidak percaya. Namun, ibu korban kemudian bersedia dilakukan visum terhadap kedua anak. Dan ternyata memang diketahui sang anak sudah menjadi korban rudapaksa.

Tidak terima anaknya menjadi korban pencabulan, ibu korban kemudian melaporkan suaminya ke Mapolres Solok Kota. Pelaku akhirnya ditangkap polisi di kawasan Ampang Kualo.

"Pengakuan pelaku, dirinya sudah melakukan perbuatannya sejak 2018. Pelaku memanfaatkan kondisi rumah yang sepi saat istrinya pergi bekerja. Dari pengakuan pelaku, dirinya sudah melakukan hal itu lebih kurang 20 kali sejak 2018 lalu," terang, AKP Evi Wansri.

Pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dijerat pasal 81 ayat (3) juncto 76E subsidair 82 ayat (2) jo 76e Undang-Undang Nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti undang-undang nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (*/IN-001)

Minggu, 26 Desember 2021

Ini yang Diucapkan Asnawi Mangkualam ke Faris Ramli yang Gagal Penalti

JAKARTA - Banyak yang penasaran apa yang diucapkan Asnawi Mangkualam setelah pemain Singapura yaitu Faris Ramli gagal eksekusi penalti di National Stadium, Sabtu (25/12/2021). Menjelang babak kedua usai tepatnya menit 90, Singapura diberi hadiah penalti oleh Wasit, saat itu skor masih 2-2.

Dengan cerdik dan tenang kiper Indonesia, Nadeo Argawinata melakukan bloking terhadap tendangan Faris Ramli tersebut. Pasca kejadian tersebut, semua pemain Indonesia menghampiri Nadeo kecuali satu nama yaitu Asnawi Mangkualam.

Pemain yang membela Ansan Greeners di Liga Korea ini justru datang kepada Faris. Dari kamera dan juga tayang ulang, terlihat bibir Asnawi Mangkualam mengucapkan Thank You atau terima kasih. Lantaran Singapura gagal unggul di menit-menit terakhir pertandingan.

Jelas ucapan ini bukan untuk memuji sang pemain melainkan mengejek karena gagal melakukan eksekusi penalti. Terlihat wajah Asnawi saat itu juga sangat gembira dan emosinya begitu meluap-luap.

Apa yang dilakukan Asnawi ini pun viral, ada yang mulai menghujat terutama dari negara tetangga, Malaysia, yang dibantai 4-1. Karena sikap Asnawi tersebut dianggap tidak respect kepada lawan yang juga sama-sama pemain sepak bola. Terlepas dari itu semua, reaksi Asnawi kepada Faris ini juga menyulut semangat juang dari tim Garuda. Di waktu normal Indonesia dan Singapura bermain 2-2 dan harus dilanjutkan ke babak tambahan.

Pada 2 X15 menit waktu yang diberikan, Indonesia kembali menemukan performa terbaiknya yang sempat hilang di babak kedua. Hasilnya 2 gol pun tercipta dari Irfan Jaya dan Egy Maulana Vikri, skor akhir 4-2 untuk kemenangan Indonesia.

Pemain kelahiran Makasar ini memang sangat senang karena Indonesia berhasil lolos dari kekalahan dan melenggang ke final Piala AFF 2020. (*/putra/GaluhID/IN-001)

Senin, 18 Oktober 2021

Direktur Indomaret Meninggal dalam Kecelakan di Tol Cipularang, Ini Kronologinya

JAKARTA - Salah satu Direktur PT Indomarco Prismatama (Indomaret), yakni Yan Bastian (62), dikabarkan meninggal dunia dalam kecelakaan di Tol Cipularang.

Dalam konfirmasinya, Direktur Pemasaran Indomaret Wiwiek Yusuf mengatakan, pihaknya belum dapat memberikan keterangan lebih rinci terkait musibah tersebut.

"Indomaret telah kehilangan salah satu putra terbaiknya, dengan berpulangnya Yan Bastian (selaku) Merchandising Director PT Indomarco Prismatama," kata Wiwiek, dikutip dari Kompas.com, Minggu (17/10/2021).

"Kami atas nama manajemen dan karyawan merasakan duka yang mendalam atas kepergian mendadak Pak Yan Bastian. Rekan kerja dan sahabat kami. Semoga arwahnya diterima di sisi Tuhan dan keluarga diberikan kekuatan," imbuhnya.

Menurut pernyataan Wiwiek, diketahui bahwa Yan Bastian beserta keluarganya menjadi korban kecelakaan ketika tengah menempuh perjalanan kembali ke Jakarta.

Kronologis

Sebelumnya, diberitakan juga bahwa kecelakaan yang terjadi di ruas Tol Cipularang KM 91 tersebut melibatkan truk kontainer yang menimpa sebuah mobil jenis SUV, Sabtu (16/10/2021).

Lebih lanjut, Kepala Unit Laka Lantas Polres Purwakarta Ipda Jamal Nasir menerangkan bahwa kecelakaan tersebut bermula ketika truk kontainer itu mulai hilang kendali di jalan tol yang lurus dan sedikit menurun.

"Truk kontainer itu kemudian terguling lalu menimpa minibus Hyundai nopol B 1152 SSV yang datang dari arah yang sama," kata Jamal, dikutip dari Kompas.com, Minggu. 

Akibatnya, pengemudi minibus yang tidak lain adalah Yan Bastian dilaporkan meninggal dunia seketika di tempat kejadian. Selain itu, Jamal menyebutkan, ada tujuh orang korban lain dalam kecelakaan itu yang mengalami luka ringan.

Akan tetapi, sopir truk kontainer itu diketahui sudah meninggalkan lokasi kecelakaan saat pihak kepolisian tiba.

"Sedangkan pengemudi truk kontainer Hino bernomor polisi B 9318 JIY melarikan diri. Sedang kami selidiki," pungkas Jamal.(*/IN-001)

Sumber: kompas.com

Rabu, 22 September 2021

Spesifikasi Laptop untuk Mahasiswa Sains

Bagi mahasiswa, laptop cukup penting dibutuhkan untuk berbagai keperluan, namun jangan sembarang membeli khususnya bagi mahasiswa rumpun sains. Beberapa software yang digunakan untuk perkuliahan terkadang membutuhkan laptop dengan spesifikasi khusus.

Jadi pemilihan laptop sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan mahasiswa bersangkutan serta harga laptop yang terjangkau. Untuk memudahkan berikut spesifikasi laptop berdasarkan kebutuhan:  

  • Pilih CPU dan memori sesuai software

Mahasiswa khususnya rumpun sains biasanya menggunakan laptop untuk mengerjakan laporan, menyelesaikan penghitungan yang rumit, dan mengoperasikan software tertentu. Maka untuk itu perlu memahami spesifikasi software untuk beragam kebutuhan.

Memiliki laptop dengan spesifikasi yang mendukung kerja software dapat membuat pekerjaan jadi lebih mudah. Berikut jenis software dan kegunaannya:

a. Core i5 memori 8 GB

Software Core i5 mumpuni untuk pemrograman dan software analisis seperti Software MATLAB sering dipakai untuk menganalisis data saintifik.  Menjalankan software tersebut membutuhkan ppesifikasi khusus agar dapat berjalan maksimal di antaranya dengan penggunaan CPU Intel quadcore (empat inti) atau lebih. 

Bisa juga menggunakan laptop berprosesor AMDx86-64 sebagai alternatif dengan memori minimal 8 GB. Spesifikasi ini yang akan membuat pemrograman dan software analisis berjalan dengan lancar.

b. Core i7 memori minimal 8 GB

Bagi mahasiswa teknik atau arsitektur membutuhkan laptop dengan spesifikasi tinggi untuk mengoperasikan software CAD, software 2D CAD untuk membuat planer figure bisa menggunakan CPU Core i5.

Lalu software 3D CAD dan program lainnya dapat menggunakan CPU Core i7 atau lebih dengan memori minimal 8 GB untuk mendapat gambar model tiga dimensi yang bagus. Spesifikasi ini tentu tidak murah namun karena kebutuhan demi pembelajaran maksimal.

c. Core i3 dengan memori 4 GB

Jika kebutuhan sebatas untuk membuat laporan biasa, laptop dengan minimum CPU Core i3 dan memori 4 GB sudah cukup sebab software Office tidak memerlukan laptop berspesifikasi tinggi. Namun jika memiliki dana lebih akan lebih baik memilih spesifikasi tinggi 

Pertimbangkan pula waktu pemakaian sebab penggunaan secara simultan akan menyebabkan laptop dengan spesifikasi rendah berkendara saat dioperasikan.

  • Pilih baterai berdaya tahan tinggi

Jika Anda memiliki mobilitas tinggi, penting untuk memikirkan mengenai ketahanan baterai, jangan sampai kehabisan baterai ketika digunakan di kampus atau di tempat lain. Maka ada baiknya membandingkan long battery Life setiap laptop.

Beberapa laptop memiliki daya tahan penggunaan hingga 48 jam karenanya penting untuk memilih yang paling tepat.

  • Pilih laptop ber-HDMI

Untuk kebutuhan presentasikan hasil penelitiannya dan sebagainya akan lebih baik memilih laptop dengan terminal HDMI. Hal ini berguna agar presentasi dapat dilakukan menggunakan monitor eksternal misalkan proyektor.

Pada beberapa laptop yang ada menggunakan miniDisplayPort, tetapi itu memerlukan conversion connector untuk menghubungkannya. Akan lebih baik memilih laptop dengan terminal HDMI berukuran normal jika memungkinkan.

  • Pilih ukuran sesuai

Berikutnya pemilihan ukuran yang mudah dibawa dengan model yang compact dan berukuran kecil. Pastinya pilih sesuai pada tujuan dan kebutuhan Anda masing-masing. Namun tetap jangan lupa pertimbangan spesifikasi lainnya yang lebih penting.

Rata-rata ukuran laptop bergantung pula pada kapasitas yang dimiliki. Ukuram.13,3 inci yang ringat cocok untuk menulis dan kalkulasi, namun tidak untuk CAD dan pemrograman. Karenanya pertimbangan ukuran mengikuti kebutuhan spesifikasinya.

Itulah spesifikasi yang dibutuhkan mahasiswa khususnya di bidang sains. Maka jangan salah pilih untuk memastikan kebutuhan dari laporan dan lainnya telah terpenuhi.

Rabu, 16 Juni 2021

Terpapar Covid-19, Ketua Presidium IPW Neta S Pane Meninggal Dunia

BEKASI - Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane meninggal dunia di RS Mitra Keluarga, Bekasi Barat, pada Rabu (16/6) pukul 10.40 WIB. Informasi ini dibenarkan oleh kerabatnya Yon Moeis. Neta disebut meninggal karena covid-19. 

"Betul, tadi sekitar pukul 10.40 WIB di RS Mitra Bekasi Barat. Neta telah dirawat di rumah sakit sejak 5 Juni lalu karena positif Covid-19," katanya.

Informasi ini juga dibenarkan Edi Hasibuan, Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategi Kepolisian Indonesia. 

"Iya benar, kita sampaikan turut berduka cita sedalam-dalamnya. Kita kehilangan pengamat kepolisian yang kritis dan banyak memberi masukan dalam memajukan Polri yang semakin baik," tuturnya.

Neta merupakan Ketua Presidium IPW sejak 2004 hingga sekarang. Aktivis kelahiran Medan, 18 Agustus 1964 ini memulai kariernya di bidang jurnalistik dengan menjadi reporter di SKH Merdeka di Jakarta. Ia kemudian menjadi Wakil Pimpinan Redaksi Surat Kabar Jakarta tahun 2002-2004. Neta kemudian aktif sebagai aktivis hingga menjabat Ketua Presidium IPW.

IPW sendiri adalah lembaga swadaya masyarakat yang mengawasi kinerja kepolisian. Anggota lembaga ini terdiri dari pengamat, wartawan, pakar, hingga akademisi yang peduli masalah kepolisian. Ia kerap mengkritisi berbagai kasus kepolisian sejak dulu hingga sekarang.

Terbaru, Neta memberikan pernyataan soal penyerangan terduga teroris ke Mabes Polri pada April lalu. Ia saat itu menyebut kelompok teroris ingin menunjukkan lemahnya sistem keamanan Mabes Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (*/IN-001)

Jumat, 04 Juni 2021

Pilpres dan Pileg 2024 Digelar 28 Februari, Pilkada 27 November

 

JAKARTA - Komisi II DPR bersama pemerintah dan penyelenggara pemilihan umum telah menyepakati hari pemungutan suara Pemilihan Umum 2024 (Pemilu Presiden dan Legislatif) akan jatuh pada Rabu tabggal 28 Februari 2024. Sedangkan hari pemungutan suara Pilkada Serentak 2024 jatuh pada Rabu 27 November 2024.

Hal itu diputuskan dalam rapat antara Komisi II DPR, pemerintah, serta penyelenggara pemilu yang terdiri dari Komisi Pemilihan Umum, Badan Pengawas Pemilu, serta Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu pada Kamis (3/6/2021).

"Ya. Itu hasil kesepakatan tadi malam," kata Wakil Ketua Komisi II DPR Luqman Hakim.

Luqman menuturkan, selain memutuskan hari pemungutan suara, rapat juga memutuskan tahapan Pemilu 2024 dimulai 25 bulan sebelum hari pemungutan suara yakni pada Maret 2022.

Selain itu, rapat juga menyepakati bahwa dasar pencalonan pada Pilkada 2024 akan didasarkan pada hasil Pemilihan Legislatif 2024.

Luqman menambahkan, DPR bersama pemerintah dan penyelenggara pemilu masih akan membahas sejumlah masalah krusial terkait Pemilu 2024.

Salah satunya soal masa jabatan KPU di tingkat provinsi dan kabupaten/kota yang akan habis pada 2023, 2024, dan 2025.

Luqman mengatakan, sebagian menganggap hal tersebut akan mengganggu pelaksanaan tahapan pemilu.

"Nah, apakah akan diperpanjang sampai dengan 2025 semua? Atau dimajukan rekrutmennya di 2022, atau tetap sesuai periode yang berpotensi mengganggu pelaksanaan tahapan pemilu?" ujar dia.

Diberitakan sebelumnya, KPU mengusulkan jadwal pemungutan suara pada Pemilu 2024 dipercepat dari yang biasanya digelar pada bulan April.

Hal ini demi efisiensi waktu lantaran pemilihan presiden dan legislatif (pemilu) digelar dalam tahun yang sama dengan pemilihan kepala daerah (pilkada).

"Kami mengusulkan pada tanggal 21 Februari 2024 untuk penyelenggaraan pemilu, dan kemudian pilkada kita laksanakan pada tanggal 20 November 2024," kata Ketua KPU RI Ilham Saputra dalam diskusi daring yang ditayangkan YouTube Perludem. (*/IN-001)

Sumber: kompas.com

© Copyright 2018 INFONEWS.CO.ID | All Right Reserved