Istanbul Basaksehir, Klub Presiden Erdogan, Juarai Liga Super Turki Kali Pertama - INFONEWS.CO.ID

Senin, 20 Juli 2020

Istanbul Basaksehir, Klub Presiden Erdogan, Juarai Liga Super Turki Kali Pertama

Istanbul Basaksehir, Klub Presiden Erdogan, Juarai Liga Super Turki Kali Pertama

ISTANBUL - Istanbul Basaksehir mengukir sejarah dengan memenangi gelar Superlig alias Liga Super Turki untuk kali pertama sekaligus mematahkan “Tiga Raksasa” (Fenerbahce, Galatasaray, dan Besiktas). Basaksehir yang baru didirikan pada 1990 berhasil gelar Liga Turki musim ini usai mengalahkan Kayserispor 1-0, Minggu (19/7) dan pada hari yang sama rival terdekat mereka, Trabzonspor, kalah 3-4 dari Konyaspor. Basaksehir yang merupakan tim keenam yang memenangi gelar kompetisi paling bergengsi di Turki yang sejak telah diselenggarakan sejak 1959 ini, dipastikan finis di puncak klasemen dengan 69 poin. Mereka unggul 7 poin atas Trabzonspor dengan hanya satu pertandingan tersisa.

Posisi ketiga ditempati Sivasspor sementara ketiga raksasa Turki, Besiktas, Galatasaray, dan Fenerbahce, masing-masing menduduki peringkat keempat, kelima, dan ketujuh. Bermain tanpa penonton di Basaksheir Fatih Terim Stadium, Basaksehir memastikan kemenangan lewat gol semata wayang yang dicetak striker sekaligus kapten Mahmut Takdemir pada menit ke-19 dalam pertandingan yang sempat dua kali dihentikan lantaran mati lampu ini. Sementara itu, ratusan suporter yang menonton lewat layar lebar yang dipasang di luar stadion, langsung melakukan selebrasi begitu wasit dalam pertandingan Trabzonspor lawan Konyaspor meniup peluit akhir meski laga Basaksehir masih berjalan. Mereka menyalakan kembang api dan flare, saling berpelukan, bernyanyi-nyanyi, dan mengibarkan bendera klub yang didominasi warna jingga yang dipadu dengan warna biru. Ini gelar liga yang pertama buat Basaksehir dan catatan mereka sangat kontras dengan koleksi tiga raksasa Turki, Fenerbahce, Galatasaray, dan Besiktas, yang total telah 54 kali keluar sebagai juara. Berbeda dengan Fenerbahce, Galatasaray, dan Besiktas, yang punya basis suporter yang sangat besar, jumlah pendukung Basaksehir sangat sedikit sehingga laga-laga kandang mereka tidak pernah terisi penuh meski stadionnya hanya berkapasitas 17 ribu penonton. Klub ini diubah namanya dari Istanbul Buyuksehir Belediyesi menjadi Istanbul Basaksehir pada 2014 saat mereka pindah kandang ke Distrik Basaksehir. Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, yang saat itu masih menjabat sebagai Perdana Menteri ikut merayakan momen pindah kandang itu dengan bermain dengan memakai kostum oranye Basaksehir dalam sebuah laga persahabatan. Basaksehir memang sangat dekat dengan Adalet Ve Kalk?nma Partisi (AKP) alias Partai Keadilan dan Pembangunan yang diketuai Erdogan. Presiden klub Basaksehir, Goksel Gumusdag, juga punya hubungan keluarga dengan istri Erdogan sebagai ipar.

Tahun lalu, Erdogan mengungkapkan dirinya ikut mendirikan Basaksehir dan mengakui ambisinya untuk memenangi gelar Liga Super Turki. Ambisi ini mendorong klub itu merekrut sejumlah pemain top yang pernah berkibar di Liga Primer Inggris seperti Robinho, Demba Ba, dan Martin Skrtel pada bursa musim dingin dan musim panas 2019. Sebelumnya, Basaksehir sudah lebih dulu memiliki Gael Clichy dan Gokhan Inler. (*/IN-001)

Sumber: topskor

BERITA TERKAIT

BERITA TERBARU

Loading...
© Copyright 2018 INFONEWS.CO.ID | All Right Reserved