INFO SPORT

Minggu, 21 Juni 2020

Foto Perawat Hanya Pakai Bikini di Balik APD Covid-19 Viral di Media Sosial

MOSKOW - Seorang perawat di Rusia, menjadi viral, karena merawat pasien Covid-19 hanya mengenakan bikini di balik Alat Pelindung Diri (APD). Sempat dilaporkan syok dan takut kehilangan pekerjaan, Nadezhda Zhukova, kini menjadi incaran untuk dijadikan model. Pada bulan Mei lalu, Nadezhda Zhukova, staf di Rumah Sakit Regional Tula, menjadi sorotan karena foto yang diduga diambil oleh salah satu pasien. Si perawat menjelaskan, dia merasa "terlalu panas" jika terus mengenakan seragam dinas di balik APD ketika merawat para pasien Covid-19.

Zhukova mengaku tidak tahu jika pakaiannya itu transparan, di mana rumah sakit sempat menyebutnya sudah melanggar aturan dalam berseragam. Kasusnya hanya mengenakan bikini di balik APD jadi perbincangan, di mana dia mendapat pembelaan baik dari rekan sejawat maupun dokter.

Tenaga medis mengemukakan, Zhukova tidak mendapatkan pakaian pelindung yang pantas untuk melindunginya dari virus corona. Selain itu, para pasien disebut tidak melayangkan keluhan atas apa yang mereka lihat, meski terhadap laporan ada yang merasa malu.

Pasca-kasusnya viral, Zasport, merek pakaian olahraga Rusia, menggandengnya menjadi model untuk kampanye terkait tenaga medis pada 21 Juni mendatang. Dalam wawancaranya yang diunggah di situs Zasport, Zhukova menuturkan meski dia menjajal dunia model, dia masih ingin kembali ke ranah kesehatan.

"Sejak saya masih kecil, saya sudah bermimpi menjadi dokter atau perawat. Saya memperlakukan boneka saya seolah menjadi dokter dan perawat," jelasnya.

Perempuan 23 tahun itu meniti karir sebagai tenaga medis dengan menjadi ners bedah, setelah lulus dari sekolah keperawatan pada 2018.

Dilansir New York Post Jumat (19/6/2020), dia mengungkapkan ingin meneruskan sekolah ke kedokteran, dan mengaku bingung ingin jadi pakar pediatrik atau anaestesi dan resusitasi.

Ketika virus corona menyebar di Negeri "Beruang Merah", dia dipindahtugaskan di rumah sakit rujukan di Tula, dan bertugas sebagai ners desk.

Setiap hari, dia harus bersinggungan dengan pasien positif. Membagikan obat, mengecek suhu dan mengambil sampel darah, serta memberikan semangat bagi mereka. Dia mengungkapkan, banyak orang menanyakan apakah dia takut tertular.

"Saya tak takut. Saya hanya menjalankan tugas saja," jawabnya.

Meski mengaku tidak takut, dia meminta publik agar tetap waspada. Seperti mengenakan masker, dan segera ke dokter jika merasa kurang sehat. Lebih lanjut, ketua desainer Zasport, Anastasia Zadorina menyatakan, Zhukova kini menjadi salah satu simbol di tengah Covid-19.

Zadorina menjelaskan dia sudah mengikuti kabar Zhukova, dan merasa si perawat pantas mendapatkan rasa hormat dan dukungan.

"Dia masih muda, cantik, dan sangat berani. Dia berkontribusia besar di tengah perjuangan untuk melawan Covid-19," papar dia.

Sempat Syok

Nadezhda Zhukova awalnya disebut syok dan takut kehilangan pekerjaan. Kolega, dokter, dan politisi membelanya di mana mereka menuding petinggi di rumah sakit Tula gagal menyediakan pelindung untuk merawat pasien virus corona. Mereka menyatakan, perawat itu tidak mendapatkan pakaian pantas untuk dipakai di balik APD, yang disebut terlalu tipis untuk menangkalnya dari virus.

Pembelaan itu muncul setelah salah satu tenaga medis mengungkapkan, ners muda itu "terlalu panas" saat bertugas dan tidak sadar pakaiannya transparan. Viralnya foto itu berbuntut kepada departemen kesehatan Tula, yang menekankan mereka akan menghukum tenaga kesehatan itu karena melanggar aturan berseragam.

Pasien pria mengaku mereka tidak keberatan dengan insiden itu, meski ada yang mengakui "merasa malu" saat melihatnya datang hanya memakai bikini.

"Kini dia berada dalam stres tinggi," ujar salah seorang kolega kepada harian lokal Rusia, Komsomolskaya Pravda dikutip Daily Mail Kamis (21/5/2020).

Kolega yang tak ingin disebutkan identitasnya itu berujar, temannya itu berada dalam keadaan syok dan takut kehilangan pekerjaannya.

Kepala Aliansi Dokter, Dr Anastasia Vasilyeva, yang sudah mengkritik respons Moskwa atas Covid-19, juga memberi pembelaan bagi gadis muda itu.

Dr Vasilyeva menegaskan jika dia datang kepadanya, dia akan melindunginya seraya melayangkan kritikan atas APD yang dikenakannya.

"Fakta bahwa kostumnya mempunyai kualitas yang tidak memenuhi standar adalah kesalahan rumah sakit, bukan perawatnya," tegas Vasilyeva.

Dr Vasilyeva melanjutkan dari foto yang dirilis Tulskie Novosti menunjukkan si tenaga kesehatan memakai pakaian pelindung dari bahan plastik. Menurutnya, mereka harus memerhatikan bukan karena si ners yang hanya memakai pakaian dalam. Tapi pakaian yang dipakai tak sesuai syarat.

Pertama, ujar Dr Vasilyeva, pakaian pelindung dari virus corona tidak transparan, dan meyakini bahan yang digunakan sangat berbeda.

"Dia tidak melanggar hukum. Jadi mengapa, jika tahu bahan itu panas, harus terus bertahan yang bisa membahayakan dirinya," ujar Vasilyeva.

Salah satu pekerja medis yang bekerja dengan gadis itu mengungkapkan, mereka tidak berkata sepatah kata pun karena takut bakal semakin menyakitinya.

"Semuanya terjadi begitu gampang di Tula. Dia akan mendapat perundungan," ucap si kolega yang menerangkan, insiden itu terjadi karena mereka kekurangan APD.

Perawat Oksana Drybo, yang bekerja di Rumah Sakit Regional Tula, menyatakan publik seharusnya memahami mengapa temannya itu demikian. Drybo mengeluhkan semua tenaga medis tentu tak ingin mengenakan baju transparan. Tetapi, mereka tidak mempunyai pilihan lain.

"Bahkan pakaian terawang pun tidak ada," keluhnya. Kabar mengenai si tenaga medis muda yang viral sampai ke telinga politisi Moskwa.

Mantan petinju profesional Nikolai Valuev berujar, pasien Covid-19 yang dirawat gadis itu harus menulis bentuk dukungan yang disampaikan ke pemerintah.

"Mari berharap bahwa si perawat yang penampilannya seperti itu mendapatkan simpati dari pasien pria yang dia rawat," ujar Valuev.

Senator Vladimir Krugly berkata, dalam pandangannya memang terdapat pelanggaran aturan. Namun tenaga medis itu tak perlu sampai dihukum. (*/IN-001)

Sumber: kompas.com

Senin, 15 Juni 2020

Kabaharkam Polri Terima Audensi Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden

JAKARTA - Kantor Staf Presiden lakukan audiensi dengan Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Agus Andrianto, bertempat di Ruang Kerja Kabaharkam Polri, Kompleks Mabes Polri, Jakarta, Senin, 15 Juni 2020.

Dalam kesempatan ini, KSP diwakili oleh Irjen Pol (Purn) Hengkie Kaluara (sebagai Tenaga Ahli Utama KSP), Marsda (Purn) Warsono (Tenaga Ahli Utama), dan Mayjen TNI (Purn) Winston Simanjuntak (Tenaga Ahli Utama). Sementara Kabaharkam Polri didampingi oleh Irjen Pol Risyapudin Nursin (Kakorbinmas Baharkam Polri) dan Kombes Pol Hendi Handoko (Kabagopsnalev).

Audiensi ini dilakukan sebagai bentuk silaturahmi dan koordinasi Tim KSP dan Baharkam Polri dalam rangka verifikasi data dan kesiapan menghadapi kebijakan kenormalan baru (new normal).

Adapun verifikasi data yang dibutuhkan oleh KSP terkait: data orang miskin baru (pengangguran); pemetaan terkait kawasan industri yang merumahkan/PHK karyawannya; serta kesiapan TNI-Polri dalam rangka mengamankan pembukaan sentra perekonomian yang akan dilaksanakan dalam kebijakan kenormalan baru.

"Ada beberapa tugas khusus yang perlu ditindaklanjuti. Informasi yang detail dari Polri, karena Polri banyak berhubungan dengan masyarakat. Kenapa Baharkam? Karena ujung tombak preventif, preemtif, serta pembinaan teritorial Polri, ada di Baharkam," jelas Hengkie Kaluara.

Sementara itu Kabaharkam Polri Komjen Pol Agus Andrianto mengatakan bahwa kehadiran Polri ditengah-tengah masyarakat apalagi dalam situasi bencana/pandemi juga merupakan representasi kehadiran ditengah-tengah masyarakat.

"Kehadiran TNI Polri membantu masyarakat apalagi dalam situasi bencana ini merupakan wujud representasi kehadiran negara ditengah-tengah masyarakat", ujar Komjen Agus.

Lebih lanjut Jenderal bintang 3 yang juga menjabat sebagai Kaopspus Aman Nusa II 2020 mengatakan bahwa awalnya Polri juga mengalami kendala terkait data namun atas instruksi Kapolri Jenderal Polisi Idham Aziz Polri bergerak cepat mendata dan sekaligus memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19.

"Sampai hari ini jajaran Polri terus mendistribusikan sembako kepada masyarakat, karena kita tidak ingin ada saudara-saudara kita yang mengalami kelaparan, karena kita semua tau salah satu akar penyebab timbulnya kejahatan itu kelaparan dan kemiskinan, kita harus antisipasi karena ini berkaitan erat dengan pemeliharaan kamtibmas" tutur Komjen Agus.

Jajaran Polri selalu merespon cepat baik situasi dilapangan maupun arahan yang diberikan langsung oleh Presiden Jokowi dalam rapat-rapat terbatas.

"Kita langsung respon cepat dan keluarkan jukrah ke jajaran kewilayahan untuk akselerasi kebijakan pemerintah", tutur Komjen Agus.

Saat ini Polri juga mendukung program ketahanan pangan sebagai upaya penguatan ekonomi nasional dengan menumbuhkan semangat masyarakat produktif dan terus berkordinasi dengan seluruh Kementerian/Lembaga terkait agar pangkalan data bisa disingkronisasi dan tidak tumpang tindih.

Terkait kamtibmas dan penegakan hukum selama pandemi, Polri sudah menangani 107 kasus hoax dan menindak pelakunya, hal-hal yang berkembang di masyarakat seperti penolakan jenazah, pengambilan paksa jenazah juga sudah kami instruksikan agar ditindak.

"Untuk sektor lain seperti pariwisata, Polri akan membantu penuh agar pariwisata Indonesia kembali menggeliat karena ini mempengarhui banyak aspek mulai dari sektor-sektor yang bergerak dibidang akomodasi, UMKM yang selalu hadir di setiap objek wisata" Ujar mantan Kapolda Sumut ini.

Kabaharkam Polri juga mengatakan bahwa langkah-langkah yang diambil pemerintah dalam memulihkan ekonomi harus didukung penuh, baik itu turun langsung membantu menggerakkan ekonomi masyarakat maupun mengawal langsung kebijakan pemerintah agar tidak terjadi penyimpangan.

"TNI-Polri akan selalu selalu bergandengan serta berkordinasi dengan seluruh stakeholder di pusat maupun didaerah guna memantapkan kebijakan New Normal karena vaksin Covid-19 yang sampai saat ini belum tersedia, sementara kita harus tetap survive dan produktif" tutup Komjen Agus. (*/IN-001)

Senin, 08 Juni 2020

Ini Bocoran Jersey Musim Depan Klub-Klub Eropa

Bocoran Jersey Klub-klub Eropa Musim Depan


  • VIVA – Musim kompetisi 2019/2020 belum juga berakhir. Namun desain jersey musim 2020/2021 milik sejumlah klub di Eropa pun mulai beredar di dunia maya. 
Kompetisi di Eropa tidak berjalan sesuai dengan jadwal. Sebab, hampir semuanya tertunda sejak Maret lalu, karena pandemi virus corona.
Manchester United misalnya. Bocoran jersey musim depan mulai beredar di dunia maya. 
Desain jersey The Red Devils menjadi perbincangan. Warganet menganggap ada yang aneh dalam desain tersebut.
Jersey kandang, yang bercorak aneh. Kemudian ada desain jersey yang mirip zebra. 
Beralih ke Arsenal. Jersey The Gunners dibuat oleh apperel Adidas. 
Jersey kandang mereka tidak begitu ada masalah. Namun untuk tandang, berwarna putih dan berlumuran darah, seperti  bertema serial The Walking Dead. 
Jersey Chelsea untuk musim depan juga beredar di dunia maya. Untuk jersey ketiga mereka hampir mirip dengan Crystal Palace. 
Jersey dengan dasar merah dengan garis biru gelap. The Blues menyebutkan mereka terinspirasi dari jersey tadang kuning-biru 1996/1997. 
Liverpool yang musim depan akan berganti apparel ke Nike, juga beredar jersey-nya di dunia maya. Jersey home mereka cukup sederhana dengan warna hijau di kerah dan lengan. 


Namun jersey tandang yang membuat fans mereka berkomentar. 
Jersey kebanggan milik Machester City juga beredar. The Citizens mempercayakan kepada Puma untuk membuat jersey mereka. 
Sayangnya jersey ketiga ManCity mendapatkan komentar negatif. Musisi Oasis, Liam Gallangher menyebutkan desain jersey ketiga tersebut harus dikirim ke Wuhan,China. 
Kemudian jersey tandang mereka juga menjadi bahan ejekan di dunia maya oleh warganet. 
Jersey milik Barcelona juga telah beredar. Warna biru dan merah masih mendominasi untuk jersey home mereka. 
Namun untuk away, Blaugrana memilih warna pink 
Jersey Real Madrid untuk musim depan masih di dominasi warna putih. Namun untuk lengan ada warna pink dan hitam. 
Sedangkan jersey tandang mereka, memakai warna pink. 
Beralih ke Italia, jersey Juventus juga berseliweran di dunia maya. Masih menggunakan warna putih dengan garis hitam. 
Namun, untuk logo Juventus berwarna emas. Sedangkan pada jersey ketiga mereka berwarna orange. 

Senin, 25 Mei 2020

Sebulan di Rumah CR7, Lelahnya Menjalani Ujian Fisik, Mental dan Kedisiplinan Setiap Saat

LISBON - Jiwa kompetitif Cristiano Ronaldo menjadikan hidup di rumahnya sebagai ujian sejati bagi mantan rekan setimnya di Manchester United, Nani dan Anderson.

Pada 2007 lalu, Cristiano Ronaldo, dengan murah hati mengundang rekan senegaranya Nani dan pemain Brazil Anderson untuk tinggal bersamanya ketika keduanya pertama kali tiba di Old Trafford.

Tetapi Ronaldo, yang pada saat itu merupakan bintang mapan untuk Setan Merah (julukan Manchester United), suka membawa teman-teman ke rumahnya.

"Kami tinggal selama sebulan di rumah yang sama dengan Cristiano," kata Nani kepada UTD Podcast.

Nani memyebutkan, sangat menyenangkan tinggal serumah dengan Ronaldo selama sebulan. Tapi, selma waktu itu, keduanya banyak menantang diri sendiri.

"Kami mengalami saat-saat yang hebat dan lucu dan sangat membantu satu sama lain. Itulah mengapa pada awalnya tidak begitu sulit bagi saya dan juga bagi Anderson. Cristiano sangat kompetitif. Ketika Anda tinggal di rumahnya selama sehari, itu berarti dia menantang Anda setiap saat," ujarnya.

"Dia memiliki kolam renang, lapangan tenis, dan meja ping-pong. Terkadang, hanya berlomba untuk melihat siapa yang tahu siapa yang mengatakan yang sebenarnya, atau siapa yang benar tentang sesuatu.

Cristiano Ronaldo juga menunjukkan dirinya sangat disiplin menjaga kondisi tubuh. Di malam hari, saat Nani dan Anderson menghabiskan waktu menonton dan berbicara, Cristiano Ronaldo justru memilih tidur.

"Satu-satunya waktu kami tidak bermain adalah waktu malam, kami duduk di sofa berbicara dan Cristiano akan menghilang (ke tempat tidur). Aku dan Ando akan sangat lelah ketika kita bangun. Tapi dia (Ronaldo) sudah bangun dua jam sebelumnya, memeriksa berita dan akan berkata: 'Oke, ayo pergi'. Dia adalah satu-satunya yang memiliki mobil pada saat itu, pada awalnya. Jadi kita harus siap untuk pergi bersamanya," lanjut Nani.

Ronaldo memenangkan tiga gelar Liga Premier dan satu Liga Champions bersama United, dua di antaranya saat satu tim dengan Nani dan Anderson. (*/IN-001)

Rabu, 22 April 2020

Nuansa Islam di Newcastle United Makin Kental Usai Diakuisisi Pangeran Salman

NEWCASTLE- Datangnya Pangeran Muhammad Bin Salman yang mengakuisisi klub, membuat nuansa Islam di Newcastle United makin terasa kental. Sebelumnya, nama Pangeran Mohammad bin Salman mendadak menjadi perbincangan di berbagai media olahraga Inggris setelah dirinya resmi melakukan pembelian saham Newcastle dari tangan Mike Ashley.

Disebutkan jika putra mahkota Kerajaan Arab Saudi tersebut telah menggelontorkan uang hingga 300 juta poundsterling atau setara dengan 5,9 triliun rupiah untuk mengakuisisi saham The Magpies.

Dengan tambahan dana melimpah dari sang putra Kerajaan, klub Newcastle United diprediksi bakal menjadi pesaing baru dalam perebutan gelar juara di Liga Inggris dalam beberapa tahun kedepan.
Tidak hanya berpotensi juara Liga Inggris, kehadiran pangeran berusia 34 tahun ini juga semakin memperkental nuansa islami dalam tubuh Newcastle United.

Dalam beberapa musim sebelumnya, Newcastle United memang pernah diperkuat cukup banyak pemain beragama islam seperti Hatem Ben Arfa, Papiss Cisse, hingga Cheick Tiote. Bahkan di musim ini pun tradisi pemain muslim di Newcastle masih berlanjut dengan kedatangan Nabil Bentaleb dari Schalke.

Selain itu pada tahun 2013 silam, Newcastle United terpilih sebagai klub Liga Primer Inggris dengan jumlah pemain musim terbanyak, hingga membuat sang pelatih saat itu Alan Pardew meminta pihak klub untuk membangun sebuah masjid agar sang pemain bisa menjalankan ibadahnya.

"Saya pikir, penting untuk mendukung kehidupan beragama pemain. Karena, beberapa pemain percaya kesuksesannya di lapangan atas doa mereka. Jadi kita harus menghormati dan memberi toleransi beragama," ujar Alan Pardew dilansir laman bubblews.

Namun berbeda dengan masjid pada umumnya, milik Newcastle ini merupakan tempat khusus beribadah sehingga disebelahnya cukup banyak penganut agama lain yang juga diberikan lahan dalam melakukan aktivitas keagamaan.

Selain memiliki banyak historis pemain muslim dan ditambah dengan ketersediaan masjid sebagai tempat ibadah, kini masuknya Pangeran Muhammad Bin Salman yang datang dari negara mayoritas islam, Newcastle United terlihat makin bernuansa islami jelang kompetisi Liga Inggris musim depan. (*/IN-001)

Sumber: indosport.com

Kamis, 26 Maret 2020

Kabar Baik, Sudah 103.396 Orang Dinyatakan Sembuh Usai Positif Covid-19

JAKARTA - Di tengah duka dan kepedihan karena wabah virus corona yang saat ini sudah menyebar ke seluruh dunia, terselip sebuah kabar baik. Berdasarkan laporan yang disajikan Universitas John Hopkins, lebih dari 103.000 orang, tepatnya 103.396, dinyatakan sembuh.

Selain itu, terdapat sejumlah kabar lain. Seperti misalnya Korea Selatan yang grafik pasien sembuh karena virus corona meningkat pesat.

Atau fakta bahwa Italia, negara dengan angka kematian Covid-19 tertinggi di dunia, selama dua hari beruntun melaporkan penurunan data korban meninggal.

1. China laporkan lebih dari 70.000 pemulihan

Lebih dari 70.000 orang di China berhasil sembuh, di mana hampir 59.000 orang terjadi di Hubei, provinsi yang paling terdampak wabah.

Beijing mengklaim mereka bisa menghentikan penyebaran. Indikatornya adalah satu kasus domestik yang diumumkan pada Minggu (22/3/2020).

Klaim tersebut terjadi setelah Negeri "Panda" melontarkan serangkaian kebijakan ketat. Salah satunya adalah lockdown Wuhan, kota tempat di mana wabah terdeteksi.

Meski begitu, China melaporkan adanya kasus impor. Pada Minggu, mereka melaporkan 46 kasus, dengan 13 di antaranya terjadi di ibu kota Beijing.

Karena itu guna mencegah gelombang kedua, pemerintah setempat mengalihkan penerbangan ke 12 bandara, dan menerapkan pemeriksaan kesehatan bagi pendatang.

2. Sepertiga penderita di Korea Selatan sembuh

Negeri "Ginseng", yang menjadi klaster terbesar Asia (9.037 kasus), mengumumkan sepertiga pasien, atau 3.507, dinyatakan sembuh.

Kemudian pada Selasa (24/4/2020), Seoul hanya melaporkan 76 kasus harian, 14 hari beruntun mereka mengumumkan di bawah 100 infeksi.

Merujuk data dari Statista, Korea Selatan melakukan tes terhadap lebih dari 316.000 orang pada Minggu, di mana langkah itu jadi titik penting mitigasi.

Yoon Tae-ho, direktur jenderal kesehatan Korsel menyatakan, pihaknya tidak menurunkan kewaspadaan meski angkanya terus menurun.

"Masih terdapat naik turun meski tren-nya berkurang. Prioritas kami adalah mencegah infeksi sporadis dan kasus berulang," tegas Yoon.

Sejak Minggu, Seoul memberlakukan kebijakan social distancing selama 15 hari. Melarang kegiatan agama, olahraga, dan hiburan.

Mayoriyas kasus virus corona yang ditemukan di Negeri "Ginseng" berasal dari kelompok keagamaan bernama Gereja Shincheonji.

3. Korban sembuh Italia melebihi angka kematian

Hingga saat ini, Italia sudah melaporkan 6.077, dan menjadi negara dengan korban meninggal tertinggi karena Covid-19 di dunia.

Meski begitu seperti diberitakan Newsweek, Roma patut berbangga. Sebab saat ini, mereka sudah menyatakan 7.432 korban sudah pulih.

Selain itu dalam dua hari berturut-turut, Roma mengumumkan penurunan dalam laporan kematian harian sejak Minggu pekan lalu.

Begitu wabah tersebut menjangkiti pada Februari, Negeri "Pizza" menerapkan lockdown, dan dimulai dari kawasan utara yang notabene wilayah paling parah.

Di Vo, sebuah kota kecil di bagian Venezia, tes yang digelar berulang-ulang terhadap warganya membuat mereka tak lagi mencatatkan kasus infeksi. (*/IN-001)

Sumber: kompas.com

Rabu, 11 Maret 2020

Lolos ke Perempat Final, Sensasi Atalanta dan RB Leipzig Berlanjut

VALENCIA - Kuda hitam Atalanta sukses melaju ke perempat final Liga Champions. Pasukan Giampiero Gasperini itu mendepak Valencia usai menang di kandang lawan 4-3 pada leg kedua 16 besar di Mestalla, Rabu (11/3/2020) dinihari WIB. Laga Valencia melawan Atalanta digelar tanpa penonton. Langkah ini dilakukan guna mencegah penuluran virus corona.

Kemenangan 4-3 ini mempertegas dominasi Atalanta atas Valencia. Secara agregat Atalanta unggul 4-8. Mereka menang 4-1 di leg pertama.

Atalanta memulai laga dengan sangat baik. Di menit kedua mereka sudah mendapat hadiah penalti setelah Ilicic dilanggar Diakhaby. Ilicic sendiri yang mengeksekusi penalti dan dengan dingin menceploskan bola ke gawang Valencia.

Valencia menyamakan skor di menit 21 melalui penyerang Kevin Gameiro yang memanfaatkan kesalahan komunikasi Jose Palomino dan kiper Atalanta Marco Sportiello.

Atalanta kembali mendapat penalti di menit 42. Lagi-lagi Diakhaby jadi penyebabnya. Dia menyentuh bola dengan tangan. Ilicic kembali mampu menjalankan tugasnya guna mengembalikan keunggulan Atalanta.

Babak Kedua

Valencia mampu menyeimbangkan keadaan enam menit setelah jeda berkat gol kedua Gameiro. Dia menanduk umpan terukur dari Ferran Torres.

Memasuki menit 67, Valencia berbalik unggul. Torres kali ini ikut menyumbangkan gol memanfaatkan kesalahan kiper Sportiello.

Usaha Valencia mengejar agregat hancur lebur setelah Ilicic mencetak dua gol lagi pada menit 71 dan 82. Atalanta pun berbalik menang 4-3.

Ini merupakan kali pertama bagi Ilicic mencetak empat gol dalam satu laga di Liga Champions.



Sementara itu, Red Bull Leipzig juga berhasil lolos ke babak perempat final Liga Champions usai menang 3-0 atas tamunya Tottenham Hotspur pada leg kedua babak 16 besar di Red Bull Arena, Rabu (11/3/2020) dini hari WIB.

Tuan rumah membuka keunggulan saat laga baru berjalan 10 menit. Adalah Marcel Sabitzer yang mencatatkan namanya di papan skor. Tembakan jarak jauh Sabitzer bersarang di pojok bawah gawang Hugo Lloris.

RB Leipzig menggandakan skor pada menit ke-21, lagi-lagi berkat Sabitzer. Penyerang timnas Austria itu menaklukkan Lloris dengan tandukan dari hasil umpan Angelino. Skor 2-0 untuk tuan rumah menutup babak pertama.

Di paruh kedua, Leipzig tak mengendurkan tekanan. Hasilnya, Emil Forsberg menambah gol tuan rumah lagi pada menit 87. Sontekannya tak mampu dihentikan Lloris. Skor jadi 3-0 dan kedudukan ini bertahan hingga laga usai.

Dengan hasil ini, Timo Werner dan kawan-kawan unggul agregat 4-0 atas Tottenham. RB Leipzig pun berhak lolos ke babak delapan besar Liga Champions. (*/IN-001)

Minggu, 01 Maret 2020

Bonus Atlet dan Pelatih Kabupaten Solok Peraih Medali di Porprov XV Segera Cair

SOLOK - Bonus atlet Kabupaten Solok yang meraih medali di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumbar di Padang Pariaman akhir tahun 2018 lalu segera cair. Di Porprov XV tersebut, Kabupaten Solok yang turun di 27 cabang olahraga, menempati peringkat keempat dari 19 Kabupaten/Kota se-Sumbar, dengan raihan 53 emas, 47 perak, 76 perunggu. Peraih emas perorangan telah dijanjikan Pemkab Solok diguyur bonus Rp 30 juta. Peraih perak perorangan Rp 20 juta dan perunggu perorangan Rp 10 juta. Sementara, cabang yang meraih medali di nomor ganda, berpasangan dan beregu, mendapatkan besaran bonus lebih banyak.

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Solok, Rudi Horizon, menyebutkan bonus tersebut diperkirakan cair sekitar Bulan Maret atau April nanti.

"Jadi tidak benar jika bonus itu tidak cair. Namun memang baru masuk anggaran tahun 2020 ini. Kita harapkan bonus itu akan cair sekitar Bulan Maret ini atau selambatnya April. Kami mohon atlet dan pelatih bersabar," ungkapnya.

Bukan Rp 3 Miliar, Tapi Rp 5,186 Miliar

Rudi juga menegaskan bahwa bonus untuk para atlet dan pelatih yang meraih medali di Porprov Padang Pariaman 2018 sudah dianggarkan Pemkab Solok. Menurut Rudi, anggarannya bukan Rp 3 miliar, tapi hampir mencapai Rp 5,186 miliar. Dana tersebut bersumber dari dana hibah KONI Kabupaten Solok di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Solok. Surat Keputusan (SK) Dana tersebut menurut Rudi, sudah ditandatangani oleh Bupati Solok Gusmal Dt Rajo Lelo.

"Nominalnya hampir Rp 5,2 miliar, bukan sekitar Rp 3 miliar seperti yang beredar di jagat maya. Tolong, jangan dikurang. Para atlet dan pelatih kita sudah berjuang maksimal di Porprov membawa nama baik Kabupaten Solok. Sehingga, mampu meraih hasil empat besar," ungkapnya.

Rudi juga menegaskan agar para atlet, pelatih dan offisial untuk tidak ikut-ikutan menuding Bupati Solok, Gusmal Dt Rajo Lelo, ingkar janji. Menurut Rudi, anggaran negara yang jumlahnya sangat besar tersebut, harus melewati serangkaian proses sesuai peraturan yang berlaku. Agar tidak tersangkut hukum.

"Kita harapkan para atlet untuk bersabar dan tidak berkomentar miring. Apalagi menuding Pak Gusmal ingkar janji. Bonus untuk atlet peraih medali itu, bukan janji beliau sebagai pribadi. Tapi dalam kapasitasnya sebagai Bupati Solok. Tidak ada yang ingkar janji terkait bonus atlet ini. Porprov Sumbar 2018 di akhir tahun. Saat itu, APBD Kabupaten Solok 2019 sudah dibahas. Jadi, berapa jumlah bonus atlet belum bisa dihitung. Baru di APBD 2020 bisa dihitung dan dianggarkan, berdasarkan perolehan medali kita. Tahun 2020 ini rencananya akan dibayarkan. Tetapi itupun masih perlu proses. Sekarang tinggal menunggu proses administrasi. Karena itu, dibutuhkan kesabaran. Sebagai seorang patriot, mestinya paham soal ini, tidak langsung harus ke media, dan tanpa cross check pula, tanpa konfirmasi. Ini sudah keterlaluan. Dan mohon maaf kalau saya benar-benar merasa ditampar," ujarnya.

Terkait teknis pencairan bonus tersebut, Rudi menyatakan bonus akan disalurkan secara non tunai. Yakni ke rekening masing-masing atlet peraih medali. Karena itu, Rudi meminta atlet untuk menyiapkan nomor rekening Bank Nagari masing-masing. Jika belum memiliki rekening Bank Nagari, bisa mengurusnya ke kantor Bank Nagari terdekat. Proses administrasi tanda terima disiapkan KONI Kabupaten Solok.

"Kita harapkan atlet, pelatih, offisial bisa segera melengkapi segala administrasi yang kurang. Kemudian, untuk bisa mulai memfokuskan diri ke Porprov Sumbar 2020 mendatang," harapnya. (IN-001)

Ganefri, Syahrial Bakhtiar, Refnaldi, Kandidat Rektor UNP 2020-2024

PADANG - Rapat Senat tertutup Universitas Negeri Padang (UNP) menetapkan tiga calon Rektor UNP periode 2020-2024, di Ruang Rapat Senat, Rabu (26/2/2020). Ketiganya adalah Prof Ganefri, Ph.D dengan raihan 77 suara, Prof Dr Syahrial Bakhtiar, M.Pd meraih 17 suara, dan Dr Refnaldi, M.Litt sebanyak 1 suara. Dari 96 Anggota Senat UNP, jumlah yang memberikan suara sebanyak 95 orang, sedangkan satu anggota senat tidak hadir karena sakit. Satu orang calon lainnya, Dr. Mawardi, M.Si, tidak mendapatkan satupun suara.

Ketua Senat Prof Dr Z. Mawardi Effendi, M.Pd, didampingi oleh Ketua Panitia Drs Syahril, M.Sc, Ph.D menjelaskan tahapan selanjutnya adalah masuk tahap pemilihan calon rektor bersama dengan Mendikbud yang direncanakan akan dilaksanakan pada 12 Maret 2020.

"Jika Mendikbud RI menyetujui dan tidak melakukan perubahan jadwal pemilihan calon Rektor Universitas Negeri Padang periode 2020-2024, maka pemilihan akan dilaksanakan pada 12 Maret tersebut," jelas mantan Rektor UNP tersebut.

Prof Ganefri, Ph.D berasal dari Fakultas Teknik yang juga merupakan petahana.  Sementara, Prof Dr Syahrial Bakhtiar, M.Pd berasal dari Fakultas Ilmu Keolahragaan, dan Dr Refnaldi, M.Litt. dari Fakultas Bahasa dan Seni.



Sebelum dilakukan penyaringan balon dengan memberikan suara, Senat UNP melakukan tahap penyaringan balon Rektor dalam rangkaian pemilihan Rektor Universitas Negeri Padang periode 2020-2024 yang didahului dengan penyajian visi dan misi bakal calon. Keempat balon rektor UNP tersebut yakni Prof Ganefri, Ph.D (Fakultas Teknik), Dr Mawardi, M.Si, (Fakultas MIPA), Dr Refnaldi, S.Pd, M.Litt. (Fakultas Bahasa dan Seni), dan Prof Dr Syahrial Bakhtiar, M.Pd (Fakultas Ilmu Keolahragaan). Kegiatan penyaringan empat balon ini menghasilkan tiga calon yang akan dipilih nantinya bersama Mendikbud RI.

Bakal calon Rektor UNP Prof Ganefri, Ph.D yang juga sebagai petahana dan yang pertama menyajikan pokok-pokok pikirannya untuk pengembangan Universitas Negeri Padang dengan menyampaikan visinya yakni menjadi universitas unggul dan bermartabat di Asia.

Dr Mawardi, M.Si bakal calon Rektor UNP yang kedua menyajikan visinya yakni menjadi salah satu universitas unggul dan bermartabat di Asia di era revolusi industri 4.0 pada tahun 2024 berdasarkan ketakwaan.

Bakal calon Rektor UNP ketiga yang menyajikan adalah Dr Refnaldi, S.Pd, M.Litt dengan mengemukakan visinya untuk pengembangan UNP yakni menjadi salah satu universitas unggul di Asia dalam bidang kependidikan, ilmu pengetahuan, teknologi, seni, olahraga, dan lokasi berbasis inovasi.

Prof Dr Syahrial Bakhtiar, M.Pd sebagai bakal calon Rektor yang keempat menyajikan visinya untuk pengembangan Universitas Negeri Padang yakni menjadi universitas unggul dan bermartabat berdasarkan ketuhanan yang maha esa. (IN-001)

PSP U-15 Juara Piala Soeratin 2020

SOLO - Persatuan Sepakbola Padang (PSP) di bawah usia 15 tahun (U-15), menjuarai turnamen Piala Soeratin U-15 tahun 2020, di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (29/2/2020). PSP U-15 mengalahkan Gabsis Sambas, Kalimantan Barat, dengan skor ketat 2-1 (1-1). Pandeka Bungsu (julukan PSP U-15), sejatinya di posisi under dog (non unggulan), sebab Gabsis Sambas melaju ke final dengan komposisi pemain terbaik. Namun, kekuatan mental dan strategi cemerlang, membuat Pandeka Bungsu mampu membalikkan semua prediksi.

Kekuatan dan komposisi Gabsis Sambas, memberi tekanan kuat bagi PSP U-15. Terbukti di menit-menit awal laga, tim asal Kalimantan Barat tersebut menjebol gawang Pandeka Bungsu di menit ke-11, melalui sontekan Krisna Sulistia Budianto. Krisna menuntaskan umpan lambung terukur dari Aqsa Aqyuba Yuarna Rabbani.

Ketinggalan satu gol, PSP U-15 tersengat. Sejumlah serangan dari berbagai sisi, dilakukan anak-anak Pandeka Bungsu. Namun, para pemain Gabsis Sambas, juga tidak mengendurkan serangan. Alhasil, hingga babak pertama berakhir, keunggulan 1-0 Gabsis tetap bertahan.

Di babak kedua, PSP U-15 langsung mengambil kendali serangan. Taktik pelatih Tri Gustian, Muhammad Jeki dan Putra Sabilul Arsyat, mampu merepotkan barisan pertahanan Gabsis Sambas. Upaya tersebut akhirnya berbuah hasil di menit ke-41. Zulkifli Yahya mencetak gol, setelah menerima umpan silang Farhan Habibi. Skor 1-1, membuat laga berjalan dengan tempo cepat. Kedua tim saling bergantian melakukan serangan.

Di menit ke-53, PSP U-15 dengan penuh gaya, membalikkan skor via sundulan Haviv Mumtaza. Proses gol tersebut berawal dari tendangan bebas Reval Adhitya. Bola liar di kotak penalti Gabsis Sambas, dituntaskan dengan sundulan Haviv Mumtaza.

Dalam keadaan tertinggal, para pemain Gabsis Sambas terus berupaya mencetak gol penyama. Namun, hingga peluit akhir dibunyikan wasit Axel Febrian Sinaga, skor tetap 2-1 untuk kemenangan PSP U-15.

Peringkat ketiga diraih oleh Persitangsel (Banten) setelah berhasil menaklukkan Jakarta Timur FC (DKI Jakarta) dengan skor tipis 2-1. Pembuktian komposisi terbaik Gabsis Sambas, terbukti dari gelar pemain terbaik dan pencetak gol terbanyak (top scorer). Pemain terbaik diraih Yanari Ipung Kurniawan, dan top scorer diraih Krisna Sulistia Budianto.



Para petinggi PSP yang juga turut hadir menyaksikan pertandingan seperti, Agus Suardi (Abien) Kadispora Padang, serta Andree Algamar, Fajrin dan Effendi. Impian yang terkubur sangat lama, yang akhirnya mampu direngkuh oleh anak-anak muda Kota Padang ini, menyajikan pemandangan haru di sisi PSP U-15 dan suporter.

Pelatih kepala tim Pandeka Bungsu, Tri Gustian, mengatakan sangat berterima kasih atas dukungan semua pihak. Terutama kepada para petinggi PSP, masyarakat di perantauan dan masyarakat Sumbar.

"Alhamdulillah. Akhirnya kami dapat membuktikan bahwa PSP Padang itu masih ada dan mampu berprestasi. Terima kasih atas doa dan dukungan moral seluruh masyarakat Sumbar. Baik di Sumbar maupun di perantauan," ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Akademi PSP Padang Agus Suardi (Abien) yang hadir langsung bersama keluarga dan menyaksikan jalannya pertandingan, menyatakan sangat bangga dan salut atas perjuangan luar biasa para pemain PSP U-15.

"Inilah perjuangan yang sangat luar biasa dari anak-anak Pandeka Bungsu. Meski ketingalan namun tidak menyurutkan semangat mereka untuk menjadi juara. Selamat untuk ananda sekalian, dan seluruh pecinta sepakbola Sumbar.  Kami akan selalu men-support ananda seklaian demi prestasi," ungkapnya. (IN-001)

Jumat, 21 Februari 2020

Mengenal Lebih Dekat Dandim 0309/Solok, Letkol ARM Reno Triambodo

Mengenal Lebih Dekat Dandim 0309/Solok, Letkol ARM Reno Triambodo
Dari Barak ke Teritorial


Komando Distrik Militer (Kodim) 0309/Solok memiliki komandan (Dandim) baru, Letkol ARM Reno Triambodo. Perwira yang banyak aktif di Artileri Medan (Armed) tersebut, menggantikan Dandim sebelumnya Letkol ARH Priyo Iswahyudi. Mari mengenal lebih dekat Letkol ARM Reno Triambodo yang ternyara pernah tinggal di Solok saat masih kanak-kanak.


Fisiknya terbilang sangat ideal sebagai seorang tentara. Posturnya tegap dan wajahnya gagah. Meski telah berumur 41 tahun, penampilannya tetap terjaga. Rambutnya dipotong klimis layaknya anak baru gede (ABG). Kesan pertama, orangnya asyik namun teliti. Kata-kata yang meluncur dari mulutnya yang mudah senyum dan tertawa renyah itu, begitu terstruktur.

Serah terima jabatan (Sertijab) Dandim 0309/Solok di Makodim 0309/Solok, Rabu (15/1/2020).

Letkol ARM Reno Triambodo resmi menjabat Dandim 0309/Solok sejak prosesi serah terima jabatan pada Rabu (15/1/2020). Sertijabnya dipimpin langsung Danrem 032/Wirabraja Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo. Sebelum menjadi Dandim, Reno merupakan Komandan Satuan Pendidikan Perwira (Dansat Dikpa) Pusat Pendidikan Artileri Medan (Pusdik Armed) Angkatan Darat di Cimahi, Jawa Barat. Sementara, Letkol ARH Priyo Iswahyudi dipromosikan menjadi Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0312/Padang yang saat ini telah menjadi Kodim Tipe A.

Letkol ARM Reno Triambodo saat di Batalyon Artileri Medan (Yonarmed).

Embel-embel "ARM" di antara pangkat dan nama Reno, berarti Artileri Medan. Sama-sama dari "kecabangan" artileri seperti Dandim sebelummya, Letkol ARH Priyo Iswahyudi. Bedanya, "ARH" adalah akronim dari Artileri Pertahanan Udara (Arhanud), atau berkaitan dengan alat utama sistem pertahanan (Alutsista) dari darat ke udara (ground to air). Sementara ARM berkaitan dengan Alutsista dari darat ke darat (ground to ground).

Letkol ARM Reno Triambodo saat di Batalyon Artileri Medan (Yonarmed).

Letkol ARM Reno Triambodo besar dari keluarga tentara. Ayahnya, Alm. Letkol Mardjono adalah Kasdim 0309/Solok tahun 1983-1984. Sehingga, perwira kelahiran 4 September 1978 tersebut, mengenyam pendidikan Taman Kanak-Kanak (TK) di Kota Solok. Sehingga, ditugaskan menjadi Dandim 0309/Solok baginya seperti pulang kampung.

"Solok adalah salah satu kampung saya. Saya sangat antusias, penerimaan masyarakat begitu baik. Sesuai dengan Doktrin Kartika Ekapaksi dan Tri Dharma Eka Karma di TNI. Bahwa TNI adalah milik rakyat dan berbuat yang terbaik untuk rakyat," ungkap pria supel yang murah senyum ini.

Letkol ARM Reno Triambodo saat di Batalyon Artileri Medan (Yonarmed).

Reno lulus diterima di Akademi Militer Angkatan Darat (Akmil AD) tahun 1998 dan lulus tahun 2001. Lulus Akmil, takdirnya langsung ditempatkan di Batalyon Artileri Medan (Yonarmed) 11 Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad). Setelah itu, selama 10 tahun dirinya menjadi guru militer di Pusdik Armed, Cimahi. Berikutnya, pria asal Yogyakarta dan "numpang lahir" di Purwakarta ini, menjadi Wakil Komandan Batalyon (Wadanyon) Armed 16/105 Tarik, Kodam XII/Tanjung Pura, Kalimantan Barat. Setelah menempuh pendidikan perwira di Sekolah Komando Angkatan Darat (Seskoad), dirinya kemudian ke Pusat Kesenjataan Artileri Medan (Pussenarmed), Cimahi, sebagai Kepala Bagian Pendidikan (Kabagdik) Staf Direktur Pendidikan (Sdirbindik). Lalu menjadi Danyon Armed 3/105 Tarik, Kodam IV Diponegoro, Semarang. Tak lama, dirinya kemudian kembali ditarik ke Pusdik Armed sebagai Dansat Dikpa Pusdik Armed di Cimahi, dan akhirnya kini menjadi Dandim 0309/Solok.

Letkol ARM Reno Triambodo bersama istri dan anak-anaknya.

Besar di keluarga militer dengan disiplin tinggi, Reno menyebut keluarga menjadi kekuatan utama baginya. Termasuk dalam keputusan antara memilih karier dan keluarga. Istrinya, Indriastie Kusuma Ningrum, adalah sarjana Institut Ilmu Pemerintahan dan bertitel S.IP. Keputusan bulat dibuat keduanya saat memutuskan sang istri tidak berkarier di bidang pemerintahan. Tapi memilih merawat dan membesarkan anak-anaknya, serta mendukung peran suami di wadah Persatuan Istri Tentara (Persit). Tiga orang anaknya, yakni Farrellino Raditya Putra (siswa kelas 7 SMPN 1 Kota Solok), Marvellino Raditya Putra (siswa kelas 5 SDN 3 Kota Solok), dan Raevallino Raditya Putra (13 bulan), tumbuh dalam lingkungan militer yang disiplin.

Letkol ARM Reno Triambodo (dua dari kanan) bersama Kalaksa BPBD Kabupaten Solok, Armen AP (tiga dari kiri) saat penanggulangan bencana di Kabupaten Solok beberapa waktu lalu.

 Selama 19 tahun di kecabangan Artileri Medan (Armed), Reno mengaku sangat senang dengan jabatan barunya sebagai Dandim, yang lebih pada teritorial. Menurutnya, hal itu semakin mendekatkan dirinya dengan masyarakat. Reno menegaskan, dirinya siap membuka diri dan bekerja sama dengan seluruh pihak di Kota Solok, Kabupaten Solok dan Solok Selatan yang berada di wilayah binaannya. Yakni dengan berupaya mencari solusi terhadap permasalahan yang terjadi di masyarakat. Terhadap generasi milenial, Reno menegaskan dirinya siap membina segala potensi generasi muda.

Letkol ARM Reno Triambodo saat bersepeda di Solok.

"Kaum muda harus menjadi generasi yang kuat dan sehat. Segala potensi mereka harus dikembangkan. Itu adalah tugas semua pihak, termasuk TNI. Sehingga, mereka terhindar dari pengaruh-pengaruh negatif, seperti Narkoba, kenakalan remaja dan efek negatif lainnya. Kita siap membuka diri dengan seluruh elemen masyarakat. Sehingga, setiap permasalahan bisa dicarikan solusinya. Saat ini, program-program komando yang bisa sinergis dengan program Pemda dan masyarakat. Seperti teknologi tepat guna. Termasuk dalam penanggulangan dan mitigasi bencana," tegasnya.

Bersama Kapolres Solok Kota AKBP Ferry Suwandi, S.IK.

Reno menyatakan saat ini TNI di Sumbar banyak memfokuskan pemakaian teknologi tepat guna ke masyarakat. Beberapa di antaranya adalah aplikasi mesin kipas pendorong perahu dari SMA Kartika Padang, teknologi bahan bakar dari sampah di Pesisir Selatan, teknologi pemurnian air laut menjadi air minum di Mentawai, serta yang terbaru, pemakaian teknologi mikroorganisme Bios 44.

"Kita harapkan Bios 44 mampu diaplikasikan di Sumbar dan membantu petani mengembalikan kesuburan tanah. Serta teknologi tepat guna lainnya," ungkapnya.

Bersama Kapolres Solok Selatan AKBP Imam Yulisdianto, S.IK.

Terkait reformasi paradigma di TNI, Reno menegaskan dalam doktrin pertahanan negara, masyarakat memegang peranan yang sangat penting dan merupakan kekuatan utama yang dimiliki NKRI. Menurutnya, sejarah bangsa telah membuktikan bahwa kemerdekaan diraih karena rakyat membantu tentara.

Letkol ARM Reno Triambodo saat di menyambangi Koramil Lembah Gumanti, beberapa waktu lalu.

"Kembali ke rakyat. Serbuan teritorial ke seluruh elemen masyarakat. Dalam hal kewilayahan, sikap teritorial dan penguasaan teknologi sangat penting. Seluruh anggota TNI harus membaur dan murah senyum kepada masyarakat. Harus aktif di bidang sosial kemasyarakatan, sehingga kepercayaan ke TNI senantiasa terjaga," ujarnya. (rijal islamy)

Tidak Diam di Barak, Saatnya Jadi TNI Rakyat

Saat Markas Tentara Tidak Angker Lagi
Tidak Diam di Barak, Saatnya Jadi TNI Rakyat


Markas Tentara Nasional Indonesia (TNI) di fikiran masyarakat selama bertahun-tahun lekat dengan kesan angker. Namun, setelah era reformasi bergulir, kondisi tersebut berubah. Sesuai dengan paradigma baru tentara, berbagai pendekatan khusus dan sejumlah "produk" yang "dilahirkan" tentara untuk masyarakat. Seperti apa?

Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0309/Solok, berdiri dengan gagah. Bangunan dengan struktur Rumah Gadang (rumah adat khas Minangkabau), didominasi warna hijau tua. Selaras dengan warna khas tentara. Meski bangunan tua, markas yang pernah menjadi Markas Komando Resor Militer Korem 033/Wirayudha di bawah Komando Daerah Militer (Kodam) III/17 Agustus, kini berada di bawah Satkowil Korem 032/Wirabraja di Kodam Bukit Barisan. Sisa-sisa kegagahan Korem 033/Wirayudha tersebut, hingga kini tetap lekat di fikiran masyarakat.

Berdasarkan Perintah Operasi Kasad Nomor: 011/1984 tanggal 22 September 1984 tentang Reorganisasi TNI-AD yang kemudian disempurnakan Surat Telegram Kasad Nomor : STR/430/1984 tanggal 21 Oktober 1984 dan STR/603/1984 tanggal 28 Desember 1984, jumlah Kodam yang ada dikurangi menjadi 10 Kodam ditambah satu Kodam Ibu Kota. Saat itu, Kodam I/Iskandar Muda, Kodam II/Bukit Barisan dan Kodam III/17 Agustus dilikuidasi dan dijadikan satu Kodam dengan nama Kodam I/Bukit Barisan. Sejalan dengan likuidasi Kodam III/17 Agustus tersebut melikuidasi Korem 032, dan Korem 033/Wirayudha pada tanggal 26 Januari 1985, maka secara bertahap satuan jajaran di bawahnya dilikuidasi menjadi organik 032/Wirabraja termasuk Kodim 0309/Solok.

Kodim 0309/Solok, membawahi tiga daerah di Sumbar. Yakni Kota Solok, Kabupaten Solok dan Kabupaten Solok Selatan. Keberadaannya di Kota Solok, membuatnya sangat dekat dengan masyarakat dan sejumlah Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Seperti Balaikota Solok, Polres Solok Kota, Kejari Solok, Pengadilan Agama, Pengadilan Negeri, Kementerian Agama, serta sejumlah instansi samping lainnya. Namun, kedekatan kuat tentu saja dengan masyarakat sekitar.

Berbagai fasilitas olahraga dibangun oleh Dandim sebelumnya Letkol ARH Priyo Iswahyudi dan dilanjutkan oleh Dandim saat ini Letkol ARM Reno Triambodo. Masyarakat Kota Solok dan Kabupaten Solok, saat ini seakan "lupa", bahwa Makodim 0309/Solok adalah tempat yang angker.

Setiap hari, bahkan setiap waktu, Makodim 0309/Solok senantiasa ramai oleh masyarakat yang berolahraga. Di pagi hari, masyarakat memanfaatkan sarana jogging track, peralatan gym, hingga lapangan bolavoli dan lapangan basket, hingga sore hari. Malam harinya, lapangan upacara yang sangat datar, dimanfaatkan sejumlah cabang olahraga beladiri, seperti karate, tinju, wushu, tarung derajat, untuk menggelar latihan.

Apa kelebihan yang dimiliki oleh Kodim 0309/Solok, sehingga mampu menarik hati masyarakat Solok Raya? Tentu saja fasilitas yang lengkap, nyaman, dan suasana yang mendukung. Namun, poin utama yang menjadi perhatian masyarakat adalah sikap personel Kodim 0309/Solok yang ramah dan jauh dari kesan sangar.

Salah seorang masyarakat Simpang Sigege, Kecamatan Lubuk Sikarah, Kota Solok, Rafdi Dodi, mengaku dirinya sangat nyaman berolahraga di Makodim 0309/Solok. Meski Pemko Solok memiliki berbagai sarana olahraga yang dibangun dengan dana miliaran rupiah. Seperti misalnya Sport Hall di Tanjung Paku, hingga lapangan Merdeka Kota Solok, tapi tidak mampu menarik minat masyarakat berolah raga.

"Kodim 0309/Solok membuka ruang yang sangat luas ke masyarakat. Sehingga, membuktikan bahwa mereka tidak lagi sebagai pihak yang ditakuti. Seharusnya, Pemda menunjang hal ini. Fasilitas yang dimiliki Kodim justru lebih dominan dimanfaatkan oleh masyarakat, bukan hanya oleh TNI. Sementara, fasilitas yang dimiliki Pemda, seperti tidak "terbuka" ke masyarakat. Banyaknya birokrasi yang harus dilewati, membuat masyarakat menjadi malas memanfaatkan. Tentu ada sesuatu di Makodim ini. Salah satunya, adalah paradigma dan pendekatan institusi ini ke msyarakat. Saat kita berolahraga di sana, suasananya sangat mendukung dan nyaman," ujar pria yang akrab disapa Kidok tersebut.

Senada dengan Kidok, Anggota DPRD Kota Solok dari Partai Amanat Nasional, Rusdi Saleh, mengaku dirinya sangat salut dengan pendekatan Kodim 0309/Solok saat ini ke masyarakat. Menurutnya, hal itu sesuai dengan paradigma baru di tubuh TNI. Masyarakat menurut Rusdi Saleh, tidak lagi takut berada di lingkungan TNI, tapi merasa TNI adalah bagian dari diri mereka sendiri. Hal ini menurutnya, harus direspons dengan optimal oleh Pemko Solok dan DPRD Kota Solok.

"Dandim dan jajarannya, sejatinya banyak yang bukan orang Solok. Tapi, mereka adalah bagian dari kita. Serta memiliki kepedulian dan aktif membantu masyarakat. Sudah sepantasnya, komitmen dan jati diri mereka kita dukung untuk kemajuan daerah. Bagaimanapun, jika mereka bertugas disini, makan disini dan hidup disini, mereka adalah orang Solok," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Waikota Solok Reinier Dt Mangkuto Alam, turut mengapresiasi ramainya masyarakat berolahraga di Makodim 0309/Solok. Menurutnya, hal ini merupakan wujud dari kepedulian berbagai elemen untuk membangun Kota Solok. Sebagai anak kolong (anak tentara) Reinier mengaku dirinya sangat bangga terhadap upaya yang dilakukan Kodim 0309/Solok.

"Kita sangat apresiasi. Apalagi sebagai pengurus FKPPI, kami sangat bangga dengan kiprah Kodim 0309/Solok beserta jajarannya. Kita harapkan, ke depannya, sinergitas ini semakin padu untuk masa depan yang lebih baik lagi," tegasnya.

Dandim 0309/Solok Letkol ARM Reno Triambodo, menyatakan pihaknya sangat berterima kasih kepada Dandim sebelumnya Letkol ARH Priyo Iswahyudi, yang telah meletakkan dasar-dasar kedekatan masyarakat di teritorial Kodim 0309/Solok. Sebagai Dandim yang baru menjabat sekitar satu bulan, perwira yang lama bertugas di kecabangan artileri medan (Armed) tersebut, mengaku sangat bersyukur dengan antusiasme masyarakat. Kembali ke Kota Solok, menurut Reno, adalah pulang kampung. Sebab, dirinya menghabiskan masa kecilnya di Kota Solok, saat almarhum ayahnya, Letkol Mardjono, menjabat sebagai Kepala Staf Distrik Militer (Kasdim) yang saat itu berpangkat Mayor.

"Solok adalah salah satu kampung saya. Saya sangat antusias saat ditugaskan disini. Penerimaan masyarakat begitu baik. Sesuai dengan Doktrin Kartika Ekapaksi dan Tri Dharma Eka Karma di TNI. Bahwa TNI adalah milik rakyat dan berbuat yang terbaik untuk rakyat. Karena itu, kami memiliki tanggung jawab moral untuk ikut membangun Solok Raya ini," ungkap pria supel yang murah senyum ini.

Selama 19 tahun di kecabangan Artileri Medan (Armed), Reno mengaku sangat senang dengan jabatan barunya sebagai Dandim, yang lebih pada teritorial. Menurutnya, hal itu semakin mendekatkan dirinya dengan masyarakat. Terkait upaya yang akan dilakukannya ke depan, Reno menyatakan pihaknya ingin mendekatkan diri pada kaum milenial Solok dan memancing kreativitas kaum muda. Salah satunya adalah dengan membangun lapangan dan trek skateboard di bagian belakang Makodim 0309/Solok.

"Kaum muda harus menjadi generasi yang kuat. Segala potensi mereka harus dikembangkan. Itu adalah tugas semua pihak, termasuk TNI. Sehingga, mereka terhindar dari pengaruh-pengaruh negatif, seperti Narkoba, kenakalan remaja dan efek negatif lainnya," tegas suami dari Indriastie Kusuma Ningrum, S.I.P ini.

Terkait pembangunan masyarakat, Reno menyatakan saat ini TNI di Sumbar banyak memfokuskan pemakaian teknologi tepat guna ke masyarakat. Beberapa di antaranya adalah aplikasi mesin kipas pendorong perahu dari SMA Kartika Padang, teknologi bahan bakar dari sampah di Pesisir Selatan, teknologi pemurnian air laut menjadi air minum di Mentawai. Serta yang terbaru, pemakaian teknologi mikroorganisme Bios 44 yang didukung penuh oleh Korem 032/Wirabraja. Kodim 0309/Solok saat ini juga sedang menggunakan mengembangkan sistem pertanian Hidroganik (pola penanaman menggunakan air dan cara organik).

"Banyak hal yang sesuai dengan komando dari pimpinan TNI, terkait pembangunan di masyarakat di berbagai bidang. Contohnya produk Bios 44. Kita harapkan Bios 44 ini mampu diaplikasikan secara luas di Sumbar dan membantu petani mengembalikan kesuburan tanah," ungkapnya.

Bios 44 merupakan teknologi yang ditemukan oleh Gapo Army Team of Research (Gator) Korem 044/Garuda Dempo (Gapo) Palembang, Sumsel, sekitar tahun 2016. Saat itu, ketuanya adalah Komandan Korem 044/Gapo Kolonel Inf Kunto Arief Wibowo. Saat ini, Kunto Arief menjadi Danrem 032/Wirabraja.

Bios 44 juga bisa digunakan untuk pertanian. Yakni, mengurai tanah tandus menjadi subur. Bios 44 juga cocok untuk pengembangan budi daya perikanan. Selain itu, Bios 44 bisa digunakan untuk perbaikan bekas lahan tambang hingga peternakan. Dalam budi daya perikanan, cairan Bios 44 bisa memperbaiki kualitas air sehingga kolam ikan lebih produktif. (rijal islamy)

Kamis, 20 Februari 2020

Gilas Valencia, Atalanta Lanjutkan Sensasi Debutan Liga Champions

MILAN - Atalanta menghantam Valencia 4-1 dalam leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Stadion San Siro, Milan, Italia, Rabu waktu setempat (Kamis WIB), demi melanjutkan torehan cemerlang bagi tim debutan kompetisi kasta tertinggi Eropa tersebut.

La Dea menutup babak pertama dengan keunggulan meyakinkan lewat gol Hans Hateboer dan Josip Ilicic. Remo Freuler menegaskan keunggulan Atalanta pada babak kedua yang disusul gol kedua Hateboer, sebelum Valencia membalas lewat gol tunggal Denis Cheryshev, demikian catatan laman resmi UEFA.

Kendati menang, tim besutan Gian Piero Gasperini jelas tak boleh merasa sudah lolos sebab Barcelona jadi pelajaran penting dalam bab gagal memanfaatkan modal kemenangan leg pertama hanya untuk kemudian tersingkir karena dibalikkan oleh lawannya. Terlebih lagi, leg kedua nantinya akan digelar di Stadion Mestalla, kandang Valencia yang punya bekal berupa satu gol tandang walau nantinya diwajibkan menang 3-0 atau lebih baik lagi untuk bisa membalikkan keadaan.

Tuan rumah menggebrak sejak awal dan mendapatkan peluang bagus pertama saat upaya Mario Pasalc dapat digagalkan kiper Valencia Jaume Domenech pada menit kedelapan.

Tetapi sang kiper tidak dapat berbuat banyak pada menit ke-16 saat Hateboer mampu melewati Jose Gaya untuk menyambut umpan silang Alejandro Gomez dan membawa timnya memimpin.

Valencia hampir mampu segera membalas gol tersebut pada menit ke-30, ketika sepakan keras Ferran Torres mengenai tiang kiri gawang Pierluigi Gollini. Peluang selanjutnya juga menjadi milik tim tamu melalui sepakan melebar Goncalo Guedes.

Gagal mencetak gol balasan justru gawang Valencia yang harus kembali kemasukan menjelang turun minum, saat sepakan keras Ilicic bersarang ke sudut kanan atas gawang Jaume.

Keunggulan dua gol belum membuat pasukan Gian Piero Gasperini puas. Mereka kemudian mengemas gol ketiga saat sepakan Freuler dari luar kotak penalti melesak tajam ke gawang Valencia.

Penyerang Valencia Maximiliano Gomez gagal memanfaatkan peluang bagus yang dimilikinya, sebelum Hateboer mengemas gol keduanya di laga ini saat ia lepas dari perangkap offside dan sukses memaksimalkan operan Pasalic untuk membawa Valencia memimpin empat gol.

Cheryshev membukukan satu gol balasan untuk Valencia saat ia baru berada di lapangan selama dua menit, namun gol itu hadir sangat terlambat dan tidak berpengaruh pada kemenangan meyakinkan tim asal Bergamo.

Pertandingan leg kedua antara Valencia menjamu Atalanta akan dimainkan di Stadion Mestalla, Valencia, tiga pekan lagi. (*/IN-001)

Susunan Pemain

ATALANTA (3-4-1-2): Pierluigi Gollini, Raael Toloi, Mattia Caldara (Duvan Zapata 75'), Jose Luis Palomino, Hans Hateboer, Marten de Roon, Remo Freuler, Robin Gosens, Mario Pasalic, Josip ilicic, Alejandro Gomez (Ruslan Malinovsky 81')

VALENCIA (4-4-2): Jaume, Daniel Wass, Mouctar Diakhaby, Eliaquim Mangala, Jose Gaya, Ferran Torres, Daniel Parejo, Geoffrey Kondogbia, Carlos Soler, Goncalo Guedes (Denis Cheryshev 64'), Maximiliano Gomez (Kevin Gameiro 73') (*)

Selasa, 18 Februari 2020

Ini Tempat Rasakan Sensasi Naik Balon Udara di Indonesia

Naik Balon Udara di Indonesia
1. Ciwidey – Bandung
Salah satu tempat paling tepat untuk menikmati pemandangan dari udara adalah dengan menaiki balon udara di dekat Ciwidey, Bandung. Kamu bisa naik balon ini selama 15 menit dengan biaya sekitar Rp200.000-an untuk dewasa dan separuhnya untuk anak-anak. Menaiki balon udara di Ciwidey ini akan membuatmu melihat pemandangan kebun teh yang hijau membentang.
2. TMII – Jakarta
Seiring dengan berjalannya waktu, TMII yang dibangun oleh Ibu Tien tidak hanya menyajikan miniatur dari Indonesia saja. Taman ini juga menyajikan pengalaman seru kepada siapa saja yang ingin menikmati pengalaman menantang dengan menaiki balon udara raksasa yang mampu mengangkat kamu hingga puluhan meter di udara.
3. Kampung Gajah – Bandung
Selain kawasan Ciwidey yang juga memiliki kawah putih, Bandung masih memiliki lokasi untuk naik balon udara. Kamu bisa datang ke kawasan Kampung Gajah yang merupakan tempat rekreasi yang selalu dikunjungi oleh banyak wisatawan setiap harinya. Di sini kamu bisa baik balon udara dan terbang hingga puluhan meter di udara.
4. Nglegok – Blitar
Pasca Gunung Kelud meletus beberapa tahun lalu, kawasan lereng gunung ini mulai berbenah lagi. Saat ini di Blitar muncul kawasan perbukitan hijau yang kerap dinamai Bukit Teletubies. Di bukit ini kamu bisa menaiki balon udara yang bisa naik ke atas hingga ketinggian beberapa puluh meter. Dari atas balon kamu bisa menikmati pemandangan bukit yang indah bersama kawasan gunung Kelud yang memukau.
Inilah empat tempat di Indonesia yang bisa kamu datangi kalau ingin merasakan sensasi ngeri-ngeri seru saat naik balon udara. So, enggak perlu jauh-jauh ke luar negeri kan?

Sumber: travelingyuk.com

Rabu, 12 Februari 2020

Berkas Dugaan Korupsi Lapangan Merdeka Kota Solok Dinyatakan P21

Diduga Ada Mark Up Volume Proyek Tribun Lapangan Merdeka Kota Solok
Berkas Jaralis dan Syofia Handayani P21

SOLOK - Sub Direktorat III Tindak Pidana Korupsi (Subdit III Tipidkor) Polda Sumbar melakukan penyerahan dua tersangka kasus dugaan korupsi Tribun Lapangan Merdeka Kota Solok ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Solok, Rabu (12/2/2020). Dua tersangka tersebut adalah mantan Kepala Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Kota Solok Jaralis dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Syofia Handayani. Perkara yang telah masuk dalam tahap dua (P21) tersebut, diterima oleh Kasi Penuntutan Kejati Sumbar, Yulius Caesar dan Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Solok, Muhammad Akbar Sirait dan tim JPU lainnya.

Kepala Kejaksaan Negeri Solok, Donny Haryono Setiawan, didampingi Kasi Intel Ulfan Yustian Arif menyatakan berkas kedua tersangka dipisah (split). Pada kasus tersebut, Donny menjelaskan, tersangka Syofia Handayani, merupakan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) di Dinas Perkim dan sebagai PPK Proyek pembangunan Tribun Lapangan Merdeka Kota Solok. Sementara, Jaralis saat itu bertindak sebagai Pengguna Anggaran (PA). Dalam pengerjaan proyeknya, diduga telah terjadi penggelembungan (mark up) terhadap volume pekerjaan. Syofia bersama Jaralis diduga kuat menyetujui bobot pekerjaan yang diajukan oleh pelaksana proyek sebesar 93,00 persen. Sementara hasil pemeriksaan lapangan oleh konsultan pengawas, progres pekerjaan baru 84,304 persen.


Tersangka tidak memutus kontrak pekerjaan saat pelaksana tidak sanggup menyelesaikan pekerjaan. Meski sudah diberikan tenggang waktu penyelesaian pekerjaan sampai 50 hari kerja. Kontrak baru diputuskan setelah melewati 50 kerja dan jaminan pelaksanaan tidak bisa dicairkan lagi.

Perbuatan kedua tersangka diduga melawan hukum, memperkaya diri orang lain atau diri sendiri atau suatu korporasi, akibatnya negara dirugikan sekitar Rp 1.038.072.053,00 sebagaimana tercantum dalam laporan penghitungan kerugian negara oleh BPKP Perwakilan Sumbar dengan nomor: SR-2616/PW03/5/2019 tanggal 24 September 2019.


Tersangka Jaralis disangkakan melanggar pasal primer yakni pasal 2 ayat 1 juncto pasal 18, Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor), sebagaimana telah diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU Nomor 31 tahun 1999 juncto pasal 55 ayat 1 KUHP. (IN-001)
© Copyright 2018 INFONEWS.CO.ID | All Right Reserved