ENGLISH EDITION
-->

Kamis, 22 Februari 2024

Minggu, 18 Februari 2024

Pemilu dalam Kepungan Curang

Pemilu dalam Kepungan Curang

Oleh: Amnasmen, Tokoh Masyarakat Solok, Mantan Ketua KPU Sumbar


Pemilu telah usai, meski belum selesai. Selamat bagi yang sudah ada tanda-tanda akan menang. Mudah-mudahan jadi pemimpin dan wakil rakyat yang baik.

Mendesak, karena begitu banyaknya persoalan rakyat di depan wajah kita. Pengangguran, Narkoba, himpitan ekonomi. Anggaran yang belum efektif dan berpihak kepada rakyat. Pupuk yang tidak sampai ke petani. Sumber daya manusia (SDM) yang masih rendah, dll.

Catatan-catatan ringan atau berat terhadap proses pemilu sudah jadi perbincangan rakyat. Indikasi kecurangan, ketidaknetralan, anggaran negara untuk kampanye, suap dan beli suara masyarakat, dll.

Kepada mereka yang terpilih bersiaplah terhadap tugas-tugas serius masyarakat di depan mata. Bertemulah dengan rakyat, dengar denyut nadi dan keluh asa mereka. Dengarlah suara rakyat yang sudah parau dan gundah, karena lilitan dan himpitan hidup yang tak kunjung usai.

Susunlah anggaran yang mengangkat harkat mereka. Awasilah kerja pemerintah agar efektif untuk kepentingan masyarakat.

Kepada yang belum berhasil dalam perjuangan, mari tetap semangat dan berlapang hati. Kerja-kerja elektoral dan non elektoral sudah dilakukan, ada yang terpilih dan tidak, itulah demokrasi.

Ada beberapa kategori pola calon legislatif:

Maju apa adanya, yg penting masuk surat suara, kemudian tidak terpilih, eazy.

Maju dengan dukungan masyarakat, menyiapkan program dan bertemu masyarakat, tidak terpilih, eazy.

Maju dengan logistik banyak, bayar suara masyarakat, terpilih, happy.

Maju dengan logistik banyak, bayar suara rakyat, tidak terpilih, grogi.

Kita tdk bisa pungkiri, Pemilu saat ini dikepung oleh kecurangan dengan berbagai indikasi dan bukti. Mulai dari penyelenggara sampai dengan peserta.

Politik uang dan beli suara sangat merajalela di tengah himpitan ekonomi warga.

Beberapa oknum Caleg, saat pemilu ini paham betul bagaimana mengeksploitasi kemiskinan warga untuk mendulang suara.

Kerja-kerja elektoral caleg lain yang punya program dan misi pengabdian, disapu oleh kerja "serangan fajar",  politikus fulus, pemanfaatan program Bansos, bantuan langsung tunai (BLT) bahkan informasi indikasi pemanfaatan bantuan badan amal.

Proses pemilu sudah berjalan, tentu ada yang dapat kursi dan tidak, catatan apapun, begitulah demokrasi. Tentu kita mesti terima.

Kepada yang akan terpilih, selamat! Mari bersama kita dukung demi kepentingan rakyat. Kepada yg belum terpilih, "Kegagalan yang rendah hati dan jujur jauh lebih bermakna dari kemenangan yang curang dan licik".

Tegakkan kepala, tetap semangat untuk peduli himpitan dan nasib masyarakat.

(Slk, 180224)

 

Sabtu, 17 Februari 2024

Rekapitulasi Pileg DPRD Kabupaten Solok Hampir Final, Ini Daftar 35 Legislator Kabupaten Solok


HASIL TABULASI PILEG DPRD KABUPATEN SOLOK 2024-2029

Dapil 1 (Gunung Talang, Danau Kembar)

1. Iwarnis (PAN)

2. Dasrianto (PKS)

3. Toni Devisa (NASDEM)

4. Yetty Aswaty (GOLKAR)

5. Iskan Nofis (GERINDRA)

6. Jamaris (PDIP)

7. Dedi Fajar Ramli (DEMOKRAT)


Dapil 2 (X Koto Singkarak, X Koto Diateh, Junjung Sirih)

1. Denny Eka Surya (PAN)

2. Trio Karno Vivo (GOLKAR)

3. Boy Falma (GERINDRA)

4. Armen Plani (NASDEM)

5. Ismael Koto (DEMOKRAT)

6. Nazar Bakri (PKS)


Dapil 3 (Kubung, IX Koto Sungai Lasi)

1. M. Hidayat (NASDEM)

2. Aurizal (PAN)

3. Ari Rafika WD (PKS)

4. Endang Fitri Rahayu Karlina (PPP)

5. Mukhlis Dt Gampo Malangik (GOLKAR)

6. Sutan Muhammad Bahri (HANURA)


Dapil 4 (Bukit Sundi, Lembang Jaya, Payung Sekaki, Tigo Lurah)

1. Ivoni Munir (PAN)

2. Tistuti Kamal (NASDEM)

3. Madra Indriawan (GERINDRA)

4. Olzaheri (GOLKAR)

5. Mulyadi (DEMOKRAT)

6. Abasril (PKS)

7. Firmansyah (HANURA)


Dapil 5 (Lembah Gumanti, Hiliran Gumanti, Pantai Cermin)

1. Misardi (PAN)

2. Nasrizal (GOLKAR)

3. Betra Desko (NASDEM)

4. Hafni Hafiz (GERINDRA)

5. Basrizal (PKS)

6. Ronalfi (PPP)

7. Nopi Amanda (PAN)

8. Efdizal (DEMOKRAT)

9. Syukri Firman (HANURA)

 

 

Jumat, 16 Februari 2024

Wajah Baru Bermunculan, Ini 20 Anggota DPRD Kota Solok 2024-2029

Partai NasDem Diprediksi Jadi Pimpinan DPRD Kota Solok Periode 2024-2029

SOLOK, INFONEWS.CO.ID - Pesta Demokrasi tahun 2024 yang jatuh pada tanggal 14 Februari telah usai dilaksanakan oleh Pihak KPU di seluruh wilayah Indonesia, khususnya oleh KPU Kota Solok dalam penyelenggaraan pemilihan langsung ke TPS oleh masyarakat yang telah terdaftar sebagai DPT, DPTB dan DPK sesuai dengan tahapan Pemilu tahun 2024.

Pada pesta Demokrasi atau Pemilu 2024 di Kota Solok Provinsi Sumbar, bagi partai peserta Pemilu dan Calon Legislatif dari setiap partai tersebut besar kemungkinan Partai Nasional Demokrat (NasDem) diprediksi bakal merebut posisi Ketua DPRD di Kota Solok periode 2024-2029.

Kemungkinan ini di buktikan sesuai dengan informasi yang di himpun oleh awak media ini dari Rekapitulasi Internal di sejumlah Parpol yang ada di Kota Solok, partai yang di dirikan oleh Surya Paloh tersebut diprediksi bakal meraih 4 kursi di DPRD Kota Solok. dua kursi di Dapil 1 Lubuk Sikarah dan dua kursi di Dapil 2 Tanjung Harapan.

Selain itu, dua unsur pimpinan DPRD Kota Solok lainnya, bakal diduduki oleh Partai Golkar dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), karena dia Partai ini diprediksi meraih dua kursi di Dapil 1 Lubuk Sikarah. 

Kemudian, di Dapil 2 Kecamatan Tanjung Harapan Kota Solok, diprediksi juga bawa Partai Hanura sesuai dengan rekapitulasi sementara, yang bakal tampil sebagai pemenang dan bersaing ketat dengan Partai NasDem untuk meraih masing-masing dua kursi. Sementara itu, Partai Demokrat juga berpeluang mendapatkan dua kursi di Dapil 2 Tanjung Harapan. 

Pileg 14 Februari 2024 di Kota Solok juga menjadi "rumah jagal" bagi para incumbent (petahana). Sejumlah nama baru muncul ke permukaan untuk menumbangkan para incumbent.

Berikut prediksi sementara nama-nama Partai dan Calon Legislatif yang ikut sebagai peserta Pemilu 2024 untuk periode 2024-2029 di Kota Solok Provinsi Sumatera Barat. Dapil 1 Lubuk Sikarah, Partai NasDem mengirimkan Yusmanita dan Oki Oktaviado. Sementara Partai Golkar mengirimkan Rio Putra dan Fauzi Rusli. Bahkan, dengan raihan lebih dari 5.000 suara, Partai Golkar bisa meraih 3 kursi dari Dapil Lubuk Sikarah. Selanjutnya, Partai Keadilan Sejahtera yang juga sedang menuju dua kursi, mengirimkan Mira Harmadia dan Taufiq Nizam. 

Partai-partai lain yang mengirimkan satu kursi ke DPRD Kota Solok 2024-2029 terdiri dari Partai Gerindra atas nama Ardi Alhakim Kidok, Partai Hanura atas nama Rusnaldi, Partai Amanat Nasional (PAN) atas nama Rusdi Saleh, Partai Demokrat atas nama Deni Nofri Pudung, Partai Bulan Bintang atas nama Wazadly atau Edi Candra dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang mengirimkan nama Romi Utama dan Febrori Nursya.

Di Dapil Tanjung Harapan, Partai Hanura memunculkan nama Irwan Sari'in dan Tamron. Partai NasDem memunculkan Amrinof Dias dan Rudi Horizon. Partai Gerindra memunculkan nama Agusram Salim Uncu dan Syaiwat Hamli. Partai Demokrat atas nama Bayu Kharisma. Partai Amanat Nasional (PAN) atas nama Efriyon Coneng. Partai Persatuan Pembangunan memunculkan nama Rinaldi. Partai PKS atas nama Ade Merta. Dua partai yang masih berpeluang adalah Partai Golkar atas nama Irman Yefri Adang, Partai Bulan Bintang di pegang atas nama Hendra Saputra petahana periode 2019-2024. (Niko Irawan)

Senin, 05 Februari 2024

Partai Demokrat Berpotensi Mendapatkan 3 Kursi di DPRD Kota Solok


SOLOK, INFONEWS.CO.ID - Lembaga Survei Liberte Institute merilis hasil survei Caleg DPRD Kota Solok periode 2024-2029 dari Dapil 2 yaitu Tanjung Harapan dan Lubuk Sikarah di Kota Solok.

"Survei tersebut dilaksanakan pada 26-29 Januari 2024 untuk Dapil Tanjung Harapan dan pada 28-29 Januari 2024 pada Dapil Lubuk Sikarah," kata Ditektur Riset Liberte Institute, Indrayadi.

Potensi Partai Demokrat di Kota Solok

Pada hasil survey Dapil 1 (Lubuk Sikarah) akumulasi suara Caleg Partai Demokrat sebesar 9,3%, namun pada Dapil 2 (Tanjung Harapan) akumulasi suara Caleg Demokrat sebesar 15,9% yang membuat Demokrat berpotensi menghasilkan 1 kursi di Dapil 1 dan 2 kursi di Dapil 2 Kota Solok.

Berikut adalah akumulasi suara Caleg Partai Politik di Dapil 2 Kota Solok:

Demokrat 15,9%

PPP 13,6%

PAN 13,2%

PKS 12%

Gerindra 11,2%

Golkar 10,5%

NasDem 8,7%

Hanura 4,8%

PBB 4,2%

Sedangkan Partai lainnya berada di bawah itu dan tidak berpotensi memperoleh kursi di DPRD Kota Solok pada Dapil 2.

Metode Multistage Random Sampling

Ia mengatakan bahwa survey Liberte Institute tersebut menggunakan metode multistage random sampling.

"Jumlah responden yang diwawancarai adalah 440 orang yang diambil dari semua Kelurahan dan RW di Kecamatan Tanjung Harapan. Survei ini memiliki margin of error sebesar 4,67% dan tingkat kepercayaan hingga 95%," tutur dia.

Lanjut Indra, Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara tatap muka responden dengan menggunakan kuisioner yang berisi pertanyaan-pertanyaan terkait dengan calon DPRD Kota Solok Dapil 2 yang akan dipilih pada pemilihan umum 2024 mendatang.

Liberte Institute merupakan lembaga survei resmi dan anggota dari AROPI (Asosiasi Riset Opini Publik Indonesia).

Tim Survei dari Sarjana S1 hingga S2

Pewawancara lapangan adalah sarjana S1 hingga S2 yang telah dilatih oleh Liberte Institute.

"Wawancara yang dilakukan oleh surveyor dikontrol secara sistematis oleh tim Liberte Institute dengan melakukan cek ulang di lapangan sekitar 30% dari total data responden yang masuk, untuk menjamin akurasi data yang diperlukan," imbuhnya. (Niko Irawan)

 

Selasa, 09 Januari 2024

Kerja Keras Solok Super Team, Kabupaten Solok Raih Penghargaan Tertinggi Kepatuhan Pelayanan Publik

Press Release

SOLOK, INFONEWS.CO.ID - Kabupaten Solok meraih penghargaan prestasi tertinggi dalam penilaian kepatuhan penyelenggara pelayanan publik di Sumatera Barat.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung kepada Bupati Solok, Capt. H. Epyardi Asda oleh Kepala Ombudsman Sumbar Yefri Eriani yang di gelar pada Senin, 8 Januari 2024 di Auditorium Gubernuran, Padang.

Acara tersebut juga dihadiri Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, Kepala Ombudsman Sumbar Yefri Eriani, dan Bupati Solok Capt. H. Epyardi Asda.

Kepala Ombudsman Yefri Heriani dalam sambutannya menegaskan bahwa pentingnya Core Value ASN dalam pelayanan kepada masyarakat yang sudah menjadi kewajiban setiap ASN.

"Tujuan dari penilaian ini bukan hanya evaluasi, melainkan langkah konkrit untuk memperbaiki dan mencegah mal administrasi di tingkat daerah," ujarnya.

"Di tahun 2023, Kabupaten Solok meraih prestasi tertinggi di Indonesia dengan nilai 95,08 menunjukkan kemajuan signifikan dalam pelayanan publik," tambahnya.

Gubernur Sumatera Barat juga menekankan dalam sambutannya bahwa pelayanan yang baik menjadi tanggung jawab kepala daerah dan jajarannya.

"Pelayanan merupakan esensi hadirnya sebuah negara dan pemerintah bagi masyarakat," tegasnya.

"Semoga di tahun 2024 ini, kita mampu meningkatkan lagi kualitas pelayanan bagi masyarakat Sumbar. Jangan berpuas diri, maksimalkan pelayanan dan digitalisasi," tambahnya.

Mahyeldi juga berharap adanya sinergi dan kolaborasi antar Kabupaten/Kota dan Provinsi dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Bupati Solok juga menyampaikan rasa syukurnya atas prestasi yang didapat Pemkab Solok, ia merasa bangga atas kerjasama Solok Super Team (SST) dalam menjadikan Kabupaten Solok jadi yang terbaik.

"Ini adalah hari yang berbahagia bagi Kabupaten Solok, dimana kita telah mendapatkan penghargaan dengan nilai tertinggi standar pelayanan publik yang diberikan Pemerintah Daerah kepada masyarakat Kabupaten Solok," ucapnya.

"Pencapaian ini tidak saya dapatkan dengan sendiri, melainkan atas kerjasama yang baik dari seluruh Solok Super Team, sehingga kita mampu meningkatkan pelayanan dari posisi terendah sampai posisi tertinggi saat ini," imbuhnya.

"Inilah yang disebut dengan Mambangkik Batam Tarandam, dan menjadikan Kabupaten Solok jadi yang terbaik. Terimakasih atas dukungan dan bimbingan dari Ombudsman Sumbar dan seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Barat," tutupnya.

Ia berharap, Pemkab Solok dapat terus meningkatkan Pelayanan Publik sehingga menjadikan Kabupaten Solok yang terbaik di Sumatera Barat. (Niko Irawan)

© Copyright 2018 INFONEWS.CO.ID | All Right Reserved