INFO BALI

Selasa, 26 Maret 2019

Abrasi Pesisir Pantai Pebuahan, 14 Rumah Rusak Parah

Abrasi Pesisir Pantai Pebuahan

INFONEWS.CO.ID ■ Gelombang pasang terjadi sejak Jumat hingga Minggu menyebabkan gelombang tinggi menghantam pesisir pantai Pebuahan dan akibatnya abrasi yang cukup parah.

Setidaknya, ada 14 rumah warga mengalami kerusakan yang cukup parah dan 1 buah rumah Ibadah (Mushola) juga terkena dampak yang cukup parah akibat abrasi pesisir pantai.

Demikian hal ini disampaikan oleh Kapendam IX/Udayana Kolonel Kav Jonny Harianto, G, S.I.P, pada hari Senin (25/3) dalam siaran persnya di Makodam IX/Udayana.

Kapendam menyampaikan, bencana tersebut terjadi di dipesisir pantai Pebuahan, gelombang mencapai tiga hingga empat meter menghantam bibir pantai sehingga mengakibatkan terjadinya abrasi pesisir pantai Pebuahan, di Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, Kabupaen Jembrana.

Dengan kejadian tersebut , Peleton Siaga Yonif Mekanis 741/Garuda Nusantara dengan sigap memberikan pertolongan, dipimpin oleh Serka Ekob Setyo Budi Utomo mengerahkan  lima puluhan personel, dua unit kendaraan Dinas Strada dan satu unit Truk untuk mengangkut personel yang melaksanakan pembongkaran rumah warga yang terkena dampak abrasi, mereka bekerjasama dengan aparat Kepolisian, Polres Jembrana dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jembrana serta warga masyatakat setempat, saling bahu membahu, sehingga pembongkaran rumah warga yang terkena dampak gelombang pasang dalam waktu yang singkat dapat diselesaikan.

Kemudian bagi warga masyarakat yang berada di sekitar daerah terjadinya abrasi,  untuk sementara diungsikan ke rumah-rumah keluarga yang cukup aman,  semua ini dilakukan demi keselamatan warga masyarakat dan untuk menghindari kemungkinan yang tidak diinginkan sepanjang cuaca masih dalam keadaan yang kurang bersahabat.

Dengan adanya bantuan dari Yonif Mekanis 741/GN, Pores Jembrana dan BPBD Jembrana, masyarakat mengucapkan terimakasih atas kesigapan aparat dalam membantu pembongkaran rumah warga yang terkena dampak gelombang pasang dan dengan secepatnya dapat mengevakuasi warga pesisir yang diperkirakan rawan dari adanya abrasi bila gelombang pasang kembali menghantam pesisir pantai, demikian ujar Kapendam. (rls)

Prabowo Menyapa Bali: Rindumu, Rindu Kita Semua... Indonesia Menang!

Prabowo di Bali

INFONEWS.CO.ID ■ HARI kedua kampanye terbuka Capres Prabowo Subianto menyapa Bali. Di pulau dewata ini, Prabowo mendapat sambutan hangat dari ribuan pendukungnya  yang menanti sejak pagi tadi, Selasa (26/3/2019).

Sebelum Prabowo sampai di Stadion Kompyang Sujana, Denpasar, Bali,  ribuan massa terus mengibarkan bendera parpol Koalisi Adil Makmur. Menariknya, ditempat ini pula hadir relawan Gerakan Arah Indonesia Baru (Garbi).

Antusias massa Bali pun tak terbendung, mereka tak pedulikan panas terik terus memanggil-manggil nama Prabowo.

Dengan mengenakan Udeng, ikat kepala putih Prabowo tampak lebih slow saat berorasi di Kandang Banteng ini.

Menurut PHDI Bali (Parisadha Hindu Darma Indonesia), penggunaan udeng tersebut sudah pas dan selaras dengan budaya Bali. Prabowo ingin menciptakan kesan kejernihan pikiran dan kedamaian pikiran.

Dalam orasinya, Prabowo menyampaikan harapannya untuk bisa memimpin Indonesia. Ia berharap dalam sisa usianya ingin berbakti bagi negara dan bangsa.

"Ya Tuhan, janganlah saya sampai mengecewakan harapan ini. Kau telah berikan banyak kepada saya, Kau berikan kesehatan, usia panjang kepada saya janganlah sampai saya mengecewakan rakyat yang menaruh banyak harapan pada saya," katanya.

Kami ingin bangsa Indonesia jadi menang, imbuh Prabowo, bangsa yang adil, bangsa makmur. Kami ingin aman untuk semua, adil untuk semua, makmur untuk semua.

Atas sambutan antusias massa Bali yang notabene adalah kandang banteng, seorang netizen, Mariska Lubis melalui akunnya @lubis_mariska memberikan apresiasi kepada Prabowo yang tampil lebih sejuk dan penuh kedamaian.

"Menarilah dengan cinta, duhai Bintang Fajar @prabowo! Di mana pun kakimu berpijak, bunga-bunga rindu berkembang menyambut dengan senyum termanisnya. Selalu ada banyak cinta untukmu!

Rindumu, rindu kita semua. Indonesia Menang!," katanya.

■ Ketut Arnawa

Senin, 25 Maret 2019

Pemuda Asal NTT Hilang Terseret Arus di Pantai Seminyak

Pantai Seminyak Bali

INFONEWS.CO.ID ■ Nasib naas dialami pemuda bernama Semri Fey (19) asal  Oleu Kecamatan Amanuban Timur Kabupaten  Timor  Tengah  Selatan, NTT. Dirinya terseret arus kemudian tenggelam  di pantai seminyak tepatnya di depan Pura Camplung Tanduk pada (24/3) sekira pukul 17.30 Wita.

Kabar hilangnya korban baru diterima Basarnas Bali pada (25/3) sekitar pukul 10.00 Wita terang Kepala Seksi  Operasi  Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I.B Surya Wirawan.

“kita terima laporan dari Balawista  Badung  Bahwa satu orang  terseret arus  di  Pantai Seminyak” imbuhnya.  Menindaklanjuti  laporan  tersebut dirinya menerjunkan tim rescue menuju lokasi kejadian dilengkapi dengan peralatan SAR Laut. “untuk memaksimalkan pencarian, kita menurunkan dua buah jetski di lokasi hilangnya korban” lanjut Bagus Surya.

Sebelumnya diketahui korban bersama dengan tujuh orang temannya, mandi di pantai seminyak pada minggu sore. Karena gelombang dan ombak yang cukup besar akhirnya korban terbawa arus dan tenggelam. Upaya pencarian kemudian  dilakukan oleh tim rescue dari Balawista Badung. Namun korban yang bekerja di salah satu koperasi di denpasar ini belum juga ditemukan.

Upaya pencarian baru membuahkan hasil pada senin (25/3) sekitar pukul 16.00 Wita. Korban ditemukan sekitar 2 Km arah selatan dari lokasi hilangnya korban dalam keadaan meninggal dunia. Korban pertama kali ditemukan oleh tim rescue dari Balawista Badung. Korban selanjutnya dievakuasi menuju RSUP Sanglah menggunakan Ambulance Balawista Badung.

Sementara itu Pelaksana Tugas Basarnas Bali, I Made Junetra mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR yang terlibat dalam upaya pencarian terhadap korban. Dirinya juga mengharapkan jalinan koordinasi tetap terjaga dengan baik guna peningkatan pelayanan SAR kepada masyarakat.

■ Made Arnawa

Hadapi Cuaca Tak Bersahabat di Bali, Ini Arahan Bupati Karangasem

Bupati Karangasem Bali

INFONEWS.CO.ID ■ Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri memimpin apel disiplin, Senin (25/3/2019) di Lapangan Upacara Kantor Bupati Karangasem.

Bupati Mas Sumatri dalam kesempatan tersebut mengatakan ada beberapa hal sebagai penegasan kinerja pegawai diantaranya kepada ASN untuk tetap melaksanakan PDLT , yaitu berprestasi berdedikasi royalitas dan juga tidak tercela. 

Kedua, Kabupaten Karangasem sedang mengalami cuaca yang kurang bersahabat. ASN diminta turut waspada dan menjadi bagian penyelamatan jika terjadi bencana disekitarnya "Saya berharap kita semua harus mewaspadainya juga. Harus sigap melaksanakan pergerakan dan penyelamatan,"ucap Bupati.

Ada juga berita hoax yang melanda Kabupaten Karangasem yang menyoroti bidang pembangunan. Saat ini, Ia mengakui,Pemda sedang berbenah untuk membangun infrastruktur dan mewujudkan pembangunan di desa. Beberapa laporan langsung masyarakat di media sosial bisa menjadi kritik membangun yang keaslinya pun harus tetap dicek lalu sesegera mungkin ditindaklanjuti oleh Dinas terkait.

"Kita harus bersama membenahi agar tidak ada lagi berita seperti itu. Kita harus bekerjasama dan menjalankan sistem pengendalian internal dan menjaganya dengan baik,"imbuhnya.

Mas Sumatri melanjutkan, perhelatan demokrasi inidonesia 17 April yang akan datang merupakan tantangan bagi Kabupaten Karangasem untuk maju dan berkembang. Membuktikan bahwa demokrasi ini menjadi demokrasi yang baik.

"Mari kita rubah semua citra buruk Kabupaten dimulai dari hal kecil hingga hal besar. Karena kenyamanan masyarakat ada di tangan kita sebagai pelayan masyarakat," lanjutnya.

Tekait dengan tugas dan fungsi, Mas Sumatri mendapat laporan bahwa Irda membagi tugas dengan OPD. Ada 50 OPD dengan pimpinannya. Tugas tersebut harus didiskusikan, tupoksinya harus dibaca serta difahami secara teliti. Irda mempunyai 5 fungsi salah satunya fungsi keuangan. Hal ini menjadi satu hal yang harus dijadikan fokus agar Kabupaten Karangasem terbebas dari KKN.

Selanjutnya, bagi esolon II dan esolon I harus segera melaporkan harta kekayaannya. Sekda harus memerintahkan."Hari ini adalah hari terakhir pelaporan.  Persiapan menuju era industi  ini harus segera dirumuskan karena sampai saat ini belum ada implementasinya," tegasnya.

Kedisiplinan dan kerapian pegawai tentu ada format yang dipergunakan sebagai panduan. Bagi pegawai perempuan wajib menggunakan seragam perempuan seperti rok. Terkait dengan pembedaan antara tenaga kontrak dengan PNS, ini harus dipisahkan sesuai dengan tupoksinya, sehingga ada format yang baik dan bagus dan berdampak pada kedisiplinan pegawai.

Mas Sumatri menegaskan kembali bahwa bagi seluruh pegawai untuk membantu pemerintah daerah agar memfollow akun pemerintah daerah. "Kita harus memanfaatkan sosial media dalam memajukan Karangasem untuk mewujudkan Karangasem The Spirit of Bali," imbuh Bupati Mas Sumatri.

■ Made Asnawa 

Kamis, 21 Maret 2019

ASN Karangasem Terkejut, Bupati Masuki Ruagan Kerja Pegawai


INFONEWS.CO.ID ■ Bupati Karangasem I GA Mas Sumatri didampingi Staf Ahli Pemerintahan dan Kesra/Plt Asisten I I Wayan Sutapa,Staf Ahli SDM/Plt Kadis Kominfo,  Priagung Duarsa, Asisten III I Wayan Purna, Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Karangasem Edy Setiadi Dwijantoro melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah kantor dinas yang berlokasi di Gedung Civic Centre, Selasa  (19/3/2019).

Bupati Mas Sumatri menyatakan ingin melihat secara langsung kinerja pegawai di dinas, baik ASN maupun Pegawai Kontrak.

Kehadiran Mas Sumatri sedikit mengejutkan pegawai yang bertugas. Apalagi, Ia langsung memasuki ruangan kerja pegawai.

Disela-sela sidak, Bupati Mas Sumatri mengatakan, ingin mengetahui tingkat profesionalisme dan disiplin pegawai saat bertugas melayani masyarakat.

"Kita ingin melihat keaktifan dan tingkat disiplin pegawai di Pemkab," kata dia.

Salah satu dinas yang disidak yakni,  Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) yang berada di Lantai Satu Gedung Civic Centre.

Dihadapan Kadis Laba Erawan dan pegawainya, Bupati Mas Sumatri meminta agar penanganan perizinan dipermudah untuk masyarakat. Jika dalam proses perizinan, masyarakat kurang faham atau tidak mengerti, maka dinas terkait harus segera melakukan koordinasi atau jemput bola untuk mempercepat dan mempermudah pelayanan.

Sementara itu, saat sidak dilanjutkan ke lantai dua yang ditempati oleh Kesbangpolinmas dan Disbud serta lantai tiga oleh Dinas Pariwisata, Mas Sumatri menyoroti kondisi gedung yang rusak akibat gempa serta ditambah cuaca buruk yang sempat melanda Kabupaten Karangasem.

Dia meminta agar gedung segera diperbaiki demi kenyamanan kerja pegawai. Dinas terkait diharapkan lebih intensif melakukan komunikasi agar penanganan untuk perbaikan dan pemeliharaan gedung Civic center segera terselesaikan.

Selain itu, Ia juga meminta agar para pegawai memperhatikan kebersihan kantor. Jika ada aset yang sudah tidak dipergunakan agar segera dihapus atau dipinjam pakaikan agar tidak tampak menumpuk sehingga meninggalkan kesan kumuh.

■ Humas/ Made Asnawa

Bupati Karangasem Hadiri Upacara Puncak Betara Turun Kabeh


INFONEWS.CO.ID ■ Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri hadiri persembahyangan Upacara Puncak Betara Turun Kabeh, pada Rabu (20/3) di Penataran Agung Pura Besakih, Banjar Besakih Kangin, Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Karangasem.

Sebelum prosesi Puncak Karya dilaksanakan Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri melaksanakan ritual persembahyangan Bakti Pekideh Ring Pura Hyang Ngaluh untuk memohon kelancaran proses pelaksanaan upacara.

Setelah prosesi persembahyangan selesai, Bupati Mas Sumatri melanjutkan ritual ke Pura Penataran Agung Pura Besakih untuk mengikuti prosesi puncak karya.

Sebelum melaksanakan Purwa Daksina Bupati Karangasem beserta undangan lainnya melakukan persembahyangan terlebih dahulu yang dipuput oleh 6 Sulinggih.

Dalam kesempatan tersebut, I Gusti Ayu Mas Sumatri berkesempatan untuk mundut Ida Betara dari Pesamuan Agung untuk melaksanakan Purwa Daksina sebanyak 3 kali menuju ke Bale Peselang.

Selesai prosesi Bupati Mas Sumatri juga melaksanakan persembahyangan yang di puput sulinggih setempat sebelum Ida Batara kembali di linggihkan ke Pesamuan Agung.

Adapun tari-tarian yang dipersembahkan dalam acara tersebut seperti tari rejang renteng, tari rejang giri kusuma, tari baris, tari topeng sida karya dan tari rejang dewa guna melengkapi prosesi Upaca Panca Bali Krama.

Terkait Upacara Panca Bali Krama Bupati Karangasem mengatakan, upacara ini adalah upacara besar yang dilaksanakan di Kabupaten Karangasem, "mudah-mudahan Ida Batara yang melinggih di Pura besakih memberikan anugrahnya kepada semua umat, khususnya masyarakat Kabupaten karangasem," kata Mas Sumatri.

Dalam acara tersebut hadir pula Gubernur Bali I Wayan Koster bersama Istri , Wakil Gubernur Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati bersama istri, Sekda Provinsi Bali, Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa bersma Istri Sarini Artha Dipa, Ketua DPRD karangasem, Ketua MMDP prov Bali dan kepala OPD lainnya.

 ■ Humas/ Made Asnawa

Rabu, 20 Maret 2019

Gubernur Bali: Buatlah Banyak Anak, Minimal Empat


INFONEWS.CO.ID ■ Karena Bali memiliki banyak keunikan dan spesialisasi di dunia ini, ia membutuhkan perlindungan dari semua komponen masyarakat. Apalagi, masyarakat Bali wajib melindungi Bali secara keseluruhan.

Penegasan itu dibuat lagi, Gubernur Bali, Dr Wayan Koster di Denpasar, ketika bertemu tatap muka dengan akademisi yang juga menjadi tim ahli dalam penyusunan Pergub dan Peraturan Daerah baru-baru ini.

Koster yang berbicara panjang lebar tentang program kerjanya yang dikemas dalam tema SatLoka Dharma Kertih, mengingatkan bahwa apa yang dilakukan untuk menyelamatkan Bali dari pengepungan berbagai pihak, baik di dalam maupun di luar Bali dihitung dengan cermat. Semua ini akan muncul tentang bagaimana melestarikan agama, budaya Bali dan masyarakat Bali.

Di Mata Koster, Bali memiliki banyak nilai khusus yang tidak dimiliki daerah lain di Indonesia. Dan itu benar-benar harus dilestarikan dan dilindungi, karena itu adalah warisan leluhur orang Bali. Dia mencontohkan, soal populasi, nenek moyang Bali sudah menyatakan cukup banyak anak empat orang, wayan, Made, Nyoman dan Ketut.

Keluarga berencana menurut budaya Bali harus dihitung berdasarkan kemampuan keluarga. Jadi tidak harus dua, kata Koster. Karena itu ia akan meminta BKKBN Bali untuk berhenti berkampanye untuk dua anak yang cukup. Buat sebanyak mungkin anak, setidaknya empat. Dan tidak ada lagi pasektomi.

Menurut Koster ini telah melanggar aturan.

Koster menegaskan bahwa tidak ada undang-undang yang mengatur jumlah anak, jelasnya. Jadi apa yang BKKBN lakukan sejauh ini tentang dua anak sudah cukup, itu hanya himbauan.

Pada kesempatan itu, Koster mengatakan sejumlah Pergub yang telah diluncurkan semuanya mengarah pada pelestarian budaya Bali. Misalnya, Departemen Bahasa dan Sastra di Bali, badan pengurus pakaian tradisional Bali, yang semuanya bertujuan untuk melestarikan budaya Bali.

Untuk alasan ini, ia meminta para akademisi yang saat ini duduk sebagai tim ahli untuk secara serius memeriksa masalah Bali. Terkait hal itu, ia berharap tim ahli akan mempelajari lebih dalam tentang program kerja yang telah ia rencanakan, membangun Satkerthi Loka Bali.

Koster menyatakan bahwa semua bentuk Peraturan Gubernur dan Peraturan Daerah yang akan diterbitkan dapat memiliki dampak yang lebih luas di Bali, terutama menyangkut kepentingan perempuan, loka kerthih dan sebagainya.

Di depan para cendekiawan yang merupakan bagian dari profesor Universitas Udayana, Koster menyesalkan bahwa hingga saat ini, lembaga pendidikan ini belum mengindahkan Gubernur Bali untuk Pakaian dan adat Bali.

Jika Unud tidak mengindahkan Pergub, saya dapat mengambil tindakan sebagai Gubernur Bali yang memiliki wewenang untuk memberikan tindakan kepada institusi, jelas Koster di depan para profesor dan akademisi Bali.

■ Made Arnawa

Sabtu, 16 Maret 2019

Hari ini Dilantik, Prof. Widjana Kembali Jabat Rektor Unwar Bali


INFONEWS.CO.ID ■ Tugas Prof. dr. I Dewa Putu Widjana, DAP&E.Sp. ParK berlanjut. Sukses memimpin Universitas Warmadewa (Unwar) sejak Selasa, 17 Maret 2015 hingga meraih peringkat universitas swasta terbaik di Indonesia Timur dan ranking 63 nasional, Prof. Widjana kembali terpilih sebagai Rektor Unwar masa bakti 2019-2023 yang sebelumnya bersaing dengan Dr. Drs I Wayan Wesna Astara, SH., M.Hum, MH., Dr Ir Wayan Parwata, MT, IPM., dan Prof. Dr. Ir I Gde Suranaya Pandit, MP.

Pelantikan Rektor diselenggarakan oleh Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali pada Sabtu, 16 Maret 2019 di Ruang Auditorium Widya Sabha Uttama Unwar.

Pelantikan dan pengambilan Sumpah jabatan dilakukan Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali (YKKPB) Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnu Murti, M.Si.

Prof. Widjana menyebut ranking 63 nasional diraih Unwar bersaing dengan 4.600 perguruan tinggi di Indonesia. Pencapaian ini memerlukan perjuangan yang luar biasa. Ia berharap tahun depan great ini dapay meningkat lagi menjadi 50 besar nasional.

Prof. Widjana juga menyebut pihaknya saat ini sudah bisa “menegakkan kepala” lantaran 100 artikel atau tulisan ilmiah Unwar tembus ke jurnal internasional. Prestasi pelajar Unwar pun patut dibanggakan. Salah satunya keberhasilan Fakultas Kedokteran meraih juara 1 poster internasional yang diselenggarakan University of Malaya, Malaysia.

Selain itu, Mahasiswa Jurusan Teknik Arsitektur Unwar berhasil menyabet juara 1 dalam festival arsitektur yang diselenggarakan di Tiongkok. Di bidang non akademik, Marching Band Unwar (MBW) berulangkali menyabet juara dunia. Dimana saat ini MBW sedang bersiap-siap mengikuti kompetisi Piala Presiden di Jakarta. Meski demikian, Prof. Widjana tak memungkiri ada beberapa target Unwar yang masih belum terjadi dan menjadi pekerjaan rumah.

Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali (YKKPB) Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnu Murti, M.Si. berharap Prof. Widjana yang mengemban amanat sebagai Rektor Unwar untuk periode kedua mampu mengimplementasikan visi universitas yaitu menjadi universitas yang unggul, berwawasan ekowisata serta go global 2034. Tantangan perguruan tinggi ke depan luar biasa. Universitas Warmadewa siap untuk itu.

Ia berharap rektor baru mampu melakukan terobosan-terobosan inovatif, memanfaatkan kecanggihan teknologi sesuai revolusi industri 4.0

Ketua Yayasan menambahkan Unwar saat ini telah menerapkan 18 program online. Termasuk e-learning yang merupakan proses transformasi ilmu. Ke depan mahasiswa tidak perlu lagi atau sewaktu-waktu saja bertemu di dalam ruangan, mereka bisa mengakses atau belajar di mana pun mereka berada. "Ini yang menjadi program dan tantangan rektor yang dilantik hari ini,” tegasnya.

Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah VIII Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa, M.Si mengatakan Unwar sudah menjadi salah satu universitas kebanggaannya karena berada di jajaran 100 besar dalam perguruan tinggi status besar di Indonesia dari 4600 perguruan tinggi lainnya. Dalam sambutannya ia mengucapkan selamat kepada Rektor yang baru dilantik dan berharap kedepannya semoga Warmadewa semakin hebat dan berkualitas.

Prof. Dasi Astawa juga mengungkapkan bahwa Rektor adalah pemimpin utama, dimana dari hasil penelitian menunjukkan dari 100 variabel penyebab orang berhasil menjadi pemimpin yaitu harus jujur, disiplin dan gaul yang tandanya fleksibel, lentur, kreatif, inovatif, dan produktif serta harus menguasai tiga hal entrepreneurship, leadership, dan managerial.

Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) menilai Unwar telah turut memberikan kontribusi dan berperan penting dalam mensukseskan pembangunan daerah Bali khususnya dalam bidang pendidikan, dan berharap partisipasi dan sumbangsih yang selama ini telah diberikan kepada masyarakat dan pemerintah daerah Bali dapat terus ditingkatkan.

Sebagai salah satu perguruan tinggi swasta terkemuka di Bali Unwar dinilai telah mampu berinovasi serta berkontribusi dalam proses penciptaan dan penyediaan sumber daya manusia yang berkualifikasi dan berkompetensi tinggi sesuai dengan kebutuhan pembangunan daerah.

Cok Ace juga mengungkapkan pergantian Rektor hari ini menjadi momentum untuk meningkatkan peran dan kotribusi tersebut dan harapannya Universitas Warmadewa benar-benar mampu menjadi menara air, memberikan kesegaran, kesejukan, menghapuskan dahaga seluruh komponen masyarakat terutama dalam meningkatkan SDM Bali secara menyeluruh.

■ Made Asnawa
© Copyright 2017 INFO NEWS | All Right Reserved