INFO BUDAYA
-->

Selasa, 02 April 2024

Komitmen Tanpa Batas, BPJS Kesehatan Berikan Layanan JKN Selama Libur Lebaran

SIARAN PERS


SOLOK, INFONEWS.CO.ID - Selama periode cuti bersama dan libur lebaran yang jatuh pada tanggal 8 hingga 15 April 2024, BPJS Kesehatan berkomitmen untuk memudahkan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dengan memberikan mengakses pelayanan kesehatan yang diperlukan. Komitmen ini mengacu pada prinsip portabilitas yang telah diterapkan BPJS Kesehatan.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Solok, Neri Eka Putri mengatakan prinsip portabilitas tersebut diwujudkan dalam memberikan jaminan pelayanan kesehatan yang mudah, cepat, dan setara bagi peserta JKN di seluruh wilayah Indonesia, Selasa (2/4). Peserta yang berada di luar wilayah tempat Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) terdaftar, dapat mengakses pelayanan rawat jalan di FKTP lain paling banyak 3 kali kunjungan dalam waktu satu bulan. 

"BPJS Kesehatan juga menyediakan berbagai kanal layanan seperti pelayanan piket di kantor cabang dan Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp (PANDAWA), yang beroperasi dari pukul 08.00 hingga 12.00 waktu setempat. Layanan yang disediakan bagi peserta JKN mencakup administrasi, pemberian informasi, dan penanganan pengaduan. Selain itu, peserta JKN juga dapat memanfaatkan layanan administrasi JKN melalui Aplikasi Mobile JKN," terang Neri.

Selain itu, dalam rangka memberikan pelayanan kesehatan kepada pemudik selama libur lebaran, BPJS Kesehatan telah menyiapkan Posko Mudik mulai dari tanggal 5 hingga 9 April 2024. Lokasi Posko Mudik Kesehatan tersebar di beberapa titik strategis seperti Terminal Pulo Gebang di Jakarta Timur, Pelabuhan Merak di Banten, Rest Area Tol Cikampek KM 88A di Purwakarta, Rest Area Tol Palikanci KM 207A di Cirebon, Rest Area Tol Ungaran KM 429A di Kabupaten Semarang, Terminal Purabaya di Sidoarjo, dan Pelabuhan Soekarno-Hatta di Kota Makassar.

"Posko tersebut menyediakan berbagai layanan seperti konsultasi kesehatan, fasilitas relaksasi bagi pemudik, pemeriksaan kesehatan, penyediaan obat-obatan, tindakan sederhana darurat, dan pemberian rujukan bila diperlukan. Diharapkan masyarakat dapat merasakan kemudahan dan kenyamanan dalam mengakses layanan kesehatan selama periode libur lebaran ini," ujar Neri.

Untuk peserta JKN segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau yang dikenal sebagai peserta mandiri, diimbau untuk rutin melakukan pembayaran iuran setiap bulannya per tanggal 10 agar status kepesertaan tetap aktif. BPJS Kesehatan juga telah menjalin kerja sama dengan lebih dari 960 ribu kanal pembayaran untuk mempermudah peserta JKN dalam melakukan pembayaran iuran. 

Lanjutnya, Neri menjelaskan bahwa BPJS Kesehatan telah menerapkan janji layanan JKN di fasilitas kesehatan, yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan dalam rangka Transformasi Mutu Layanan.

"Dengan adanya janji layanan JKN, peserta JKN dapat merasakan berbagai kemudahan dalam mengakses layanan JKN. Seperti cukup menunjukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang terdapat pada Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk mengakses layanan di fasilitas kesehatan, dan tidak memerlukan fotokopi berkas. BPJS Kesehatan juga menegaskan bahwa tidak ada biaya tambahan bagi peserta JKN saat mengakses layanan di fasilitas kesehatan, asalkan berobat sesuai prosedur, serta dilayani setara tanpa diskriminasi," jelas Neri.

Peserta JKN dapat langsung menghubungi BPJS Kesehatan Care Center 165 untuk pencarian informasi fasilitas terdekat bagi yang melakukan perjalanan mudik. Neri juga menambahkan bahwa peserta JKN juga dapat mengakses melalui Aplikasi Mobile JKN untuk mengetahui lokasi fasilitas kesehatan terdekat.

"Kini terdapat fitur i-Care JKN yang dikembangkan oleh BPJS Kesehatan. Melalui inovasi ini, mempermudah dokter di fasilitas kesehatan mengakses riwayat medis peserta JKN dalam 12 bulan terakhir, guna memberikan pelayanan yang lebih cepat dan tepat. Bahkan peserta JKN pun dapat mengakses juga melalui Aplikasi Mobile JKN," ucap Neri.

Neri mengimbau bagi yang melakukan perjalanan mudik untuk senantiasa menjaga kesehatan dengan makanan bergizi seimbang, kurangi makanan tinggi gula, perbanyak asupan air putih, istirahat cukup, dan usahakan tetap berolahraga ringan.

"Jangan lupa juga untuk selalu memastikan bahwa kepesertaan JKN kita semua aktif, sehingga saat hendak mengakses layanan di fasilitas kesehatan tidak terkendala," kata Neri. (Niko Irawan)


Informasi lebih lanjut hubungi:

*Kedeputian Bidang Komunikasi Organisasi*

BPJS Kesehatan Kantor Pusat

humas@bpjs-kesehatan.go.id

Website :www.bpjs-kesehatan.go.id

 

Jawab Video Klarifikasi Ketua DPRD Kabupaten Solok Dodi Hendra, Jubir Pemkab Solok Safriwal: Tidak Ada Hubungan Senjata Tajam dengan Interpelasi

 Press Release

Jawab Video Klarifikasi Ketua DPRD Kabupaten Solok Dodi Hendra, Jubir Pemkab Solok Safriwal: Tidak Ada Hubungan Senjata Tajam dengan Interpelasi

"Sajam Justru Tebar Ketakutan Kepada ASN dan Tamu yang Hadir"

SOLOK, INFONEWS.CO.ID - Sehubungan dengan apa yang disampaikan oleh Ketua DPRD Kabupaten Solok dalam video klarifikasi melalui akun tiktok pribadinya beberapa waktu yang lalu terkait tindakannya mengeluarkan senjata tajam  saat memimpin sidang paripurna pada, Kamis (28/3/2024), Dapat kami Jelaskan ada beberapa pernyataan Saudara Ketua DPRD Dodi Hendra yang tidak sesuai dengan kondisi yang sebenarnya. 

1. Gagalnya agenda sidang interpelasi di ruang sidang paripurna DPRD pada tanggal 9 Januari 2024 tidak ada kaitan dengan mengamuknya seorang warga di ruang sidang. 

Hal ini dikarenakan pada saat terjadi peristiwa tersebut ruang sidang paripurna DPRD dalam keadaan kosong (tidak ada aktivitas) Sebagaimana keterangan dan konfirmasi dari Sekretaris DPRD Kabupaten Solok. Warga tersebut datang pada pukul 11.45 WIB, sedangkan dari pagi tidak ada satupun Pimpinan dan Anggota DPRD yang ada di ruang sidang. 

Warga yang mengamuk di ruang sidang adalah warga yang kecewa dan marah kepada Ketua DPRD atas dugaan perkosaan terhadap salah satu warga Kabupaten Solok yang diduga dilakukan oleh Ketua DPRD Kabupaten Solok dimana Ketua DPRD seharusnya menjadi panutan, mengayomi dan melindungi warganya. Salah satu warga yang mengamuk adalah paman korban.

Warga yang masuk ke dalam ruang sidang paripurna DPRD tersebut bermaksud meminta penjelasan atas kasus dugaan perkosaan oleh Ketua DPRD, salah seorang warga tersulut emosi karena setelah menunggu lama Ketua DPRD tidak juga bisa ditemui. 

Gagalnya agenda sidang interpelasi justru disebabkan karena tidak tercapainya courum yaitu 50% +1 dari keseluruhan Anggota DPRD. Pada sidang tanggal 5 Januari 2024, sidang paripurna penyampaian laporan usul pelaksanaan hak interpelasi hanya dihadiri 13 orang dari 35 Anggota DPRD, dan pada tanggal 8 Januari 2024 hanya dihadiri 13 orang, dan pada tanggal 9 Januari 2024 sidang paripurna persetujuan pelaksanaan hak interpelasi, tidak seorang pun Pimpinan dan Anggota DPRD yang hadir di ruang sidang paripurna dari pagi sampai malam.  

Jadi dapat disimpulkan bahwa dari awal sidang paripurna dalam rangka pelaksanaan hak interpelasi ini tidak pernah mencapai courum, dan pada saat pengambilan keputusan hak angket justru tak satupun Pimpinan dan Anggota DPRD hadir dalam sidang. 

2.Terkait pernyataan Ketua DPRD yang mengatakan adanya dugaan Rp. 10 miliar aset negara diambil atau diluluhkan untuk wisata pribadi adalah tidak benar. Tidak ada aset Pemerintah Daerah Kabupaten Solok yang berada dalam kawasan Objek Wisata Bukit Cambai (Cambai Hill). 

Hal ini dibuktikan dengan tidak adanya satupun aset bangunan maupun tanah yang berada di Kawasan Wisata Bukit Cambai yang tercatat dalam Kartu Inventaris Barang (KIB) Pemerintah Kabupaten Solok. Hal ini juga sudah dipertegas dengan surat keterangan/penjelasan dari Kepala Badan Keuangan Daerah Indra Gusnadi melalui surat Nomor :  900/251/BKD-2023 dan Kepala Bidang Barang Milik Daerah/Aset Kabupaten Solok yang menyatakan bahwa tanah dan bangunan yang berada dalam Kawasan Wisata Bukit Cambai tidak tercatat pada kartu inventaris barang sebagai Barang Milik Daerah (BMD) Kabupaten Solok. Ini berarti bahwa tidak ada tanah dan bangunan di kawasan Bukit Cambai milik Pemda Kabupaten Solok. 

Selain itu tidak ada APBD yang dipergunakan untuk pembangunan objek wisata Bukit Cambai, hal tersebut dapat dibuktikan dengan dokumen APBD Tahun 2021 sampai dengan saat ini (Tahun Anggaran 2024) tidak ada yang diperuntukan untuk pembangunan objek Wisata Bukit Cambai. Sehingga pernyataan aset negara yang diambil dan diluluhkan tersebut adalah tidak benar dan mengada-ngada. 

Terkait dengan Aset Objek wisata Bukit Cambai, Sdr. Dodi Hendra telah melaporkan ke APH (Kapolda dan Kajati), dari hasil gelar perkara di Polda Sumbar tidak ditemukan peristiwa pidana, dari hasil gelar perkara di Kajati Sumbar juga tidak ditemukan perbuatan pidana serta dari hasil gugatan di Pengadilan Negeri Koto Baru juga dinyatakan gugatan pengguggat tidak dapat diterima (ditolak) dan putusan ini telah memiliki kekuatan hukum tetap (inkracht van gewijsde). Sehingga semua aduan yang dituduhkan tidak terbukti.

Laporan juga di layangkan oleh Sdr Dodi Hendra kepada Kemendagri Cq. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Dari hasil Pengawasan yang dilakukan oleh Tim Auditor Itjen Kemendagri, Tim menyatakan pengaduan yang dituduhan Dodi Hendra tidak terbukti, bahkan Tim Auditor Itjen Kemendagri menyayangkan ada laporan seperti ini dan setelah ditinjau ke lapangan ternyata laporan tersebut tidak benar.

3.Sesuai dengan Permendagri 19 tahun 2016 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah pasal 12 menyatakan bahwa  Kepala SKPD selaku pengguna barang yang ditetapkan melalui keputusan Bupati. 

Pada instansi Sekretariat DPRD yang bertindak sebagai kepala SKPD adalah sekretaris DPRD, bukan Ketua DPRD. Sehingga sekretaris DPRD lah yang bertindak sebagai pengguna BMD yang bertanggung jawab terhadap seluruh BMD yang ada di lingkungan Sekretariat DPRD termasuk aset yang ada dalam ruang sidang DPRD. 

Terkait dengan terjadinya pengrusakan BMD oleh salah seorang warga, maka perlu disampaikan bahwa warga tersebut sudah meminta maaf kepada Sekretaris DPRD dan selaku Pengguna BMD di Sekretariat DPRD sudah sewajarnya Sekretaris DPRD mengambil kebijakan damai dengan warga tersebut yang telah menyadari kekhilafannya. Warga tersebut telah mengganti segala kerusakan yang ada dan meminta maaf kepada Pemerintah Kabupaten Solok dan DPRD Kabupaten Solok melalui Sekretaris DPRD Kabupaten Solok selaku Pengguna BMD Sekretariat DPRD Kabupaten Solok. 

4.Terkait dengan situasi gedung DPRD saat ini. Menurut keterangan Kasat Pol PP Kabupaten Solok Elafki, bahwasanya setiap saat ada satuan pengamanan yang bertugas menjaga keamanan lingkungan DPRD 24 jam. Dan apabila ada acara khusus di DPRD akan ada penambahan personil dari Satpol PP untuk pengamanan kegiatan, dan tidak tertutup kemungkinan akan dilakukan penggeledahan kedepannya. Mana tahu masih ada saja yang membawa senjata tajam ke dalam ruang sidang. 

Jadi tidak benar kondisi gedung DPRD tidak aman, dan tidak perlu Ketua DPRD membawa senjata tajam ke ruang sidang. 

5.Terkait dengan renovasi rumah dinas ketua DPRD, kegiatan tersebut tidak pernah dianggarkan dalam DPA Sekretariat DPRD maupun DPA SKPD Kabupaten solok lainnya.  Saudara Dodi hendra ketika baru menjabat sebagai Ketua DPRD langsung menunjuk rekanan dalam hal ini  CV. FR untuk melakukan pengerjaan renovasi rumah dinas tersebut, tanpa melalui proses pengadaan yang benar, yaitu dengan proses tender karena nilainya melebihi Rp. 200 juta.  Setelah pekerjaan selesai rekanan menagih pembayaran pekerjaan tersebut ke Sekretariat DPRD dan BKD Kabupaten Solok, tentunya Sekretariat DPRD dan BKD tidak bisa membayar pekerjaan tersebut karena tidak ada dalam DPA. 

Kemudian, disisi lain kondisi Ketua DPRD Kabupaten Solok, Dodi Hendra membawa senjata tajam ke ruang sidang paripurna baru-baru ini, sebaliknya justru tebar dan membuat ketakutan kepada ASN dan tamu undangan yang hadir dalam sidang tersebut, termasuk dugaan ancaman kepada Kepala Daerah, dalam hal ini Bupati Solok, Epyardi Asda. 

Karena kami melihat, Sajam itu dibawa setelah sebelumnya beberapa kali juga pernah keluar nada ancaman dari Ketua DPRD sendiri dalam beberapa grup percakapan whatapp, bahkan di grup percakapan publik sekalipun. Dimana dalam percakapan itu, terlihat jelas dia akan membuat lobang (melukai/menusuk) pada orang-orang yang dirasanya mengganggu kepentingannya di DPRD saat agenda sidang. Tidak saja ancaman kepada Bupati Solok, pimpinan DPRD yang lain, tetapi juga kepada Sekwan, bahkan kepada ASN yang bertugas di Sekretariat DPRD. 

Demikian penjelasan kami sampaikan untuk dapat meluruskan segala informasi yang berkembang, supaya tidak menjadi bias dan menjadi informasi bohong (hoaks) yang salah di tengah masyarakat. (Dinas Kominfo Kabupaten Solok)

Sabtu, 30 Maret 2024

Termasuk Epyardi Asda, H. Budi Global Siap Hadapi Siapapun di Pilkada Kabupaten Solok 2024

SOLOK, INFONEWS.CO.ID - Percaturan Pilkada 2024 di Kabupaten Solok semakin manarik, seru dan menjadi panas, setelah muncul sosok nama yang tidak asing lagi bagi sebagian masyarakat Kabupaten Solok, yaitu H. Budi Satriadi, SKM, MM atau yang lebih dikenal dengan sebutan Budi Global dengan latar belakang seorang Pengusaha.

Pengusaha sukses asal Nagari Salimpek, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok ini siap untuk maju pada pilkada 2024 di Kab. Solok, dia menyampaikan bahwa tidak takut berhadapan dengan calon - calon lain, baik itu Bupati Solok Epyardi Asda, Jumat (29/3/2024).

H. Budi Satriadi, SKM, MM, (Budi Global). Baginya, sebagai putra daerah, siapapun mempunyai hak untuk memimpin, dan mengabdi untuk membangun daerahnya dari keterpurukan. “Apalagi, itu diawali dengan niat yang baik sehingga pengabdian terhadap daerah tersebut terasa sedang beribadah,” ujar Budi Satriadi

Baginya, Bupati Solok, Epyardi Asda itu juga hanya seorang manusia biasa yang memiliki kelebihan dan kekurangan. Tidak ada yang harus ditakutkan untuk bersaing dengannya pada Pilkada Kabupaten Solok 2024 nanti.

Pria yang akrab disapa “Budi Global” itu menegaskan bahwa dirinya akan merangkul semua pihak, baik di saat kontestasi Pilkada maupun jika nantinya terpilih. Selain itu, dirinya akan fokus mengabdi untuk menjadikan Kabupaten Solok lebih maju.

Budi Satriadi yang suka menerima masukan, saran dan kritikan dari seluruh unsur masyarakat termasuk insan pers, menyebutkan bahwa Kabupaten Solok harus dibangun bersama, karena tidak bisa seorang diri atau sekelompok orang saja. Semua elemen dan semua pihak harus dirangkul, terlibat agar memiliki tanggung jawab pada dirinya sendiri, keluarga dan ke daerah.

“Muaranya adalah untuk kesejahteraan semua orang tanpa didampinginya. Pemerintah harus hadir dalam setiap permasalahan yang dihadapi masyarakatnya. Sebaliknya, seluruh masyarakat turut serta membangun daerah sesuai kapasitasnya masing-masing,” paparnya.

Budi Satriadi menyatakan jika dirinya mendapatkan amanah dari masyarakat Kabupaten Solok untuk menjadi Kepala Daerah, target utamanya adalah menjadikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) atau Indeks Pembangunan Manusia (HDI) Kabupaten Solok berada di 10 besar Sumatera Barat (Sumbar).

Menurutnya, selama tiga tahun belakangan, IPM Kabupaten Solok berada di peringkat 17 dari 19 kabupaten/kota di Sumbar, dan itu artinya IPM Kabupaten Solok berada di peringkat tiga terbawah.

“Kabupaten Solok merupakan daerah yang memiliki potensi ruah, baik Sumber Daya Manusia (SDM) maupun Sumber Daya Alam (SDA). Mulai dari pertanian, pariwisata, perkebunan, perikanan, hingga pertambangan. Namun, potensi itu belum tergarap secara maksimal, karena kurangnya stimulan dan akses ke sumber-sumber pendapatan, dan keinginan pemimpin daerah,” sebutnya.

Pengusaha sukses yang taat pada aturan tersebut mengatakan dirinya ingin pembangunan di Kabupaten Solok didasarkan pada potensi masing-masing wilayah, dan pemerintah hadir dengan stimulasi, fasilitas dan inovasi.

“Konsepnya mirip dengan konsep Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), yakni setiap kawasan dibangun berdasarkan potensi yang dimiliki,” jelasnya.

Terkait Sumber Daya Manusia (SDM), Budi Satriadi menegaskan bahwa Kabupaten Solok dikaruniai oleh para aparatur sipil negara (ASN), para guru, pengusaha, petani dan masyarakat yang memiliki daya juang dan ketekunan tinggi.

Hal itu dibuktikan dengan banyaknya warga Kabupaten Solok yang memiliki peran besar di berbagai daerah di Sumbar, maupun di perantauan. Menurutnya warga asal Kabupaten Solok diterima dengan baik di daerah lain, demikian juga warga daerah lain juga diterima dengan baik di Kabupaten Solok.

“Potensi SDA dan SDM tersebut, secara logikanya mampu membawa daerah dan masyarakat Kabupaten Solok sejahtera. Namun kenyataannya, data dari Badan Pusat Statistik (BPS), Kabupaten Solok berada di peringkat ketiga terbawah. Hal ini sungguhlah miris, tentu harus ada pembaharuan. Hal inilah yang memantapkan diri saya untuk maju dalam kontestasi Pilkada Kabupaten Solok 27 November 2024 mendatang,” ungkapnya.

Budi Satriadi juga menyatakan akan maju dari jalur Partai Politik (Parpol) di Pilkada 2024. Dikatakannya, saat ini dirinya sudah menjalin komunikasi serius dengan sekira 5 partai yang memiliki wakil di DPRD Kabupaten Solok 2024-2029. Demikian juga dengan tokoh-tokoh masyarakat se-Kabupaten Solok.

“Alhamdulillah. Tanggapan mereka (Parpol dan tokoh masyarakat) sangat positif dan antusias dengan niat, itikad dan komitmen saya untuk maju menjadi Calon Kepala Daerah. Optimisme ini, diharapkan akan menjalar ke seluruh wilayah dan seluruh elemen di Kabupaten Solok,” harapnya.

Seperti diketahui, nama Budi Satriadi (Budi Global) saat ini mulai menjadi buah bibir di masyarakat Kabupaten Solok, sebagai salah satu calon kandidat Bupati Solok. Puluhan balihonya sudah tersebar di sejumlah titik-titik strategis di Kabupaten Solok.

Namun seiring dengan namanya yang terus diperbincangkan, hantaran kampanye negatif juga ikut mengiringi kepopulerannya. Apalagi sebagai pengusaha yang bergerak di dunia pertambangan dan perkayuan, sosok yang sangat supel tersebut dicoba untuk melekatkan cap pengusaha yang beraktivitas di jalur ilegal.

“Saya pastikan, seluruh bidang usaha yang saya geluti, semuanya legal. Sesuai dengan prinsip hidup saya dalam berusaha, saya tidak akan memulai sesuatu jika belum lengkap dan memenuhi seluruh persyaratan. Demikian juga dengan Pilkada, saya tidak akan memutuskan maju, jika syarat dan rukun belum terpenuhi. Termasuk dengan kepastian syarat kursi partai, maupun dengan biaya operasional,” tegasnya.

Sekilas H. Budi Satriadi, SKM, MM

Budi Satriadi lahir di Nagari Salimpek, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, Sumbar pada tanggal 17 Mei 1976. Di saat dirinya berumur 1 tahun, ayahnya meninggal dunia, yang sekaligus menjadikan ibunya yang seorang guru menjadi “Single parent”.

Menempuh pendidikan awal di SDN 1 Alahan Panjang (Tamat tahun 1989) dan SMPN 1 Alahan Panjang, Budi Satriadi kemudian melanjutkan ke ⁠SMA Adabiah Padang (Tamat tahun 1995). Budi kemudian memilih masuk ke ⁠Akademi Keperawatan (Akper) Depkes RI Padang dan tamat tahun 1998.

Gelar Sarjana Kesehatan Masyarakat (SKM) diperolehnya pada tahun 2007 di Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (Unand) Padang. Sementara itu, gelar Magister Manajemen (MM) diraihnya setelah menyelesaikan S-1 di Universitas Putra Indonesia (UPI) Padang tahun 2011.

Setelah tamat dari Akper Depkes Padang pada tahun 1998, Budi Satriadi langsung lulus dan diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Penempatannya adalah sebagai perawat di Ruang Operasi RSUP M Djamil Padang. Budi kemudian menjadi Ahli Mesin Jantung di Ruang Operasi RSUP M Djamil Padang pada tahun 2001.

Di sela menjalani rutinitas sebagai paramedis di rumah sakit terbesar di Sumbar sejak tahun 1998, Budi Satriadi membangun perusahaan CV Salsabilla Jaya Utama pada tahun 2000, yang bergerak di bidang Peralatan Kesehatan dan Laboratorium. ⁠

Dengan perusahaan ini, Budi Satriadi mengimpor peralatan medis. Selanjutnya, pada tahun 2004, Budi Satriadi menjadi Direktur Utama di PT Global Mineral Sejahtera yang bergerak di bidang pertambangan pertambangan besi. Di saat inilah, panggilan “Budi Global” melekat padanya.

Pada tahun 2005, saat mulai merasakan tantangan baru di tambang biji besi, Budi Satriadi mengambil pilihan tersulit dalam hidupnya, yakni memilih mundur sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Tujuannya agar fokus ke dunia pertambangan.

Di tahun yang sama, Budi Satriadi menjadi ⁠Direktur Utama PT Global Forwarding Company (Perusahaan Agen Kapal) dan Direktur Utama PT Global Stevedoring Company (Perusahaan bongkar muat kapal).

Kemudian, ⁠berlanjut menkadi Direktur PT Budi Satriadi Industries (Smelter Besi) tahun 2008-sekarang), ⁠PT Kuansing Mineral Sejahtera (tambang dan pengolahan/Stone Crusher Batuan) tahun 2010-sekarang, dan ⁠PT Kuansing Makmur Sejahtera (General Kontraktor) 2014 -sekarang.

Pada tahun 2012, Budi Satriadi yang semakin akrab disapa “Budi Global” mulai masuk ke sejumlah organisasi. Yakni menjadi Ketua Himpunan Pengusaha Muda (Hipmi) Kabupaten Solok tahun 2012-2015. Kemudian, Pengurus BPD Hipmi Sumbar 2015-2020.

Ketua Komite Tetap Kamar Dagang dan Industri (Kadin) tahun 2017 sampai sekarang. Kemudian, ⁠Pengurus Masyarakat Alam Gumanti 2023 sampai sekarang. Ketua Persatuan Golf Indonesia (PGI) Sumbar (2022-2026).

Dari pernikahannya dengan Hj. Rozalinda, S.ST, mereka dikaruniai empat orang anak. Yakni Abid Aziz Adinda, ⁠Afrand Shah Adinda, ⁠Akhtar Nafis Adinda dan ⁠Gibran Khalfani Adinda. (Niko Irawan)


Sabtu, 23 Maret 2024

Wako Solok Serahkan Bantuan untuk Korban Bencana di Pesisir Selatan


SOLOK, INFONEWS.CO.ID - Jum'at (22/03/24) Wali Kota Solok, Zul Elfian Umar secara langsung berkunjung dan menyerahkan bantuan uang tunai Rp 20 Juta atas bencana alam Banjir Bandang dan Tanah Longsor yang melanda Kabupaten Pesisir Selatan beberapa waktu lalu.

Kunjungan wako didampingi Plt.Kepala Dinas Sosial Kota Solok, Bitel, Kalaksa BPBD Kota Solok, Herman, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Solok, Nurzal Gustim, Kepala Dinas Pertanian Kota Solok, Zulkifli, Kasatpol PP Kota Solok, Zulkarnaini beserta rombongan lainnya.

Kedatangan rombongan Kota Solok disambut langsung Bupati Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar didampingi Sekda Pesisir Selatan, Mawardi Roska dan beberapa kepala OPD terkait Pemkab Pessel di Kantor Bupati Pesisir Selatan.

Wako Zul Elfian Umar mengucapkan rasa duka yang mendalam atas musibah yang melanda Kabupaten Pesisir Selatan. Semoga musibah ini tidak membuat Pessel terpuruk namun bersama mengambil hikmah dibalik musibah ini.

"Bantuan ini mungkin bukan seberapa, namun semoga dapat menjadi sedikit pelipur lara bagi Pesisir Selatan. Pak Bupati, Pak Sekda bersama seluruh OPD terkait agar senantiasa sehat selalu karena kami yakin perlu perjuangan ekstra untuk memulihkan kondisi masyarakat Pessel pasca bencana alam ini," ucap wako.

Menanggapi itu, Bupati Pessel, Rusma Yul Anwar mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada Walikota Solok beserta rombongan yang telah hadir langsung ke Pesisir Selatan serta menyerahkan bantuan tersebut.

"Kehadiran Wako Solok beserta rombongan tentu akan menjadi Sitawa Sidingin bagi kami, penyejuk dan penyemangat bagi kami dalam melewati masa-masa setelah bencana ini," ujar Bupati.

Data sampai saat ini, terdapat 489 rumah rusak berat akibat banjir dan tanah longsor. Dari jumlah itu paling banyak terdapat di Kecamatan Sutera, yakni sebanyak 127 unit, kemudian Linggo Sari Baganti 115 unit, Tarusan 86 unit, Lengayang 83 unit, Kecamatan IV Jurai 49 unit, Batang Kapas 20 unit. Sedangkan di kecamatan lainnya sebanyak 8 unit. 

korban jiwa yang ditemukan dalam banjir dan longsor di Pesisir Selatan mencapai 25 orang. Empat orang lainnya belum ditemukan, yaitu 2 orang di lokasi banjir bandang Kampung Langgai, Kecamatan Sutera; 1 orang di mobil terseret arus banjir di Kecamatan Koto XI Tarusan; dan 1 orang terseret arus banjir di Kecamatan Bayang.

Untuk masa Tanggap darurat bencana 14 hari pertama akibat banjir dan tanah longsor yang terjadi 7 Maret 2024 lalu berakhir Kamis (21/3) ini. 

"Karena kondisi di lapangan masih membutuhkan, sehingga dilakukan penambahan selama 14 hari ke depan," tutupnya.

Seusai menyerahkan bantuan di Kantor Bupati Pesisir Selatan, Wako beserta rombongan juga singgah di Posko Kesehatan Kota Solok untuk Bencana Banjir dan Longsor Pessel yang berlokasi di Barung-Barung Balantai.

Dilokasi itu, Dinas Sosial Kota Solok juga menyerahkan bantuan beras untuk posko yang juga akan dimanfaatkan bersama masyarakat sekitar posko. (Niko Irawan)

Rabu, 20 Maret 2024

Jubir Pemkab Solok: Pemprov Sumbar Berdalih Tidak Ada Laporan ke Kemendagri

Press Release 


Jubir Pemkab Solok: Pemprov Sumbar Berdalih Tidak Ada Laporan ke Kemendagri

Pemkab Solok Ungkap Pencapaian Selama 3 Tahun Dipimpin Bupati Solok, Epyardi Asda

SOLOK, INFONEWS.CO.ID - Berdasarkan Release yang dimuat pada beberapa Media Online terkait Pemerintah Propinsi Sumatera Barat yang membantah kabar Gubernur Mahyeldi telah melaporkan Bupati Solok ke Kementerian Dalam Negeri atas sejumlah pelanggaran, melalui Kepala Biro Administrasi Pimpinan Mursalim.

Menanggapi hal tersebut Juru Bicara Pemerintah Daerah Kabupaten Solok Safriwal, S.Si, M.CIO menyatakan bahwa Surat Gubernur Sumatera Barat Nomor : 120/035/Pem-Otda/2024 tanggal 17 Januari 2024 kepada Menteri Dalam Negeri secara jelas meminta Kementerian Dalam Negeri untuk melakukan pembinaan lebih lanjut terhadap Pemerintah Kabupaten Solok. 

Seharusnya Pemerintah Propinsi terlebih dahulu menindaklanjuti pengaduan yang disampaikan oleh Ketua DPRD Kabupaten Solok dengan cara membentuk Tim melalui Inspektorat Provinsi Sumatera Barat untuk melakukan pembinaan dan pengawasan baik berupa monitoring, pemantauan atau bentuk pembinaan dan pengawasan lainnya untuk menindaklanjuti pengaduan tersebut, dikarenakan berdasarkan surat pengaduan tersebut Ketua DPRD Kabupaten Solok menyampaikan surat Cq/melalui Gubernur Sumbar sesuai surat Ketua DPRD Kabupaten Solok Nomor : 000.1.5/KAB/DPRD 2024 tanggal 09 Januari 2024. (Pasal Pasal 3, Pasal 10 PP Nomor 12 Tahun 2017 tentang Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah).

Jika dalam pelaksanaan Pembinaan dan Pengawasan oleh Inspektorat Provinsi memang ditemukan indikasi terhadap point pengaduan atau terjadi kendala/halangan oleh Pemerintah Kabupaten Solok, barulah Pemerintah Provinsi menyampaikan Laporan hasil pembinaan dan pengawasan secara resmi kepada Menteri Dalam Negeri  (Pasal Pasal 3, Pasal 10 PP Nomor 12 Tahun 2017 tentang Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah)

Dari hasil Laporan Pembinaan/Pengawasan yang dilakukan oleh Inspektorat Provinsi tersebut barulah Kementerian Dalam Negeri melalui Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri mengambil Langkah selanjutnya (Pasal 3, Pasal 10, pasal 24 PP Nomor 12 Tahun 2017 tentang Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah)

Namun kondisi yang terjadi, Surat Ketua DPRD Kabupaten Solok tidak ditindaklanjuti oleh Gubernur dengan melakukan Pembinaan dan Pengawasan secara langsung, tetapi justru menyurati kementeriaan Dalam Negeri untuk bisa memberikan pembinaan lebih lanjut kepada Pemeritah Daerah Kabupaten Solok sesuai Surat Gubernur Sumbar kepada Menteri Dalam Negeri dengan Nomor : 120/035/Pem-Otda/2024 tanggal 17 Januari 2024

Pasal 10 ayat (1) huruf b yang berbunyi : “Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota dilaksanakan oleh Gubernur sebagai Wakil Pemerintah Pusat untuk Pembinaan Umum dan Teknis”

Pasal 10 ayat (7) point a yang berbunyi “Dalam hal melakukan pengawasan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), gubernur sebagai wakil Pemerintah Pusat: a. belum mampu melakukan pembinaan umum dan teknis, Menteri dan menteri teknis/kepala lembaga pemerintah nonkementerian melakukan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah kabupaten/ kota sesuai dengan kewenangan masing-masing dengan berkoordinasi kepada gubernur sebagai wakil Pemerintah Pusat; atau”

Penjelasan Pasal 10 ayat (7) Yang dimaksud dengan "belum mampu melakukan pcngawasan umum dan teknis" dibuktikan dengan surat gubernur sebagai wakil Pemerintah Pusat kepada Menteri. Yang dimaksud dengan "tidak melakukan pengawasan umum dan teknis" dibuktikan dengan laporan hasil pemantauan dan/ atau evaluasi dari Kementerian.

Dalam surat tersebut juga tersirat seolah-olah roda Pemerintahan di Bawah Kepemimpinan Bupati Epyardi Asda, M.Mar tidak berjalan dengan baik. Hal ini tentu tidak sesuai dengan kondisi yang semestinya. Justru selama kepemimpinan Bupati Epyardi Asda, M.mar Pemerintah Kabupaten Solok sudah berada pada kondisi yang jauh lebih baik, bahkan terbaik di Sumatera Barat. Hal ini terlihat dari Sudah banyaknya penghargaan dan prestasi yang diraih oleh Pemerintah Kabupaten Solok baik di Tingkat Propinsi maupun Nasional.

Berikut beberapa penghargaan yang telah diraih selama kepemimpinan Bupati Epyardi Asda, M.Mar :

Sektor pelayanan Publik Pemerintah Kabupaten Solok saat ini menjadi yang terbaik di Sumatera Barat hal ini dibuktikan dengan diperolehnya Penghargaan dari Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Barat sebagai Predikat Tertinggi Tingkat Kabupaten di Sumatera Barat tentang Kepatuhan Standar Pelayanan Publik tahun 2022.

Sektor kesehatan Kabupaten Solok memperoleh penghargaan dari BKKBN RI Perwakilan Provinsi Sumatera Barat atas pencapaian penurunan angka stunting (17/02/23), Penghargaan TOP INOVASI WISI  Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2021 (9/11/21), Penghargaan Bebas Frambusia Tingkat Nasional di Lombok Nusa Tenggara Barat (31/05/2022), penghargaan dari BKKBN RI perwakilan Propinsi Sumatera Barat atas pencapaian penurunan angka stunting (17/02/23), Penghargaan Bupati Solok dan Ketua TP-PKK Kab. Solok Jadi Duta Orang Tua Hebat dari BKKBN RI  (12/12/23).

Sektor Pariwisata Kabupaten Solok meraih Penghargaan Best Tourism National dari ASITA (30/09/21),  Peringkat pertama kategori Daya Tarik Wisata Unggulan (DTWU) tahun 2021, untuk Kawasan Geopark Singkarak-Danau Kembar (17/11/21)

Penghargaan berupa Anugerah Meritokrasi tahun 2023 dengan kategori baik dalam penerapan Sistem Merit dan kualitas Pengisian Jabatan Tinggi Pratama dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) (07/12/2023)

Sektor Pendidikan : kabupaten yang dipimpin Bupati Epyardi Asda mendapat rapor pendidikan tertinggi se-Sumatera Barat (Sumbar) yang dinilai oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi (30/10/2023)

Penghargaan dari Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Repubik Indonesia (01/02/23)

Memperoleh Penghargaan Kabupaten/Kota Peduli HAM Tahun 2023 (19/12/23)

Penghargaan Smart Living dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (14/12/21)

Pemerintah Kabupaten Solok  mendapat  Opini WTP selama 5 tahun berturut-turut (27/05/22), Penghargaan dari Bank Indonesia sebagai Pemerintah Daerah Pendukung UMKM terkolaboratif Wilayah Sumatera Barat Tahun 2022 (30/11/2022), Pemerintah Kabupaten Solok Mendapatkan Opini WTP atas LKPD Tahun 2022 dari BPK RI (12/05/2023), dan Penghargaan Terbaik 3 dalam Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) (29 Oktober 2023).

Penghargaan Piagam Adipura oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Kategori Kota Kecil (05/03/24).

Peningkatan nilai RB dari Tahun 2021 sampai dengan 2023, dimana Tahun 2021 bernilai C. Untuk Tahun 2022 bernilai B dan Tahun 2023 bernilai BB.

Semasa kepemimpinan Bupati Epyardi Asda, terjadi peningkatan yang cukup signifikan terhadap perolehan DAK. Hal ini dapat dilihat dari perolehan dana DAK dari tahun ke Tahun yakni pada tahun 2020 hanya 53 miliar dan Ketika tahun pertama Bupati Epyardi Asda yaitu tahun 2021 DAK Kab Solok meningkat menjadi  sebesar 99 M, tahun 2022 sebesar 109 M, 2023 sebesar 87 M, dan tahun 2024 sebesar 107 Miliyar.

Anggaran tersebut digunakan untuk perbaikan infrastruktur Kabupaten Solok Seperti :

Telah diaspalnya ruas jalan :

Rangkiang Luluih - Sumiso dengan anggaran 1,8 M

Muaro Sabiak Aia - Garabak Data dengan anggaran 1,2 M

Talang Babungo - Sungai Abu dengan anggaran 2,2 M

Bukit Cambai dengan anggaran 1,5 M

Simpang Tanjuang Nan IV- Kp. Bt. Dalam dengan anggaran 8, 9 M

Batas Kota Muaro Paneh- Bukit Sileh dengan anggaran 3 M

Dan juga telah dibangunnya : 

Gedung Tourist Information Center di Koto Baru dengan anggaran 2, 9 M

Gedung Perpustakaan Daerah di Koto Baru dengan anggaran 10 M

Pasar Agropolitan Sungai Nanam dengan anggaran 2,8 M. (*/PN-001)

Sumber: Press Release Dinas Kominfo Kabupaten SolokPress Release

Pemprov Sumbar Berdalih Tidak Ada Laporan ke Kemendagri, Pemkab Solok Ungkap Pencapaian Selama 3 tahun Dipimpin Bupati Solok, Epyardi Asda


SOLOK, PATRONNEWS.CO.ID - Berdasarkan Release yang dimuat pada beberapa Media Online terkait Pemerintah Propinsi Sumatera Barat yang membantah kabar Gubernur Mahyeldi telah melaporkan Bupati Solok ke Kementerian Dalam Negeri atas sejumlah pelanggaran, melalui Kepala Biro Administrasi Pimpinan Mursalim.

Menanggapi hal tersebut Juru Bicara Pemerintah Daerah Kabupaten Solok Safriwal, S.Si, M.CIO menyatakan bahwa Surat Gubernur Sumatera Barat Nomor : 120/035/Pem-Otda/2024 tanggal 17 Januari 2024 kepada Menteri Dalam Negeri secara jelas meminta Kementerian Dalam Negeri untuk melakukan pembinaan lebih lanjut terhadap Pemerintah Kabupaten Solok. 

Seharusnya Pemerintah Propinsi terlebih dahulu menindaklanjuti pengaduan yang disampaikan oleh Ketua DPRD Kabupaten Solok dengan cara membentuk Tim melalui Inspektorat Provinsi Sumatera Barat untuk melakukan pembinaan dan pengawasan baik berupa monitoring, pemantauan atau bentuk pembinaan dan pengawasan lainnya untuk menindaklanjuti pengaduan tersebut, dikarenakan berdasarkan surat pengaduan tersebut Ketua DPRD Kabupaten Solok menyampaikan surat Cq/melalui Gubernur Sumbar sesuai surat Ketua DPRD Kabupaten Solok Nomor : 000.1.5/KAB/DPRD 2024 tanggal 09 Januari 2024. (Pasal Pasal 3, Pasal 10 PP Nomor 12 Tahun 2017 tentang Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah).

Jika dalam pelaksanaan Pembinaan dan Pengawasan oleh Inspektorat Provinsi memang ditemukan indikasi terhadap point pengaduan atau terjadi kendala/halangan oleh Pemerintah Kabupaten Solok, barulah Pemerintah Provinsi menyampaikan Laporan hasil pembinaan dan pengawasan secara resmi kepada Menteri Dalam Negeri  (Pasal Pasal 3, Pasal 10 PP Nomor 12 Tahun 2017 tentang Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah)

Dari hasil Laporan Pembinaan/Pengawasan yang dilakukan oleh Inspektorat Provinsi tersebut barulah Kementerian Dalam Negeri melalui Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri mengambil Langkah selanjutnya (Pasal 3, Pasal 10, pasal 24 PP Nomor 12 Tahun 2017 tentang Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah)

Namun kondisi yang terjadi, Surat Ketua DPRD Kabupaten Solok tidak ditindaklanjuti oleh Gubernur dengan melakukan Pembinaan dan Pengawasan secara langsung, tetapi justru menyurati kementeriaan Dalam Negeri untuk bisa memberikan pembinaan lebih lanjut kepada Pemeritah Daerah Kabupaten Solok sesuai Surat Gubernur Sumbar kepada Menteri Dalam Negeri dengan Nomor : 120/035/Pem-Otda/2024 tanggal 17 Januari 2024.

Pasal 10 ayat (1) huruf b yang berbunyi : “Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota dilaksanakan oleh Gubernur sebagai Wakil Pemerintah Pusat untuk Pembinaan Umum dan Teknis”.

Pasal 10 ayat (7) point a yang berbunyi “Dalam hal melakukan pengawasan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), gubernur sebagai wakil Pemerintah Pusat: a. belum mampu melakukan pembinaan umum dan teknis, Menteri dan menteri teknis/kepala lembaga pemerintah nonkementerian melakukan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah kabupaten/ kota sesuai dengan kewenangan masing-masing dengan berkoordinasi kepada gubernur sebagai wakil Pemerintah Pusat; atau Penjelasan Pasal 10 ayat (7) Yang dimaksud dengan "belum mampu melakukan pcngawasan umum dan teknis" dibuktikan dengan surat gubernur sebagai wakil Pemerintah Pusat kepada Menteri. Yang dimaksud dengan "tidak melakukan pengawasan umum dan teknis" dibuktikan dengan laporan hasil pemantauan dan/ atau evaluasi dari Kementerian.

Dalam surat tersebut juga tersirat seolah-olah roda Pemerintahan di Bawah Kepemimpinan Bupati Epyardi Asda, M.Mar tidak berjalan dengan baik. Hal ini tentu tidak sesuai dengan kondisi yang semestinya. Justru selama kepemimpinan Bupati Epyardi Asda, M.mar Pemerintah Kabupaten Solok sudah berada pada kondisi yang jauh lebih baik, bahkan terbaik di Sumatera Barat. Hal ini terlihat dari Sudah banyaknya penghargaan dan prestasi yang diraih oleh Pemerintah Kabupaten Solok baik di Tingkat Propinsi maupun Nasional.

Berikut beberapa penghargaan yang telah diraih selama kepemimpinan Bupati Epyardi Asda, M.Mar :

Sektor pelayanan Publik Pemerintah Kabupaten Solok saat ini menjadi yang terbaik di Sumatera Barat hal ini dibuktikan dengan diperolehnya Penghargaan dari Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Barat sebagai Predikat Tertinggi Tingkat Kabupaten di Sumatera Barat tentang Kepatuhan Standar Pelayanan Publik tahun 2022.

Sektor kesehatan Kabupaten Solok memperoleh penghargaan dari BKKBN RI Perwakilan Provinsi Sumatera Barat atas pencapaian penurunan angka stunting (17/02/23), Penghargaan TOP INOVASI WISI  Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2021 (9/11/21), Penghargaan Bebas Frambusia Tingkat Nasional di Lombok Nusa Tenggara Barat (31/05/2022), penghargaan dari BKKBN RI perwakilan Propinsi Sumatera Barat atas pencapaian penurunan angka stunting (17/02/23), Penghargaan Bupati Solok dan Ketua TP-PKK Kab. Solok Jadi Duta Orang Tua Hebat dari BKKBN RI  (12/12/23).

Sektor Pariwisata Kabupaten Solok meraih Penghargaan Best Tourism National dari ASITA (30/09/21),  Peringkat pertama kategori Daya Tarik Wisata Unggulan (DTWU) tahun 2021, untuk Kawasan Geopark Singkarak-Danau Kembar (17/11/21)

Penghargaan berupa Anugerah Meritokrasi tahun 2023 dengan kategori baik dalam penerapan Sistem Merit dan kualitas Pengisian Jabatan Tinggi Pratama dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) (07/12/2023)

Sektor Pendidikan : kabupaten yang dipimpin Bupati Epyardi Asda mendapat rapor pendidikan tertinggi se-Sumatera Barat (Sumbar) yang dinilai oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi (30/10/2023)

Penghargaan dari Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Repubik Indonesia (01/02/23)

Memperoleh Penghargaan Kabupaten/Kota Peduli HAM Tahun 2023 (19/12/23)

Penghargaan Smart Living dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (14/12/21)

Pemerintah Kabupaten Solok  mendapat  Opini WTP selama 5 tahun berturut-turut (27/05/22), Penghargaan dari Bank Indonesia sebagai Pemerintah Daerah Pendukung UMKM terkolaboratif Wilayah Sumatera Barat Tahun 2022 (30/11/2022), Pemerintah Kabupaten Solok Mendapatkan Opini WTP atas LKPD Tahun 2022 dari BPK RI (12/05/2023), dan Penghargaan Terbaik 3 dalam Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) (29 Oktober 2023).

Penghargaan Piagam Adipura oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Kategori Kota Kecil (05/03/24).

Peningkatan nilai RB dari Tahun 2021 sampai dengan 2023, dimana Tahun 2021 bernilai C. Untuk Tahun 2022 bernilai B dan Tahun 2023 bernilai BB.

Semasa kepemimpinan Bupati Epyardi Asda, terjadi peningkatan yang cukup signifikan terhadap perolehan DAK. Hal ini dapat dilihat dari perolehan dana DAK dari tahun ke Tahun yakni pada tahun 2020 hanya 53 miliar dan Ketika tahun pertama Bupati Epyardi Asda yaitu tahun 2021 DAK Kab Solok meningkat menjadi  sebesar 99 M, tahun 2022 sebesar 109 M, 2023 sebesar 87 M, dan tahun 2024 sebesar 107 Miliyar.

Anggaran tersebut digunakan untuk perbaikan infrastruktur Kabupaten Solok Seperti :

Telah diaspalnya ruas jalan :

- Rangkiang Luluih - Sumiso dengan anggaran 1,8 M

- Muaro Sabiak Aia - Garabak Data dengan anggaran 1,2 M

- Talang Babungo - Sungai Abu dengan anggaran 2,2 M

- Bukit Cambai dengan anggaran 1,5 M

- Simpang Tanjuang Nan IV- Kp. Bt. Dalam dengan anggaran 8, 9 M

- Batas Kota Muaro Paneh- Bukit Sileh dengan anggaran 3 M

Dan juga telah dibangunnya : 

- Gedung Tourist Information Center di Koto Baru dengan anggaran 2, 9 M

- Gedung Perpustakaan Daerah di Koto Baru dengan anggaran 10 M

- Pasar Agropolitan Sungai Nanam dengan anggaran 2,8 M. (*/Niko Irawan)

Sumber: Press Release Dinas Kominfo Kabupaten Solok

 

TSR I Pemko Solok Kunjungi Masjid Raudhatul Jannah Kelurahan PPA

SOLOK, INFONEWS.CO.ID - Wali Kota Solok, Zul Elfian Umar bersama Tim Safari Ramadhan I Kota Solok melakukan kunjungan ke Masjid Raudhatul Jannah, Kelurahan Pasar Pandan dan Air Mati (PPA), Selasa (19/03/24).

TSR I Pemko Solok beranggotakan Rektor Ummy, Syahro Ali Akbar, Anggota DPRD Kota Solok, Andi Marianto, Kakan Kemenag Kota Solok, Mustafa, Kepala BKD Kota Solok, Novirna Handayani, Ketua Baznas Kota Solok, Zaini, Ketua MUI Kota Solok, Dedi Jonedi, Pimpinan Bank Nagari Solok, Albert Junaidi, Kepala Dinas PUPR Kota Solok, Afrizal, Kepala Bagian AP Setda Kota Solok, Suci Sofiani Saidani, Kabag Kesra Setda Kota Solok, Feri Hendria, Kabag Prokomp Setda Kota Solok, Deddy Agung Pratama, Direktur PDAM, Rabbiluski.

Selanjutnya, Wartawan TVRI Sumbar, Arie Setiawan, Info Publik Solok, Beny Junaidi, Wartawan Harian Rakyat Sumbar, Welluril serta Wartawan Kabar Sumbar.com, Fernandez.

Pada kunjungan kali ini, wako memberikan mandat kepada Ketua Baznas Kota Solok, Zaini untuk memberikan sambutan kepada jamaah Masjid.

Zaini dalam sambutannya mengatakan Wako dan Wawako Solok telah sepakat untuk mewujudkan Kota Solok Kota Beras Serambi Madinah yang Berjuara (Berkah, Maju dan Sejahtera). Ini tentu perlu dukungan dari seluruh lapisan masyarakat Kota Solok

Bagi masyarakat Kota Solok yang tersangkut atau terjerat Rentenir, bisa mendaftar ke Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kota Solok untuk selanjutnya akan dibantu oleh Baznas Kota Solok. Selanjutnya juga untuk bantuan modal UMKM juga bisa diajukan ke Baznas Kota Solok dengan melampirkan surat keterangan miskin.

TSR I Pemko Solok juga menyerahkan bantuan pembangunan Masjid berupa uang tunai sejumlah Rp 3 juta dan Bantuan dari Bank Nagari Cabang Solok Rp 2,5 Juta. (Niko Irawan)


Selasa, 19 Maret 2024

Tim 18 TSR Pemko Solok Sambangi Masjid Nur Syuhada

SOLOK, INFONEWS.CO.ID - Tim Safari Ramadhan (TSR) Tim 18 Kota Solok melaksanakan kunjungan perdana ke Masjid Nur Syuhada, Kelurahan VI Suku, Kecamatan Lubuk Sikarah, Kota Solok, Senin (18/3/2024). TSR bertujuan untuk mempererat silahturahmi dengan masyarakat sekitar, serta menjaring masukan dari masyarakat/jamaah.

Tim 18 terdiri dari Yoseriizal, SH, sebagai Ketua Tim 18 yang juga Ketua Komisi III DPRD Kota Solok. Kemudian, Hanif, S.Sos, MM Kadis Perkim sebagai Wakil Ketua I, Ade Kurniati, S.Pt, Kadis Pangan, Wakil Ketua II, Zahirman, SE, M.Si Kabag BPJ, anggota, Muslim Imam, S.Ag,MM Sekretaris Dinas Sosial, sebagai anggota, Jalinus Hadis, SE Ketua DPC Muhammadiyah sebagai anggota, Dedi Rinaldi, ST Kabag Fasilitasi DPRD, Abdul Hanan, S.Pd anggota KPU sebagai anggota tim dan 3 orang wartawan solok sebagai peliput.

Ketua Tim 18 Yoserizal, SH menjabarkan beberapa program pemerintah kota Solok, pembangunan rumah sakit daerah yang dikerjakan pemerintah Kota Solok mulai kelihatan gedung fisik RSD tersebut telah berdiri, mudah2an dalam waktu dekat ini sudah tutas, apabila rumah sakit daerah ini mulai di operasionalkan bisa menampung tenaga kerja dari berbagai bidang. Dengan adanya rumah sakit daerah, hal itu bisa mengakomodir seluruh BPJS kota solok. Selain itu pemerintah kota Solok juga membangun gelanggang olahraga. Dan Berkelanjutan pembangunan batang lembang agar  kota solok bisa terhindar dari banjir.

Untuk melanjutkan pembangunan jalan lingkar utara di kelurahan laiang, insyaAllah dalam tahun ini akan dituntaskan. Dan PDAM juga selalu berupaya menambah sumber sumber air agar bisa mencukupi kebutuhan air bersih.

Masukan masyarakat atau jamaah masjid Nur Syuhada, pembangunan jalan lingkar yang akan diselesaikan, namun masih ada beberapa persolan yang harus diperhatikan, jalan penerangan masih minim, dampak dari itu masih banyak anak-anak muda yang balap liar, serta tawuran, jadi kami sebagai masyarakat memintak kepada instansi terkait untuk memjadi catatan agar hal ini bisa diatasi.

Tim 18 Safari Ramadhan melaksanakan kunjungan di 3 masjid yang ada di kota Solok, hari pertama masjid Nur Syuhada Kelurahan VI Suku, hari kedua masjid Nurul Ilmi kelurahan Simpang Rumbio, dan di hari ketiga masjid Al Muhsinin kelurahan PPA. Selain itu di penghujung waktu kegiatan, tim 18 menyerahkan bantuan sebanyak 3 juta rupiah kepada pengurus masjid Nur Syuhada. (Niko Irawan)

Beri Bantuan Uang Tunai, Bupati Epyardi Asda Diserbu Emak-Emak di Pessel

Keterangan Pers

SOLOK, INFONEWS.CO.ID - Bupati Solok Epyardi Asda bersama Ketua TP PKK Kabupaten Solok Emiko Epyardi menyerahkan bantuan berupa kompor gas beserta tabungnya, tikar, baju layak pakai, hingga truk dan alat berat berupa loader kepada warga terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) pada Senin (18/3/2024).

Namun, di salah satu rumah warga yang rusak diterjang banjir, Epyardi memberikan bantuan berupa uang tunai kepada pemilik rumah senilai Rp2 juta. 

Melihat banyaknya ibu-ibu atau emak-emak yang berkeluh kesah tentang kondisi ekonomi mereka, Epyardi inisiatif memberi bantuan berupa uang kepada warga.

Sontak warga yang mayoritas emak-emak itu menyerbu Epyardi Asda. Dengan wajah penuh harap dan bahagia mereka satu persatu menerima uang dari mantan kapten kapal itu.

"Pak ambo lun dapek bantuan(uang). Tolong bantu kami," salah satu teriakan emak-emak.

Mendengar hal tersebut, Epyardi yang dibantu ajudannya memberikan uang tersebut kepada warga yang meminta.

Epyardi terlihat tersenyum, ketika warga yang tadinya murung karena kondisi rumahnya rusak, sawah mereka yang hilang, dan harta benda yang terseret banjir. Kini bisa sedikit tersenyum karena bantuan tersebut.

"Di bulan puasa ini, kenikmatan itu tidak hanya soal berbuka puasa saja,tetapi berbagi dan bisa membuat masyarakat yang susah bisa tersenyum," kata Epyardi Asda.

Atik salah satu warga yang mendapat bantuan merasa senang atas kunjungan  Bupati Solok Epyardi Asda.

Ia berharap bantuan seperti itu bisa mengalir kepada korban atau masyarakat yang terdampak banjir.

"Inilah yang kami butuhkan pak. Bantuan seperti ini, baik itu uang atau pun alat-alat yang memang kami butuhkan saat ini. Contoh beliau menyerahkan kompor gas plus tabung gasnya, tikar dan baju layak pakai. Kami ucapkan terima kasih kepada Pak Epyardi Asda dan masyarakat Kabupaten Solok," tuturnya. (*/Niko Irawan)

 

TSR I Pemko Solok Kunjungi Masjid Syukur Kelurahan Simpang Rumbio

SOLOK, INFONEWS.CO.ID - Wali Kota Solok, Zul Elfian Umar bersama Tim Safari Ramadhan I Kota Solok melakukan kunjungan ke Masjid Syukur, Kelurahan Simpang Rumbio, Senin(18/03/24).

TSR I Pemko Solok beranggotakan Rektor Ummy, Syahro Ali Akbar, Anggota DPRD Kota Solok, Andi Marianto, Kakan Kemenag Kota Solok, Mustafa, Kepala BKD Kota Solok, Novirna Hendayani, Ketua Baznas Kota Solok, Zaini, Ketua MUI Kota Solok, Dedi Jonedi, Pimpinan Bank Nagari Solok, Albert Junaidi, Kepala Dinas PUPR Kota Solok, Afrizal, Kepala Bagian AP Setda Kota Solok, Suci Sofiani Saidani, Kabag Kesra Setda Kota Solok, Feri Hendria, Kabag Prokomp Setda Kota Solok, Deddy Agung Pratama, Direktur PDAM, Rabbiluski.

Wako dalam sambutannya menyampaikan beberapa program pembangunan yang akan diselesaikan pada Tahun 2024 ini yakni Operasional RSUD Kota Solok di Banda Panduang serta GOR Marah Adin di Laing.

"Untuk itu, mohon doa dari seluruh masyarakat agar terealisasi dengan baik dan tahun ini akan selesai pengerjaannya," ujar wako.

Selanjutnya, Bulan Ramadhan Tahun 1445 H/2024 M ini merupakan tahun terakhir Tim Safari Ramadhan Wako dan Wawako Solok di periode ini. " Semoga hubungan baik yang telah terjalin selama ini akan tetap terjaga sampai kapanpun," tutup wako.

TSR I Pemko Solok juga menyerahkan bantuan pembangunan Masjid berupa uang tunai sejumlah 3 juta Rupiah ditambah Bantuan dari Bank Nagari Cabang Solok serta dari Walikota Solok, 1 Juta Rupiah untuk Baitul Mal Wattamwil Masjid Syukur Simpang Rumbio. (Niko Irawan)


Tim II Safari Ramadhan Kunjungi Masjid Al Manar Nan Balimo

SOLOK, INFONEWS.CO.ID - Wakil Walikota Solok,Dr.H.Ramadhani Kirana Putra beserta rombongan tim II safari ramadhan kota solok mengunjungi Masjid Al Manar kelurahan Nan Balimo, Senin (18/03/2024). 

Tim II terdiri dari, Kepala Bappeda,Anggota DPRD Kota Solok, Ketua GOW, Kakan Kesbangpol, Kabag Umum, Anggota KPU, Ketua Bundo Kanduang, Kasubag Protokol Serta Wartawan. 

Mengawali sambutan wawako ucapkan terima kasih atas penyambutan pengurus dan jamaah masjid Al Manar Kelurahan Nan Balimo Kota Solok. 

Wawako juga sampaikan bahwa visi kota solok menjadi kota serambi madinah yang berkah maju dan sejahtera merupakan komitmen pemerintah dalam memakmurkan mesjid yang mana mesjid tidak hanya sebagai tempat ibadah namun juga sebagai tempat perkembangan ekonomi kemasyarakatan. 

"Menjadikan Solok Kota beras serambi madinah merupakan komitmen dari bapak walikota solok bapak Zul Elfian Umar dari periode kepemimpinan sebelumnya, kita saat ini menguatkan agar visi itu terwujud serta menjadi kota yang berkah maju dan sejahtera" ucap wawako. 

Dalam kesempatan ini pula wawako menyampaikan program-program pemerintah yang sudah berjalan dan akan dilaksanakan diantaranya renovasi rumah ibadah yang ada di kota solok, jaminan pendidikan bagi penghafal quran ke luar negeri, jaminan kesehatan bagi masyarakat kota serta pembangunan rumah sakit umum daerah dan Gelanggang Olahraga di kota solok. 

Disamping itu, Wawako menyampaikan bahwa kedatangannya bersama rombongan ke Masjid Al Manar juga untuk meyerahkan bantuan pembangunan Masjid berupa uang tunai sejumlah 3 juta rupiah. 

“Mudah-mudahan dengan kedatangan tim safari Ramadan ini memberikan semangat baru bagi jemaah untuk terus melanjutkan pembangunan dan memakmurkan Masjid Al Manar," tutupnya.

Selain itu wawako juga membuka ruang diskusi bagi masyarakat yang ingin menyampaikan saran dan masukan kepada pemerintah. (Niko Irawan)


Wako Solok Pimpin Apel Pagi Awal Ramadhan 1445 H

SOLOK, INFONEWS.CO.ID - Wali Kota Solok, Zul Elfian Umar memimpin apel pagi awal Bulan Suci Ramadhan 1445 H di Halaman Bappeda Kota Solok, Senin (18/03/24). Turut hadir, Asisten Sekda, Kepala OPD, ASN dan Non ASN lingkup Balaikota Solok.

Wako dalam sambutannya mengucapkan terimakasih atas dedikasi dan kedisipinan seluruh pegawai pada apel pagi ini. Alhamdulillah kita semua diberi kesehatan, karena puasa itu sehat.

"Bulan puasa kita tetap laksanakan tugas seperti biasa, jangan jadikan puasa sebagai alasan untuk malas-malasan dan menurunkan semangat kerja kita, bahkan harus lebih ditingkatkan. Tetap semangat berikan yang terbaik, untuk diri kita, keluarga, masyarakat dan lingkungan," ajak wako.

Saat ini, berkat kerja keras dan kerja bersama kita, Kota Solok  menjadi 10 daerah terbaik dalam perencanaan Nasional. Semoga kedepan itu akan lebih baik lagi. Angka kemiskinan Kota Solok saat ini berada di rangking 7 terendah se-Indonesia

"Kerja kita belum selesai, masih banyak ekspktasi masyarakat yang harus kita wujudkan. Berikanlah yang terbaik untuk kota kita ini," pesan wako.

Bagaimana kita bersama mewujudkan Kota Solok menjadi Kota nyaman,m dan aman untuk didiami dan bekerja serta melaksanakan aktifitas kemasyarakatan lainnya. Kita harus bergerak bersama

Selanjutnya, jangan biarkan Bulan Ramadhan berlalu tanpa mengurangi dosa dan menambah amal ibadah kita. Semoga di akhir Ramadhan kita kembali kepada fitrah kehidupan yakni suci tanpa ada dosa. (Niko Irawan)


Senin, 18 Maret 2024

Ribuan Masyarakat Minta Bupati Solok Kembali Lanjutkan Pembangunan

Konferensi Pers Pemkab Solok

SOLOK, INFONEWS.CO.ID - Ribuan Masyarakat Kabupaten Solok Sumbar teriakkan kesepakatan, agar Bupati Solok Capt. Epyardi Asda, M.Mar, kembali lanjutkan Pembangunan di Pemkab Solok. Ribuan masyarakat se-Kabupaten Solok, dari 74 nagari, tumpah ruah memenuhi Rumah Dinas Bupati Solok, dalam rangka menjalin silaturahmi, dan memperkokoh jembatan hati.

Kehadiran ribuan masyarakat itu sepakat meneriakkan  agar Bupati Solok Epyardi Asda Melanjutkan Pembangunan di Kabupaten Solok untuk  lima tahun kedepan. Acara yang penuh kekeluargaan itu dikemas kedalam acara Buka Puasa Bersam (Bukber), antara Bupati Solok dan Pemerintah Kabupaten Solok dengan masyarakat Kabupaten Solok, pada Minggu (17/03/2024).

Kehadiran ribuan nasyarakat Kabupaten Solok di Rumdis Bupati Solok tersebut. Disambut gembira oleh Bupati Solok  Capt. H. Epyardi Asda, M.mar Dt. Sutan Majo Lelo, Ketua TP- PKK Kab. Solok  Ny. Hj. Emiko Epyardi Asda, SP. Sekretaris Daerah Medison, S.Sos, M.Si,  Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik  Safrudin, S.Sos, M.Si. Staf Ahli Bid. Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Eva Nasri, SH, MM. 

Juga hadir Staf Ahli Bidang. Kemasyarakatan dan SDM  drg Muswir Yones Indra, MM,  Asisten I   Drs. Syahrial, MM, Asisten II Deni Prihatni, ST, MT. Asisten III  Editiawarman, S.Sos, M.Si,  Kepala OPD, Camat  se-Kabupaten Solok.  Walinagari se-Kabupaten Solok. Para Tokoh masyarakat/ Ketua KAN, dan masyarakat.

Bupati Solok Epyardi Asda dengan bangga dan mengucapan terimakasih atas kesediaan masyarakat. Yang telah senang hati dan ikhlas datang memenuhi undangan buka bersama di rumah dinas Bupati. 

Epyardi Asda menyampaikan kegiatan ini merupakan tradisi Pemda Kab. Solok untuk memperkuat ukhuwah islamiah di bulan yang penuh berkah ini. "Mudah- mudahan niat menjalin silaturahmi ini dicatat sebagai amal ibadah bagi kita semua," sebut Epyardi Asda.

Pihaknya  mengucapkan selamat menyambut Bulan Ramadhan, semoga bisa menjalankan ibadah puasa dengan baik dan agar Allah memberikan kekuatan kepada kita semua untuk menjalankan ibadah dengan semaksimal mungkin. "Dan kita berharap di akhir Ramadhan agar kita semua kembali fitrah," harapnya.

Selain itu dikatakan Epyardi Asda, atas nama Pemda Kabupaten Solok pihaknya juga mengucapkan terimakasih,  atas partisipasi masyarakat Kab Solok dalam melaksanakan pemilu legislatif dan pemilu presiden 2024  dengan aman dan kondusif.

Alhamdulillah sudah ada penetapan oleh KPU bagi saudara-saudara kita yang akan menjadi Perwakilan Rakyat. Dan diharapkan kepada yang telah dipilih oleh masyarakat agar dapat menjadi wakil rakyat yang memperjuangkan aspirasi masyarakat dan berjuang sesuai dengan kapasitasnya masing-masing.

Bupati juga memaparkan selama kepemimpinannya sudah banyak prestasi yang diperoleh untuk menjadikan Kabupaten Solok menjadi daerah yang terbaik di Sumbar.

Menjelang dilaksanakannya Buka Bersama, acara diisi dengan tausyiah oleh Ustadz Herman Yunior yang menyampaikan tentang “Janganlah Kamu Mengingkari Nikmatmu”.

Sebelumnya Sekda Kabupaten Solok Medison dalam sambutannya menyampaikan.

Hari ini berbuka bersama untuk menjalin silaturami dengan masyarakat. Dan sekaligus sebagai bagian dari agenda /rangkaian kegiatan Pemerintah Daerah.

Ribuan masyarakat Kabupaten Solok  dari 74 nagari yang kami undang untuk acara buka bersama sore ini. Alhamdulillah bisa hadir, kami bangga dan salut atas semua ini.

Medison menyatakan,  disamping melaksanakan kegiatan buka bersama masyarakat, Pemerintah Daerah Kabupaten Solok, Pemkab Solok juga telah mengirimkan bantuan dalam rangka kepedulian kita terhadap saudara saudara kita yang dilanda musibah di Pesisir Selatan beberapa waktu yang lalu.

Atas arahan dari Bapak Bupati, kita sudah mengirimkan Tim Peduli Bencana berupa 1 unit mobil damkar beserta personil sebanyak 30 orang. "Dan untuk besok Senin Bapak Bupati akan memimpin langsung pemberian bantuan lainnya berupa pakaian, sarung, tikar, peralatan dapur seperti kompor gas ke Pesisir Selatan," ujar Medion. (Niko Irawan)

 

Jumat, 15 Maret 2024

Leo Murphy Maju Pilkada Kota Solok, Kans Menang Tinggi!

SOLOK, INFONEWS.CO.ID - Tokoh muda dan mantan Politisi PDI P Kota Solok, Leo Murphy. S2elain cerdas ia juga sosok yang dapat melakukan tindakan, aktivitas atau pekerjaan dengan cekatan, gesit, lincah dan mampu menemukan teknik bertindak dengan sistematis, juga disukai banyak orang.

Leo Murphy yang akrab disapa "Bung Kecil" mulai menjadi topik pembicaraan di tengah tengah masyarakat terkait Pilkada. Sementara dari berbagai elemen masyarakat Kota Solok juga semakin kuat dorongan untuk ikut dalam percaturan Pilkada Kota Solok 2024. Hal itu dapat dilihat dari banyaknya gambar atau baliho, serta postingan di Media Sosial (Medsos).

Selain itu Leo Murphy digadang-gadang bakal diusung Partai pemenang Legislatif Kota Solok, (Golkar), berdasarkan kedekatan dengan Zigo Rolanda dan tokoh Partai Golkar lainnya yang juga mendorong Leo untuk maju pada Pilkada 2024. 

Leo Murphy dalam perkembangan karirnya diawali sejak menjadi anggota Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Solok, Anggota Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Bendahara Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Solok, Bendahara PDIP Kota Solok, Ketua DPC Taruna Merah Putih Kota Solok, hingga menjadi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Solok periode (2019-2024).

Selain itu, Leo Murphy juga tercatat sebagai mahasiswa aktif di fakultas Hukum Universitas Mahaputra Muhammad Yamin (UMMY) Solok, dan juga telah menuntaskan Program Magister Ilmu Hukum Tata Negara di Universitas Ekasakti, Kota Padang, Sumatera Barat. 

Sebagai Anggota DPRD Kota Solok, dirinya fokus membantu dan menumbuhkan ekonomi masyarakat berdasarkan kondisi riil daerah. Mempersiapkan seluruh potensi yang ada untuk bisa berdaya saing, mewujudkan pembangunan ekonomi yang kuat, membangun sektor pertanian sebagai basis kekuatan perekonomian nasional.

Hal tersebut adalah sebuah alasan Leo Murphy, untuk meningkatkan ekonomi masyarakat karena menurutnya sektor pertanian merupakan sektor yang paling tangguh menghadapi proses perubahan.

Selain itu, tokoh muda Kota Solok itu juga tidak pernah takut dengan siapa saja yang mencoba menzalimi masyarakatnya melalui tangan-tangan kekuasaan, bahkan Bupati Solok (Epyardi Asda) pun ditantangnya jika mencoba berbuat yang bisa merugikan masyarakatnya.

Sebagai masyarakat dan anggota DPRD Kota Solok, Leo Murphy juga menegaskan dirinya tidak pernah takut terhadap ancaman, atau siapapun apapun jika ada yang menggangu kenyamanan masyarakat Kota Solok.

Dirinya juga lugas dan berani meminta Pemerintah Kota (Pemko) Solok, terutama walikota, wakil walikota dan jajarannya, untuk menunjukkan marwahnya sebagai pemerintah pilihan rakyat di Kota Solok. Menurutnya, Pemko Solok janganlah diam disaat rakyatnya diancam, ataupun dirugikan oleh sebuah kebijakan siapapun. (Niko Irawan)


Wawako Solok Gelar Buka Puasa Bersama dengan Tim Safari Ramadan Provinsi

SOLOK, INFONEWS.CO.ID - Wakil Walikota Solok, Ramadhani Kirana Putra didampingi para pejabat dan pimpinan perangkat daerah sambut kedatangan Tim Safari Ramadan (TSR) Pemprov Sumbar di Kota Solok, Kamis (14/3).

Rombongan TSR Pemprov terdiri dari Tim IV yang dipimpin Rektor Unand, Efa Yonnedi dan Tim V yang dipimpin oleh Rektor UIN Imam Bonjol Padang tiba di Kota Solok pada sore hari menjelang waktu berbuka dan langsung disambut Wawako Solok dalam jamuan Buka Puasa.

Ramadhani menyampaikan ucapan terimakasih kepada rombongan TSR provinsi yang telah menjadikan Kota Solok sebagai salah satu daerah yang dikunjungi oleh TSR provinsi.

“Ini merupakan bentuk perhatian pemerintah provinsi terhadap Kota Solok,” sebut Wawako kepada tamu undangan dan sejumlah awak media yang mengikuti acara buka bersama.

Pada kesempatan itu, Wawako juga menyampaikan ucapan selamat datang di Kota Beras Serambi Madinah kepada TSR Pemprov Sumbar serta mendoakan rangakaian kegiatan untuk bersilaturahmi dengan masyarakat di Kota Solok berjalan lancar.

Rektor UIN IB mengatakan bahwa Safari Ramadhan merupakan agenda rutin setiap tahunnya oleh Pemprov Sumbar ke 19 kabupaten dan kota di Sumbar. Selain merupakan suatu program kerohanian, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk bersilaturahmi bersama masyarakat.

“Hari ini, kita sengaja datang membawa beberapa Kepala OPD Pemprov Sumbar. Agar setiap usulan masyarakat nantinya dapat langsung bisa disinergikan,” tuturnya.

Tidak hanya itu, Hj. Martin menyampaikan bahwa kedatangan TSR Pemprov Sumbar kali ini juga untuk meyerahkan bantuan pembangunan untuk masjid berupa uang tunai sejumlah Rp50 juta serta 20 buah Al Quran.

“Mudah-mudahan dengan kedatangan tim safari Ramadan Pemprov Sumbar memberikan semangat baru bagi jemaah untuk terus melanjutkan pembangunan dan memakmurkan Masjid Al-Muhajirin,” harapnya.

Setelah berbuka puasa, Rektor Universitas Andalas, Dr. Efa Yonnedi, bersama Sekdako Solok dan Kakan Kemenag Kota Solok dan rombongan Tim IV bergerak menuju Masjid Irsyadunnas di Air Mati, Kelurahan PPA. Sedangkan Rektor UIN IB Padang, Prof. Dr. Hj. Martin Kustini bersama Tim V menyambangi jemaah Masjid Al Muhajirin di Kelurahan VI Suku didampingi oleh Wawako Solok.

Kadis Kebudayaan Sumbar, Syaifullah, S.Pd, MM, Dekan Fakultas Dakwah UIN IB, Dr. Wakidul Qohar, Wakil Kepala BPKP Ali Ikhsan serta Sekretaris Rektor Unand Dr. Aidinil Zetra dan Biro Adpim Dr. Ria Wijayanti tergabung sebagai anggota Tim IV TSR Propinsi.

Kemudian bersama Tim V, mendampingi Rektor UIN, turut serta Ketua LLDIKTI Wilayah X, Kepala Dinas Pangan, dan Kepala Biro Perekonomian Pemprov Sumbar. (Niko Irawan)


Sabtu, 09 Maret 2024

Sambut Ramadhan, Wako Ingatkan ASN Harus Bisa Jadi Contoh di Tengah Masyarakat

SOLOK, INFONEWS.CO.ID - Menyambut pelaksanaan Ibadah di bulan suci Ramadhan 1445 H Wali Kota Solok, Zul Elfian Umar meminta jajarannya untuk menciptakan kondisi aman dan nyaman di wilayah kerjanya. Melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) ia meminta untuk menertibkan rumah makan yang masih buka pada siang hari dan kafe-kafe yang masih buka pada malam hari selama pelaksanaan ibadah Ramadhan 1445 Hijriah/2024.

“Kami berharap di bulan Ramadhan, Satpol PP dapat melakukan penertiban keberadaan rumah-rumah makan atau warung-warung makan yang masih buka pada siang hari dan kafe-kafe yang masih buka pada malam hari,” ujar Zul Elfian.

Selain itu dalam menghadapi Ramadhan pada tahun ini, ia berharap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk saling berkoordinasi dalam menyambut dan mengamankan berbagai kegiatan kemasyarakatan.

Pastinya dalam bulan Suci Ramadhan ini, kata dia, akan diramaikan dengan kegiatan perekonomian, seperti dengan munculnya pasar pabukoan (berbuka).

Ia minta kepada Dinas Koperindag, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan instansi terkait lainnya, untuk membuat pelaksanaan kegiatan pasar pabukoan di berbagai sudut Kota Solok dapat berjalan tertib, aman, dan nyaman, baik bagi pedagang dan pembeli yang berkunjung.

Kepada abdi negara para Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Solok ia meminta ASN harus mampu memberikan contoh yang baik di tengah-tengah masyarakat. Untuk itu, ia mengharapkan ASN Kota Solok dapat kembali meramaikan masjid atau mushala yang ada di lingkungan sekitar rumah mereka selama Ramadhan.

“Jadilah ASN yang menjadi suri tauladan dan panutan bagi masyarakat sekitar,” ucap Wali Kota Zul, saat memimpin apel gabungan, Jum’at (8/3).

Lebih lanjut ia mengatakan jangan sampai pihaknya mendengar ada PNS atau non-PNS Kota Solok yang kedapatan makan atau minum pada siang hari di kantor atau di tempat umum bagi yang tidak puasa karena alasan yang tidak dapat dibenarkan secara agama.

“Berilah contoh yang baik pada masyarakat kita,” ujarnya.

Selanjutnya, kata dia, tidak menjadi suatu alasan bagi para pegawai untuk mangkir bekerja. Tugas dan kewajiban sebagai ASN harus tetap dilaksanakan dengan tertib dan penuh tanggungjawab.

Hal ini penting, lanjutnya karena kedisiplinan adalah modal utama untuk mencapai semua keberhasilan-keberhasilan yang telah diraih selama ini.

“Semoga kita semua diberi kesehatan, kelancaran, dan kemudahan, dalam menjalani ibadah puasa Ramadan,” katanya.

Ia juga berpesan agar menjadikan Ramadan 1445 Hijriah ini sebagai suatu keberkahan. Walaupun dalam keadaan berpuasa, maka tetap kuat menjalankan kewajiban sebagai aparatur negara. (Niko Irawan)


Wako Solok Pimpin Apel Gabungan Menyambut Bulan Suci Ramadhan dan Piala Adipura

SOLOK, INFONEWS.CO.ID - Wali Kota Solok, Zul Elfian Umar memimpin apel gabungan dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1445 H serta Piala Adipura Tahun 2023, di Halaman Balaikota Solok, Jum'at (08/03/24).

Turut hadir, Forkopimda Kota Solok, Sekretaris Daerah Kota Solok, Syaiful A, Lembaga Adat Kota Solok, Kepala OPD, ASN dan Non ASN lingkup Pemko Solok.

Wako dalam sambutannya mengatakan, Bulan suci Ramadan 1445 H tinggal menghitung hari. Kepada seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Daerah Kota Solok, Kami minta untuk dapat selalu saling menghormati, bertoleransi dan bersungguh-sungguh mengisi bulan penuh berkah ini terutama dalam beribadah.

"Hendaknya kita semua selalu saling mengingatkan tentang nilai-nilai kebajikan dan kemanusiaan. Bekerjalah dengan SOP yang sudah ditetapkan. Bijaklah dalam menggunakan media sosial serta bijak dalam merespon apa yang terjadi," sebut wako.

Selanjutnya, tidak menjadi suatu alasan bagi para pegawai untuk mangkir bekerja. Tugas dan kewajiban kita sebagai ASN harus tetap dilaksanakan dengan tertib dan penuh tanggungjawab. 

Hal ini penting, karena kedisiplinan adalah modal utama kita untuk mencapai semua keberhasilan-keberhasilan yang telah kita raih selama ini.

Kami harapkan ASN Kota Solok dapat kembali meramaikan Masjid/Mushala yang ada di Lingkungan sekitar rumah Saudara, 


“Jadilah ASN yang menjadi suri tauladan dan panutan bagi masyarakat sekitar," pesan wako.

Dalam menghadapi Ramadhan tahun ini, Kami berharap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk dapat saling berkoordinasi, dalam menyambut, mengamankan berbagai kegiatan kemasyarakatan. Pastinya dalam Bulan Suci Ramadhan ini akan diramaikan dengan kegiatan perekonomian, seperti dengan munculnya Pasar Pabukoan. 

Kami minta kepada Dinas Koperindag, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan instansi terkait lainnya, untuk membuat pelaksanaan kegiatan Pasar Pabukoan di berbagai sudut Kota Solok dapat berjalan tertib, aman dan nyaman baik bagi pedagang dan pembeli yang berkunjung.

Kami juga berharap di Bulan Ramadhan nanti, Satpol PP dapat melakukan penertiban keberadaan rumah-rumah makan/warung-warung makan yang masih buka pada siang hari dan kafe-kafe yang masih buka pada malam hari selama bulan Ramadhan ini. 

"Jangan sampai Kami mendengar ada PNS atau Non PNS Kota Solok yang kedapatan makan atau minum pada siang hari di kantor atau di tempat umum, yang tidak puasa karena alasan yang tidak dapat dibenarkan secara agama. Berilah contoh yang baik pada masyarakat kita," tegas wako.

Atas nama pribadi, keluarga dan pemerintah daerah, Kami menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada Bapak/Ibu keluarga besar Pemerintah Daerah Kota Solok. 

Semoga kita semua diberi kesehatan, kelancaran dan kemudahan dalam menjalani ibadah puasa Ramadan nanti. 

Jadikan Ramadan nanti sebagai suatu keberkahan. Walaupun kita berpuasa, kita tetap kuat menjalankan kewajiban sebagai aparatur negara.

Alhamdulillah, berkat kerja sama pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat untuk mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, penghargaan Piala Adipura kembali kita dapatkan.

Adipura merupakan salah satu instrumen pemerintah dalam mendorong penerapan kebijakan lingkungan dengan pendekatan wilayah, penerapan kebijakan persampahan penghijauan. Piala Adipura diberikan untuk beberapa kategori yaitu Sertifikat Adipura, Plakat Adipura, Piala Adipura dan Adipura Kencana. Pada setiap jenis penghargaan terdiri dari empat kategori, yakni kota kecil, kota sedang, kota besar dan kota metropolitan. Kota Solok mendapat penghargaan Piala Adipura kategori Kota Kecil.

Kriteria penilaian Adipura setiap waktu mengalami perkembangan dan kian kompleks dengan mengikuti arah perkembangan lapangan serta kebijakan, kebutuhan dan tantangan yang ada.

Dengan isu pengelolaan sampah yang kian kompleks, semakin besar membuat sektor pengelolaan sampah menjadi perhatian utama dengan memberikan penekanan pada partisipasi aktif masyarakat dan peran pemerintah daerah dalam melakukan inovasi dalam pengelolaan sampah yang penilaiannya dilakukan dengan berbasis data dan teknologi. 

Keberhasilan kita dalam meraih Adipura Tahun 2023 adalah tidak terlepas dari usaha Kota Solok melakukan kegiatan pengurangan sampah sebesar 18 % yang berasal dari sumbernya. Hal ini sesuai dengan Kebijakan Strategi Daerah (Jakstrada) Kota Solok Tahun 2023 dalam pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga.

Semoga ke depannya, semua elemen dapat berkontribusi dalam meningkatkan pengelolaan lingkungan, terutama dalam mengolah sampah dari lingkungan kita masing-masing, sehingga kita bisa membawa Adipura Kencana untuk Kota Solok dan mewujudkan Kota Solok Berjuara (Berkah, maju dan Sejahtera).

Selain keberhasilan meraih Adipura, Tahun 2023 Pemerintah Kota Solok dalam hal ini diwakili SD Negeri 13 Simpang Rumbio dan SD Negeri 06 Tanah Garam mendapat predikat Sekolah Adiwiyata Provinsi serta SD Negeri 09 Tanah Garam dan SD Negeri 03 Simpang Rumbio juga mendapat predikat sekolah Adiwiyata Kota. 

Sampai Tahun 2024, Jumlah sekolah yang telah mencapai predikat sekolah Adiwiyata adalah 27 sekolah dari 56 total sekolah Negeri yang ada di Kota Solok. 

"Ke depannya, semoga sekolah yang belum mendapat predikat Sekolah Adiwiyata, juga termotivasi untuk menjadi Sekolah Adiwiyata," tutup wako.

Pada kesempatan itu, juga diserahkan reward kepada seluruh Pasukan Kuning Kota Solok, penghargaan Peringkat 1 kepada Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kota Solok atas upaya pengendalian pembangunan APBD Kabupaten/kota Tahun 2023 Tingkat Provinsi Sumatera Barat serta penyerahan SK Pensiun kepada pegawai lingkup Pemko Solok. (Niko Irawan)


Jumat, 08 Maret 2024

Jelang Operasi Pasar Murah, DPKUKM Lakukan Sejumlah Persiapan

SOLOK, INFONEWS.CO.ID - Dalam rangka mengendalikan Inflasi pada harga pangan yang bertepatan dengan bulan suci ramadhan, Pemerintah Kota Solok melalui Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM (DPKUKM) mengadakan Rapat persiapan kegiatan Operasi Pasar Murah yang direncanakan akan dilaksanakan di Taman Istiqlal Lapangan Merdeka selama dua hari (27 s/d 28 Maret 2024). Rapat yang berlangsung di Aula DPKUKM pada Kamis (7/3/24) ini, dibuka oleh Sekretaris DPKUKM Budi Kurniawan didampingi oleh Kabid Perdagangan Hasrul Hendri dan dihadiri oleh instansi terkait Dinas Pangan, Dinas Sosial, Satpol PP, Bisnis Bulog dan aparatur seluruh Kelurahan di Kota Solok.

Dalam rapat Budi Kurniawan menyampaikan bahwa operasi pasar sudah menjadi kegiatan rutin setiap tahunnya dan diharapkan yang menerima manfaat dari kegiatan ini adalah yang benar-benar membutuhkan.

 “Operasi pasar ini adalah kegiatan rutin yang selalu dilaksanakan tiap tahunnya di Kota Solok  dan alhamdulillah juga bertepatan dengan bulan suci Ramadhan, untuk mekanisme pelaksanaan operasi pasar nantinya disesuaikan dengan paket yang tersedia dan apa saja kebutuhan di tengah masyarakat, kemudian diharapkan yang menerima manfaat dari operasi pasar murah adalah yang benar-benar membutuhkan,” jelas Budi.

Dalam kesempatan ini Kabid Perdagangan menjelaskan bahwa data sembako yang dibutuhkan oleh masyarakat sudah didata oleh masing-masing kelurahan, dan akan mendiskusikan lebih lanjut dengan Bulog.

“Tahun ini harus lebih baik dari tahun sebelumnya, teman-teman di kelurahan sudah menyampaikan beberapa contoh pangan yang sangat di butuhkan oleh masyarakat kita saat ini, seperti beras, sarden, gula dan minyak goreng.  Dalam hal tersebut kami akan mendiskusikan lagi bersama Bulog  dan atasan terkait dengan stok sembako yang direncanakan pengsubsidian oleh pemerintah daerah sebanyak 3000 paket, tergantung persediaan dari bulog, saya berharap setelah hasil rapat ini kita sampaikan kepada atasan , semoga adanya penambahan paket untuk masyarakat kota solok,” pungkas Hasrul. (Niko Irawan)


Wawako Solok Tinjau Lokasi Banjir

SOLOK, INFONEWS.CO.ID - Curah hujan yang sangat tinggi di wilayah Kota Solok sejak Kamis (7/3) sore sampai dengan Jumat (8/3) dini hari, menyebabkan banjir di sejumlah titik di Kota Solok, terutama di Kelurahan Simpang Rumbio, beberapa lokasi dilanda banjir tepatnya di Simpang Lampu Merah, Rawang Pinang Perumahan Taruko Permai dan Perumahan Guru Biruhun.

Banjir disebabkan limpahan Sungai Batang Simo Nagari Gauang Kabupaten Solok, dikarenakan intensitas hujan di daerah tetangga tersebut juga tinggi.

Sementara itu, Wakil Walikota Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra, didampingi Kalaksa BPBD, Herman meninjau langsung lokasi yang terdampak banjir, Jumat (8/3) pagi.

Wakil Walikota Kota Solok memberikan arahan kepada OPD terkait untuk segera melakukan langkah cepat penanggulangan, terutama kepada masyarakat yang terdampak langsung oleh banjir.

“Dalam penanganan musibah ini diperlukan adanya koordinasi lintas sektor di bawah arahan Kalaksa BPBD Kota Solok, dan yang terpenting jangan sampai ada warga yang kelaparan,” tegas Wakil Walikota Kota Solok.

“Banjir tersebut terjadi akibat intensitas hujan yang terlalu tinggi sehingga merendam sejumlah rumah warga setinggi 30 cm di Perumahan Guru Biruhun RT. 01 RW. 5 Kelurahan Simpang Rumbio,” kata Wawako.

Ia mengimbau agar masyarakat di kawasan itu tetap meningkatkan kewaspadaan karena kondisi cuaca tidak menentu saat ini. (Niko Irawan)


Dinkes Gelar Rakor Pokjanal Posyandu Kota Solok Tahun 2024

SOLOK, INFONEWS.CO.ID - Dalam rangka pelaksanaan Integrasi Layanan Primer (ILP) Posyandu Terintegrasi di Kota Solok, maka perlu upaya peningkatan peran dan fungsi Posyandu untuk mendayagunakan fungsi Kelompok Kerja Operasional (Pokjanal) Posyandu di setiap jenjang sehingga pembinaan Posyandu dapat terlaksana secara optimal.

Karena hal tersebut, Dinas Kesehatan Kota Solok mengadakan Rapat Koordinasi Pokjanal Posyandu Tingkat Kota di Aula Mami Hotel Solok, Kamis (7/3).

Rakor ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Solok Drs. Syaiful, A, M.Si  sekaligus Ketua Pokjanal Kota Solok, didampingi juga oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Solok.

Dalam sambutannya, Syaiful menyampaikan bahwa melalui Posyandu, pemerintah berupaya untuk menyediakan layanan yang dibutuhkan masyarakat, serta perbaikan gizi dan kesehatan, pendidikan dan perkembangan anak, peningkatan ekonomi keluarga, hingga ketahanan pangan dan kesejahteraan sosial.

“Sehingga penting untuk membangun komunikasi dan kerjasama dengan Pokjanal Posyandu baik dari tingkat kelurahan, kecamatan sampai tingkat kota sebagai strategi penting dalam pembangunan kesehatan,” tutur Syaiful.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kota Solok Dr. Ns. Elvi Rosanti, S.Kep, M.Kes juga menyampaikan bahwa tujuan dari diadakannya rapat koordinasi ini untuk mengkoordinasikan berbagai upaya pembinaan yang berkaitan dengan peningkatan fungsi dari kinerja Posyandu yang secara operasional dilaksanakan oleh unit atau kelompok pengelola Posyandu di Kota Solok melalui mekanisme pembinaan secara berjenjang.

“Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) merupakan salah satu indikator derajat kesehatan yang sangat penting. Persoalan ini tidak bisa diselesaikan hanya oleh tenaga kesehatan saja, tetapi membutuhkan peran lintas sektor,” lanjut Elvi.

Melalui Rakor ini, Elvi berharap agar tim yang terdiri dari pimpinan serta pejabat pada OPD terkait, dapat mensinergikan program dan kegiatan pada OPD masing-masing dalam mendukung tugas dan fungsi tim Pokjanal Posyandu Kota Solok.

Dengan diadakannya Rapat Koordinasi Pokjanal Posyandu Tingkat Kota ini, diharapkan dapat membangun komitmen bersama serta mendukung operasionalisasi Posyandu sebagai tempat berintegrasinya keswadayaan masyarakat dalam meningkatkan tumbuh kembang bayi/anak yang pada saatnya nanti mereka menjadi tunas-tunas bangsa yang berkualitas.

Adapun yang hadir dan diundang dalam Rakor ini adalah OPD terkait seperti Bappeda, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, dan Perlindungan Anak, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Camat dan Lurah se-Kota Solok, TP-PKK Kota Solok, serta Kepala Puskesmas se-Kota Solok.

Rakor ini diakhiri dengan diskusi dan sesi tanya jawab terkait permasalahan yang terjadi di lapangan, dan rencana apa yang akan dilakukan dalam mengoptimalkan pelaksanaan Integrasi Layanan Primer (ILP) Posyandu Terintegrasi di Kota Solok. (Niko Irawan)


TSR Pemprov Sumbar Kunjungi Masjid Al-Muhajirin Kelurahan VI Suku

SOLOK, INFONEWS.CO.ID - Tim V Safari Ramadhan (TSR) Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) yang diketuai Rektor UIN Imam Bonjol,Prof. Dr. Hj. Martin Kustati, M.Pd kunjungi Masjid Al-Muhajirin kelurahan VI Suku dalam rangkaian kegiatan TSR Pemprov Sumbar Tahun 2024, Kamis (07/03/2024).

Rombongan TSR  Pemprov tiba di Kota Solok pada sore hari,Lansung disambut Wakil Walikota Solok, Dr.H.Ramadhani Kirana Putra kemudian langsung memulai kegiatan dengan Buka Puasa Bersama dirumah dinas wawako.

Wawako menyampaikan ucapan terimakasih kepada rombongan TSR provinsi yang telah menjadikan Kota Solok sebagai salah satu daerah yang dikunjungi oleh TSR provinsi.

"Ini merupakan bentuk perhatian pemerintah provinsi terhadap kota solok". Sebut wawako

Pada kesempatan itu, Wawako juga menyampaikan program–program strategis pemerintah Kota Solok. 

Martin Kustati, Ketua TSR Mengatakan bahwa Safari Ramadhan merupakan agenda rutin setiap tahunnya oleh Pemprov Sumbar ke 19 kabupaten dan kota di Sumbar. Selain merupakan suatu program kerohanian, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk bersilaturahmi bersama masyarakat.

“Hari ini, kita sengaja datang membawa beberapa Kepala OPD Pemprov Sumbar. Agar setiap usulan masyarakat nantinya dapat langsung bisa disinergikan,” tuturnya

Selanjutnya beliau menyampaikan, kedatangannya bersama Tim ke Kota Solok merupakan kunjungan yang pertama untuk rangkaian kegiatan TSR Provinsi Sumbar Tahun 2024

Disamping itu,ketua TSR menyampaikan bahwa kedatangannya bersama rombongan ke Masjid Al Muhajirin Kelurahan VI Suku, juga untuk meyerahkan bantuan pembangunan Masjid berupa uang tunai sejumlah 50 juta rupiah serta 20 buah Al Quran. 

“Mudah-mudahan dengan kedatangan tim safari Ramadan Pemprov Sumbar  memberikan semangat baru bagi jemaah untuk terus melanjutkan pembangunan dan memakmurkan Masjid Al-Muhajirin,”tutupnya. (Niko Irawan)


© Copyright 2018 INFONEWS.CO.ID | All Right Reserved