INFO BALI
-->

Senin, 08 April 2019

Pemkab Tabanan Luncurkan Taktik Antisipasi Sampah Plastik

Pemkab Tabanan Luncurkan Taktik Antisipasi Sampak Plastik

INFONEWS.CO.ID ■ Pemkab Tabanan luncurkan program Tabanan Anti Sampah Palstik (TAKTIK) , hal ini disampaikan Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya saat pembukaan acara Gerakan Semesta Berencana Bali Resik di Daerah Tujuan Wisata Jati Luwih Penebel, Minggu,7 April 2019. Program TAKTIK merupakan kelanjutan dari Gerakan Semesta Berancana Bali Resik Sampah Plastik.

“Diharapkan Semua  Steakholder dapat berpartisifasi aktif  untuk mengatasi Timbunan Sampah Plastik sehingga kedepan dapat memelihara dan melestarikan keagungan, kesucian dan taksu alam Bali,” kata Wabup Sanjaya saat membacakan sambutan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti.

Hadir dalam acara tersebut Sekda Kabupaten Tabanan I Gede Susila, Asisten I A A. Dalem Trisna Ngurah, Asisten III I Made Sukada, Camat Penebel  IGAN Supartiwi, Unsur Muspika Penebel serta para peserta yang melibatkan para OPD beserta staf, Perbankan, anggota gerakan koprasi, para siswa, pemerhati lingkungan dan warga masyarakat Desa Pekraman yang tersebar di 10 kecamatan.

Kegiatan ini dilaksanakan sesuai dengan peraturan Gubernur Bali Nomor 97 Tahun 2018 dan Intruksi Bupati Tabanan Nomor 01 Tahun 2019 Tentang Pembatasan timbunan sampah plastik, diharapkan ini dapat dijadikan sebagai motivasi utama dalam pengelolaan sampah plastik yang dilaksanakan melalui pengembangan kerja sama dengan lembaga – lembaga peduli lingkungan sehingga mampu merubah serta menumbuhkan sikap mental dan prilaku untuk peduli lingkungan hidup, sehingga program Nangun Sad Kerthi Loka Bali dapat dicapai dengan baik.

Pengolahan sampah plastik perlu dilakukan secara komprehensif dan terpadu dari hulu kehilir agar memberikan manfaat bagi masyarakat dan aman bagi lingkungan.
Persoalan Sampah Plastik khususnya diKabupaten Tabanan harus mendapat perhatian serius dari semua pihak karena setiap hari timbunan sampah plastik semakin meningkat sehingga menimbulkan citra kumuh dan tidak baik untuk dilihat.

“Kedepan ini tidak boleh dibiarkan, kalau tidak ingin kita terpuruk tertimbun sampah plastik. mau tidak mau suka tidak suka kita bersama pemerintah dan masyarakat bersinergi bahu membahu menangani sampah plastik,” tegasnya.

Khususnya diKabupaten Tabanan kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di 10 (sepuluh) Kecamatan, dengan melakukan pemungutan sampah plastik diareal hutan, danau, sungai, pantai, desa adat, pura/tempat ibadah, pasar, terminal, perkantoran, rumah sakit, sekolah, kawasan pariwisata dan areal publik lainnya.

Sanjaya menambahkan, dipilihnya kawasan Daya Tarik Wisata Jatiluwih sebagai pusat pelaksanaan kegiatan ini karena Jatiluwih merupkan kawasan Warisan Budaya Dunia (WBD) dan merupakan kawasan sawah abadi yang wajib kita jaga kebersihan dan kelestariannya.

Ketua panitia, I Made Subagia menyebutkan hasil dari sampah plastik yang terkumpul akan dipacking dengan rapi dan menempatkan dengan baik dalam satu lokasi atau TPS,TPS3R, Bank Sampah dan pengepul sampah terdekat, dan selanjutnya akan diadakan pelaporan tentang jumlah dan lokasi sampah plastik yang sudah terkumpul kemudian akan ditindaklanjuti oleh tim kerja angkutan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tabanan yang bertanggung jawab untuk menjemput dan mengangkut sampah plastik tersebut.

“Sampah pastik yang terkumpul akan kami angkut secara bertahap keTPS3R terdekat atau TPA mandung, dan seluruh kegiatan ini kami akan laporkan kepada Gubernur Bali melalui Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Bali," ujarnya

■ Made Asnawa

Minggu, 07 April 2019

Kodim Gianyar Dukung Gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik

Kodim Gianyar Dukung Gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik

INFONEWS.CO.ID ■ Kegiatan karya bhakti bersih-bersih pantai dari sampah plastik yang bertajuk, "Gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik", yang diprakasai oleh Pemerintah Provinsi Bali mendapat dukungan sepenuhnya oleh Kodim 1616/Gianyar beserta instansi terkait dan seluruh komponen masyarakat di Kabupaten Gianyar.

Gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik dengan kegiatan bersih-bersih pantai dari sampah plastik dilaksanakan oleh seluruh komponen masyarakat pada hari Minggu (07/04) secara serentak di seluruh kabupaten/kota wilayah Bali dan khusus Kabupaten Gianyar dilaksanakan di sepanjang Pantai Saba, Kecamatan Blahbatuh yang didukung oleh unsur TNI dari Kodim 1616/Gianyar dan Kepolisian Polres Gianyar serta para ASN di lingkungan Pemkab Gianyar, Organisasi Pemerhati lingkungan Trash Hero dan Masyarakat Desa Saba.

Asisten III Setda Kabupaten Gianyar, I Gede Widharma menjelaskan tujuan diselenggarakannya kegiatan ini adalah untuk mewujudkan lingkungan alam yang sehat, sejuk, nyaman dan terutama bebas dari sampah plastik.

Pemkab Gianyar melalui Asisten III, mengajak dan menghimbau kepada semua pihak untuk bersama-sama membersihkan dan menjaga lingkungan di sekitar kita.

"Cintai alam kita supaya bebas dari sampah, utamanya masalah sampah plastik", tegas Gede Wiradharma.

Pihaknya juga mengajak semua pihak mendukung apa yang telah menjadi kebijakan yang diprakarsai oleh Pemerintah Provinsi Bali.

Sementara itu Kasdim 1616/Gianyar Mayor Inf I Gede Merta Santosa, A.Md., mengatakan bahwa kegiatan Gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik ini merupakan instruksi atau perintah dari pimpinan dalam hal ini Pangdam IX/Udayana untuk mendukung penuh program ini.

"Kami beserta jajaran mengerahkan personel secara maksimal hari ini (07/04) untuk membersihkan Pantai Saba dari sampah plastik, semoga bermanfaat dan ke depannya masyarakat lebih sadar untuk tidak membuang sampah plastik sembarangan", jelasnya.

Bagi kita mencintai alam adalah hal yang mutlak dalam rangka menjaga keseimbangan ekosistem, yang nantinya  kita sebagai manusia yang paling merasakan manfaatnya jika alam lingkungan asri.

■ Made Asnawa 
INFONEWS

Jelang Coblosan, Dukcapil Kebut Perekaman KTP Elektronik

Jelang Coblosan, Dukcapil Kebut Perekaman KTP Elektronik

INFONEWS.CO.ID Sebagai upaya memaksimalkan perekeman KTP Elektronik dalam menyambut Pemilu Serentak 17 April mendatang di masyarakat, Pemkot Denpasar melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil menggencarkan perekeman dengan Sistem Jemput Bola (Si Jebol). Dimana, kegiatan yang dilaksanakan setiap hari Sabtu dan Minggu mengambil tempat di lima titik yang tersebar di empat kecamatan. Yakni Mal Pelayanan Publik Kota Denpasar, Kantor Camat Denpasar Barat, Kantor Camat Denpasar Selatan, Kantor Camat Denpasar Utara, Kantor Camat Denpasar Timur.

Dari pelaksanaan perekaman dengan sistem Si Jebol pada Sabtu (6/4) di empat kecamatan dan MPP Sewaka Dharma Lumintang terdapat sedikitnya 28 orang yang melaksanakan perekaman KTP Elektronik. 

Kabid Pencatatan Sipil Disdukcapil Kota Denpasar, Ni Nyoman Lely Sriadi saat dikonfirmasi Sabtu (6/4) menjelaskan bahwa saat ini total masyarakat yang telah merekam KTP Elektronik di Kota Denpasar sudah mencapai 484.108 orang. Namun demikian, sebagai upaya memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat menjelang Pemilu Serentak 17 April ini, Disdukcapil Kota Denpasar menggencarkan perekaman dengan Sistem Jemput Bola (Si Jebol).

“Kami memberikan ruang bagi masyarakat yang kiranya beleum sempat melaksanakan perekaman saat hari kerja, kini dengan Si Jebol ini masyarakat dapat memanfaatkanya pada hari libur di lima titik, sehingga masyarakat tidak mengalami masalah saat hendak menggunakan hak pilih pada pemilu nanti lantaran tidak mengantongi KTP Elektronik,” jelasnya.

Lely Sriadi mengatakan bahwa pelayanan Si Jebol yang mengambil tempat di empat kantor camat ditambah Mal Pelayanan Publik Kota Denpasar ini dimulai pada pukul 09. 00 Wita hingga 13.00 Wita. Kegiatan ini telah dimulai pelaksananya pada Sabtu (6/4), Minggu (7/4) hari ini. selain itu Si Jebol juga dilaksanakan pada 13 dan 14 April mendatang.

“Bagi masyarakat yang belum merekam dipersilahkan untuk memanfaatkan Si Jebol ini sehingga kedepanya seluruh masyarakat di Kota Denpasar secara keseluruhan telah terekam dalam sistem KTP Elektronik,” terangnya.

Leli Sriadi juga menghimbau kepada masyarakat yang belum merekam gar secara aktif mengikuti perekaman KTP Elektronik yang secara rutin dilaksanakan Disdukcapil Kota Denpasar. Hal ini dikarenakan KTP merupakan kartu identitas diri yang penting dan berguna setiap saat baik kapanpun dan dimanapun.

“Kami mengajak masyarakat yang belum merekam untuk aktif memanfaatkan Si Jebol maupun layanan dari Disdukcapil Kota Denpasar, sehingga seluruh masyarakat dapat terekam dan memiliki iedentitas diri’ ungkapnya. 

■ Made Asnawa



Jumat, 05 April 2019

Aliansi Organisasi Krama Hindu Bali Rekomendasikan 5 Calon DPD RI dari Bali

Aliansi Organisasi Krama Hindu Bali Rekomendasikan 5 Calon DPD RI dari Bali

INFONEWS.CO.ID ■ Aliansi sejumlah organisasi kemasyarakatan yang tergabung dalam Aliansi Organisasi Krama Hindu Bali (Rumah Bali) merekomendasikan 5 orang calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI untuk mewakili Bali di Senayan pada Pemilu 2019 ini.

Mereka itu adalah A.A. Gde Agung, Made Mangku Pastika, I Gusti Ngurah Harta, Arya Wedakarna dan Dewa Made Suamba Negara. Nama-nama yang direkomendasikan ini berdasarkan hasil kajian ilmiah menggunakan 3 kriteria utama yang dirumuskan oleh pengurus Rumah Bali.

Penilaian dilakukan oleh para pakar independen menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk menentukan prioritas calon yang akan menduduki kursi DPD RI dari Bali. Nilai akhir masing-masing 5 nama Calon DPD RI adalah A.A. Gde Agung (0,165), Made Mangku Pastika (0,149), Arya Wedakarna (0,148), I Gusti Ngurah Harta (0,103) dan Dewa Made Suamba Negara (0,062).

Demikian siaran pers yang disampaikan Koordinator Aliansi Organisasi Krama Hindu Bali, Ir. Anak Agung Putu Agung Suryawan Wiranatha, M.Sc, Ph.D didampingi Sekretarisnya, Ida Bagus Susena, S.Kom dan beberapa pimpinan organisasi yang tergabung dalam Aliansi Organisasi Krama Hindu Bali seperti Nyoman Merta Harnaga (Yayasan Craddha), IB. Bagus Kade Perdana (Golden Bali), Agus Norma (Bersih-Bersih Bali) di Denpasar, Jumat, 5 April 2019.

Namun demikian, komposisi nama-nama tersebut di atas berubah pada urutan pertama dan ke lima jika dilihat dari masing-masing kriteria.  Misalnya, untuk Kriteria 1: Tegas, berani, berkomitmen dan konsisten menjaga Bali, dihasilkan nama Arya Wedakarna  di urutan pertama dan Gede Ngurah Ambara Putra di urutan kelima.

Jika dilihat dari Kriteria 2: Berkepribadian dan berkarakter dharma, maka muncul nama A.A  Gde Agung di urutan pertama dan nama Dewa Ayu Putu Sri Wigunawati di urutan ke lima. Sedangkan jika dianalisis dari Kriteria 3: Organisatoris dan negarawan, maka muncul nama A.A. Gde Agung di urutan pertama dan Dewa Made Suamba Negara diurutan ke lima sebagaimana dikemukakan di atas.

Rekomendasi ini dikeluarkan setelah melewati proses yang sangat panjang.  Didahului oleh 2 kali Focus Group Discussion (FGD) di Universitas Hindu Denpasar pada 12 Agustus 2018 dan 16 September 2018 yang melibatkan para calon DPD RI dari Bali. Selama dua kali FGD di Universitas Hindu Denpasar tersebut, dihadiri oleh 13 orang Calon DPD RI Bali dari 22 calon yang terdaftar di KPU Bali. 

Karena yang hadir dalam 2 kali FGD hanya 13 calon DPD, maka Aliansi Organisasi Krama Hindu Bali sepakat hanya mengalisis 13 Calon DPD RI yang kooperatif tersebut. Calon-calon DPD RI tersebut dinilai memiliki komitmen dalam memperjuangkan Bali dibuktikan oleh kehadirannya di dalam FGD yang digelar Aliansi Organisasi Krama Hindu Bali.  Setelah menggelar 2 kali FGD, para aktivis Aliansi Organisasi Krama Hindu Bali  menggodok kriteria dalam 5 kali pertemuan internal yang cukup alot. 

Selanjutnya kuesioner dengan format AHP tersebut disebarkan kepada para pakar untuk memberikan penilaian terhadap 13 orang Calon DPD RI Bali.

Metoda Analisis dan Kriteria

Aliansi Organisasi Krama Hindu Bali menggunakan metoda analisis ilmiah yang akurat yaitu Analytical Hierarchy Process (AHP) melalui penilaian 16 orang pakar independen dari berbagai keahlian dengan menggunakan kriteria khusus yang dibuat sesuai dengan kebutuhan perjuangan Bali di tingkat nasional. Kriteria tersebut terdiri dari tiga kriteria utama yakni Kriteria 1 (Tegas, Berani, Berkomitmen dan Konsisten Menjaga Bali), Kriteria 2 (Berkepribadian dan Berkarakter Dharma), dan Kriteria 3 (Organisatoris dan Negarawan). 

Masing-masing kriteria kemudian diuraikan ke dalam sub-kriteria sebagai berikut.  Sub-Kriteria 1 (Tegas, Berani, Berkomitmen dan Konsisten Menjaga Bali) terdiri dari:  (1.1.) Mempunyai militansi ke-Bali-an dan ke-Hindu-an; (1.2.) Memahami Adat dan Budaya Bali berbasis Tri Hita Karana yang dijiwai Agama Hindu; (1.3.) Konsisten dan aktif dalam mejaga Tri Hita Karana Bali; (1.4.) Berani dan tegas memperjuangkan kepentingan Bali; dan (1.5.) Sudah terbukti nyata mengabdi untuk masyarakat Bali dan memiliki semangat melayani.

Sub-Kriteria 2 (Berkepribadian dan Berkarakter Dharma) terdiri dari:  (2.1.) Memiliki etika moral yang baik, jujur, berkarakter, dan berintegritas tinggi;  (2.2.) Cerdas dan Bijaksana; dan (2.3.) Idealis dan Visioner. Sedangkan Sub-Kriteria 3 (Organisatoris dan Negarawan) terdiri dari:  (3.1.) Mempunyai kemampuan diplomasi dan jaringan luas di Bali dan Nasional;  (3.2.) Mengerti dan taat hukum; (3.3.) Memahami politik dan ketatanegaraan; (3.4.) Berpengalaman memimpin organisasi; dan (3.5.) Setia mengawal Panca Sila, UUD’45, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI.
 
Kriteria dan sub-kriteria itu disodorkan kepada 16 pakar untuk menganalisis 13 Calon DPD RI sampai menghasilkan lima calon sebagaimana disebutkan di atas yang dinilai layak mewakili krama Bali sebagai anggota DPD RI. Rekomendasi ini sangat perlu diketahui secara luas oleh masyarakat Bali sebelum menentukan pilihannya sehingga Bali benar-benar diwakili oleh figur-figur yang memiliki kompetensi yang memadai di Senayan.  Diharapkan bahwa seluruh krama Bali yang memiliki hak pilih agar mendatangi TPS dan memberikan suaranya kepada figur-figur yang memiliki kompetensi tersebut pada tanggal 17 April 2019 yang akan datang.

Rekomendasi ilmiah yang bersifat independen ini ditandatangani pada Jumat, 5 April 2019 oleh sejumlah pimpinan organisasi kemasyarakatan di Bali, antara lain: (1) Paiketan Krama Bali, (2) Puskor Hindunesia, (3) Yayasan Craddha, (4) Bali Land Watch, (5) Golden Bali, (6) Damuh Ngenteg Jagat, (7) Forum Perempuan Hindu, (8) Pria Dharsana Centre, (9) Bersih-Bersih Bali, (10) Mirah Delima Institute, (11) Forum Studi Majapahit, (12) Cakrawayu Bali, (13) Yayasan Dermawan Dharma, (14) Yayasan Ongkara Hindu Telkom Bali.

■ ram/ Made Asnawa

Minggu, 31 Maret 2019

Gubernur Bali: Bangli akan Kami Kembangkan Sebagai Kawasan Konservasi


INFONEWS.CO.ID ■ Di masa kepemimpinan Gubernur Bali Wayan Koster dan Wagub Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) saat ini, arah kebijakan pembangunan yang dilaksanakan Pemprov Bali saat ini didasarkan pada visi misi Nangun Sat Kerthi Loka Bali yang sudah dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Semesta Berencana maupun Rencana Pembangunan Daerah Jangka Menengah Semesta Berencana.

Sehingga arah Pembangunan yang dilaksanakan Pemprov Bali dan Pemkab/Pemkot se Bali harus sejalan, yang sebentar lagi akan dbahas dalam Musrenbang guna mengharmoniskan dan mensinkronkan Pembangunan Jangka Panjang dan Menengah antara Pemprov dan Pemkab/Pemkot se Bali sesuai konsep Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui pola pembangunan Semesta Berencana yang mengandung makna menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya untuk mewujudkan kehidupan yang sejahtera dan bahagia.

Demikian penegasan yang disampaikan Gubernur Bali Wayan Koster saat tatap muka bersama elemen perangkat desa se Kabupaten Bangli di Wantilan Desa Penglipuran, Bangli, Minggu (31/3).

Lebih jauh dalam sambutannya, Koster yang juga selaku Ketua DPD PDIP Provinsi Bali ini menyampaikan pembangunan Bangli yang dilihat dari segi geografis memiliki keunggulan dari segi alam.

Jadi arah kebijakan pembangunan yang dilaksanakan yakni mengutamakan perlindungan terhadap alam, dan mengembangkan sektor-sektor lain agar bisa menjadi unggulan yang berkembang sehingga bisa menjadi sumber pendapatan daerah maupun mendukung perekonomian masyarakatnya.

"Sesuai konsep kami, Bangli akan kami kembangkan sebagai kawasan konservasi, karena Bangli memiliki keunggulan alam yang juga mendukung kabupaten lain semisal sumber air dan lainnya. Jadi  harus dipastikan kawasannya tetap terjaga, jangan sampai pembangunan merusak alam. Sektor-sektor yang harus dikembangkan yakni sektor pertanian, kami ingin menjadikan sentra Bangli dan kami pun akan mendukung pemasaran hasil produksi pertaniannya. Berikutnya sektor pendidikan, kami ingin Bangli menjadi pusat pendidikan di Bali, masyarakat kabupaten/kota lain di Bali melaksanakan pendidikan di Bangli, karena itu kami mendukung IHDN yang saat ini sedang berproses menjadi Universitas Jaya Pangus dan ijinnya masih dalam proses. Alam yang sejuk dan menyehatkan juga menjadi peluang pembangunan sarana olahraga, kita akan rancang sarana cabang olahraga apa yang cocok dibangun disini, sehingga bisa dimanfaatkan saat ada even-even besar skala nasional maupun internasional," cetus Koster yang kala itu turut didampingi Ny. Putri Suastini Koster.

Guna mendukung pembangunan di Bangli, Pemprov Bali menurut Koster juga akan memikirkan pemberian insentif yang akan dimanfaatkan pengembangan sektor-sektor tersebut maupun pengembangan Bangli secara menyeluruh.

"Jika Bangli menjadi kawasan konservasi tentu tidak bisa sembarangan membangun, jadi kita harus pikirkan pemberian insentif agar bisa mendukung pengembangan sektor lainnya di Bangli," ujarnya seraya melanjutkan pemaparan visi misi Nangun Sat Kerthi Loka Bali secara rinci satu persatu yang disambut applaus dari para peserta.

Sejak dilantik Gubernur Koster terus menunjukkan keseriusannya membangun Bali melalui Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Hal ini dibuktikannya dimasa jabatannya yang baru sekitar 6 bulan, 6 Pergub sudah berhasil disahkan bersama legislatif yang keseluruhannya sangat menyentuh dan mendukung pembangunan masyarakat Bali.

■ Made Asnawa 

Rabu, 27 Maret 2019

Lemlit Unwar Gelar Coaching Clinic

Lemlit Unwar Gelar Coaching Clinic

INFONEWS.CO.ID ■ Lembaga Penelitian (Lemlit) Universitas Warmadewa menyelenggarakan Coaching Clinic Penulisan Proposal Penelitian Hibah Ristekdikti pada Rabu, 27 Maret 2019 di Ruang Sidang Sri Kesari Warmadewa Mandapa.

Acara dibuka oleh Rektor Unwar dan dihadiri oleh WR I, WR III, Direktur Pascasarjana, Dekan dan Wakil Dekan di lingkungan Unwar, Kepala dan Sekretaris Lemlit, Kepala dan Sekretaris LPM, Kepala dan Sekretaris BPM, Pejabat Struktural di lingkungan Unwar dan para peserta Coaching Clinic dengan mengundang Narasumber diantaranya   Prof. Dr. I Made Suwitra, SH., MH. (Kepala Lemlit Unwar), Dr. Ir. Mustangimah,M.Si. (Kepala Subdirektorat Peningkatan Kapasitas Riset), Dr. Drajat Tri Kartono, M.Si. dengan  Moderator : Dr. I Wayan Budiarta, SS., M.Hum (Sekretaris Prodi Magister Ilmu Linguistik) .

Kepala Lemlit Unwar Prof. Dr. I Made Suwitra, SH., MH mengatakan bahwa kegiatan coaching clinic ini rutin dilakukan setiap tahunnya dan kali ini mencoba untuk meningkatkan baik kualitas maupun kuantitas penelitian dengan cara menyediakan bank proposal.

Prof. Suwitra juga berharap agar para dosen untuk lebih berinovasi dalam membuat proposal sesuai dengan kompetensinya dalam penelitian. Pada kesempatan ini Lemlit menghadirkan narasumber dari Ristekdikti yaitu dari bidang science dan bidang sosial dengan harapan dapat membantu membedah proposal para dosen yang belum bisa lolos sehingga diharapkan tahun depan ada peningkatan jumlah proposal yang lolos.

Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.ParK mengatakan tujuan utama dari coaching clinic ini adalah meningkatkan kapasitas dosen peneliti dalam bidang pengembangan proposal penelitian. Prof. Widjana berharap output dari kegiatan ini yaitu proposal-proposal yang dikembangkan oleh masing-masing dosen bisa diberikan masukan sehingga bisa menjadi lebih berkualitas dan mempunyai potensi untuk mendapatkan hibah dari Ristekdikti.

Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan suatu kegiatan untuk lebih merangsang peningkatan inovasi di Unwar pada khususnya, karena inovasi adalah sesuatu yang penting dalam zaman revolusi 4.0, dan karena inovasi inilah yang menjadikan bangsa ini mempunyai daya saing yang mengglobal.

Disamping itu bagi institusi, penelitian akan bisa meningkatkan grade institusi di level nasional. Sementara ini grade Unwar masih dalam universitas binaan, dan harapannya dengan meningkatnya kegiatan penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat paling tidak tahun ini grade Unwar meningkat dari binaan menjadi madya. Untuk para dosen ia juga berharap kegiatan ini dapat menstimulasi dan merangsang mereka untuk meningkatkan karirnya menjadi lektor kepala bahkan menjadi guru besar.

 ■ rilis

Selasa, 26 Maret 2019

Abrasi Pesisir Pantai Pebuahan, 14 Rumah Rusak Parah

Abrasi Pesisir Pantai Pebuahan

INFONEWS.CO.ID ■ Gelombang pasang terjadi sejak Jumat hingga Minggu menyebabkan gelombang tinggi menghantam pesisir pantai Pebuahan dan akibatnya abrasi yang cukup parah.

Setidaknya, ada 14 rumah warga mengalami kerusakan yang cukup parah dan 1 buah rumah Ibadah (Mushola) juga terkena dampak yang cukup parah akibat abrasi pesisir pantai.

Demikian hal ini disampaikan oleh Kapendam IX/Udayana Kolonel Kav Jonny Harianto, G, S.I.P, pada hari Senin (25/3) dalam siaran persnya di Makodam IX/Udayana.

Kapendam menyampaikan, bencana tersebut terjadi di dipesisir pantai Pebuahan, gelombang mencapai tiga hingga empat meter menghantam bibir pantai sehingga mengakibatkan terjadinya abrasi pesisir pantai Pebuahan, di Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, Kabupaen Jembrana.

Dengan kejadian tersebut , Peleton Siaga Yonif Mekanis 741/Garuda Nusantara dengan sigap memberikan pertolongan, dipimpin oleh Serka Ekob Setyo Budi Utomo mengerahkan  lima puluhan personel, dua unit kendaraan Dinas Strada dan satu unit Truk untuk mengangkut personel yang melaksanakan pembongkaran rumah warga yang terkena dampak abrasi, mereka bekerjasama dengan aparat Kepolisian, Polres Jembrana dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jembrana serta warga masyatakat setempat, saling bahu membahu, sehingga pembongkaran rumah warga yang terkena dampak gelombang pasang dalam waktu yang singkat dapat diselesaikan.

Kemudian bagi warga masyarakat yang berada di sekitar daerah terjadinya abrasi,  untuk sementara diungsikan ke rumah-rumah keluarga yang cukup aman,  semua ini dilakukan demi keselamatan warga masyarakat dan untuk menghindari kemungkinan yang tidak diinginkan sepanjang cuaca masih dalam keadaan yang kurang bersahabat.

Dengan adanya bantuan dari Yonif Mekanis 741/GN, Pores Jembrana dan BPBD Jembrana, masyarakat mengucapkan terimakasih atas kesigapan aparat dalam membantu pembongkaran rumah warga yang terkena dampak gelombang pasang dan dengan secepatnya dapat mengevakuasi warga pesisir yang diperkirakan rawan dari adanya abrasi bila gelombang pasang kembali menghantam pesisir pantai, demikian ujar Kapendam. (rls)

Prabowo Menyapa Bali: Rindumu, Rindu Kita Semua... Indonesia Menang!

Prabowo di Bali

INFONEWS.CO.ID ■ HARI kedua kampanye terbuka Capres Prabowo Subianto menyapa Bali. Di pulau dewata ini, Prabowo mendapat sambutan hangat dari ribuan pendukungnya  yang menanti sejak pagi tadi, Selasa (26/3/2019).

Sebelum Prabowo sampai di Stadion Kompyang Sujana, Denpasar, Bali,  ribuan massa terus mengibarkan bendera parpol Koalisi Adil Makmur. Menariknya, ditempat ini pula hadir relawan Gerakan Arah Indonesia Baru (Garbi).

Antusias massa Bali pun tak terbendung, mereka tak pedulikan panas terik terus memanggil-manggil nama Prabowo.

Dengan mengenakan Udeng, ikat kepala putih Prabowo tampak lebih slow saat berorasi di Kandang Banteng ini.

Menurut PHDI Bali (Parisadha Hindu Darma Indonesia), penggunaan udeng tersebut sudah pas dan selaras dengan budaya Bali. Prabowo ingin menciptakan kesan kejernihan pikiran dan kedamaian pikiran.

Dalam orasinya, Prabowo menyampaikan harapannya untuk bisa memimpin Indonesia. Ia berharap dalam sisa usianya ingin berbakti bagi negara dan bangsa.

"Ya Tuhan, janganlah saya sampai mengecewakan harapan ini. Kau telah berikan banyak kepada saya, Kau berikan kesehatan, usia panjang kepada saya janganlah sampai saya mengecewakan rakyat yang menaruh banyak harapan pada saya," katanya.

Kami ingin bangsa Indonesia jadi menang, imbuh Prabowo, bangsa yang adil, bangsa makmur. Kami ingin aman untuk semua, adil untuk semua, makmur untuk semua.

Atas sambutan antusias massa Bali yang notabene adalah kandang banteng, seorang netizen, Mariska Lubis melalui akunnya @lubis_mariska memberikan apresiasi kepada Prabowo yang tampil lebih sejuk dan penuh kedamaian.

"Menarilah dengan cinta, duhai Bintang Fajar @prabowo! Di mana pun kakimu berpijak, bunga-bunga rindu berkembang menyambut dengan senyum termanisnya. Selalu ada banyak cinta untukmu!

Rindumu, rindu kita semua. Indonesia Menang!," katanya.

■ Ketut Arnawa

Senin, 25 Maret 2019

Pemuda Asal NTT Hilang Terseret Arus di Pantai Seminyak

Pantai Seminyak Bali

INFONEWS.CO.ID ■ Nasib naas dialami pemuda bernama Semri Fey (19) asal  Oleu Kecamatan Amanuban Timur Kabupaten  Timor  Tengah  Selatan, NTT. Dirinya terseret arus kemudian tenggelam  di pantai seminyak tepatnya di depan Pura Camplung Tanduk pada (24/3) sekira pukul 17.30 Wita.

Kabar hilangnya korban baru diterima Basarnas Bali pada (25/3) sekitar pukul 10.00 Wita terang Kepala Seksi  Operasi  Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I.B Surya Wirawan.

“kita terima laporan dari Balawista  Badung  Bahwa satu orang  terseret arus  di  Pantai Seminyak” imbuhnya.  Menindaklanjuti  laporan  tersebut dirinya menerjunkan tim rescue menuju lokasi kejadian dilengkapi dengan peralatan SAR Laut. “untuk memaksimalkan pencarian, kita menurunkan dua buah jetski di lokasi hilangnya korban” lanjut Bagus Surya.

Sebelumnya diketahui korban bersama dengan tujuh orang temannya, mandi di pantai seminyak pada minggu sore. Karena gelombang dan ombak yang cukup besar akhirnya korban terbawa arus dan tenggelam. Upaya pencarian kemudian  dilakukan oleh tim rescue dari Balawista Badung. Namun korban yang bekerja di salah satu koperasi di denpasar ini belum juga ditemukan.

Upaya pencarian baru membuahkan hasil pada senin (25/3) sekitar pukul 16.00 Wita. Korban ditemukan sekitar 2 Km arah selatan dari lokasi hilangnya korban dalam keadaan meninggal dunia. Korban pertama kali ditemukan oleh tim rescue dari Balawista Badung. Korban selanjutnya dievakuasi menuju RSUP Sanglah menggunakan Ambulance Balawista Badung.

Sementara itu Pelaksana Tugas Basarnas Bali, I Made Junetra mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR yang terlibat dalam upaya pencarian terhadap korban. Dirinya juga mengharapkan jalinan koordinasi tetap terjaga dengan baik guna peningkatan pelayanan SAR kepada masyarakat.

■ Made Arnawa

Hadapi Cuaca Tak Bersahabat di Bali, Ini Arahan Bupati Karangasem

Bupati Karangasem Bali

INFONEWS.CO.ID ■ Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri memimpin apel disiplin, Senin (25/3/2019) di Lapangan Upacara Kantor Bupati Karangasem.

Bupati Mas Sumatri dalam kesempatan tersebut mengatakan ada beberapa hal sebagai penegasan kinerja pegawai diantaranya kepada ASN untuk tetap melaksanakan PDLT , yaitu berprestasi berdedikasi royalitas dan juga tidak tercela.

Kedua, Kabupaten Karangasem sedang mengalami cuaca yang kurang bersahabat. ASN diminta turut waspada dan menjadi bagian penyelamatan jika terjadi bencana disekitarnya "Saya berharap kita semua harus mewaspadainya juga. Harus sigap melaksanakan pergerakan dan penyelamatan,"ucap Bupati.

Ada juga berita hoax yang melanda Kabupaten Karangasem yang menyoroti bidang pembangunan. Saat ini, Ia mengakui,Pemda sedang berbenah untuk membangun infrastruktur dan mewujudkan pembangunan di desa. Beberapa laporan langsung masyarakat di media sosial bisa menjadi kritik membangun yang keaslinya pun harus tetap dicek lalu sesegera mungkin ditindaklanjuti oleh Dinas terkait.

"Kita harus bersama membenahi agar tidak ada lagi berita seperti itu. Kita harus bekerjasama dan menjalankan sistem pengendalian internal dan menjaganya dengan baik,"imbuhnya.

Mas Sumatri melanjutkan, perhelatan demokrasi inidonesia 17 April yang akan datang merupakan tantangan bagi Kabupaten Karangasem untuk maju dan berkembang. Membuktikan bahwa demokrasi ini menjadi demokrasi yang baik.

"Mari kita rubah semua citra buruk Kabupaten dimulai dari hal kecil hingga hal besar. Karena kenyamanan masyarakat ada di tangan kita sebagai pelayan masyarakat," lanjutnya.

Tekait dengan tugas dan fungsi, Mas Sumatri mendapat laporan bahwa Irda membagi tugas dengan OPD. Ada 50 OPD dengan pimpinannya. Tugas tersebut harus didiskusikan, tupoksinya harus dibaca serta difahami secara teliti. Irda mempunyai 5 fungsi salah satunya fungsi keuangan. Hal ini menjadi satu hal yang harus dijadikan fokus agar Kabupaten Karangasem terbebas dari KKN.

Selanjutnya, bagi esolon II dan esolon I harus segera melaporkan harta kekayaannya. Sekda harus memerintahkan."Hari ini adalah hari terakhir pelaporan.  Persiapan menuju era industi  ini harus segera dirumuskan karena sampai saat ini belum ada implementasinya," tegasnya.

Kedisiplinan dan kerapian pegawai tentu ada format yang dipergunakan sebagai panduan. Bagi pegawai perempuan wajib menggunakan seragam perempuan seperti rok. Terkait dengan pembedaan antara tenaga kontrak dengan PNS, ini harus dipisahkan sesuai dengan tupoksinya, sehingga ada format yang baik dan bagus dan berdampak pada kedisiplinan pegawai.

Mas Sumatri menegaskan kembali bahwa bagi seluruh pegawai untuk membantu pemerintah daerah agar memfollow akun pemerintah daerah. "Kita harus memanfaatkan sosial media dalam memajukan Karangasem untuk mewujudkan Karangasem The Spirit of Bali," imbuh Bupati Mas Sumatri.

■ 

Kamis, 21 Maret 2019

ASN Karangasem Terkejut, Bupati Masuki Ruagan Kerja Pegawai


INFONEWS.CO.ID ■ Bupati Karangasem I GA Mas Sumatri didampingi Staf Ahli Pemerintahan dan Kesra/Plt Asisten I I Wayan Sutapa,Staf Ahli SDM/Plt Kadis Kominfo,  Priagung Duarsa, Asisten III I Wayan Purna, Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Karangasem Edy Setiadi Dwijantoro melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah kantor dinas yang berlokasi di Gedung Civic Centre, Selasa  (19/3/2019).

Bupati Mas Sumatri menyatakan ingin melihat secara langsung kinerja pegawai di dinas, baik ASN maupun Pegawai Kontrak.

Kehadiran Mas Sumatri sedikit mengejutkan pegawai yang bertugas. Apalagi, Ia langsung memasuki ruangan kerja pegawai.

Disela-sela sidak, Bupati Mas Sumatri mengatakan, ingin mengetahui tingkat profesionalisme dan disiplin pegawai saat bertugas melayani masyarakat.

"Kita ingin melihat keaktifan dan tingkat disiplin pegawai di Pemkab," kata dia.

Salah satu dinas yang disidak yakni,  Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) yang berada di Lantai Satu Gedung Civic Centre.

Dihadapan Kadis Laba Erawan dan pegawainya, Bupati Mas Sumatri meminta agar penanganan perizinan dipermudah untuk masyarakat. Jika dalam proses perizinan, masyarakat kurang faham atau tidak mengerti, maka dinas terkait harus segera melakukan koordinasi atau jemput bola untuk mempercepat dan mempermudah pelayanan.

Sementara itu, saat sidak dilanjutkan ke lantai dua yang ditempati oleh Kesbangpolinmas dan Disbud serta lantai tiga oleh Dinas Pariwisata, Mas Sumatri menyoroti kondisi gedung yang rusak akibat gempa serta ditambah cuaca buruk yang sempat melanda Kabupaten Karangasem.

Dia meminta agar gedung segera diperbaiki demi kenyamanan kerja pegawai. Dinas terkait diharapkan lebih intensif melakukan komunikasi agar penanganan untuk perbaikan dan pemeliharaan gedung Civic center segera terselesaikan.

Selain itu, Ia juga meminta agar para pegawai memperhatikan kebersihan kantor. Jika ada aset yang sudah tidak dipergunakan agar segera dihapus atau dipinjam pakaikan agar tidak tampak menumpuk sehingga meninggalkan kesan kumuh.

■ Humas/ Made Asnawa

Bupati Karangasem Hadiri Upacara Puncak Betara Turun Kabeh


INFONEWS.CO.ID ■ Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri hadiri persembahyangan Upacara Puncak Betara Turun Kabeh, pada Rabu (20/3) di Penataran Agung Pura Besakih, Banjar Besakih Kangin, Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Karangasem.

Sebelum prosesi Puncak Karya dilaksanakan Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri melaksanakan ritual persembahyangan Bakti Pekideh Ring Pura Hyang Ngaluh untuk memohon kelancaran proses pelaksanaan upacara.

Setelah prosesi persembahyangan selesai, Bupati Mas Sumatri melanjutkan ritual ke Pura Penataran Agung Pura Besakih untuk mengikuti prosesi puncak karya.

Sebelum melaksanakan Purwa Daksina Bupati Karangasem beserta undangan lainnya melakukan persembahyangan terlebih dahulu yang dipuput oleh 6 Sulinggih.

Dalam kesempatan tersebut, I Gusti Ayu Mas Sumatri berkesempatan untuk mundut Ida Betara dari Pesamuan Agung untuk melaksanakan Purwa Daksina sebanyak 3 kali menuju ke Bale Peselang.

Selesai prosesi Bupati Mas Sumatri juga melaksanakan persembahyangan yang di puput sulinggih setempat sebelum Ida Batara kembali di linggihkan ke Pesamuan Agung.

Adapun tari-tarian yang dipersembahkan dalam acara tersebut seperti tari rejang renteng, tari rejang giri kusuma, tari baris, tari topeng sida karya dan tari rejang dewa guna melengkapi prosesi Upaca Panca Bali Krama.

Terkait Upacara Panca Bali Krama Bupati Karangasem mengatakan, upacara ini adalah upacara besar yang dilaksanakan di Kabupaten Karangasem, "mudah-mudahan Ida Batara yang melinggih di Pura besakih memberikan anugrahnya kepada semua umat, khususnya masyarakat Kabupaten karangasem," kata Mas Sumatri.

Dalam acara tersebut hadir pula Gubernur Bali I Wayan Koster bersama Istri , Wakil Gubernur Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati bersama istri, Sekda Provinsi Bali, Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa bersma Istri Sarini Artha Dipa, Ketua DPRD karangasem, Ketua MMDP prov Bali dan kepala OPD lainnya.

 ■ Humas/ Made Asnawa

Rabu, 20 Maret 2019

Gubernur Bali: Buatlah Banyak Anak, Minimal Empat


INFONEWS.CO.ID ■ Karena Bali memiliki banyak keunikan dan spesialisasi di dunia ini, ia membutuhkan perlindungan dari semua komponen masyarakat. Apalagi, masyarakat Bali wajib melindungi Bali secara keseluruhan.

Penegasan itu dibuat lagi, Gubernur Bali, Dr Wayan Koster di Denpasar, ketika bertemu tatap muka dengan akademisi yang juga menjadi tim ahli dalam penyusunan Pergub dan Peraturan Daerah baru-baru ini.

Koster yang berbicara panjang lebar tentang program kerjanya yang dikemas dalam tema SatLoka Dharma Kertih, mengingatkan bahwa apa yang dilakukan untuk menyelamatkan Bali dari pengepungan berbagai pihak, baik di dalam maupun di luar Bali dihitung dengan cermat. Semua ini akan muncul tentang bagaimana melestarikan agama, budaya Bali dan masyarakat Bali.

Di Mata Koster, Bali memiliki banyak nilai khusus yang tidak dimiliki daerah lain di Indonesia. Dan itu benar-benar harus dilestarikan dan dilindungi, karena itu adalah warisan leluhur orang Bali. Dia mencontohkan, soal populasi, nenek moyang Bali sudah menyatakan cukup banyak anak empat orang, wayan, Made, Nyoman dan Ketut.

Keluarga berencana menurut budaya Bali harus dihitung berdasarkan kemampuan keluarga. Jadi tidak harus dua, kata Koster. Karena itu ia akan meminta BKKBN Bali untuk berhenti berkampanye untuk dua anak yang cukup. Buat sebanyak mungkin anak, setidaknya empat. Dan tidak ada lagi pasektomi.

Menurut Koster ini telah melanggar aturan.

Koster menegaskan bahwa tidak ada undang-undang yang mengatur jumlah anak, jelasnya. Jadi apa yang BKKBN lakukan sejauh ini tentang dua anak sudah cukup, itu hanya himbauan.

Pada kesempatan itu, Koster mengatakan sejumlah Pergub yang telah diluncurkan semuanya mengarah pada pelestarian budaya Bali. Misalnya, Departemen Bahasa dan Sastra di Bali, badan pengurus pakaian tradisional Bali, yang semuanya bertujuan untuk melestarikan budaya Bali.

Untuk alasan ini, ia meminta para akademisi yang saat ini duduk sebagai tim ahli untuk secara serius memeriksa masalah Bali. Terkait hal itu, ia berharap tim ahli akan mempelajari lebih dalam tentang program kerja yang telah ia rencanakan, membangun Satkerthi Loka Bali.

Koster menyatakan bahwa semua bentuk Peraturan Gubernur dan Peraturan Daerah yang akan diterbitkan dapat memiliki dampak yang lebih luas di Bali, terutama menyangkut kepentingan perempuan, loka kerthih dan sebagainya.

Di depan para cendekiawan yang merupakan bagian dari profesor Universitas Udayana, Koster menyesalkan bahwa hingga saat ini, lembaga pendidikan ini belum mengindahkan Gubernur Bali untuk Pakaian dan adat Bali.

Jika Unud tidak mengindahkan Pergub, saya dapat mengambil tindakan sebagai Gubernur Bali yang memiliki wewenang untuk memberikan tindakan kepada institusi, jelas Koster di depan para profesor dan akademisi Bali.

■ Made Arnawa

Sabtu, 16 Maret 2019

Hari ini Dilantik, Prof. Widjana Kembali Jabat Rektor Unwar Bali


INFONEWS.CO.ID ■ Tugas Prof. dr. I Dewa Putu Widjana, DAP&E.Sp. ParK berlanjut. Sukses memimpin Universitas Warmadewa (Unwar) sejak Selasa, 17 Maret 2015 hingga meraih peringkat universitas swasta terbaik di Indonesia Timur dan ranking 63 nasional, Prof. Widjana kembali terpilih sebagai Rektor Unwar masa bakti 2019-2023 yang sebelumnya bersaing dengan Dr. Drs I Wayan Wesna Astara, SH., M.Hum, MH., Dr Ir Wayan Parwata, MT, IPM., dan Prof. Dr. Ir I Gde Suranaya Pandit, MP.

Pelantikan Rektor diselenggarakan oleh Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali pada Sabtu, 16 Maret 2019 di Ruang Auditorium Widya Sabha Uttama Unwar.

Pelantikan dan pengambilan Sumpah jabatan dilakukan Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali (YKKPB) Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnu Murti, M.Si.

Prof. Widjana menyebut ranking 63 nasional diraih Unwar bersaing dengan 4.600 perguruan tinggi di Indonesia. Pencapaian ini memerlukan perjuangan yang luar biasa. Ia berharap tahun depan great ini dapay meningkat lagi menjadi 50 besar nasional.

Prof. Widjana juga menyebut pihaknya saat ini sudah bisa “menegakkan kepala” lantaran 100 artikel atau tulisan ilmiah Unwar tembus ke jurnal internasional. Prestasi pelajar Unwar pun patut dibanggakan. Salah satunya keberhasilan Fakultas Kedokteran meraih juara 1 poster internasional yang diselenggarakan University of Malaya, Malaysia.

Selain itu, Mahasiswa Jurusan Teknik Arsitektur Unwar berhasil menyabet juara 1 dalam festival arsitektur yang diselenggarakan di Tiongkok. Di bidang non akademik, Marching Band Unwar (MBW) berulangkali menyabet juara dunia. Dimana saat ini MBW sedang bersiap-siap mengikuti kompetisi Piala Presiden di Jakarta. Meski demikian, Prof. Widjana tak memungkiri ada beberapa target Unwar yang masih belum terjadi dan menjadi pekerjaan rumah.

Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali (YKKPB) Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnu Murti, M.Si. berharap Prof. Widjana yang mengemban amanat sebagai Rektor Unwar untuk periode kedua mampu mengimplementasikan visi universitas yaitu menjadi universitas yang unggul, berwawasan ekowisata serta go global 2034. Tantangan perguruan tinggi ke depan luar biasa. Universitas Warmadewa siap untuk itu.

Ia berharap rektor baru mampu melakukan terobosan-terobosan inovatif, memanfaatkan kecanggihan teknologi sesuai revolusi industri 4.0

Ketua Yayasan menambahkan Unwar saat ini telah menerapkan 18 program online. Termasuk e-learning yang merupakan proses transformasi ilmu. Ke depan mahasiswa tidak perlu lagi atau sewaktu-waktu saja bertemu di dalam ruangan, mereka bisa mengakses atau belajar di mana pun mereka berada. "Ini yang menjadi program dan tantangan rektor yang dilantik hari ini,” tegasnya.

Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah VIII Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa, M.Si mengatakan Unwar sudah menjadi salah satu universitas kebanggaannya karena berada di jajaran 100 besar dalam perguruan tinggi status besar di Indonesia dari 4600 perguruan tinggi lainnya. Dalam sambutannya ia mengucapkan selamat kepada Rektor yang baru dilantik dan berharap kedepannya semoga Warmadewa semakin hebat dan berkualitas.

Prof. Dasi Astawa juga mengungkapkan bahwa Rektor adalah pemimpin utama, dimana dari hasil penelitian menunjukkan dari 100 variabel penyebab orang berhasil menjadi pemimpin yaitu harus jujur, disiplin dan gaul yang tandanya fleksibel, lentur, kreatif, inovatif, dan produktif serta harus menguasai tiga hal entrepreneurship, leadership, dan managerial.

Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) menilai Unwar telah turut memberikan kontribusi dan berperan penting dalam mensukseskan pembangunan daerah Bali khususnya dalam bidang pendidikan, dan berharap partisipasi dan sumbangsih yang selama ini telah diberikan kepada masyarakat dan pemerintah daerah Bali dapat terus ditingkatkan.

Sebagai salah satu perguruan tinggi swasta terkemuka di Bali Unwar dinilai telah mampu berinovasi serta berkontribusi dalam proses penciptaan dan penyediaan sumber daya manusia yang berkualifikasi dan berkompetensi tinggi sesuai dengan kebutuhan pembangunan daerah.

Cok Ace juga mengungkapkan pergantian Rektor hari ini menjadi momentum untuk meningkatkan peran dan kotribusi tersebut dan harapannya Universitas Warmadewa benar-benar mampu menjadi menara air, memberikan kesegaran, kesejukan, menghapuskan dahaga seluruh komponen masyarakat terutama dalam meningkatkan SDM Bali secara menyeluruh.

■ Made Asnawa

Konjen Australia di Bali Rayakan Hari Perempuan Internasional


INFONEWS.CO.ID ■ Kosultan Jenderal Australia rayakan hari Perempuan Internasional bersama komunitas lokal dan Australia di Bali.

Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Kosultan Jendral Australia dalam mempromosikan keberhasilan Sosial, Ekonomi, Budaya dan Politik perempuan di Bali dan Nusa tenggara Barat.

Adapun tema yang diusung yaitu "Lebih Kuat Bersama" yang mengakui peran penting perempuan dan Laki-laki dalam memajukan persamaan gender.

"Hari perempuan internasional merupakan kesempatan untuk memotivasi teman-teman, Keluaraga, Kolega dan masyarakat. Guna berpikir, bertindak dan menjadi inklusif gender," jelas Konsul-Jenderal Australia di Bali, Dr. Helena Studdert, Jumat,(15/3) di Denpasar.

Dilanjutkan, bahwa Pemerintah Australia berkomotmen untuk kesejahteraan gender dan pemberdayaan Perempuan sebagai prioritas utama bantuan pembanggunan dan kebijakan luar negeri.

"Advokasi gender Australia berfokus pada peningkatan suara perempuan dalam pengambilan keputusan mempromosikan pemberdayaan ekonomi perempuan dan mengakhiri kekerasan terhadap perempuan," tutupnya.■ AG

Tanggapi OTT Romi, AHY: Hukum Tak Boleh Tebang Pilih


INFONEWS.CO.ID ■ Operasi Tangkap Tangan (OTT) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurrmuzy oleh KPK mengejutkan berbagai pihak. Penangkapan tersebut mendapat komentar dari DPP Partai Demokrat.

Ketua Komanda Tugas Bersama (Kogasma) DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono mengaku, terkejut dan tak menyangka figur Romahurrmuzy yang kalem dan santun bisa tersandung kasus hukum. Namun, secara detail dirinya belum bisa memastikan secara detail terkait penangkapan tersebut. "Saya tadi baru dilapori saat baru mendarat di Bali. Jadi kaget mendengar berita itu. Terus terang saya belum memahami secara utuh bagaimana situasi," akunya, Jumat (15/03).

Putra pertama mantan Presiden RI keenam ini menyatakan, apa pun yang terjadi, hukum harus tetap ditegakkan. "Di negeri ini harus ditegakkan keadilan dengan baik," tandasnya.

AHY juga meminta kepada pemerintah dan penegak hukum agar semua diperlakukan sama dimata hukum tanpa tebang pilih. Hal ini demi tegaknya keadilan di Indonesia. Terkait dengan penangkapan Romahurmuzy, dirinya menghimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya kader Partai Demokrat bisa mengambil pelajaran dari kasus tersebut.

"Kita mendukung upaya KPK menegakkan secara proporsional. Kembalikan pada norma hukum, kita berharap ini menjadi pelajaran buat kita semua," pungkasnya. 

Dp/r2

AHY Minta Demokrat Bali Genjot Perolehan Kursi Legislatif


INFONEWS.CO.ID ■  Ketua Komando Tugas Bersama (Kogasma) DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meminta Partai Demokrat Bali untuk terus bekerja demi kejayaan partai.

Selain itu, AHY juga meminta kepada para caleg Partai Demokrat yang maju pada Pileg 2019 baik tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga DPR RI bisa memberikan hasil terbaik.

Khusus untuk di Bali, saat ini Partai Demokrat memiliki kursi disemua tingkatan. Maka dari itu, target minimal mempertahan kursi harus bisa tercapai.

"Tahun 2014, Partai Demokrat Bali mendapatkan 2 kursi DPR RI. Kemudian 8 kursi di Provinsi Bali. Tentu kami berharap tidak hanya mempertahankan, kalau bisa menambah kursi," katanya usai menggelar Simakrama di Casa Bunga Renon bersama pelaku seni, ekonomi kreatif dan pariwisata, Jumat (15/03).

Pihaknya menyadari jika pertarungan pada Pileg 2019 ini berbeda dengan Pileg 2014 yang lalu. Mengingat, berbarengan dengan Pilpres, sehingga dinamikanya juga berbeda. Disamping itu, caleg-caleg yang maju terbilang memiliki kualitas.

"Tapi realistisnya kita bekerja sekuat tenaga, paling tidak 2 kursi yang sudah ada bisa kami pertahankan," harapnya.

Bukan hanya DPR RI, target DPRD Provinsi juga dipantau AHY. Menurutnya, kursi legislatif di daerah juga harus digenjot. Saat ini raihan kursi Partai Demokrat Bali di DPRD Bali sebanyak 8 kursi. Pada Pileg 2019 ini, ditargetkan bisa bertambah menjadi 10 kursi.

"DPRD (Provinsi Bali) kami berharap bisa bertambah 10 kursi, selebihnya DPRD Kabupaten/kota kami pantau agar bisa ada peningkatan suara diberbagai daerah, " pintanya.

■ Dp/r2 / Made Arnawa

Senin, 11 Maret 2019

Sampah Plastik Sumbat Drainase Kota Denpasar


INFONEWS.CO.ID ■  Situasi cuaca yang tidak menentu akhir-akhir ini membuat Pemkot Denpasar melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Denpasar mempersiapkan tenaga khusus. Pasgap Biru Dinas PU siap siaga dan diterjunkan secara khusus dibeberapa titik yang sering mengalami sumbatan drainase.

Meski hari libur, pada Minggu (9/3) tampak Pasgap Biru Dinas PU Denpasar membersihkan kawasan Jalan Pulau Galang, Desa Pemogan yang tersumbat sampah plastik dan membuat air drainase meluber kejalan.

Kepala Dinas PU Denpasar, Nyoman Ngurah Jimmy Sidharta menyatakan bahwa pihaknya memiliki 329 orang tenaga Pasgap Biru bertugas untuk menangani masalah kebersihan sungai di Kota Denpasar. Hal ini disiapkan secara khusus Pemkot Denpasar melakukan pembersihan beberapa aliran sungai yang membelah Kota Denpasar.

“Tenaga khusus pembersih sungai tersebut merupakan upaya untuk terus menjaga kebersihan sungai-sungai di Denpasar. Beberapa sungai juga menurutnya sebagai skala prioritas seperti  Tukad Mati, dan Tukad Badung, yang notabene merupakan sungai yang cukup besar,” jelasnya.

Pasukan biru ini bekerja di bawah komando Dinas PU Kota Denpasar yang bertugas membersihkan sampah-sampah yang ada di sungai di seputaran Kota Denpasar. Seperti giat yang dilaksanakan kali ini mengingat sumbatan akan mengganggu rutinitas warga sekitar.

Oleh karena itu, pihaknya mengimbau agar masyarakat turut serta dalam menjaga kebersihan dan tidak menjadikan sungai sebagai tempat membuang sampah yang akan berdampak buruk pada kebersihan pantai.

Terkhusus pada kegiatan di Pulau Galang ini pihaknya menerjunkan dua armada pengangkut sampah yang diangkat Pasgap Biru dari sungai tersebut. “Kebanyakan sampah plastik yang ditemukan petugas di lapangan, dan ini juga telah kita antisipasi dengan memasang jaring,” ujarnya.

Selebihnya Jimmy menyampaikan antisipasi untuk sampah di pemogan agar tidak terbawa hingga laut pihaknya telah memasang jaring sampah. Hal ini nantinya diharapkan dapat memudahkan petugas untuk mengumpulkan lokasi sumbatan akibat dari sampah.

Dia berharap  agar masyarakat turut serta menjaga kebersihan sungai sekitar desa pemogan dengan tidak membuang sampah sungai.

Antisipasi ini dilakukan agar tidak pada saat curah hujan tinggi nanti dapat mengakibatkan banjir akibat dari sampah yang menyumbat di drainase. “Mari tingkatkan kesadaran bersama, dan kami bersama Pasgap Biru PU Denpasar siap memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat,” ujarnya.

■ Made A

Langgar Awig Awig Desa Adat, Bandara Bali Utara Terancam Batal


INFONEWS.CO.ID ■ Kawasan Bukit Teletabis yang selama ini digadang-gadang Gubernur Bali Dr I Wayan Koster sebagai lokasi bandara Bali Utara di Kubutambahan, Buleleng terancam batal.

Pasalnya, penyerahan lahan seluas 370 hektar milik Desa Adat Kubutambahan oleh Bendesa Adat Kubutambahan, Jro Pasek Warkandea dinilai melanggar awig-awig.
Masalah itu mengemuka dalam pertemuan antara Komunitas Pemerhati Desa Adat Kubutambahan dengan bendesa Adat Kubutambahan Jro Pasek Warkadea di wantilan Desa Adat setempat, Minggu, (10/2).

Dalam pertemuan yang juga dihadiri  Camat Kubutambahan, serta unsur Polsek dan Koramil setempat, pihak Komunitas Pemerhati Desa Adat, Jro Mangku Gde Kastawan serta Jro Mangku Arcana Dangin tindakan bendesa adat yang menyerahkan lahan seluas 370 hektar kepada pemerintah untuk dijadikan bandara telah melanggar awig awig desa adat Kubutambahan, pasal 25 ayat 5 yang meyebutkan tidak diizinkan  menjual atau mengesahkan tanah hak milik adat, kalau tidak mendapat persetujuan oleh krama desa.

Kemudian yang disebutkan dengan krama desa adat itu menurut awig awig desa adat Kubutambahan tahun 1990 pasal pasal 5 ayat 1, krama desa terdiri atas; 1, krama desa negak, 2, krama desa lantan dan 3, krama desa sampingan.

Kemudian mengacu pasal  pasal 23 ayat 3, tanah abian tegal milik desa adat Kubutambahan seluas 415,895 hektar.

Berdasarkan awig-awig itulah menurut Arcana pihak bandesa adat telah melakukan pelanggaran, dengan menyerahkan tanah tersebut kepada pemerintah. Lebih-ebih penyerahan lahan tersebut kepada pihak lain tanpa melalui paruman desa adat. Dikatakan dengan adanya pelanggaran tersebut dia meminta dan mengharapkan agar bendesa adat melakukan koreksi terhadap tindakannya.

“Kami tidak anti pembangunan, tetapi tolong jangan lahan duwe pura ini diserahkan kepada pihak lain,” jelas Arcana sembari menambahkan sejatinya lahan tersebut sudah dikontrakan kepada pihak Adi Soehari, pengusaha properti dari Jakarta. Menurut Arcana ini pun dianggap melanggar awig-awig. Dihadapan Jro Bendesa Adat Kubutambahan, disaksikan masyarakat setempat Arcana didampingi pengurus komunitas lainnya, kembali menegaskan pihaknya melakukan bukan berarti anti pembangun.

Dalam kesempatan itu Arcana juga menjelaskan soal pemasangan spanduk di Bukit Telebatis tersebut. Diaktakan pemasangan spanduk dimaksudkan untuk  memberikan pendidikan kepada masyarakat, dimana telah terjadi pelanggaran awig-awig, dimana tanah milik duwe pura ini diserahkan kepada pihak ketiga.

Menanggapi protes dari Komunitas tersebut, Jro Pasek Warkandea menegaskan, pihaknya akan melakukan komunikasi dengan phak terkait sehubungan dengan adanya rencana pembangunan bandara yang bakal mempergunakan aset dewe pura tersebut. Dan dia berjanji akan menerima masukan dari masyarakat. Dalam kesempatan itu Warkandea menegaskan sejatinya tanah yang digadang-gadang untuk dijadikan bandara Bali utara itu bukanlah tanah dewe milik desa adat Kubutambaham tetapi dewe pura desa. Hal itu juga dibenarkan oleh Jro Mangku Kastawan. Memang bukan duwe Desa Adat Kubutambahan tetapi Dewe {milik} Pura Desa, tetapi pura desa sendiri kan merupakan desa adat juga.

Dalam kesempatan itu Kastawan yang juga salah satu pengurus di Komunitas tersebut menyatakan pihak melakukan aksi protes tersebut sama sekali tidak terkait dengan rencana pembangunan Bandara di daerah ini. Kami lakukan ini hanya untuk memberitahukan kepada masyarakat Desa Kubutambahan, tanah dewe Pura itu sama sekali tidak bisa dijual apalagi dipindatangan kepada pihak lainnya. Sementara selama ini banyak masyarakat tidak tahu kalau status tanah milik desa adat ini sudah blunder, karena sudah dikonratkan kepada pihak lain dan sudah dijadikan jaminan di bank oleh pihak pengontrak.

■ Made A

Selasa, 05 Maret 2019

Rocky dan Neno Ditolak di NTB, Gerindra: Mereka Panik Elektabilitas Petahana Terus Merosot


INFONEWS.CO.ID ■ Pululuhan orang yang mengaku dari Aliansi Pemuda Peduli Nusa Tenggara Barat turun ke jalan guna menolak kedatangan Rocky Gerung, Neno Warisman dan Ustadz Haikal di bundaran Giri Menang Square Lombok Barat, Selasa, (05/03).

Mereka menolak kehadiran para tokoh itu yang sedianya akan mengisi acara di Mataram.

Atas penolakan itu, Gerindra NTB menilai yang dilakukan orang-orang tersebut adalah tindakan tidak terpuji dan terkesan panik mengingat elektabilitas Jokowi yang terus merosot di NTB.

"Penolakan kedatangan Neno Warisman dan Roky Gerung adalah bentuk kepanikan dari petahana dan Tim sukses yang ditugaskan di NTB,” kata Lalu Hizzi, politisi Gerindra, kepada awak media, hari ini.

Dia menyayangkan sikap sekelompok orang yang menolak tersebut. Ia menuding orang yang menolak tersebut tidak mengerti demokrasi.

Terkait dengan spanduk penolakan yang sudah dipasang oleh oknum orang tertentu, Hizzi meminta agar polisi bertindak tegas, tidak tebang pilih dan berani mencegah orang orang yang ia nilai tidak paham demokrasi itu berbuat anarkis.

"Kami berharap ada ketegasan dari aparat Kepolisian atau penyelenggara yang berwenang untuk menindak pelaku pemasangan agar agenda Pemilu Jurdil ini dapat berjalan dengan baik dan mendapat rasa keadilan untuk semua pihak,” katanya.

Informasinya, Rocky dan Ustadz Haikal Hasan akan menggisi acara talk show di sebuah hotel kawasan Senggigi pada 9 Maret mendatang. Sementara Neno Warisman akan menggelar silaturahmi kebangsaan di Markaz Syariah Al-Mustofa di Banyumulek Lombok Barat, pada 7 Maret mendatang.

■ Ketut Arie Wardhana

© Copyright 2018 INFONEWS.CO.ID | All Right Reserved